cover
Contact Name
Andi Muhammad Ikhsan
Contact Email
andimuhammad.ikhsan@umi.ac.id
Phone
+6281342502866
Journal Mail Official
losari.arsitekturjurnal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo Km.5 Kampus Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Losari : Jurnal Arsitektur, Kota dan Pemukiman
ISSN : 25024892     EISSN : 25278886     DOI : https://doi.org/10.33096/losari.v6i1
Core Subject : Engineering,
LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah jurnal yang terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus.  LOSARI Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman adalah  peer reviewed jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah mengenai arsitektur dan Rancang  Kawasan  Binaan pada lingkup ilmu arsitektur, lansekap, interior, perencanaan wilayah kota dan kawasan. 
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 Februari 2017" : 6 Documents clear
ANALISIS DESAIN AKUSTIK RUANG KELAS UNIFA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR MENGAJAR Meldawati Artayani; Noviar Nurdin Kasim
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 2 No 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.809 KB) | DOI: 10.33096/losari.v2i1.51

Abstract

Kebisingan merupakan hal yang mengganggu dalam proses belajar mengajar, pada intensitas yang lama dan tingkat tertentu dapat berbahaya bagi kesehatan. Tingkat kebisingan dari suatu lokasi yang berlebihan dapat memiliki macam dampak negatif pada orang yang sering bersinggungan langsung seperti gangguan pendengaran, kenyamanan, kurang konsentrasi dan gangguan emosi. Penelitian ini memusatkan kajian pada faktor penyusun material akustik yang mempengaruhi kebisingan dalam ruang kelas, sedangkan peningkatan kualitas proses belajar mengajar didasarkan pada kenyamanan penghuni. Tujuan utama penelitian yaitu untuk menganalisis intensitas tingkat kebisingan didalam ruang kelas belajar universitas Fajar yang disebabkan oleh pengunaan material penyusun ruangan dan membandingkan nilai yang diperoleh dengan ambang baku tingkat kebisingan berdasar KMLH Kep-48/MENLH/1996 25 November 1996, serta memberikan alternatif pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan analisis statistic sederhana yaitu mengadakan pengamatan langsung dilapangan (Ruang Kelas C 205, C 208 dan Ruang Kelas D207) dan pelaporan secara seksama, teliti, sistematis dan akurat mengenai keadaan akustik ruangan. Pengambilan data mengunakan alat sound level meter dan hasilnya rata-rata kemudian dilakukan perhitungan dan evaluasi.
OPTIMALISASI DISTRIBUSI RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KELURAHAN BANTA-BANTAENG KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Nashrah Arsyad
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 2 No 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.36 KB) | DOI: 10.33096/losari.v2i1.52

Abstract

Luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) suatu wilayah yang ideal adalah minimal 30% dari luas kawasan perkotaan. Namun dalam kenyataannya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dihampir semua kota di Indonesia rata-rata baru mencapai 10% dari luas wilayah. Ketersediaan Ruang terbuka Hijau yang terbatas dan sebaran yang tidak merata serta terkonsentrasinya ruang terbuka hijau pada titik-titik tertentu di beberapa wilayah mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan kota menjadi timpang dan cenderung semrawut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan untuk menganalisis optimalisasi distribusi Ruang Terbuka hijau menurut jenis dan fungsinya di Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar dengan mengambil lokasi studi pada Kelurahan Banta-bantaeng Kecamatan Rappocini Kota Makassar, dengan waktu penelitian mulai dari bulan Juli 2016 sampai dengan bulan April 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi ketersediaan jenis dan fungsi Ruang Terbuka Hijau sedangkan metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan kebutuhan dan distribusi ruang terbuka hijau di Kota Makassar melalui perhitungan rumus matematis sederhana dan proyeksi jumlah penduduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan ruang terbuka Hijau di Kota Makassar khususnya di Kelurahan Banta-bantaeng belum memenuhi standard kebutuhan ruang terbuka Hijau ditinjau dari luas wilayah dan jumlah penduduk. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penyebaran ruang terbuka belum terdistribusi secara optimal diantaranya karena terbatasnya ruang kosong di beberapa wilayah Kelurahan Banta-bantaeng yang disebabkan oleh padatnya permukiman penduduk
ANALISIS UKURAN JENDELA HOTEL UNTUK MEMINIMALISIR PENGUNAAN ENERGI PADA BANGUNAN Muhammad Fadly Saleh
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 2 No 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.756 KB) | DOI: 10.33096/losari.v2i1.53

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi menjadi salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Bangunan merupakan pengguna energi yang besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis ukuran jendela hotel utuk meminimalisir penggunaan energi dalam bangunan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasi dan eksperimental. Objek penelitian adalah bangunan Hotel Four Points Makassar yang berlokasi di jalan Landak Baru, Kota Makassar. Observasi terhadap fisik bangunan berupa gambar perancangan dan kondisi di lokasi proyek bangunan. Eksperimen terhadap hasil observasi dengan menganalisis beberapa ukuran jendela dengan menggunakan simulasi energi program komputer eQuest. Setelah mengubah ukuran jendela bangunan Hotel Four Points Makassar, konsumsi energi bangunan pada lantai tipikal mengalami penurunan hingga 9,59% dari konsumsi energi eksisting bangunan. Ukuran jendela yang digunakan adalah 10% dari luas dinding eksterior.
INTEGRASI TEORI RUANG TERBUKA HIJAU DAN TEORI REKREASI UNTUK ANALISA FUNGSI SOSIAL TERHADAP TAMAN KOTA DI KOTA SURAKARTA Prasetyo Febriarto
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 2 No 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.876 KB) | DOI: 10.33096/losari.v2i1.54

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi sosial dengan adanya keberadaan taman kota di Kota Surakarta. Obyek kajian ini adalah fungsi sosial di empat Taman Kota di Kota Surakarta yaitu, Taman Balekambang, Taman Tirtonadi, Taman Banjarsari dan Taman Sekartaji. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif eksploratif. Dilakukan dengan cara menganalisis fungsi sosial terhadap keberadaan taman kota. Analisa kegiatan aktivitas yang terjadi di luar dan di dalam taman kota. Penelitian dilakukan untuk mengetahui fungsi sosial yang terjadi untuk menunjukkan taman kota yang berkualitas baik dan ideal dari empat taman kota tersebut.
STUDI PENGEMBANGAN PERPARKIRAN KOTA BAUBAU Muhammad Yusri Lukman; Muhammad Zaki; Andi Muhammad ikhsan
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 2 No 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.814 KB) | DOI: 10.33096/losari.v2i1.55

Abstract

Meningkatnya pembangunan disetiap kota kususnya pusat-pusat bisnis ternyata belum mampu menyediakan lahan parkir yang mencukupi, sehingga badan jalan yang berada di sekitarnya digunakan untuk lahan parkir. Apabila badan jalan tersebut dilalui lalu lintas dalam jumlah yang cukup besar maka bisa dipastikan bahwa parkir di badan jalan akan menimbulkan permasalahan lalu lintas (kecepatan menurun dan waktu tempuh meningkat. Timbulnya permasalahan parkir di kota-kota besar mengajak masyarakat dan para akhli untuk berfikir dan betul-betul memahami sistem perparkiran. Konsep dan karakteristik parkir, analisis kebutuhan parkir, perencanaan geometrik lahan parkir, serta kebijakan parkir merupakan salah satu ide yang bias diimplementasikan untuk menangani permasalahan parkir khususnya di Kota Baubau. Penelitian ini bertujuan 1.Mengkaji kelayakan lokasi perparkiran yang terbaik, optimal dan mempunyai prospek yang baik bagi pengembangan wilayah Kota Baubau; 2.Mengkaji kelayakan sosial budaya masyarakat kaitannya dengan rencana Penentuan lokasi-lokasi perparkiran, baik skala mikro (kelayakan sosial budaya pada lokasi terpilih) maupun skala makro (kelayakan sosial budaya dikaitkan dengan Kota Baubau secara keseluruhan); 3.Mengkaji kelayakan lingkungan pada titik-titik lokasi perparkiran agar tidak terjadi degradasi lingkungan akibat adanya perencanaan lokasi parkir; 4. Mengkaji aspek ekonomi dan memperhitungkan tingkat pendapatan pada saat pengoperasian sistem perparkiran berjalan, perkiraan biaya investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan area perparkiran serta memperkirakan pengembalian investasi dengan asumsi-asumsi yang rasional dan realistis. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yakni survey sekunder dan survey primer.
STRATEGI PENGENDALIAN POLA PERGERAKAN DAN PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS KONSEP COMPACT CITY DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Andi Muhammad Akbar
LOSARI Jurnal Arsitektur, Kota dan Permukiman Vol 2 No 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.315 KB) | DOI: 10.33096/losari.v2i1.56

Abstract

Fenomena Urban Sprawl yang terjadi di Kota Makassar telah menimbulkan berbagai permasalahan, terutama di sektor transportasi salah satunya dapat dilihat melalui tingginya volume transportasi dari wilayah suburban menuju pusat Kota Makassar maupun sebaliknya, hal ini cenderung menyebabkan kemacetan dibeberapa titik di Kota Makassar. Untuk itu, sebagai alternatif utama pengimplementasian pembangunan berkelanjutan dalam sebuah kota dan sebagai solusi dari fenomena Urban Sprawl maka dicetuskanlah konsep kota kompak atau Compact City. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengkaji potensi penerapan konsep kota kompak di wilayah suburban Kota Makassar sebagai solusi permasalahan urban sprawl. Potensi penerapan ini ditinjau dari aspek kondisi wilayah suburban berdasarkan Indikator compact city, selanjutnya analisis pada aspek transportasi dengan manganalisis pola pergerakan penduduk dan kemudian menyusun strategi penataan kota dengan pendekatan konsep kota kompak (Compact City). Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu dengan menjelaskan kondisi wilayah suburban berdasarkan indikator compact city, selanjutnya menganalisis pola pergerakan penduduk dengan mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara terhadap 321 responden. Data dianalisis dengan menggunakan matriks asal tujuan (MAT), deskriptif kuantitatif, dan analisis spasial dengan peta citra satelit, kemudian menyusun strategi penataan kota dengan pendekatan konsep kota kompak dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ini dianggap telah sesuai, hal ini berdasarkan pengukuran jarak tempuh penduduk dalam radius berjalan kaki dan bersepeda, dengan menggunakan instrumen penyebaran penduduk terhadap jarak tempuh dari konsentrasi penyebaran penduduk ke pusat aktifitas dengan fasilitas campuran di dalam wilayah penelitian. Sedangkan analisis pola pergerakan penduduk di wilayah Suburban berdasarkan tujuan pergerakan, kedakatan jarak menunjukkan bahwa pola pergerakan penduduk dari Suburban ke Urban umumnya menggunakan kendaraan pribadi dengan tujuan bekerja, berbelanja, rekreasi dan kegiatan sosial, sedangkan kegiatan pendidikan umumnya dilakukan di kawasan suburban. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis sebelumnya dapat disusun beberapa strategi yang dapat mendukung pengimplementasian konsep kota dengan pendekatan konsep kota kompak (compact city).

Page 1 of 1 | Total Record : 6