cover
Contact Name
Vega Aditama
Contact Email
vegaaditama@gmail.com
Phone
+6282257017949
Journal Mail Official
vegaaditama@gmail.com
Editorial Address
jalan bendungan sigura-gura no. 2 , Kota Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sondir
ISSN : 19792832     EISSN : 27468275     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Sondir Journal is a publication media of research results in the field of Civil Engineering and sub-fields of structure, geotechnical engineering, transportation, construction management, water resources and geographic information systems (GIS). This journal is published regularly as much as 2 volumes per year in April and October.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Jurnal Sondir" : 80 Documents clear
PENGUJIAN MARSHALL HRS-WC DENGAN CAMPURAN SERBUK BAN LUAR Muhammad Jatmiko; Afriza Marianti S
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.177 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2595

Abstract

Sarana transportasi darat memiliki peranan penting dalam perkembangan suatu wilayah terutama dari sektor ekonomi sehingga akan semakin meningkatkan pertumbuhan volume lalu lintas di wilayah tersebut sehingga berdampak pada permintaan pembangunan infrastruktur jalan raya. Dalam meningkatkan kualitas dan perbaikan jalan raya, maka penambahan zat additif lainnya dapat dipertimbangkan sebagai bahan pengganti agregat halus yang bersifat fleksibel pada campuran perkerasan jalan raya. Pengujian dilakukan menggunakan 5 varian untuk mendapatkan KAO (6.5%, 7%, 7.5%, 8%, 8.5%) dengan kadar penambahan serbuk 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dari berat total agregat halus (masing-masing 6 sampel). Adapaun spesifikasi bahan yang digunakan adalah agregat yang di ambil dari CV. Terus Jaya, Aspal Pertamina (Penetrasi 60/70), Limbah serbuk ban luar (PT. Pura Agung). Sehingga didapatkan hasil pemeriksaan KAO 13.44% (Marshall : Stabilitas 1005,90 kg, Flow 3.72 mm, VIM 4.54%, VMA 21.05%, VFA 78.17% MQ 274.24 kg/mm dan IP 94.46%) (memenuhi syarat min-max spesifikasi umum Dinas PU Binamarga prov. Jawa Timur 2018). Penambahan bahan tambah limbah serbuh ban luar pada campuran HRS-WC pada karakteristik marshall menaikkan beberapa nilai diantaranya pada stabilitas sebesar 67.42 kg, flow 0.43 mm, VFA 0.74% dan terjadi penurunan nilai pada VIM sebesar 0.19, VMA 0.17% Marshall Quotient 2.26 kg/mm.
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN MENGGUNAKAN BREISING KONSENTRIS TIPE X PADA GEDUNG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Lorenzo Fernandito Moruk; H.Sudirman Indra; Ester Priskasari
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.744 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2596

Abstract

Kebutuhan akan perencanaan bangunan bertingkat pada jaman sekarang yang bertahan terhadap displacement yang terjadi akibat beban lateral (gempa) sudah menjadi sebuah keharusan dalam sebuah perencanaan. Dalam perkembangan dunia modern saat ini baja semakin banyak diminati sebagai material bangunan bertingkat karena alasan memiliki kekuatan yang mumpuni serta memengaruhi waktu kerja secara signifikan. Struktur rangka baja yang dirancang untuk menahan beban lateral adalah Sistem Rangka Breising Konsentris. Sistem ini memiliki tingkat kekakuan yang lebih tinggi dibandingkan sistem portal biasa karena pada sistem ini terdapat pengaku tambahan pada portal berupa breising yang dipasang pada sambungan balok dan kolom untuk meningkatkan kekuan pada portal. Dalam kajian ini diambil objek studi yakni gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dengan bentang 70m dan bentang melintang 28m serta memiliki tinggi 34.25m. Perencanaan struktur rangka baja ini disesuaikan dengan peraturan SNI 1726-2012 dan SNI 1729-2015. Untuk pemodelan dan analisa struktur digunakan program bantu ETABS 2016. Hasil yang diperoleh dari perencanaan ulang dengan menggunakan profil baja KingCross 700x300 untuk kolom, WideFlange 450x200 untuk balok utama, WideFlange 350x175 untuk balok link, serta WideFlange 350x350 untuk breising, ternyata displacement yang terjadi pada struktur akibat beban lateral tidak melebihi batas maksimum dan struktur bangunan tidak mengalami keruntuhan.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KARUNG PLASTIK SEBAGAI BAHAN CAMPURAN UNTUK MEMPERKUAT TIMBUNAN TANAH LEMPUNG Praganda Satrya Pamungkas; Ir. Eding Iskak Imananto, MT; Eri Ardian Y, ST.,MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.741 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2597

Abstract

Terbatasnya lahan untuk pembangunan yang diperlukan mengakibatkan tidak dapat dihindarinya pembangunan di atas tanah lempung seperti tanah yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencampurkan bahan tambahan untuk meningkatkan kualitas daya dukung tanah. Salah satunya dengan mencampurkan potongan serat karung plastik ke dalam tanah lempung sebagai tanah timbunan. Studi ini meliputi studi literatur dan penelitian di Laboratorium Mekanika Tanah ITN Malang pada tanggal 7 April – 19 Juli 2019. Benda uji dalam penelitian ini berasal dari Ds. Argotirto, Kec. Sumbermanjing Wetan, Kab. Malang dan bahan campuran potongan serat karung plastik per ≥ 1cm - ≤ 3cm. Penelitian ini menggunakan variasi kadar campuran sebanyak; 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3% dari berat total tanah pada saat kadar air optimum. Hasil pengujian nilai tertinggi untuk bahan timbunan mendapatkan prosentase kadar campuran potongan serat karung plastik. Pengujian Triaxial UU, Kohesi (c) sebesar; 0,390 kg/cm² pada kadar 1%, dengan nilai Sudut Geser (φ) sebesar; 6,277⁰ pada kadar campuran 3%.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA RUAS JALAN KI HAJAR DEWANTARA KOTA BORONG Aleksander Suksestri Gemo
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.422 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2598

Abstract

Evaluasi Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Pada Ruas Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Borong, sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan kadar kerusakan yang terjadi, dan dapat digunakan sebagai acuan dalam usaha pemeliharaan perkerasan jalan. Beban lalu lintas yang tinggi menyebabkan banyak teerjadi kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kondisi perkerasan Jalan Ki Hajar Dewantara Kota Borong. Penelitian dilakukan secara visual dengan metode Pavement Condition Index. Jalan Ki Hajar Dewantara dengan panjang 2,350 Km dibagi menjadi 91 segmen dengan ukuran 25 x 6 m per segmennya. Masing-masing segmen dievaluasi dengan mengukur dimensi, identifikasi jenis dan tingkatan kerusakannya untuk mendapatkan nilai PCI. Hasil analisa menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi pada jalan Ki hajar Dewantara antara lain retak kulit buaya, tambalan, pengausan, retak blok, lubang, retak tepi, pelepasan butir, dan amblas. Nilai PCI rata-ratauntuk ruas jalan Ki Hajar Dewantara Kota Borong adalah 42,89 yang dikategorikan dalam kondisi Cukup (Fair), sehingga perlu suatu penanganan serius dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi lebih parah.
ANALISIS FAKTOR PENENTU KEMENANGAN KONTRAKTOR SAAT TENDER PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN FLORES TIMUR DAN LEMBATA Yosef Marianus Tolan Kiwan
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.481 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2599

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mencari tau apa saja faktor-faktor penentu kemenangan kontraktor saat tender proyek konstruksi dan faktor mana yang bisa dipakai sebagai strategi untuk memenangkan tender. Penelitian menggunakan variabel bebas dan terikat dalam bentuk angket yang wajib dijawab oleh kontraktor dan akan dianalisa menggunkan program statistik SPSS. Hasil yang akan disimpulkan variabel bebas yang mampu membentuk sebuah faktor adalah nilai Eigenvalue harus > 1. Hasil uji regresi berganda disumpulkan Berdasarkan output jika nila sig. < 0,05 dan F, t hitung > F, t tabel maka pengujian hipotesis diterima berarti ada pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat atau ada pengaruh dari faktor terhadap kemenangan kontraktor dan variabel tersebut akan tersebut gunakan sebagai strategi. Variabel yang paling dominan adalah variabel dengan nilai beta terbesar.
ANALISA BEBAN PENCEMARAN KUALITAS AIR DAN UDARA PADA PEMELIHARAAN JALAN RUAS JALAN KARANGANOM – SENDURO KECAMATAN SENDURO KABUPATEN LUMAJANG Sriliani
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.3032

Abstract

Kegiatan pemeliharaan jalan pada ruas jalan Karanganom-Senduro dengan panjang ruas 7.745 Km yang meliputi rekondisi, Patching, perbaikan dan penambahan bahu jalan, dan bangunan pelengkap diperoleh hasil analisa beban pencemaran parameter kualitas udara tahap konstruksi yang diambil 2 titik sampel udara, dimana di titik 1 pada STA 3900 diperoleh CO : 130 ppm, NOx : 18,0, SOx : 0,5 ppm, O3 : 0,01 ppm, dan kebisingan : 70,9 dB, dan di titik 2 pada STA 3650 CO : 270 ppm, Nox : 25,0 ppm, S02 :05,0 ppm, 03 : 0,10, dan kebisingan : 81,6 dB. Dan hasil beban pencemaran kualitas udara di titik 1 yang sudah melebihi baku mutu seuai Per. Gub. Jatim No. 10 Tahun 2009 adalah CO sebesar 130 ppm, dan Oksida Nitrogen (NOx) sebesar 25,0 ppm, dan di titik 2 yang melebihi baku mutu adalah C0 : 270 ppm, dan N0x : 25,0. Upaya penanganan pengendalian pencemaran kualitas udara yaitu dengan penggunaan konverter katalistis (Dewan Nasional Perubahan Iklim, 2010) dan dengan menambahkan ruang terbuka hijau (RTH). sedangkan hasil analisa kualitas air tanah (air sumur ) menunjukkan bahwa ada dua parameter yang melebihi standart kualitas air bersih yaitu kekeruhan sebesar 42 NTU, dan kesadahan CaCO3 sebesar 630 mg/l dan hal ini menyebabkan keadaan rona lingkungan selama kegiatan tahap konstruksi pada pemelihraan jalan mengalami perubahan penurunan kualitas air. Untuk menghilangkan tingginya CaCO3 yaitu dengan cara pembubuhan kapur tohor pada air sumur dan menurunkan kadar kesadahan yaitu dengan pertukaran ion OH – dan ion CHO3- yang dinyatakan dalam bentuk mg/l. Dengan demikian kegiatan pemeliharaan jalan pada ruas jalan Karanganom-Senduro dengan panjang ruas 7.745 Km dinyatakan layak lingkungan dan dapat diterima oleh masyarakat sekitar ruas jalan Karanganom – Senduro.
Pemanfaatan Citra Satelit Untuk Pembuatan Peta Desa Sebagai Acuan Teknis Penyajian Peta Desa Sesuai Peraturan Kepala BIG Nomor 3 Tahun 2016 Sunaryo, Dedi Kurnia; Nurhadi, Muhammad
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3138

Abstract

Desa Talok merupakan desa yang berada di wilayah Kecamatan Turen Kabupaten Malang dengan Luas wilayah 412,901 Ha. Aspek geografisnya tidak terlepas dari perkembangan dalam pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disisi lain Desa Talok belum ada peta desa yang dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan pembangunan. Salah satu fungsi pembuatan peta desa adalah sebagai landasan untuk percepatan pembangunan desa. Sehingga dalam penelitian ini akan dibuatkan peta desa di desa Talok dengan memanfaatkan citra satelit, kajian spesifikasi teknis dan kartografi untuk pembuatan peta desa, diharapkan dengan peta desa dapat digunakan sebagai perencanaan geografis dengan posisi yang dapat diaplikasikan sesuai dengan keadaan sebenarnya dilapangan. Untuk itu dalam Pembuatan peta desa harus berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8202 dan Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial Nomor 3 Tahun 2016 mengenai Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa. Dengan standar SNI 8202 dan peraturan Ka.BIG, diperoleh peta desa yang dapat dipakai acuan dan dasar dalam perencanaan desa terkait dengan peraturan pemerintah tentang perlunya pembuatan peta desa yang akurat, terintegrasi, dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat di gunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan untuk pedoman pembangunan desa yang berkelanjutan.
PEMANFAATAN ABU SEKAM PADI 10% DAN LIMBAH KACA SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PADA CAMPURAN BETON MUTU fc’ 25 MPA Ridhwan Muhammad Iqbal; Gati Annisa Hayu
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3139

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penggunaan serbuk limbah kaca dari campuran warna botol kaca (kaca bening, kaca coklat, dan kaca hijau) sebagai bahan pengganti agregat halus dan abu sekam padi sebagai bahan pengganti semen pada campuran beton. Penelitian dilakukan dengan membuat mix design beton rencana fc’25 MPa dan dikembangkan pada empat variasi campuran dengan jumlah serbuk limbah kaca 0%, 10%, 20%, dan 30% dengan penggunaan abu sekam padi 10%. Tujuan yang dilakukan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan substitusi terhadap kuat tekan dan karakteristik beton yang meliputi workability, pola retak, dan lekatan agregat beton. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari serta pengamatan visual terhadap pola retak dan lekatan agregat dilakukan pada umur 28 hari. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 45 sampel. Dari hasil pengujian kuat tekan, nilai optimum beton variasi terjadi pada campuran serbuk kaca 20% dan abu sekam padi 10%, namun nilai yang dihasilkan masih dibawah beton normal. Penggunaan bahan substitusi juga mempengaruhi terhadap nilai workability beton dan dari pengamatan visual terhadap pola retak dan lekatan agregat pada beton cenderung titik terlemah terjadi pada ikatan antar agregat beton.
Kerentanan Pesisir Selatan KabupatenTulungagung Terhadap Gelombang Tsunami Berbasis Data Spasial Sonny Robert Dirgantoro; M. Ruslan; Emmy Sri Mahreda; Kissinger
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3140

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi dengan lempeng tektonik yang aktif dan selalu mengalami pergerakan. Sementara gunung api baik yang aktif maupun yang tidak aktif, sebagian besar terdapat di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Beberapa kejadian gempa di Indonesia menimbulkan tsunami, tercatat kejadian gempa yang besar (7.8 Mw) tahun 1992 di Flores, Jawa Timur (7.8 Mw) tahun 1994, di Aceh 2004 (9.0 Mw), Nias (8.7 Mw) di tahun 2005, Pangandaran (7.7 Mw) dan Yogyakarta (5.9 Mw) di tahun 2006 diikuti dengan gelombang tsunami (Katalog Tsunami BMKG, 2018). Data tersebut, sejarah kegempaan di sebelah selatan Pulau Jawa tidak begitu banyak, dibandingkan dengan sebelah barat Pulau Sumatera, Sulawesi dan Maluku. Kabupaten Tulungagung, sebagian wilayah kecamatan yang terletak di sebelah selatanberbatasan langsung dengan laut terbuka, yaitu Samudera Hindia. Tercatat dalam sejarah, bahwa wilayah selatan Kabupaten Tulungagung terdampak oleh gelombang tsunami yang diakibatkan oleh gempa tektonik di selatan Kabupaten Banyuwangi pada tanggal 2 Juni 1994, yang pusatnya berada pada koordinat -10.48 LS dan 111.83 BT (usgs.gov). Gelombang tsunami menerjang pesisir selatan Kabupaten Tulungagung, di beberapa wilayah dengan tinggi gelombang yang variatif, tercatat gelombang tertinggi mencapai 4.8 meter di Pantai Popoh (usgs.gov). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah memanfaatkan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan menggunakan metode analisis weighted overlay untuk mendapatkan peta kerentanan gelombang tsunami dengan memasukkan parameter yang mempengaruhi kerentanan suatu wilayah terhadap gelombang tsunami (Diposaptono dan Budiman, 2006, dalam Seandy Firmansyah, IPB, 2012). Bobot untuk masing-masing parameter ditentukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
PENGEMBANGAN SISTEM JARINGAN AIR BERSIH DI KECAMATAN DULLAH SELATAN KOTA TUAL PROVINSI MALUKU Nenny Roostrianawaty; Zachro Bugis
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v4i2.3141

Abstract

Kecamatan Dullah Selatan merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Tual Provinsi Maluku dengan rata-rata pertumbuhan penduduk per tahunnya sebesar 3,5 % dengan jumlah penduduk pada akhir tahun 2018 sebesar 50.523 jiwa. Pelayanan air bersih di Kecamatan Dullah Selatan pada tahun 2018 sebesar 55% dari jumlah penduduk yang mana telah memanfaatkan sumber mata air Evu dengan debit 163 l/dt, sehingga memungkinkan untuk dilakukannya pengembangan jaringan distribusi air bersih guna memenuhi kebutuhan air bersih pada tahun yang akan datang. Dari hasil analisa diperoleh peningkatan pelayanan air bersih dari tahun 2018 sebesar 55 % menjadi 85 % pada tahun 2034 dimana peningkatan prosentase pelayanan tidak terlalu besar dikarenakan pertimbangan ketersediaan sumber air yang ada. Untuk rencana pengembangan sistem jaringan pipa menggunakan pipa berdiameter 150 mm dengan simulasi percobaan menggunakan program Watercad V8i didapatkan hasil simulasi yang memenuhi kontrol tekanan pada jam puncak. Selain itu harganya lebih ekonomis.