cover
Contact Name
Yusuf Rahman
Contact Email
ushuluna@uinjkt.ac.id
Phone
+628128340778
Journal Mail Official
ushuluna@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Tangerang Selatan
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin
ISSN : 24609692     EISSN : 2721754X     DOI : 10.15408
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin is a journal published by the Faculty of Ushuluddin Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta. The journal is published twice annually (June and December) and consists of articles on Qur’anic studies and interpretation, hadith and Prophetic tradition, religious studies, and mysticism.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 1 (2026)" : 4 Documents clear
Reinterpretasi Pemikiran Murtadha Muthahhari tentang Relasi Gender dalam Keluarga Fardiana Fikria Qur'any; Mochammad Abu Dzar Al Ghiffari
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v12i1.46978

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Murtadha Muthahhari mengenai relasi gender dalam keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan yang merujuk pada karya-karya utama kedua tokoh serta literatur relevan lainnya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah, pendekatan hermeneutika dengan teori dari Paul Ricoeur melalui tahapan dekontekstualisasi guna mengungkap struktur makna normatif dan spiritual dalam teks. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi gender dalam keluarga dipahami bukan sebagai relasi hierarkis, melainkan sebagai keserasian ontologis yang berakar pada dimensi ruhani manusia. Selain itu, perbedaan hukum yang terjadi pada laki-laki perempuan sebagai bentuk menjaga keseimbangan peran dalam keluarga.
Pengaruh Perubahan Nama Studi Agama-Agama terhadap Tema dan Metode Skripsi Mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama UIN Jakarta Wasil Wasil
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v12i1.50388

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh perubahan nomenklatur Program Studi Perbandingan Agama menjadi Studi Agama-Agama terhadap pemilihan tema dan metodologi skripsi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Perubahan nama program studi pada tahun 2016 berimplikasi pada paradigma kajian studi agama, yang tercermin dalam penyesuaian kurikulum dan orientasi keilmuan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Data penelitian bersumber dari skripsi mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama UIN SyarifHidayatullah Jakarta pada rentang tahun 2013-2021. Hasil penelitian menunjukkan perubahan nomenklatur program studi berpengaruh signifikan terhadap pemilihan tema dan metodologi skripsi mahasiswa. Pada periode sebelum perubahan nama, skripsi mahasiswa Perbandingan Agama cenderung didominasi oleh tema-tema teologis dengan metode penelitian yang kurang terartikulasi secara eksplisit. Sebaliknya, setelah perubahan menjadi Studi Agama-Agama, tema skripsi mahasiswa menjadi lebih variatif dan kontekstual, terutama dalam mengkaji relasi agama dengan isu-isu kontemporer. Selain itu, pendekatan yang digunakan bersifat polimetodis, yakni satu objek kajian dianalisis melalui berbagai pendekatan sekaligus.
Al-Fārābī dan Ibn Sīnā tentang Hakikat Seni Wawan Kurniawan
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v12i1.50399

Abstract

Kajian kesarjanaan tentang sejarah seni Islam di satu sisi dan tentang al-Fārābī dan Ibn Sīnā di sisi lain telah sejauh ini telah cukup berkembang sejak beberapa dekade ini. Berbagai aspek dari filsafat mereka, mulai dari logika sampai filsafat politik, telah mendapat perhatian yang besar. Namun demikian, kajian tentang sejarah filsafat seni Islam pada umumnya dan tentang filsafat seni menurut  al-Fārābī dan Ibn Sīnā khususnya, masih mendapat sedikit perhatian. Tujuan artikel ini adalah menganalisis pengertian umum yang al-Fārābi dan Ibn Sīnā nyatakan terkait hakikat seni. Pertanyaan yang coba saya jawab adalah: menurut al-Fārābi dan Ibn Sīnā, apa perbedaan antara seni dan non-seni? Apa yang membuat suatu aktivitas adalah aktivitas kesenian dan hasilnya adalah hasil kesenian? Aspek apa yang cukup menonjol dalam konsepsi mereka: aspek subjektif, ataukah aspek objektif, atau keduanya? Sebagai tesis, saya berpendapat bahwa mereka memandang seni terutama dalam dimensi subjek, khususnya habitus yang merupakan perpaduan psikis antara penguasaan teoretis dan pembiasaan praktik yang relevan.
Digital Preachers and Authority: Reframing MUI’s Boycott Fatwa on YouTube Rifqi Favian; Fahrizal Mahdi; Hanafi
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v12i1.52980

Abstract

This study analyzes how the 2023 fatwa issued by the Indonesian Ulema Council (MUI) on boycotting Israeli-affiliated products is reframed by digital religious authorities on YouTube, using Fairclough's three-level model of Critical Discourse Analysis. Data include the fatwa text, video narrations by Buya Yahya, Guru Gembul, and audience comments on their channels. At the micro level, MUI's cautious legal language is later sharpened into explicit moral condemnation of Israel, while Buya Yahya emphasizes conscience-based affective language and Guru Gembul adopts a rational-strategic register questioning the boycott's effectiveness. At the meso level, these differences stem from contrasting institutional positions: pesantren-based authority versus non-institutional commentary. At the macro level, this produces divergent audiences, homogeneous and affirmative for Buya Yahya, polarized and critical for Guru Gembul. The study shows how a single fatwa fractures into competing digital religious publics, with authority increasingly shaped by rhetorical strategy rather than credentials alone.

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026) Vol. 11 No. 2 (2025) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 2 December 2025 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 11 No. 1 June 2025 Vol. 11 No. 1 (2025) Vol 10, No 2 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 2 DECEMBER 2024 Vol 10, No 1 (2024): USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 10 NO. 1 JUNE 2024 Vol. 10 No. 2 (2024) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 2 December 2024 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 10 No. 1 June 2024 Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 2 (2023) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 2 DECEMBER 2023 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 9 NO. 1 JUNE 2023 Vol. 9 No. 1 (2023) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 2 DECEMBER 2022 Vol. 8 No. 2 (2022) Vol. 8 No. 1 (2022) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 8 NO. 1 JUNE 2022 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 2 DECEMBER 2021 Vol. 7 No. 2 (2021) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 7 NO. 1 JUNE 2021 Vol. 7 No. 1 (2021) Vol. 6 No. 2 (2020) USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 2 DECEMBER 2020 USHULUNA: JURNAL ILMU USHULUDDIN | VOL. 6 NO. 1 JUNE 2020 Vol. 6 No. 1 (2020) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 2 December 2019 Vol. 5 No. 2 (2019) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 5 No. 1 June 2019 Vol. 5 No. 1 (2019) Vol. 4 No. 2 (2018) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 2 December 2018 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 4 No. 1 June 2018 Vol. 4 No. 1 (2018) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 2 December 2017 Vol. 3 No. 2 (2017) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 3 No. 1 June 2017 Vol. 3 No. 1 (2017) Vol. 2 No. 2 (2016) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 2 December 2016 Vol. 2 No. 1 (2016) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 2 No. 1 June 2016 Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 2 December 2015 Vol. 1 No. 2 (2015) Vol. 1 No. 1 (2015) Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Vol. 1 No. 1 June 2015 More Issue