cover
Contact Name
Anastasia Cinthya Gani
Contact Email
anastasiag@fsrd.untar.ac.id
Phone
+6221-5663125
Journal Mail Official
jurnalvisual@fsrd.untar.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Tarumanagara Blok K Lt.4-5 Kampus I Jl. Letjen. S. Parman No.1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Visual
Jurnal Visual berperan sebagai media yang menampilkan berbagai pemikiran sivitas akademika dan peneliti tentang hal-hal yang memiliki konteks dan relevansi dengan bidang seni rupa dan desain, sekaligus sebagai wahana pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan kebudayaan pada umumnya, sehingga diharapkan dapat menunjang pengembangan keilmuan seni rupa dan desain.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2019)" : 5 Documents clear
Studi Identitas Visual Desa Semoyo Sebagai Kawasan Sustainable Industry Berbahan Kayu Sri Sulistyo Purnomo; Augustina Ika Widyani; Maitri Widya Mutiara
VISUAL Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i2.4505

Abstract

Abstract— Gunung Kidul sebelumnya dikenal sebagai daerah kering yang selalu kekurangan air bersih di musim kemarau. Namun kini keadaan tersebut telah banyak berubah sehingga Desa Semoyo yang menjadi pelopor penghijauan kemudian ditetapkan sebagai Desa Kawasan Konservasi (DKK) oleh Bupati Gunung Kidul, Suharto, pada tahun 2007. Hutan Rakyat di Desa Semoyo yang memiliki luasan 251,38 ha telah dikelola secara lestari (sustainable).Selain menjadi kawasan percontohan untuk kelestarian lingkungan, saat ini kelompok masyarakat desa Semoyo telah mengembangkan industri berbahan kayu, dengan hasil produknya berupa furnitur dan kriya (craft).Dengan menghasilkan produk berbahan kayu, maka harga jual kayu menjadi lebih tinggi dibandingkan harga jual kayu mentah. Meskipun industri tersebut masih tergolong skala industri kecil, namun memiliki potensi besar untuk dikembangkan.Penelitian ini menyoroti potensi yang dimiliki oleh Semoyo sebagai Desa Kawasan Konservasi dengan hutan rakyatnya yang telah dikelola secara legal dan lestari, serta industri kecil berbahan kayu sebagai potensi untuk mengembangkan kawasan tersebut. Data dikumpulkan melalui survey langsung ke lokasi DKK Semoyo dan wawancara terhadap masyarakat setempat, didukung dengan studi pustaka mengenai Desa Semoyo yang terletak di kabupaten Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.Dengan pemetaan potensi kawasan dan analisis kuantitatif maupun kualitatif, penelitian ini ditujukan untuk menemukan identitas kawasan yang diangkat dari potensinya.
Perancangan Video Dokumenter “Agents of Change” Kurnia Setiawan; Ruby Chrissandi
VISUAL Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i2.4508

Abstract

Abstract— Perancangan video dokumenter “Agents of Change” adalah bagian dari penelitian produk terapan dengan judul “Karakteristik Agen Perubahan untuk Menciptakan Tatanan Masyarakat yang Lebih Baik”. Hasil penelitian tulisan, poster foto dan video yang dibuat dalam rangka memperingati 20 tahun peristiwa reformasi 98 yang akan jatuh pada bulan Mei 2018. Video dokumenter “Agents of Change” menampilkan refleksi sejumlah agen perubahan (aktivis 98) terhadap peristiwa reformasi dan kondisi Indonesia saat ini. Tokoh yang diangkat adalah perwakilan dari partisipan penelitian. Proses perancangan video melalui tahapan pra produksi, produksi dan paska produksi, bekerjasama dengan mahasiswa tugas akhir Fakultas Seni Rupa dan Desain Program Studi Desain Komunikasi Visual, peminatan multimedia. Pesan yang disampaikan video “Agents of Change” adalah tentang solidaritas di dalam keberagaman. Diharapkan melalui video tersebut dapat menginspirasi dan mendukung penyadaran bahwa esensi Indonesia adalah kebhinnekaan. Kita Indonesia, berbeda itu biasa.
Penerapan Tema Creative Haven pada Perancangan Interior Jakarta Creative Hub Juliana Juliana
VISUAL Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i2.4510

Abstract

Abstract— Perkembangan zaman yang semakin maju menuntut pelaku industri kreatif di Indonesia untuk memiliki wawasan yang luas dan kemampuan beradaptasi yang baik sehingga kini lahir sebuah gaya kerja baru yaitu Co-working (collaborative working) yang melibatkan lingkungan kerja bersama, sehingga dapat menghasilkan banyak peluang baru. Agar mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia Makerspace yang merupakan sebuah fasilitas untuk menghasilkan karya prototype dari produk yang dapat dijual juga dibutuhkan, sehingga untuk menjawab kebutuhan tersebut pada Maret 2017 Jakarta Creative Hub dibuka dan diresmikan sebagai wadah fasilitas dan prasarana kreatif yang dirancang dan dibangun untuk mendukung anak muda dalam menjalankan bisnis di daerah Jakarta dan sekitarnya. Perancangan Interior Jakarta Creative Hub mengangkat tema “Creative Haven” yang merupakan sebuah konsep dengan desain dinamis, cozy, dan edukatif menghadirkan sebuah tempat berlindung bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk berkarya dan berkreasi. Konsep gaya yang diterapkan adalah “Contemporary” yang menggambarkan desain interior masa kini dengan kesederhanaan tekstur dan bentuk yang dikaitkan dengan studi berkaitan dengan coworking dan makerspace dalam segi aktivitas dan kebutuhan fasilitas pemakai, persyaratan ruang, serta ergonomi dan antropometri yang kemudian di implementasikan menjadi sebuah perancangan desain yang sesuai untuk Jakarta Creative Hub.
Perawatan Berbasis Komunitas untuk Senior di Kawasan Tradisional Hutong: White Pagoda sebagai Studi Kasus Ayu Larasati
VISUAL Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i2.4507

Abstract

Abstract— Dua tipe perawatan senior di Cina yaitu perawatan berbasis keluarga dan institusi tidak dapat memenuhi kebutuhan akan jumlah tempat tidur dan fasilitas perawatan secara menyeluruh. Perawatan berbasis keluarga tidak memiliki fasilitas perawatan yang memadai dan institusi memaksa senior untuk pindah ke tempat baru sehingga memaksa mereka untuk memutus kontak dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah tempat tidur dan fasilitas tanpa memindahkan senior dari lingkungan asalnya, maka perawatan berbasis komunitas menjadi pilihan alternatif. Perawatan tipe ini menggunakan sistem polisentris yang terdiri dari perawatan pusat (care center) dan penunjang (care stations) yang tersebar di kawasan tempat tinggal senior. Akan tetapi, penerapan sistem ini pada kawasan tradisional Hutong memiliki tantangan pada keterbatasan lahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lahan/plot yang memungkinkan untuk penempatan perawatan pusat dan penunjang. Metode untuk mengidentifikasi plot ini dilakukan dalam 3 tahap: 1. Identifikasi jumlah kebutuhan tempat tidur senior, 2. Identifikasi plot berdasarkan analisis kondisi eksisting dari status kepemilikan, fungsi, dan kapasitas jumlah tempat tidur yang dapat diakomodasi, 3. Menentukan perawatan pusat dan penunjang dari plot-plot terpilih berdasarkan kapasitas lahan. Melalui sistem polisentris ini, perawatan berbasis komunitas bertujuan untuk menyediakan seluruh kebutuhan perawatan tanpa memindahkan senior ke lingkungan baru.
Desain Hijau: Pemanfaatan Limbah Kayu Jati untuk Desain Furnitur Naratif dengan Aplikasi Finis Ramah Lingkungan July Hidayat
VISUAL Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i2.4509

Abstract

Abstract— Furnitur kayu jati memiliki nilai estetis dan potensi ekonomi dalam perdagangan nasional atau pun global karena memiliki durabilitas dan nilai estetis yang tinggi. Namun dominasi penggunaan kayu solid berpotensi merusak lingkungan, dan aplikasi bahan finis yang mengandung formalin (formaldehyde), isosianat, logam berat, dan VOC (Volatile Organic Compound) berpotensi merusak kesehatan aplikator serta pengguna. Salah satu upaya untuk mewujudkan desain hijau furnitur kayu jati adalah memanfaatkan limbah, berupa kayu bekas dan ranting-ranting kayu, dengan finis yang aman untuk kesehatan manusia. Di lain pihak, desain yang berorientasi pada pemenuhan kompleksitas kebutuhan manusia dan ramah lingkungan sudah menjadi standar kualifikasi keprofesian desain interior yang ditetapkan oleh CIDA dan kerap menjadi persyaratan kesepakatan perdagangan regional (terutama untuk desain hijau). Pendekatan desain naratif dengan strategi desain multi-sensori adalah bagian orientasi desain ini. Penelitian memakai metode studi kasus dengan teori desain multi-sensori. Hasil penelitian adalah implementasi teori tersebut dalam desain furniture, untuk memberikan nilai tambah, ketika desain furnitur bukan sekadar objek pengakomodir aktivitas tetapi media untuk memberikan pengalaman kepada pengguna.

Page 1 of 1 | Total Record : 5