cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
+6285235222230
Journal Mail Official
arika@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Teknik Industri Lantai I Gedung Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka - Ambon, 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
ARIKA
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19781105     EISSN : 27225445     DOI : -
Jurnal ARIKA merupakan Jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Pattimura. Jurnal ini membahas ilmu di bidang teknik industri, sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Ilmu Teknik Industri. Jurnal Arika terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari dan Agustus. Fokus dan Ruang Lingkup Penelitian Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Sistem Produksi Simulasi dan Pemodelan Optimasi Industri Manajemen Logistik dan Transportasi Manajemen Kualitas Rekayasa Sistem Manufaktur Perencanaan dan Pengendalian Produksi Statistik Supply Chain
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2016): ARIKA" : 7 Documents clear
OPTIMASI PENENTUAN CAMPURAN PAKAN AYAM RAS PETELUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING PADA PETERNAKAN BHUMYAMCA UNGGAS Abdulla Pelu; J. M. Tupan; D. B. Paillin
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.97 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.97

Abstract

Penilitian ini, dilakukan pada kebutuhan bahan baku pakan ayam ras petelur (layer). Berdasarkan pengolahan data yang dilakukan dengan software WinQSB untuk optimasi penentuan campuran pakan dengan menggunakan perhitungan Goal Programming dengan variabel bahan baku berupa konsentrat 801, dedak padi, dan jagung. Diperoleh hasil goal untuk jumlah pakan sebesar 1200 kg bahan pakan untuk konsentrat 801 MS 390 kg, dedak padi 325 kg, dan jagung 485 kg. Berdasarkan nutrisi yang dibutuhkan ayam ras petelur (layer) yang lebih dari umur lebih dari 5 bulan atau lebih dari umur 20 minggu sampai dengan afkir sebagai acuan penyusunan pakan (metabolisme energi, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, kalsium, posfor) diperoleh biaya minimum sebesar Rp. 4.830.000. Sedangkan dari komposisi pakan bhumyamca unggas, biaya bahan pakan yang dikeluarkan sebesar Rp. 5.330.000. Dengan demikian terjadi penghematan biaya pakan sebesar Rp. 500.000.
USULAN PERENCANAAN PERAWATAN PREVENTIF BERBASIS KEANDALAN UNTUK ALAT AUTOMATIC TANK GAUGING (ATG) Bahrain Abdullah; N. E. Maitimu; J. M. Tupan
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1909.682 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.105

Abstract

Pada penelitian ini, akan dicari solusi untuk perencanaan penjadwalan perawatan ATG dengan metode Realibility Centered Maintenance (RCM) yang merupakan landasan dasar untuk mengembangkan perawatan pencegahan (preventive maintenance) yang terjadwal (Ben. Daya, 2000 dalam Asisco, 2012). Dari hasil pengolahan data, dapat diketahui bahwa untuk ATG pada tanki 1 harus dilakukan perawatan dengan selang waktu 145 jam, 70 jam untuk ATG pada tanki 2 dan 71 jam untuk ATG pada tanki 10 dengan nilai batas keandalan minimum adalah sebesar 70%. Untuk kegiatan perawatan berdasarkan time direction maka akan dilakukan berdasarkan periode waktu keandalan dengan jenis tindakan yang dilakukan berupa memeriksa dan membersihkan displacer, memeriksa dan membersihkan stilling well. Sedangkan untuk kategori conditional directed, maka jenis tindakan yang dilakukan berupa jenis tindakan perbaikan atau penggantian wire drum dan measuring wire.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KEMASAN DAN PRODUK AIR GALON 19 LITER DENGAN METODE SIX SIGMA PADA CV LESTARI MULTI USAHA D Tumanan; Yudha R. N. Poniran
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.539 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.117

Abstract

CV. Sukses Lestari Multi Usaha adalah Perusahaan yang bergerak dalam bidang produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).salah satu produk yang dihasilkan oleh perusahan adalah: air isi ulang (Air gallon 19 liter). Dalam memproduksi produk AMDK tersebut terdapat kendala atau masalah yang dihadapi terkait kecacatan produk. berdasarkan data yang diolah dapat dijelaskan total tingkat kecacatan produk yang terjadi pada CV Lestari Multi Usaha mencapai angka 13 % .untuk mengetahui penyebab kecacatan produk air gallon 19 liter dan meminimasi hal tersebut dibutuhkan metode pengendalian kualitas produk yang berkesinambungan. salah satu di antaranya adalah Six Sigma. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai suatu metodologi yang menyediakan alat-alat untuk peningkatan proses bisnis dengan tujuan menurunkan variasi proses dan meningkatkan kualitas produk dengan menggunakan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve dan control).Dari hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab paling potensial dalam menghasilkan produk akhir diidentifikasikan sebagai berikut: jenis cacat yang sering terjadi adalah kotor dengan jumlah cacat sebanyak 409 dengan persentase 27.1 %. Kemudian jumlah jenis cacat bocor bawah sebesar 371 dengan persentase 24.6% ,selanjutnya untuk jenis cacat bocor atas sebanyak 366 dengan persentase 24.2% serta yang terakhir adalah jenis cacat berupa volume minimum berjumlah 364 dengan persentase 24.1% 2.Dari hasil Perhitungan CV Lestari Multi Usaha memiliki tingkat sigma 4,29 dengan kemungkinan kerusakan sebesar 2626 untuk sejuta produksi .selanjutnya untuk nilai kapabilitas proses untuk data Atribut didapatkan Nilai Cp =0.874 hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan proses belum terpusat pada target. Faktor penyebab terjadinya produk cacat dalah faktor manusia ,faktor mesin,faktor metode,faktor material,dan faktor lingkungan sebagai penyebab lain yang membentuk produk akhir
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI GUDANG TUJUH PT. MULCINDO DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA DIFFERENTIAL EVOLUTION Goldsteyn M. O. Masela; N. E. Maitimu; D. B. Paillin
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.459 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.129

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk (1) Membuat layout usulan rancangan tata letak pada gudang tujuh PT. Mulcindo, (2) Meminimasi momen perpindahan jarak dan ongkos material handling.Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Layout awal tata letak fasilitas produksi gudang 7 PT. Mulcindo masih dapat dioptimalkan lagi dengan membuat layout usulan menggunakan algoritma differemtial evolution. (2) Layout usulan yang dihasilkan oleh algoritma differential evoluion yang menggunakan 3 alternatif yaitu: Alternatif 1 “ Mutation Factor 0,3 dan Crossover Rate 0,7”, Alternatif 2 “ Mutation Factor 0,7 dan Crossover Rate 0,3”, dan Alternatif 3 “ Mutation Factor 0,8 dan Crossover Rate 0,5” Dari 3 alternatif tersebut masing-masing dibuat dalam 5 kali replikasi berbeda, dengan biaya optimum dari 3 alternatif tersebut sebagai berikut. Alternatif 1 : Rp. 8.254.950,2 (Replikasi Ke-4), Alternatif 2 : Rp. 8.730.388,56 (Replikasi Ke-1) dan Alternatif 3 : Rp. 8.273.260,33 (Replikasi Ke-4) Dengan demikian ongkos material handling yang paling optimum adalah pada Alternatif 1 Replikasi ke-4 yaitu Rp. 8.254.950,2-per bulan, sehingga lebih optimum dari OMH awal yaitu Rp. 14.792.360,-per bulan, dengan persentase 55.8%.
ANALISA PERENCANAAN PERMINTAAN KERAJINAN KULIT KERANG MUTIARA DI KOTA AMBON Marcy L. Pattiapon; N. E. Maitimu
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.221 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.139

Abstract

Maluku merupakan daerah kepulauan yang kaya akan hasil alam terutama laut yang diantaranya yaitu kerang mutiara. Salah satu industri kecil yang cukup berkembang adalah industri kerajinan dari kulit kerang mutiara, kulit kerang mutiara di manfaatkan dan di olah sebagai kerajinan yang bernilai seni tinggi merupakan salah satu ciri khas dari daerah Maluku yang merupakan salah satu pilihan cinderamata yang cukup diminati oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Kerang selain dikonsumsi, kerang juga menghasilkan mutiara dan sering dibuat menjadi perhiasan seperti kalung, gelang, cincin dan hiasan dinding dan berbagai aksesoris. Terjadinya fluktuasi permintaan dari waktu ke waktu menyebabkan perlunya perencanaan persediaan dengan melakukan peramalan kebutuhan dimasa mendatang.Peramalan yang digunakan adalah Time Series Moving Average dan Single Exponential Smoothing. Hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa yang menyerap modal terbesar adalah kerangmutiara, profil, kain bludru dan kaca. Peramalan dengan Moving Average (MA) = 4 bulan mempunyai nilai error tekecil dengan hasil prakiraan peramalan adalah 57 kg. Dengan total biaya sebesar Rp. 5.156.847.779. Alternatif yang digunakan dalam perencanaan agregat adalah strategi dengan hari kerja regular tetap dan strategi lembur, yaitu selama 26 hari/bulan, dengan kapasitas produksi 39 unit produk jadi kulit kerang. Dengan total biaya adalah sebesar Rp. 243.650.000. Produk ukiran wajah dan kereta kuda merupakan produk yang harus mendapat perhatian yang sangat serius karena akan berdampak pada biaya yang tinggi. Yang memiliki volume tahunan terbesar yaitu sebesar 58.9% dari total nilai persediaan.
PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT AMPAS EMPULUR SAGU TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN IMPAK PADA KOMPOSIT BERMATRIK POLYESTER A. Y. Leiwakabessy
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.98 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.147

Abstract

Material komposit dengan filler serat alam mulai banyak di kenal dalam industry manufaktur. Material yang ramah lingkungan, mampu di daur ulang, serta mampu dihancurkan sendiri oleh alam merupakan tuntutan teknologi sekarang ini. Serat ampas empulur sagu adalah serat alam yang berasal dari limbah hasil pengolahan pohon sagu yang berlimpah di daerah Maluku dan belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini dititikberatkan untuk mendapatkan nilai maksimal variasi fraksi volume serat ampas empulur sagu terhadap nilai kekuatan bending dan kekuatan impak, sesuai dengan aplikasi yang diinginkan. Penelitian menggunakan metode Hands Lay Up, dalam pembuatan komposit serat tunggal dengan variasifraksi volume serat ampas empulur sagu 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan model RAL dan uji Tukey untuk menentukan fraksi volume (perlakuan) terbaik bagi komposit tersebut. Variable terikat dalam penelitian adalah Kekuatan Bending dan Kekuatan Impak. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa kendati terjadi kenaikan kekuatan bending dan kekuatan impak seiring penambahan fraksi volume, namun hanya fraksi volume 0,3 dan 0,4 yang secara simultan memiliki sifat Kekuatan Bending dan Kekuatan Impak yang lebih baik
STUDI PERENCANAAN SISTIM PENGATURAN SUHU UDARA KAMAR MESIN BERBASIS KOMPUTER - (ENGINE ROOM THERMAL CONTROL SYSTEM) N. Suruali; Syachril Abdul Madjid
ARIKA Vol 10 No 2 (2016): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.258 KB) | DOI: 10.30598/arika.2016.10.2.157

Abstract

KM Cakalang merupakan kapal Fery Ro – Ro milik Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Maluku, memiliki spesifikasi ukuran kamar mesin 10 x 12 m2 dan memiliki beberapa peralatan sebagai sumber tenaga yang dapat menghasilkan panas, salah satunya adalah main engine, yang memiliki peluang untuk merubah suhu kamar mesin secara linear. Sebagai sistim exhauster untuk pengkondisian udara pada kamar mesin tersebut, KM Cakalang menggunakan 2 buah fan type reversible and axial flow dengan daya masing – masing sebesar 2.2 KW dengan sistim starter manual (hand start). Untuk dapat mengoptimalkan kinerja sistim exhauster ini secara otomatis berdasarkan tingkat perubahan suhu, maka sensor thermal dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat perubahan suhu dengan led digunakan sebagai indikator serta komputer digunakan sebagai sistim visualisasi serta relay dapat digunakan sebagai pengendali switch sistim exhauster berdasarkan aksi pengontrolan terhadap batas suhu yang diijinkan (max 350C). Visualisasi komputer terhadap aksi pengontrolan suhu udara pada kamar mesin, dapat dihubungkan melalui melalui tegangan keluaran pembanding (op amp) atau melalui blok indikator pada masing – masing led yang dirangkai secara parallel dengan Parallel Port komputer. Untuk dapat membaca kerja sistim pengaturan suhu kamar mesin pada sistim komputer, maka digunakan pemograman Delphi 6.0 berbasis windows, sebagai interfacing antara user dengan computer, dimana program yang dibuat digunakan untuk membaca perubahan temperature suhu ruangan berdasarkan siklus waktu dan membaca perubahan temperature yang disimulasikan dalam bentuk bargraph dan graphline.

Page 1 of 1 | Total Record : 7