cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022)" : 15 Documents clear
Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Trimester III tentang Metode Kontrasepsi Implan Pasca Persalinan Pande Made Sriani; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Ni Wayan Suarniti
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1629

Abstract

Implan adalah alat kontrasepsi yang dipasang dibawah lapisan kulit (subkutan) pada lengan atas bagian samping dalam. Pada tahun 2019 di Provinsi Bali, penggunaan kontrasepsi implan pasca persalinan yaitu 4% dari total capaian KB pasca persalinan sebanyak 52,5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang metode kontrasepsi implan pasca persalinan di Wilayah UPTD Puskesmas Tampaksiring I Gianyar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengukuran pengetahuan dan sikap pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Besar sampel pada penelitian ini adalah 53 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu consecutif sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua responden berusia 20-30 tahun (90,6%), berpendidikan SMA (47,2%), tingkat pengetahuan responden sebagian besar berpengetahuan cukup (58,5%), sebagian besar responden memiliki sikap yang positif (67,9%). Simpulannya adalah tingkat pengetahuan ibu hamil trimester III sebagian besar berpengetahuan cukup, dan memiliki sikap yang positif tentang metode kontrasepsi implan pasca persalinan. Bidan diharapkan dapat lebih meningkatkan pemberian konseling dan petugas PLKB diharapkan lebih aktif lagi dalam mensosialisasikan tentang kontrasepsi implan pasca persalinan.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Hamil Trimester III dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang I Gusti Ayu Widya Ananda Putri; Ni Made Dwi Mahayati; I Nyoman Wirata
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.2117

Abstract

The use of MKJP in Bali in 2020 is 36.1% IUD, 0.6% MOP, 4.7% MOW, and 3.7% implant, from the MKJP achievement, which is 75%. Efforts made by the government with family planning programs. One of the factors for the lack of success of family planning programs is knowledge about the choice of contraceptive methods. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and the attitude of pregnant women in the third trimester in choosing MKJP. This type of research is correlation analysis using a cross sectional approach. The study was conducted at UPTD Puskesmas I, East Denpasar District Health Office in April – May 2022. The study population was all third trimester pregnant women who did antenatal care. The sample size of 56 people with Spearman rank test obtained p value = 0.002. The value of r is 0.40, moderate correlation between knowledge and attitude variables. The conclusion in this study is that there is a relationship between knowledge and the attitude of pregnant women in the third trimester in choosing MKJP. The better the knowledge of third trimester pregnant women, the more positive the mother's attitude in choosing MKJP.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Mengenai Protokol Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Amerta Bhuana Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem Ni Putu Tya Pramesti Iswari; Ni Wayan Suarniti; I Gusti Ayu Surati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1650

Abstract

Masa remaja adalah masa dimana terjadinya perubahan individu secara fisik maupun psikis. Remaja merupakan kelompok rentan dalam penyebaran virus SARS-COV-2. Kasus remaja dengan COVID-19 di Kabupaten Karangasem sebanyak 185 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja mengenai protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19 di Desa Amerta Bhuana Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian deskriptif dengan teknik simple random sampling. Sampel berjumlah 92 orang, pelaksanaan pada bulan Maret 2020. Pengumpulan data dengan membagikan kuisioner melalui google form. Analisis data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini bahwa dari 92 responden, yang memiliki pengetahuan baik 91,3%, responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 7,6%, dan responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 1,1%, sedangkan sikap remaja mengenai protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19 yang memiliki sikap positif sebanyak 50% dan responden yang memiliki sikap negatif sebanyak 50%. Simpulannya adalah pengetahuan remaja mengenai protokol kesehatan COVID-19 secara umum baik, namun pada sikap terdapat sebagian positif dan sebagian negatif,  untuk meningkatkan kedisiplinan remaja dalam menerapkan protokol kesehatan pihak desa dapat bekerjasama dengan petugas kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan serta SATGAS COVID-19 selalu mengkampanyekan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19.    
Hubungan Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Care dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III Pada Masa Pandemi COVID-19 Putu Meidiana Karmilasari; Asep Arifin Senjaya; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.2072

Abstract

Tendance of the mother and fetus’s health during pregnancy need to be noteworthy. Through regular ANC visits, various information and education related to pregnancy and preparation for delivery can be given to mothers as early as possible. The objective of this research was to determine the relationship between the regularity of antenatal care examinations with readiness to face labor in third trimester primigravida pregnant women during the COVID-19 pandemic. This type of research is an analytic study with a cross-sectional design wich conducted from April to May 2022 used accidental sampling. Data of regularity collected by looking at the history of examinations in the KIA’s book and data of readiness collected by questionnaire. Data analysis univariate used frequency distribution and data analysis bivariate used Spearman Rank correlation test based on significant level p 0.05. The results of the study from 29 respondents showed that there are 55,2 % repondents regulary doing ANC examination and 51,7 % respondents ready for facing delivery. The results of biariate analysis there was an association between the regularity of antenatal care examinations and readiness for childbirth in third trimester primigravida pregnant women during the COVID-19 pandemic with p value: 0.004( 0,05) and r value: 0.517.  
Perbedaan Kesiapan Ibu Hamil dalam Menghadapi Persalinan Sebelum dan Sesudah Diberikan Prenatal Yoga di Jagaditha Studio Kabupaten Badung Ni Made Kartika Apsari; Ni Luh Putu Sri Erawati; Listiana Ade Widya Ningtyas
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.2125

Abstract

The National Medium-Term Development Plan 2020-2024 is one of the plans to improve access and quality of health services with an emphasis on strengthening basic health services (Primary Health Care). Prevention efforts through promotive and preventive actions to improve maternal health status through prenatal yoga as a complementary therapy. The purpose of this study was to determine differences in the readiness of pregnant women in facing labor before and after being given prenatal yoga at Jagaditha Studio. This type of research is quasi-experimental using a one group pretest posttest design. The study was conducted by Jagaditha Studio in April-May 2022. The sample consisted of 31 pregnant women who never had prenatal yoga. The data are taken by assessing the readiness of pregnant women in facing labor before and after being given prenatal yoga. The respondents have prenatal 60 minutes duration twice a week for two week. The results of Wilcoxon test with p value = 0.000 (0.05). The conclusion is there are differences in the readiness of pregnant women in facing childbirth before and after being given prenatal yoga. Prenatal yoga is recommended to be given in health facilities to help improve the readiness of pregnant women before delivery.  
Karakteristik Ibu Hamil dengan Emesis Gravidarum di Praktik Mandiri Bidan “PS” Ni Wayan Sriadnyani; Ni Made Dwi Mahayati; Ni Nyoman Suindri
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1843

Abstract

Mual dan muntah atau dikenal dengan emesis gravidarum merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Emesis gravidarum menyebabkan rasa tidak nyaman karena adanya perasaan pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut dengan frekuensi kurang dari 5 kali sehari pada ibu hamil trimester 1. Penelitian ini bertujuan untu mengetahui karakteristik ibu hamil dengan emesis gravidarum berdasarkan umur, paritas, pendidikan dan pekerjaan ibu. Penelitian ini bersifat Deskriptif Observasional dengan pengambilan data pada rekam medis pasien dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan umur ibu tertinggi yang mengalami emesis gravidarum adalah pada umur 20-35 tahun sebanyak 82%, berdasarkan paritas tertinggi adalah pada primigravida sebanyak 58%, berdasarkan pendidikan tertinggi adalah sekolah dasar menengah sebanyak 79% dan berdasarkan pekerjaan tertinggi adalah bekerja sebanyak 65%. Adapun saran yang dapat disampaikan peneliti yaitu untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian tentang karakteristik ibu hamil dengan variabel yang berbeda, untuk praktik mandiri bidan dan tenaga kesehatan khususnya bidan agar hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam penanganan awal emisi gravidarum, dan untuk institusi agar dapat menjadi acuan dan menambah pengetahuan mahasiswa.
Hubungan Pemberian Makanan Tambahan dengan Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 6-12 Bulan Ni Made Suantari; Gusti Ayu Marhaeni; I Komang Lindayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1553

Abstract

Pemberian makanan tambahan secara benar dan tepat dapat meningkatkan berat badan bayi secara normal, sedangkan bayi yang mengalami masalah gangguan peningkatan berat badan disebabkan oleh pemberian makanan tambahan pada bayi yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Pemberian Makanan Tambahan Penyuluhan dengan peningkatan berat badan bayi usia 6-12 bulan di Pos Pelayanan Terpadu Tegal Buah di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua bayi usial 6-12 bulan  yang mendapatkan makanan tambahan sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara. Hasil penelitian didapatkan 86,7 % bayi mengalami kenaikan berat badan dari berat badan bulan lalu dengan kenaikan minimal 200 gram dan sebesar 90% bayi menghabiskan PMT penyuluhan yang diberikan. Hasil analisis hubungan pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan bayi usia 6-12 bulan di Posyandu Tegal Buah didapatkan nilai dari Uji Fisher sebesar  p = 0,039 (α = 0,05). Nilai probabilitas p value 0,05. Simpulannya adalah ada hubungan antara pemberian makanan tambahan penyuluhan dengan kenaikan berat badan bayi 6-12 bulan. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan penelitian tentang hubungan pemberian makanan tambahan penyuluhan dan menggunakan kelompok kontrol dalam penelitian selanjutnya serta menggunakan sampel yang lebih banyak.Kata Kunci : Bayi, berat badan, pemberian makanan tambahan.
Literature Review: Foot Massage dan Terapi Rendam Air Hangat Terhadap Edema Ekstremitas Bawah Pada Ibu Hamil Luh Widiastini; Ni Wayan Armini; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.2068

Abstract

AbstrakPada periode kehamilan trimester III, banyak ibu hamil yang mengalami edema dependen, yang terjadi karena tertumpuknya unsur mineral natrium dimana sifatnya melekat ke zat air, sehingga muncul penimbunan sejumlah cairan pada sistem jaringan. Tujuan dari penulisan literature review ini adalah untuk mengetahui beberapa terapi komplementer berbasis bukti atau berdasarkan evidenve based yang bisa dilakukan untuk mengurangi edema ekstremitas bawah pada masa kehamilan. Metode yang digunakan pada studi ini adalah metadata analisis dengan menggunakan literature review tentang penerapan pijat kaki (foot massage) dan terapi rendam air hangat untuk mengurangi edema kaki pada ibu hamil. Berdasarkan hasil literature review pada artikel, didapatkan bahwa belum ada yang menerapkan pijat kaki (foot massage) dan terapi rendam air hangat secara bersamaan, akan tetapi dari setiap perlakuan menunjukkan bahwa edema kaki dapat berkurang. Pembahasan terapi pijat kaki (foot massage) dan rendam air hangat ditemukan aman dan efektif untuk mengurangi edema pada ekstremitas bawah ibu hamil. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam memberikan pelayanan nonfarmakologi terapi kepada ibu hamil yang mengalami edema pada ekstremitas bawah.AbstractIn the third trimester of pregnancy, many pregnant women experience dependent edema, which occurs due to the accumulation of the mineral element sodium which is inherent in air, resulting in accumulation of fluid in the tissue system. The purpose of writing this literature review is to identify some evidence-based complementary therapies that can be used to reduce lower extremity edema during pregnancy. The method used in this study is metadata analysis using a literature review on the application of foot massage and warm water soak therapy to reduce leg edema in pregnant women. Based on a review of the literature on the article, it was found that no one had applied foot massage and warm bath therapy at the same time, but each treatment showed that leg edema could be reduced. Discussion of foot massage therapy and warm water soak therapy were found to be safe and effective for reducing edema in the lower extremities of pregnant women. The results of this study can be used as a reference material in providing non-pharmacological therapy services to pregnant women who experience edema in the lower extremities.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Implant Di Desa Sukawana Kabupaten Bangli Sang Ayu Made Sarpini; Ni Wayan Ariyani; Ni Ketut Somoyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.1642

Abstract

Implant memiliki keuntungan memberikan perlindungan jangka panjang, pengembalian kesuburan yang cepat, tidak memerlukan pemeriksaan dalam, bebas dari pengaruh estrogen, tidak mengganggu kegiatan senggama, tidak mengganggu produksi ASI namun penggunaan implant di Desa Sukawana masih rendah saat ini hanya 11,26%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan Pengetahuan Ibu dengan Penggunaan Kontrasepsi  Implant di Desa Sukawana Kabupaten Bangli. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan   pendekatan cross sectional. Besar sampel 112 orang yang diambil secara consecutive sampling. Pengambilan data dengan kuisioner, uji statistic meggunakan uji chi-square, Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 April sampai dengan 30 april 2021 Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang  baik (60,7%) dan proporsi penggunaan kontasepsi implat di Desa Sukawana 12,5%. Kesimpulan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan kontrasepsi implant di Desa Sukawana dengan nilai p 0,144. Saran kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Desa Sukawana agar meningkatkan promosi kesehatan tentang penggunaan metode kontrasepsi jangkan panjang.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING IBU BERSALIN DENGAN LAMA KALA I FASE AKTIF DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PURI BUNDA DENPASAR TAHUN 2022 Ni Ketut Sri Satriani; Ni Komang Erny Astiti; Ni Nyoman Suindri
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v10i2.2202

Abstract

Nyeri persalinan dapat menimbulkan traumatik yang menyebabkan kecemasan pada ibu bersalin,salah satu upaya yang dilakukan dengan mekanisme koping. Mekanisme koping nyeri persalinan adalah upaya mengatasi diri selama proses persalinan, sehingga diperlukan upaya untuk membantu pasien untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi terhadap masalah nyeri yang dialaminya disebut mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan  mekanisme  koping dengan lama  kala I fase aktif. Jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah  ibu bersalin di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar selama 1 April sampai dengan 22 Mei, pengambilan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 50 orang dengan tehnik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer.dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan ibu bersalin 54% memiliki mekanisme koping nyeri kategori maladaptif, lama kala I fase aktif menunjukkan 58% dalam kategori patologis. Hasil uji Chi squre didapatkan p value = 0,000 (p0,05) Penelitian ini dapat disimpulkan ada hubungan mekanisme koping ibu bersalin dengan lama kala I fase aktif  di Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda Denpasar. Memfasilitasi koping yang adaptif disarankan dengan menggunakan sumber-sumber kekuatan, tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan pendidikan kesehatan tentang persiapan persalinan, cara mengatasi nyeri persalinan sehingga ibu bersalin mampu mengatasi nyeri persalinan dengan adaptif.                                                                           Kata Kunci : Mekanisme Koping; Lama Kala I Fase Aktif; Ibu Bersalin 

Page 1 of 2 | Total Record : 15