cover
Contact Name
Mesran
Contact Email
mesran.skom.mkom@gmail.com
Phone
+6282161108110
Journal Mail Official
jurnal.json@gmail.com
Editorial Address
STMIK Budi Darma Jln. Sisingamangaraja No. 338 Telp 061-7875998
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON)
ISSN : -     EISSN : 2685998X     DOI : https://dx.doi.org/10.30865/json.v1i3.2092
The Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) is a journal to managed of STMIK Budi Darma, for aims to serve as a medium of information and exchange of scientific articles between practitioners and observers of science in computer. Focus and Scope Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) journal: Embedded System Microcontroller Artificial Neural Networks Decision Support System Computer System Informatics Computer Science Artificial Intelligence Expert System Information System, Management Informatics Data Mining Cryptography Model and Simulation Computer Network Computation Image Processing etc (related to informatics and computer science)
Articles 492 Documents
Optimasi Pengamanan Pesan Suara Menggunakan Vernam Cipher Berbasis Algoritma Blum Blum Shub Simanjuntak, Agnes Victoria; Eliasta Ketaren; Marline S. Paendong
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 7 No. 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v7i3.9666

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat meningkatkan kemudahan dalam pertukaran data digital, termasuk pesan suara, namun juga menimbulkan risiko keamanan seperti penyadapan dan penyalahgunaan informasi. Oleh karena itu, diperlukan metode pengamanan yang kuat dan andal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengamanan pesan suara dengan mengombinasikan algoritma Blum Blum Shub (BBS) sebagai pembangkit bilangan acak kriptografis dengan Vernam Cipher. Proses dimulai dengan perekaman suara yang dikonversi ke dalam bentuk digital, kemudian direpresentasikan dalam bentuk biner. Selanjutnya, data dienkripsi menggunakan operasi XOR dengan keystream yang dihasilkan oleh algoritma BBS. Tahap dekripsi dilakukan dengan menggunakan kunci yang sama untuk mengembalikan data ke bentuk semula. Selain itu, proses pengolahan data melibatkan transformasi sinyal menggunakan Mel-Spectrogram sebelum dikonversi ke dalam bentuk biner. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan ciphertext yang tidak dapat dikenali serta memiliki tingkat keacakan yang tinggi. Perbedaan nilai seed menghasilkan ciphertext yang berbeda meskipun menggunakan data suara yang sama, menunjukkan tingkat keamanan yang baik. Proses dekripsi berhasil mengembalikan pesan suara ke bentuk semula tanpa kehilangan informasi. Dengan demikian, kombinasi algoritma Blum Blum Shub dan Vernam Cipher terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan pengamanan pesan suara.
Analisis Perbandingan BLAKE2S dan SHA3-512 dalam Pengujian Ketahanan terhadap Serangan Bruteforce Mokolanot, Rizky Akbar; Eliasta Ketaren; Mans Lumiu Mananohas
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 7 No. 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v7i3.9667

Abstract

Perkembangan teknologi komputasi modern, seperti high-performance computing, cloud computing, dan GPU, telah meningkatkan kemampuan penyerang dalam melakukan serangan brute force terhadap sistem kriptografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketahanan dua algoritma hash modern, yaitu BLAKE2s dan SHA3-512, terhadap serangan brute force dalam konteks pengamanan data berbasis steganografi video. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian empiris dengan mengukur waktu cracking, hash rate, serta jumlah percobaan yang dibutuhkan untuk menemukan nilai hash. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SHA3-512 memiliki ketahanan yang lebih tinggi dibandingkan BLAKE2s, dengan waktu cracking sebesar 511.479 detik, sementara BLAKE2s hanya membutuhkan 216.156 detik. Perbedaan ini dipengaruhi oleh hash rate BLAKE2s yang lebih tinggi, yaitu 1.350.846 H/s, dibandingkan SHA3-512 sebesar 570.881 H/s, sehingga mempercepat proses brute force. Meskipun demikian, waktu embedding kedua algoritma relatif sama, dengan selisih yang tidak signifikan. Jumlah percobaan brute force pada kedua algoritma juga identik, yaitu 291.993.781 percobaan, yang menunjukkan bahwa perbedaan ketahanan lebih dipengaruhi oleh efisiensi komputasi daripada kompleksitas ruang pencarian. Dengan demikian, SHA3-512 direkomendasikan sebagai algoritma hash yang lebih aman untuk melindungi data rahasia terhadap serangan brute force, meskipun memiliki performa yang lebih rendah dibandingkan BLAKE2s