cover
Contact Name
JUNAIDIN
Contact Email
junaidinmuhaimin@gmail.com
Phone
+6282336472744
Journal Mail Official
ejournal.fitrah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sukun Karara, Kota Bima, NTB 646818
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan
ISSN : 20857365     EISSN : 27223027     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan (P-ISSN 2085-7365 dan E-ISSN 2722-3027) adalah jurnal ilmiah, berkenaan dengan Studi Pendidikan sebagai domain studi yang diterbitkan dua kali oleh Institute for Research and Community Service (LP2M) STIT Sunan Giri Bima.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2010)" : 14 Documents clear
URGENSI PENDIDIKAN AGAMA DALAM MENGHADAPI MASALAH ETIS DAN MORAL DI ERA GLOBAL DAN TEKHNOLOGI INFORMASI SEBUAH REFLEKSI DIRI TERHADAP PROBLEMATIKA PENDIDIKAN AGAMA Munawar, Munawar
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.306 KB)

Abstract

Globalisasi yang lahir sebagai dampak dari industrialisasi dan modernisasi, secara spesifik telah merubah tatanan kehidupan manusia, modernisasi serta berbagai implikasinya yang semula bertujuan memberikan kemudahan dalam kehidupan manusia, di satu sisi telah menggeser berbagai aspek dan nilai-nilai kultural yang dianut oleh masyarakat terutama masalah etika dan moral dalam komunikasi dan interaksi. Menilik berbagai problem modernisasi tersebut, pendidikan terutama di dalamnya pendidikan agama ditantang untuk memberikan kontribusi positif dalam mencari solusi (problem solving) dari berbagai perilaku menyimpang, kemerosotan moral, tindakan  kriminalitas sehingga dapat mengembalikan manusia pada titik sentral dari hakikat penciptaan manusia yang nyaris terkikis oleh dampak modernisasi      
PEMBELAJARAN AGAMA BERSIFAT KONKRIT : REFLEKSI PEMIKIRAN RASIONALIS-ILMIAH Syukri, Syukri
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.361 KB)

Abstract

Relasi sains dan agama Islam sudah final bahwa keduanya tidak ada pertentangan. Namun epistemologi di tingkat aplikasi hubungan sains dengan pembelajaran bersifat Islamis belum dapat diformulasikan dengan baik. Persoalannya para pemikir pendidikan dan pengajaran Islam belum sepakat bahwa pengajaran agama yang bersifat dogmatis dan rasional masih diperdebatkan. Kalangan tradisional belum sepenuhnya mampu menerima rasionalisasi dalam ranah agama, sementara kalangan modernis dinilai menerima agama secara rasional dalam ranah agama juga belum mampu merumuskan operasionalisasi pengajaran islamis rasional-ilmiah. Padahal dunia pendidikan Islam sangat mendesak membutuhkan pemikiran monumental dalam kajian teologis rasional dalam proses pengajaran agama baik tingkat menengah maupun tinggi. Desakan ini sebagai refleksi tuntutan perkembangan sains dan teknologi bersifat rasional-empiris ilmiah, bukan lagi sekedar wacana dan romatisme keunggulan sejarah masa lalu. Salah satu tawaran rasionalisasi pembelajaran agama adalah menampilkan pengajaran agama secara konkrit berupa visualisasi (animasi, gambar mati, alat peraga dan lain-lain) di tingkat pendidikan menengah dan dukungan analisis data berupa grafik, matriks, flow chart, bagan dan sebagainya di perguruan tinggi.     Kata Kunci:  Pendidikan, Pembelajaran, Islam, Konkrit,dan Sains
TEORI KONVERGENSI SEJALAN DENGAN AJARAN ISLAM Anshari, Anshari
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.197 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan yang amat penting dalam memberikan arahan kepada manusia guna membentuk karakter dan cara pandang individu dalam menjalani kehidupan. Kebahagiaan dan cara pandang manusia akan sangat bergantung pada tingkat pendidikan, sebab Pendidikan adalah menumbuhkan pikiran dan mengatur tingkah laku dan perangai manusia oleh karena itu pendidikan merupakan bekal yang paling asasi bagi manusia dalam mengemban amant Tuhan sebagai khalifah (wakil) Tuhan di muka bumi  
EVALUASI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN Ahmad Syagif, Ahmad Syagif
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.875 KB)

Abstract

Evaluasi merupakan komponen yang menjadi bagian integral dari sebuah proses pendidikan, evaluasi dilakukan guna menemukan kesesuaian antara cita dan realita bagi tercapainya tujuan pembelajaran. Urgensi evaluasi sebagai sebuah sistem menjadi pijakan bagi pendidik dalam memberikan reward and punishment bagi peserta didik, di samping itu evaluasi menjadi acuan dalam merekonstruksi strategi baru guna menentukan arah, metode maupun pendekatan pembelajaran yang bersifat obyektif, komprehensif, dan berkesinambungan.                                                                          
ISLAM DAN PENDIDIKAN MULTIKULTUR DI INDONESIA (MENGGAGAS PENDIDIKAN BER-WAWASAN KEBANGSAAN YANG EGALITER, HUMANIS, DAN INKLUSIF) Syamsun Ni?am, Syamsun Ni?am
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.973 KB)

Abstract

Indonesia dengan keragaman etnis, budaya, tradisi, kelompok-kelompok sosial, agama, dan sebagainya, di satu sisi memang telah memunculkan kekayaan dinamisitas keberagaman budaya dan peradaban positif; namun pada sisi lain, hal tersebut suatu saat bisa saja justru menjadi pemicu konflik dan perpecahan, jika tidak dikelola dan di manaj secara baik, arif, dan komprehensip. Oleh karena itu, pendidikan multikultur di Indonesia, barangkali tidak hanya didiskusikan sebatas diskursus akademis semata, namun harus menjadi sebuah tuntutan bahkan kebutuhan mendesak untuk segera diimplementasikan dalam ranah yang lebih konkrit dan luas ?antara lain pada dunia pendidikan. Pendidikan multikultur adalah reformasi dan sekaligus proses pendidikan yang menanamkan nilai-nilai dan keyakinan kepada siswa akan pentingnya mengakui keunikan identitas tiap-tiap etnis, kelompok budaya, maupun kelompok sosial lainnya.  Paling tidak ada lima cakupan pokok dalam pendidikan multikultur, yaitu: (1) Promosi untuk memperkuat keragaman budaya, (2) promosi bagi HAM dan menghargai orang lain yang berbeda, (3) promosi untuk melakukan pilihan hidup alternatif bagi setiap orang, (4) promosi perlunya keadilan sosial dan kesempatan yang sama bagi setiap orang, dan (5) promosi akan pentingnya kesamaan dan distribusi kekuasaan antar berbagai kelompok sosial. Kata Kunci: Islam-pendidikan multikultur- egaliter- humanis-inklusif
STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING STRATEGIC) Taufiqurrahman, Taufiqurrahman
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.41 KB)

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan bagian dari proses pembelajaran yang sangat berpengaruh terhadap kualitas output pendidikan, perkembangan strategi pendidikan sangat dipengaruhi oleh kebutuhan manusia terhadap metode maupun pendekatan, hal tersebut disebabkan oleh kompleksitas problem yang melingkupi dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran sejatinya tidak hanya terfokus pada transformasi ilmu pengetahuan akan tetapi lebih jauh harus mampu menyatukan persepsi antara guru dan peserta didik dengan konsep Pembelajaran Kooperatif.  Untuk menjawab berbagai kebutuhan tersebut, maka inovasi strategi pembelajaran menjadi sebuah kebutuhan yang tak terelakkan    
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SERTIFIKASI BAGI GURU DALAM JABATAN PADA GURU-GURU RA DAN MADRASAH Nurma Ahmad Sanudin, Nurma Ahmad Sanudin
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.86 KB)

Abstract

Sertifikasi merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan guru baik tingkat dasar, menengah maupun tingkat atas., Implementasi kebijakan sertifikasi tersebut ditujukan untuk peningkatan kualitas dan profesionalitas guru sebagai pendidik sehingga eksistensi guru dalam proses pembelajaran mampu memberikan kontribusi yang maksimal. Tulisan ini akan menyoroti tentang implementasi kebijakan pemerintah terkait dengan program sertifikasi terfokus pada guru-guru madrasah maupun Raudhatul Atfal di Kabupaten Bima.        
URGENSI PENDIDIKAN AGAMA DALAM MENGHADAPI MASALAH ETIS DAN MORAL DI ERA GLOBAL DAN TEKHNOLOGI INFORMASI Sebuah Refleksi diri Terhadap Problematika Pendidikan Agama Munawar Munawar
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v2i1.147

Abstract

Globalisasi yang lahir sebagai dampak dari industrialisasi dan modernisasi, secara spesifik telah merubah tatanan kehidupan manusia, modernisasi serta berbagai implikasinya yang semula bertujuan memberikan kemudahan dalam kehidupan manusia, di satu sisi telah menggeser berbagai aspek dan nilai-nilai kultural yang dianut oleh masyarakat terutama masalah etika dan moral dalam komunikasi dan interaksi. Menilik berbagai problem modernisasi tersebut, pendidikan terutama di dalamnya pendidikan agama ditantang untuk memberikan kontribusi positif dalam mencari solusi (problem solving) dari berbagai perilaku menyimpang, kemerosotan moral, tindakan kriminalitas sehingga dapat mengembalikan manusia pada titik sentral dari hakikat penciptaan manusia yang nyaris terkikis oleh dampak modernisasi
PEMBELAJARAN AGAMA BERSIFAT KONKRIT : Refleksi Pemikiran Rasionalis-Ilmiah Syukri Syukri
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v2i1.148

Abstract

Relasi sains dan agama Islam sudah final bahwa keduanya tidak ada pertentangan. Namun epistemologi di tingkat aplikasi hubungan sains dengan pembelajaran bersifat Islamis belum dapat diformulasikan dengan baik. Persoalannya para pemikir pendidikan dan pengajaran Islam belum sepakat bahwa pengajaran agama yang bersifat dogmatis dan rasional masih diperdebatkan. Kalangan tradisional belum sepenuhnya mampu menerima rasionalisasi dalam ranah agama, sementara kalangan modernis dinilai menerima agama secara rasional dalam ranah agama juga belum mampu merumuskan operasionalisasi pengajaran islamis rasional-ilmiah. Padahal dunia pendidikan Islam sangat mendesak membutuhkan pemikiran monumental dalam kajian teologis rasional dalam proses pengajaran agama baik tingkat menengah maupun tinggi. Desakan ini sebagai refleksi tuntutan perkembangan sains dan teknologi bersifat rasional-empiris ilmiah, bukan lagi sekedar wacana dan romatisme keunggulan sejarah masa lalu. Salah satu tawaran rasionalisasi pembelajaran agama adalah menampilkan pengajaran agama secara konkrit berupa visualisasi (animasi, gambar mati, alat peraga dan lain-lain) di tingkat pendidikan menengah dan dukungan analisis data berupa grafik, matriks, flow chart, bagan dan sebagainya di perguruan tinggi. Kata Kunci: Pendidikan, Pembelajaran, Islam, Konkrit,dan Sains
TEORI KONVERGENSI SEJALAN DENGAN AJARAN ISLAM Anshari Anshari
Fitrah Vol 2 No 1 (2010)
Publisher : Prodi PAI STIT Sunan Giri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47625/fitrah.v2i1.149

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan yang amat penting dalam memberikan arahan kepada manusia guna membentuk karakter dan cara pandang individu dalam menjalani kehidupan. Kebahagiaan dan cara pandang manusia akan sangat bergantung pada tingkat pendidikan, sebab Pendidikan adalah menumbuhkan pikiran dan mengatur tingkah laku dan perangai manusia oleh karena itu pendidikan merupakan bekal yang paling asasi bagi manusia dalam mengemban amant Tuhan sebagai khalifah (wakil) Tuhan di muka bumi

Page 1 of 2 | Total Record : 14