cover
Contact Name
Mochamad Sulaiman
Contact Email
m.sulaiman@uniramalang.ac.id
Phone
+6282331527189
Journal Mail Official
m.sulaiman@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Raden Rahmat Malang Jl. Raya Mojosari 02 Kepanjen-Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
G-Tech : Jurnal Teknologi Terapan
ISSN : 25808737     EISSN : 2623064X     DOI : -
Jurnal G-Tech bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang teknologi dan terapan pada ruang lingkup keteknikan meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik informatika, sistem informasi, agroteknologi, dll.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2019): G-Tech, Vol. 2, No. 2, April 2019" : 5 Documents clear
PERANCANGAN SOLAR TRACKER PHOTOVOLTAIC CELLS DENGAN METODE FUZZY LOGIC Ana Nuril Achadiyah; Mokhamad Suseno Aji Sari
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 2 No 2 (2019): G-Tech, Vol. 2, No. 2, April 2019
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.072 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v2i2.333

Abstract

Energi matahari merupakan energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Sedangkan yang dapat mengkonversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik adalah photovoltaic cell. Akan tetapi dalam proses pengkonversian energi cahaya ini ada kendala yang dipengaruhi beberapa faktor sehingga mengurangi optimalisasi sistem kerja photovoltaic cell. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi optimalisasi sistem photovoltaic adalah radiasi sinar matahari yang berubah–ubah sehingga tidak maksimalnya sinar cahaya yang didapat. Dengan melihat permasalahan tersebut maka diperlukan alat penjejak matahari agar solar cell selalu tegak lurus menghadap matahari. Sistem ini menggunakan sensor cahaya (LDR) dan keluaran berupa arus DC. Dengan aturan yang disesuaikan dengan kondisi, maka motor DC akan menggerakkan solar cell supaya bergerak mengikuti posisi matahari secara otmatis. Paper ini menyajikan analisa dan desain untuk penjejak Maximum Power Point Tracker (MPPT) dengan menggunakan Metode Fuzzy Logic (MFL). Dalam penghitungan pengendali penjejak orientasi matahari ini digunakan sistem Metode Fuzzy Logic (MFL) karena metode ini merupakan kontrol pada proses tahapan himpunan, proses fuzzyfikasi, aturan fuzzy, dan proses defuzzyfikasi dan karena metode ini sangat cocok untuk pengembangan produk selanjutnya. Penelitian ini menggunakan ATMega8 yang mudah dipasang pada penggunaan solar cell mandiri maupun yang berskala besar.
EFEK PERCEPATAN GRAVITASI PADA GERAK PARABOLA Candra Pradhana
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 2 No 2 (2019): G-Tech, Vol. 2, No. 2, April 2019
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.062 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v2i2.334

Abstract

Telah dilakukan perhitungan numerik dan plot grafik dengan software Python 3.7 dan modul matplotlib untuk variasi percepatan gravitasi, didapatkan plot gerak parabola di beberapa daerah di Bumi yang memiliki percepatan gravitasi tertinggi dan terendah tidak berbeda untuk jarak horizontal pendek, untuk jarak horizontal yang semakin jauh akan terlihat perbedaan lintasan gerak parabola. Dilakukan plot juga untuk benda-benda angkasa dan didapatkan bahwa lintasan parabola akan semakin linier dengan semakin kecil nilai percepatan gravitasi.
DESAIN ULANG SISTEM PEMBANGKIT TEKANAN PADA MESIN HYDROTEST GUNA MENCAPAI STANDAR PENGUJIAN TEKANAN ASTM A53 UNTUK PIPA 3 INCH Arif Hidayatulloh; Mochamad Choifin
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 2 No 2 (2019): G-Tech, Vol. 2, No. 2, April 2019
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.634 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v2i2.336

Abstract

Mesin hydrotest adalah mesin digunakan untuk menguji kekuatan dan kebocoran pipa dimana pengujian ini penting untuk menjamin kualitas pipa. Pengujian ini bekerja dengan mengisi komponen pipa uji dengan cairan dan menekannya, kemudian ditahan pada jumlah waktu tertentu untuk pemeriksaan indikasi kebocoran pada pipa uji tersebut. Terdapat Mesin hydrotest yang khusus untuk pengujian pipa diameter 3 inch, data yang di dapat dari penelitian mesin mampu menghasilkan tekanan maksimal sebesar 63,7 bar tekanan ini masih mampu mencapai standar SNI 0039 dengan tebal 3,2 mm yang mensyaratkan minimal pengujian tekanan sebesar 50 bar, untuk meningkatkan standar mutu uji menurut standar ASTM A53 untuk pipa 3 inch dengan ketebalan 5,49 yang mensyaratkan maksimal tekanan uji sebesar 173 bar, data cycle time pengujian mulai dari pengisian cairan, proses penekanan hingga selesai di dapat waktu selama 35 detik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain mesin hydrotest yang memiliki unjuk kerja lebih optimal dan sesuai standar ASTM A53. Tahapan dalam perencanaan ini adalah studi literatur yang berhubungan dengan teori tekanan hidrostatik, melakukan observasi terhadap mesin hydrotest, melakuakan analisis desain lama, perencanaan ulang sistem hidrolik (intensifier) sebagai pembangkit tekanan tinggi dan penyesuaian desain dengan parameter yang direkomondasikan.
ANALISA PENGARUH VARIASI MULTIPLE REPAIR DAN TANPA REPAIR PADA PENGELASAN FCAW BAJA KARBON JIS G3106 SM 490 YB TERHADAP SIFAT MEKANIK Gani Trisdyanto; Mochamad Choifin
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 2 No 2 (2019): G-Tech, Vol. 2, No. 2, April 2019
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1695.789 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v2i2.337

Abstract

Pembuatan konstruksi baja khususnya fabrikasi, pengelasan diperlukan untuk penyambungan material. Dalam penelitian ini digunakan untuk pengelasan gusset pada H-Beam pada rangka kontruksi pabrik. Namun, masalahnya adalah banyaknya cacat las yang timbul akibat pengelasan. Dibutuhkan metode pengelasan yang bagus untuk menghindari cacat las. Solusi mengatasi cacat las adalah proses repair, dan bila kesalahan proses pengelasan terjadi berulang maka perlu proses multiple repair. Dalam penelitian ini menggunakan baja karbon rendah SM 490 YB dengan tebal 15mm. Proses pengelasan metode pengelasan FCAW menggunakan elektroda K-71T dengan memvariasikan perlakuan tanpa repair dan repair 1x, 2x, 3x. Metode pengujian adalah uji tarik, uji lengkung dan uji kekerasan. Hasil pengujian tarik pada repair 1x memiliki nilai rata-rata kekuatan tarik yang lebih tinggi sebesar 548,62 N/mm2 dibanding tanpa repair yang memiliki nilai tarik sebesar 536,53 N/mm2. Dari hasil uji lengkung tidak memiliki pengaruh antara perlakuan repair dengan tanpa repair terhadap sifat mekanik. Pada uji kekerasan nilai rata–rata kekerasan tertinggi terdapat pada area weld metal repair 3x dengan nilai 83,1 (HRB) sedangkan nilai rata–rata kekerasan terendah terdapat pada area base metal tanpa repair dengan nilai 64,8 (HRB).
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA BENGKEL SKALA KECIL MENENGAH DI MALANG Mochamad Sulaiman; Rahma Wahyu; Doni Teguh Wibowo
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 2 No 2 (2019): G-Tech, Vol. 2, No. 2, April 2019
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.232 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v2i2.340

Abstract

Pada era saat ini pertumbuhan UMKM memperlihatkan tren positif yang cukup pesat, selayaknya UMKM memiliki potensi yang cukup besar untuk membantu mensejahterakan masyarakat yang ada di Indonesia. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan angka pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan yaitu mencapai 7,22 persen pada akhir tahun 2012, yang mana hal tersebut dari kontribusi sektor UMKM. Akan tetapi globalisasi membawa dampak yang cukup besar, karena pasar di dalam negeri semakin terbuka yang membuat barang serta jasa dari luar semakin banyak yang masuk. Sehingga memberikan dampak persaingan antar pengusaha (UMKM) menjadi semakin tinggi dan ketat. Implikasi dari itu adalah para UMKM wajib untuk meningkatkan persaingan seperti perbaikan dalam proses operasional produksi. Secara otomatis maka akan meningkatkan produktivitas kerja dari UMKM tersebut. Di Kabupaten Malang terdapat sekitar 1936 unit usaha industri skali besar maupun skala kecil. Dari bengkel skala kecil tersebut perlu dilakukan analisis produktivitas kerja untuk mengetahui seberapa mampu bengkel UMKM dapat bersaing pada era globalisasi ini. Dari hasil perhitungan produktivitas Bengkel UMKM dapat dilihat bahwa rata-rata tingkat produktivitas kerja bengkel yang ada di Kabupaten Malang masih dalam kategori rendah. Produktivitas harian untuk kategori layanan ringan pada tabel 2 didapatkan hasil sebesar 0,19 layanan per jam kerja. Produktivitas bulanan untuk kategori layanan berat pada tabel 3 didapatkan hasil sebesar 0,008 layanan per jam kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5