cover
Contact Name
Ni Wayan Ariyani
Contact Email
jikpolkesden01@gmail.com
Phone
+6281239744087
Journal Mail Official
jikpolkesden01@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Puputan Renon No. 11 A Denpasar
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery)
ISSN : 2338669X     EISSN : 27218864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang diterbitkan oleh Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan menyebarluaskan berbagai tulisan ilmiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) terbit dua kali dalam setahun yaitu edisi Mei dan Oktober. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) pertama kali diterbitkan tahun 2007 dengan nama ARIMBI, dan mulai tahun 2013 berganti nama menjadi Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) yang didukung oleh para ahli baik sebagai reviewer maupun dewan redaksi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka tentang : 1. Ilmu kebidanan 2. Kesehatan masyarakat 3. Kesehatan reproduksi 4. Kesehatan ibu dan anak
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2023)" : 14 Documents clear
Perbedaan Perilaku Personal Hygiene Anak Prasekolah Sebelum dan Sesudah Diberikan Video Animasi di Taman Kanak-Kanak Nara Budhi Suari Ni Kadek Mita Widiari; Ni Nyoman Budiani; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2451

Abstract

Personal hygiene anak adalah salah satu kemampuan yang harus diajarkan sejak dini. Personal hygiene yang kurang banyak terjadi pada anak yang mempunyai sikap negatif dengan prevalensi 53,3% dibandingkan dengan yang mempunyai sikap positif dengan prevalensi 5,6%. Pendidikan berupa video animasi dapat dijadikan modifikasi pembelajaran, karena video animasi dapat menampilkan gambar menarik sesuai dengan karakter anak yang suka berimajinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku personal hygiene anak prasekolah sebelum dan sesudah diberikan video animasi. Metode pada penelitian ini menggunakan pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan data primer dari pedoman wawancara sebelum dan sesudah diberikan video animasi. Sampel sejumlah 34 orang dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Wilxocon (α<0,05). Hasil dari uji statistik yaitu median pengetahuan sebelum diberikan intervensi 50, sesudah diberikan intevensi menjadi 90. Pada median sikap sebelum diberikan intervensi 70, sesudah diberikan intervensi 90. Pada median praktik sebelum diberikan intervensi 70, sesudah diberikan intevensi 95 dengan nilai p pada masing-masing pengetahuan, sikap dan tindakan p = 0,000 < α (0,05). Simpulannya adalah terdapat perbedaan pada perilaku personal hygiene anak prasekolah sebelum dan sesudah diberikan video animasi sehingga dapat disarankan video animasi dijadikan media pembelajaran untuk meningkatkan perilaku personal hygiene anak.  
Perbedaan Keluhan Sesak Nafas Pada Ibu Hamil Trimester II dan III Sebelum dengan Sesudah Melakukan Prenatal Yoga Formulasi Creating Space Di Puskesmas dan Praktik Mandiri Bidan Kota Denpasar Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Ketut Somoyani; Ni Nyoman Suindri; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2458

Abstract

Penatalaksanaan sesak nafas saat kehamilan bervariatif, salah satu penanganan non farmakologis dengan Prenatal Yoga formulasi Creating Space yang dapat membantu menciptakan ruang yang lebih luas sehingga  meningkatkan kenyamanan tubuh ibu dan posisi bayi.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan keluhan sesak nafas pada ibu hamil trimester II dan III sebelum dengan sesudah melakukan Prenatal Yoga formulasi Creating Space.Penelitian akan dilaksanakan di Puskesmas dan Praktik Mandiri Bidan (PMB) di Kota Denpasar yang memiliki kegiatan Prenatal Yoga pada bulan Juli-Oktober  2020. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil Timester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan rancangan one group pretest posttest design. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar wawancara dan observasi . Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon, Hasil penelitian menunjukkan tingkat pencapaian median denyut nadi setelah latihan lebih kecil dibandingkan sebelum (84,00 v.s. 78,50). Tingkat pencapaian median frekuensi nafas setelah latihan lebih kecil dibandingkan sebelum (24,00 v.s. 20,00). Terdapat perbedaan yang signifikan denyut nadi dan frekuensi nafas sebelum dengan sesudah melaksanakan prenatal yoga formulasi creating space.  Simpulan penelitian ini, terdapat penurunan denyut nadi dan frekuensi pernafasan ibu hamil dengan keluhan sesak sehingga terjadi kenyamanan selama kehamilan.
Hubungan pengetahuan dan sikap dengan keputihan Elvy Destariyani; Prili Puspa Dewi; Elly Wahyuni
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2525

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah yang sering dikeluhkan lebih dari 70% wanita di dunia. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengetahuan dan sikap dengan keputihan pada remaja putri. Jenis penelitian kuantitaif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian remaja putri di SMAN 2 Kota Bengkulu, sampel penelitian sebesar 87 orang diambil menggunakan metode stratified random sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang dibagikan secara online melalui google form. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan remaja putri dengan pengetahuan vaginal hygiene pada kategori kurang sebanyak 35,6%, sikap yang tidak mendukung untuk menjaga vaginal hygiene sebanyak 41,4% dan kejadian keputihan pada remaja putri sebanyak 72,4%. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan yang signifikan pengetahuan dengan keputihan dan ada hubungan sikap dengan keputihan. Diharapkan pihak sekolah bisa memberikan penyuluhan tentang kesehatan dan pencegahan keputihan untuk meningkatkan Kesehatan reproduksi remaja putri.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Persalinan Preterm di UPT. Puskesmas Tembuku I Ni Luh De Dwijasistawati; Ni Wayan Ariyani; Regina Tedja Sulaksana
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2539

Abstract

Preterm birth is still a big problem in Indonesia and has the potential to increase perinatal mortality by 65%-75%, generally associated with low baby weight, namely <2,500 grams and gestational age <37 weeks. At UPT.Puskesmas Tembuku I for the period January 2020 – December 2021, data obtained as many as 542 deliveries, 30 (5.53%) were LBW deliveries and 22 (4.06%) of them were preterm deliveries. This study aims to determine the factors associated with the incidence of preterm delivery at UPT.Puskesmas Tembuku I Year 2020-2021 based on LILA factors, anemia, multiple pregnancies, age, and parity. The research data is secondary data obtained from the cohort of mothers and MCH reports for the period January 2020 to December 2021. This type of research uses a cross sectional analytic method. Sampling using simple random sampling technique with a total sample of 230. The place of research was conducted at UPT.Puskesmas Tembuku I in March-April 2022. The results of this study showed that there was a relationship between LILA factors (p = 0.020), anemia (p = 0.000) , and age (p=0.000) with the incidence of preterm delivery. There was no relationship between the multiple pregnancy factor (p=0.061) and parity factor (p=0.474) with the incidence of preterm delivery. It is recommended that there is an early detection by health workers of factors related to preterm delivery and socialization to pregnant women with KEK (LILA <23.5 cm), anemia and maternal age on the risk of preterm delivery.

Page 2 of 2 | Total Record : 14