cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2022)" : 15 Documents clear
Pengembangan UMKM melalui Pentingnya Sebuah Brand dan Mengoptimalkan Penjualan Online Rizal, Mohammad; Wati, Hanis Putri Kurnia; Itsnaini, Ahmad Ilyas; Triyoga, Efriza Fahmi; Wicaksono, Bayu; Ediningsih, Firda; Khuluq, Habib Husnul; Anam, Khoirul; Novitasari, Khofifah Indria; Arifin, Mochammad Zainul; Indriyati, Rika; Kurniatin, Titin; Wahfiudin, Fajar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19465

Abstract

Desa Sumberpitu merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Tutur. Masyarakat Desa Sumberpitu memiliki mata pencaharian yang hampir merata di sektor wirausaha, pertanian, perkebunan, dan pertenakan. Adapun sebagian produk-produk yang dihasilkan yakni Susu dan kopi bubuk. Permasalahan yang dialami oleh masyarakat yang berwirausaha berupa kurangnya pengetahuan dan pemahaman serta akses untuk mempromosikan produk–produk tersebut menggunakan media social, sehingga mengakibatkan penjualan yang dilakukan oleh para wirausahawan kurang berkembang dan penghasilan masyarakat tidak bisa maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah daerah setempat dapat meningkatkan potensi wirausaha masyarakat Desa Sumberpitu melalui kebijakan mikro dan budaya, penyediaan fasilitas, memberikan pendidikan serta pembelajaran dan pengetahuan kepada masyarakat Desa Sumberpitu. Pemerintah daerah juga perlu dan harus memberikan perhatian lebih kepada para wirausahawan agar dapat menggunakan media sosial sebagai media pemasaran sehingga dapat mengekspansi pasar lebih luas, tidak hanya di sekitar desa namun bisa ke luar daerah dan pada akhirnya akan membantu perekonomian masyarakat Desa sumberpitu.
Optimalisasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) untuk Meningkatkan Status Gizi dan Tingkat Pendapatan Masyarakat Noerhayati, Eko; Wulandari, Puput Tri; Khoiruddin, Mohammad
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19636

Abstract

Desa Sukoanyar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mempunyai luas tanah pekarangan kurang lebih 20.200 Ha yang memiliki beberapa jenis tanaman, mulai dari tanaman hias hingga tanaman-tanaman yang bermanfaat sebagai pengobatan alternatif. Salah satu tanaman dengan jumlah yang sangat banyak adalah tanaman kelor. Tanaman ini ditemukann oleh pengabdi hampir di semua tanah pekarangan warga. Namun demikian tanaman ini justru banyak digunakan sebagai makanan hewan ternak, sehingga dalam hal ini warga desa Sukoanyar belum memanfaatkan secara maksimal adanya tanaman kelor. Daun kelor di percaya memiliki kandungan gizi yang tinggi dan mampu mencegah stunting. Pendampingan yang diselenggarakan oleh kelompok 2 KSM Tematik tahun 2023 di Desa Sukoanyar telah terselenggara dengan baik dan sesuai dengan konsep yang disusun. Warga masyarakat setempat telah mengikuti, mengetahui dan memahami berbagai pemanfaatan serta pengolahan daun kelor sebagai sumber daya yang melimpah di Desa Sukoanyar dapat diolah antara lain berupa produk kue bolu, mie, serta milky kelor sehingga menjadikan peluang untuk dapat dipasarkan sebagai tambahan pendapatan keluarga.
Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pemberdayaan Masyarakat dengan Usaha Ternak Kambing Pedaging Unggul BoerPE Kentjonowaty, Inggit; Susyanti, Jeni; Atiqoh, Lia Nur; Muchsin, Slamet
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19644

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga, memfasilitasi masyarakat yang ingin berwirausaha, dan mendorong perkembangan budaya pemanfaatan hasil riset dan kreativitas Dosen Universitas Islam Malang untuk masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik pada karang taruna Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Praktek secara langsung mengenai beternak kambing BoerPE dan pembuatan pakan complete feed, sedangkan penyuluhan meliputi: pemeliharaan kambing BoerPE, pembuatan smart kandang kambing, pembuatan pakan complete feed, kesehatan dan penyakit kambing, reproduksi kambing, dan kiat-kiat pemasaran online menggunakan sosial media seperti facebook, Instagram, whatsapp, dan marketplace. Peningkatan kesejahteraan keluarga dilakukan dengan pemberian kambing BoerPE kepada mitra karang taruna Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, pembuatan smart kandang kambing, pemberian pakan, dan peralatan ternak. Kambing BoerPE memiliki keistimewaan sebagai pedaging unggul, sehingga masyarakat Desa Wringinanom dapat beternak kambing BoerPE. Penggunaan sistem bergulir indukan kambing BoerPE dari mitra PkM ke masyarakat Desa Wringinanom setelah melakukan pemeliharaan selama dua tahun atau tiga kali beranak. Secara ekonomi keuntungan pemeliharaan kambing BoerPE lebih tinggi dibandingkan dengan kambing lokal, sehingga keberlanjutan usaha pada peternak kambing BoerPE dan masyarakat akan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menumbuhkan sikap mental wirausaha pada masyarakat Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Pengolahan Limbah Cair Batik Menggunakan Metode Presipitasi dan Filtrasi untuk UMKM Batik Melfazen, Oktriza; Rozikin, Muhammad Khoirul; Sakinah, Nurul Latifatus; Febriantoro, Sectio Dwi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19714

Abstract

Sebagai salah satu budaya nusantara, pelestarian batik menjadi sebuah keharusan memalui peningkatan dan pengembangan industri batik. Namun selain sisi positif, industri batik juga potensial menghasilkan limbah padat, cair dan gas sebagai hasil samping dari serangkaian proses pengolahan batik. Limbah cair merupakan limbah yang paling banyak dihasilkan dan mengandung logam berat yang dikategorikan sebagai limbah berbahaya, sehingga dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Demikian juga dengan industri batik yang berkiprak di Dusun Randutelu Desa Randuagung. Pengolahan limbah cair hasil penggunaan pewarna sintetis masih dilakukan secara manual dan sederhana dengan proses pengendapan saja. Membaca permasalahan tersebut, mahasiswa KSM-Tematik kelompok 33 mengupayakan program kerja berupa realisasi sebuah sistem pengolahan limbah cair batik menggunakan metode presipitasi dan filtrasi untuk UMKM batik dusun Randutelu. Beberapa pengukuran dilakukan untuk mengetahui karakteristik limbah industri batik yang ditemukan dibandingkan syarat baku mutu, khususnya untuk kadar pH air, parameter Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD). Uji pengolahan limbah cair batik UMKM Randutelu dengan menggunakan sistem ini telah mendapatkan hasil yang baik dimana hasil uji pH, BOD dan COD berada pada standar aman.
Sosialisasi Kesetaraan Gender untuk Meningkatkan Pemahaman Anak Usia Remaja Lesmanah, Unung; Linia, Khofifah Putri; Fadila; Azizah, Kholidatul; Zerlinda, Fidela Clarissa; Khumaira, Sabikah Zaura; Laila, Maria Ulfa Nur; Hardianti, Winda; Al-Hadist, Vidia
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v3i4.19715

Abstract

Desa Bocek terletak di wilayah Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Di sebelah utara berbatasan dengan Kehutanan Kecamatan Karangploso. Di sebelah barat berbatasan dengan Desa Donowarih Kecamatan Karangploso. Di sisi selatan berbatasan dengan Desa Girimoyo Kecamatan Karangploso, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan Desa Girimoyo dan Ngenep Kecamatan Karangploso. Desa Bocek, secara umum terbagi menjadi tiga wilayah dusun yaitu Dusun Bocek Krajan, Dusun Manggisari, dan Dusun Supiturang. Secara geografis, Desa Bocek terletak pada posisi 7⁰21’ - 7⁰31’ lintang selatan dan 110⁰10’-111⁰40’ bujur timur. Luas wilayah seluruhnya adalah 1.478.741 Ha. Luas lahan tersebut dikelompokkan menjadi fasilitas umum, pemukiman, pertanian, perkebunan, dan kegiatan ekonomi lainnya. Dalam kehidupan sosial budayanya, masyarakat Desa Bocek masih memegang teguh dalam hal budaya dan agama. Tak jarang, ditemukan organisasi masyarakat yang masih dianut hingga saat ini. Setiap manusia baik laki-laki dan perempuan memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama dalam memperoleh dan mendapatkan pendidikan. Tetapi dalam realitanya masih adanya jurang pemisah yang ada dalam masyarakat sehingga mengakibatkan ketimpangan gender. Dalam kehidupan, kaum perempuan masih belum memiliki banyak kontribusi dalam pengambilan keputusan dan kebijakan yang bersifat penting. Ketidakadilan atau bias gender disebabkan oleh faktor sosial dan budaya yang masih berakar kuat di masyarakat Jawa yang tidak mengharuskan para wanita tidak perlu mengenyam Pendidikan sampai perguruan tinggi. Untuk mengatasi permasalahan yang masih terjadi tersebut, maka diperlukan sebuah sosialisasi untuk mengubah stigma di masyarakat. Metode pelaksanaan dalam program kerja yang diusung oleh penulis antara lain melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil atau luaran yang diharapkan penulis melalui sosialisasi tersebut adalah peserta dapat mampu mendapatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan serta dapat berperan aktif sebagai agent of change mengenai stigma yang berkembang pada saat ini terkait dengan bias gender.

Page 2 of 2 | Total Record : 15