cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2sh@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2sh@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
ISSN : 25029622     EISSN : 25029630     DOI : 10.32696/kjhsd
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH" : 10 Documents clear
KONTRIBUSI PERSEPSI SISWA TERHADAP KEGIATAN MERESPON DALAM PEMBELAJARAN Rizky Andana Pohan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.991 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bervariasinya data mengenai kegiatan siswa merespon pada saatpembelajaran berlangsung di kelas. Kegiatan merespon merupakan bagian dari bidangpengembangan belajar yang menjadi salah satu fokus pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK).Persepsi siswa merupakan faktor yang diduga mempengaruhi kegiatan merespon dalampembelajaran. Dengan diketahuinya gambaran kegiatan merespon, serta faktor-faktor yang didugaberkontribusi seperti persepsi siswa, hal ini akan menjadi bagian dari analisis kebutuhan siswa (needassessment) oleh Guru BK.. Dugaan adanya keterkaitan persepsi siswa terhadap kegiatan merespondalam pembelajaran, maka perlu dilakukan penelitian. Hasil penelitian ini yang akan dijadikan needassessment dalam penyusunan program BK. Hal inilah yang menjadi dasar penelitian ini dilakukan,karena belum adanya temuan penelitian yang menunjukkan seberapa besar kontribusi persepsi siswaterhadap kegiatan merespon dalam pembelajaran serta implikasinya dalam BK.Penelitian inimerupakan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan XII SMANegeri 8 Padang yang berjumlah 480 orang, sampel berjumlah 218 orang, yang dipilih dengan teknikproportionalstratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Datadianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi sederhana. Temuan penelitian memperlihatkanbahwa: (1) persepsi siswa tentang kegiatan merespon berada pada kategori positif, (2) kegiatanmerespon dalam pembelajaran berada pada kategori tinggi, (3) terdapat kontribusi persepsi siswaterhadap kegiatan merespon sebesar 7.2% (R= 0.268, signifikansi 0.000). Implikasi hasil penelitiantersebut dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan siswa untuk pembuatan program pelayanan BK.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PKN MEMAHAMI KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE HOLISTIK DI KELAS VII-K SMP NEGERI 3 MEDAN Elida Simanjuntak
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.269 KB)

Abstract

Pembelajaran PKn selama ini masih sering menggunakan sistem pembelajaran yang konvensional,yaitu pembelajaran yang terpusat pada guru, tanpa sedikitpun memberikan kesempatan pada siswa,sehingga kadang-kadang siswa terbelenggu oleh aturan dan penggunaan strategi yang monoton danmembosankan. Yang akhirnya anak didik menjadi anak yang penakut. Dan akhirnya siswa kurangaktif takut bertanya atau menjawab. Pada proses pembelajaran disebabkan karena tingkat berfikirsiswa yang berbeda-beda. Ada yang lambat dan ada yang cepat sehingga dalam proses pembelajaranmasih didominasi oleh siswa yang pintar. Dalam hal mengingat, karena pembelajaran konvensionalsiswa hanya hapal saja, dan kurang memahami materi yang diingat. Sehingga sering lupa karenaingatan yang jangka pendek. Untuk itulah penulis mencoba melakukan perbaikan dalam halperbaikan strategi pembelajaran yaitu dengan menerapkan kombinasi model Holistik. Penelitian niuntuk mengetahui hasil belajar aktivitas siswa. Penelititian ini dilaksanakan di Kelas VII-K SMPNegeri 3 Medan dengan jumlah siswa 35 orang. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre tessebelum dilakukan tindakan diperoleh dan 35 orang siswa, 0 siswa (0%) yang memenuhi ketuntasanbelajar dan 35 siswa (100%) tidak memenuhi ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 26,57,selanjutnya pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkatkan sebanyak 73,71 (dari 37,14naik menjadi 62,86), dengan tingkat belajar siswa dari 35 orang siswa sebanyak 13 siswa (37,14%)yang memenuhi ketuntasan belajar dan 22 siswa (62,86%) tidak memenuhi ketuntasan belajar. Padasiklus 2 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 100 dengan tingkat belajar siswa dari 35orang siswa sebanyak 35 siswa (100%) yang memenuhi ketuntasan belajar Jadi dapat dikatakan padasiklus 2 ketuntasan belajar meningkat sebesar 100.
PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF BIDAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN MP- ASI DI DESA PASAR MAGA KECAMATAN LEMBAH SORIK MERAPI KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2016 Erlina Hayati, Amir Purba Asfriyati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.923 KB)

Abstract

Komunikasi persuasif salah satu metode dalam pemberian MP-ASI yang mempunyai peranan yangpenting dalam memberikan pengetahuan kepada ibu tentang MP-ASI, sehingga nantinya ibu dapatmengetahui dan bersikap untuk pemberian MP-ASI pada bayi yang berumur lebih dari 6 bulan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi persuasif bidan terhadappengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian MP-ASI di Desa Pasar Maga Kecamatan LembahSorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal 2016. Jenis penelitian adalah observasional denganmenggunakan metode pendekatan waktu crossectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 51orang. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square pada alpha 5%. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan yang signifikan antara komunikasi persuasif terhadap pengetahuanibu tentang pemberian MP-ASI dengan nilai p=0,000 dan ada hubungan yang signifikan antarakomunikasi persuasif terhadap sikap ibu tentang pemberian MP-ASI dengan nilaip=0,003.Diharapkan kepada tenaga kesehatan pasar Maga untuk meningkatkan pembinaan peranserta masyarakat di bidang kesehatan bayi khusunya memberikan komunikasi persuasif tentangkebutuhan zat gizi utama dalam pemberian MP-ASI agar masyarakat mengetahui komponen jenispemberian MP ASI pada bayi usia 6-24 bulan, dan komunikasi persuasif ini juga merupakan upayadalam meningkatkan kesehatan pelayanan preventif.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS MATERI POKOK NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DI KELAS IX-A SMP NEGERI 39 MEDAN Hamimah Lubis
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.107 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang muncul di SMP Negeri 39 Medan, yaitu setelahguru melaksanakan pembelajaran IPS padamateri Negara Maju dan Negara Berkembang guru mengetahui bahwa hasil belajar masih rendah. Hal ini tercermin dari perolehan tes hasil belajar,yaitu bahwa tidak ada siswa yang mencapai ketuntasan individual. Ini juga menunjukkan bahwabelum tercapai standar ketuntasan klasikal karena prosentase ketuntasan adalah sebesar 0%. Dalamproses pembelajaran keaktifan siswalah yang seharusnya ditingkatkan karena proses belajarbukanlah menyampaikan materi tapi bagaimana siswa dapat memperoleh informasi dengan caracaramereka sendiri maupun bimbingan guru. Selain itu dalam pembelajaran, ketertarikan siswa atau respon siswa juga sangat mempengaruhi perolehan hasil belajar. Dengan menyadari berbagai kenyataan diatas maka sebagai seorang guru professional merasa perlu untuk memperbaikipembelajaran, yaitu dengan mengadakan penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakankelas dengan meningkatkan pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX-ASMP Negeri 39 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyakdua siklus. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini bahwa penerapan metode demonstrasidapat meningkatkan ketuntasan individual siswa dan ketuntasan klasikal siswa. Penerapan StrategiBelajar Aktif Tipe Inkuiri juga dapat membuat siswa lebih aktif. Siswa merespon positif terhadappembelajaran yang menerapkan Strategi BelajarAktif Tipe Inkuiri. Strategi Belajar Aktif Tipe Inkuiridapat meningkatkan hasil belajar Negara Maju dan Negara Berkembang siswa Kelas IX-A SMPNegeri 39 Medan, yaitu, nilai rata-rata kelas pada saat pre test 55,25; siklus 1: 71,00,00; siklus 2:84,25. Strategi BelajarAktif Tipe Inkuiri dapat menciptakan suasana pembelajaran yang efektif, dan siswa aktif bekerjasama, hal ini ditunjukkan pada siklus 1: 71,00; siklus 2: 84,25.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR KONDISI GEOGRAFIS DAN PENDUDUKMATAPELAJARAN IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)DI KELAS VII-F SMP NEGERI 39 MEDAN Inayat Ainun
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.317 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaranIPS sebagai alternative tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Numbered Heads Together pada mata pelajaran IPS dengan materi pokokkondisi Geografis dan penduduk di Kelas VII-F SMP Negeri 39 Medan Tahun Ajaran 2015/2016.Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas (PTK) yang terdiri dan 2 siklus, Setiap siklus terdiri dariempat tahap yaitu perencanaan, pe]aksanaan, pengamatan serta refleksi. Teknik pengumpulan datayang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Tes yang diberikan sebanyak 10 soalberbentuk tes pilihan berganda. Soal yang diberikan 3 kali yaitu tes awal, siklus I dan siklus II.Sedangkan observasi meliputi aktifitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Subjek dalampenelitian ini adalah siswa Kelas VIII-F yang berjumlah 40 orang Tahun Ajaran 2015/2016.Penentuan kelas ini diambil berdasarkan hasil pengamatan terhadap kelas yang akan diteliti danpeneliti melihat rendahnya hasil belajar IPS siswa khususnya pada pokok bahasan kondisi Geografisdan penduduk, penyajian materi masih berfokus pada metode ceramah, kurangnya variasi metodemaupun model pembelajaran yang digunakan guru, sarana pendukung dalam pelaksanaan kegiatanpembelajaran IPS di sekolah masih kurang, siwa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran,siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran IPS, serta pembelajaran tidak memberikankesan yang bermakna bagi siswa. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre tes sebelum dilakukantindakan diperoleh dan 40 orang siswa, 0 siswa (0%) yang memenuhi ketuntasan belajar dan 40 siswa(100%) tidak memenuhi ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 61,25.selanjutnyapada siklus Idiperoleh nilai rata-ratakelas meningkatkan sebanyak 72,25, dengan tingkat belajar siswa dari 40orang siswa sebanyak 17 siswa (42,50%) yang memenuhi ketuntasan belajar dan 23 siswa (57,50%)tidak memenuhi ketuntasan belajar. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas meningkat menjadi84,50 dengan tingkat belajar siswa dari 40 orang siswa sebanyak 38 siswa (95%) yang memenuhiketuntasan belajar dan 2 siswa (5%) tidak tuntas. Jadi dapat dikatakan pada siklus II ketuntasanbelajar meningkat sebesar 85 (dari 57,5 naik menjadi 95). Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa penggunaan model pembelajaran Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajarsiswa pada pokok bahasa kondisi Geografis dan penduduk di Kelas VIII-F SMP Negeri 39 MedanTahun Ajaran 2015/2016.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PETA, ATLAS DAN GLOBE UNTUK MENDAPAT INFORMASI BENUA DAN SAMUDERA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BAGI SISWA KELAS XI-5 SMP NEGERI 30 MEDAN Hasoloan Simanullang
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.09 KB)

Abstract

Pembelajaran IPS selama ini masih sering menggunakan system pembelajaran yang konvensional,yaitu pembelajaran yang terpusat pada guru, tanpa sedikitpun memberikan kesempatan pada siswa, sehingga kadang-kadang siswa terbelenggu oleh aturan dan penggunaan strategi yang monoton danmembosankan.Yang akhirnya anak didik menjadi anak yang penakut. Dan akhirnya siswa kurang aktiftakut bertanya atau menjawab. Pada proses pembelajaran disebabkan karena tingkat berfikir siswayang berbeda-beda. Ada yang lambat dan ada yang cepat sehingga dalam proses pembelajaran masihdidominasi oleh siswa yang pintar.Dalam hal mengingat, karena pembelajaran konvensional siswahanya hapal saja, dan kurang memahami materi yang diingat. Sehingga sering lupa karena ingatanyang jangka pendek. Untuk itulah penulis mencoba melakukan perbaikan dalam hal perbaikanstrategi pembelajaran yaitu dengan menerapkan kombinasi model Jigsaw dengan Mind Map.Penelitian ni untuk mengetahui hasil belajar aktivitas siswa. Penelititian ini dilaksanakan di Kelas XI5 SMP Negeri 30 Medan dengan jumlah siswa 35 orang. Pada pretes rata-rata nilai adalah 36,57.Tingkat keaktifan siswa pada siklus I adalah 50,97%. Hasil belajar adalah 22,86%, dengan nilai ratarata 69,14. Pada siklus II mengalami peningkatan walaupun tidak terlalu tajam, tingkat keaktifanmencapai 89,82%, sedangkan hasil belajar dengan nilai rata-rata adalah 85,42. Dari kedua siklus diatas didapati adanya perubahan yang positif terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran dan hasilbelajar siswa. Dan dan respon yang diberikan siswa dapat disimpulkan bahwa pelajaran yangdilaksanakan merupakan hal Baru, merasa senang mengikuti pelajaran, mudah mengingat pelajaran,tidak perlu menghapal terlalu lama/ banyak, serta lebih bergairah.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN MATERI POKOK GLOBALISASI MELALUI PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS IX-B SMP NEGERI 39 MEDAN Nurhalima Tanjung
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.83 KB)

Abstract

Aktifnya siswa untuk mengikuti kegiatan konseling merupakan salah satu cara agar siswa bisa dapat mengenal dirinya dan mengatasi masalahnya. Penelitian tindakan kelas dilakukan pada siswaKelas IX-B SMP Negeri 39 Medan pada bulan Januari s.d Juni 2016. Tindakan yangdilakukan melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Tujuan yangdiijinkan adalah untuk mengetahui apakah Penerapan Metode Diskusi Kelompok dapatmeningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre tes sebelumdilakukan tindakan diperoleh dan 40 orang siswa, 0 siswa (0%) yang memenuhi ketuntasanbelajar dan 40 siswa (100%) tidak memenuhi ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata60,5,selanjutnyapada siklus 1 diperoleh nilai rata-ratakelas meningkatkan sebanyak 70 (dari32,5 naik menjadi 67,5), dengan tingkat belajar siswa dari 40 orang siswa sebanyak 13 siswa(32,5%) yang memenuhi ketuntasan belajar dan 27 siswa (67,5%) tidak memenuhi ketuntasanbelajar. Pada siklus 2 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 84,75 dengan tingkatbelajar siswa dari 40 orang siswa sebanyak 40 siswa (84,75%) yang memenuhi ketuntasanbelajar Jadi dapat dikatakan pada siklus 2 ketuntasan belajar meningkat sebesar 84,75.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MEMAHAMI KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE HOLISTIK DI KELAS VII-1 SMP NEGERI 30 MEDAN Manimbul Siregar
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.881 KB)

Abstract

Pembelajaran PKn selama ini masih sering menggunakan sistem pembelajaran yang konvensional,yaitu pembelajaran yang terpusat pada guru, tanpa sedikitpun memberikan kesempatan pada siswa,sehingga kadang-kadang siswa terbelenggu oleh aturan dan penggunaan strategi yang monoton danmembosankan. Yang akhirnya anak didik menjadi anak yang penakut. Dan akhirnya siswa kurangaktif takut bertanya atau menjawab. Pada proses pembelajaran disebabkan karena tingkat berfikirsiswa yang berbeda-beda. Ada yang lambat dan ada yang cepat sehingga dalam proses pembelajaranmasih didominasi oleh siswa yang pintar. Dalam hal mengingat, karena pembelajaran konvensionalsiswa hanya hapal saja, dan kurang memahami materi yang diingat. Sehingga sering lupa karenaingatan yang jangka pendek. Untuk itulah penulis mencoba melakukan perbaikan dalam halperbaikan strategi pembelajaran yaitu dengan menerapkan kombinasi model Holistik. Penelitian niuntuk mengetahui hasil belajar aktivitas siswa. Penelititian ini dilaksanakan di Kelas VII-1 SMPNegeri 30 Medan dengan jumlah siswa 39 orang. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre tessebelum dilakukan tindakan diperoleh dan 39 orang siswa, 0 siswa (0%) yang memenuhi ketuntasanbelajar dan 39 siswa (100%) tidak memenuhi ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 40,25,selanjutnya pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkatkan sebanyak 61,11 (dari 33,33naik menjadi 66,67), dengan tingkat belajar siswa dari 39 orang siswa sebanyak 13 siswa (33,33%)yang memenuhi ketuntasan belajar dan 26 siswa (66,67%) tidak memenuhi ketuntasan belajar. Padasiklus 2 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 100 dengan tingkat belajar siswa dari 39orang siswa sebanyak 39 siswa (100%) yang memenuhi ketuntasan belajar Jadi dapat dikatakan padasiklus 2 ketuntasan belajar meningkat sebesar 100.
TEORI DURANTI DALAM TRADISI MENGKET RUMAH MBARU PADA MASYARAKAT KARO Alemina Br Perangin-angin, Robert Sibarani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.31 KB)

Abstract

Bahasa dan budaya memiliki ikatan yang kuat, bahasa adalah bagian yang tak terpisah dari budaya,dan budaya diwakilkan melalui bahasa. Linguistik antropologi merupakan bagian dari linguistik yangberhubungan dengan budaya dan orang yang terlibat di dalam budaya itu. Menurut Duranti,linguistik anthropologi mempelajari bahasa dan budaya dengan secara simultan dengan proporsiyang seimbang. Dia menyatakan bahwa Linguistik antropologi memiliki tiga bidang, yaitu;perfomansi, indeksikalitas dan partisipasi. Mengket rumah mbaru adalah salah satu tradisi padamasyarakat Karo. Tradisi mengket rumah mbarumerupakan upacara sukacita sebagai ekspresikesuksesan seseorang dapatmendirikan rumah. Pelaksanan tradisi mengket rumahrumah mbaru adatiga tingkatan yang berbeda berdasarkan pada ukuran pesta yaitu ; Kerja singuda, sumalin jabu,miser-miser jabu, (pesta kecil), Kerja sintengah, mengkah-mengkah-dapur, mengket-dapur, Pindahdapur (pesta menengah), Kerja Sintua, ngerencit, ertukam (pesta besar). Setelah melakukanpenelitian, perfomansi, indeks dan partisipasi dapat ditemukan pada tradisi Mengket rumah mbaru
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN RELIGIUSITAS DENGAN DISIPLIN SISWA MADRASAH ALIYAH SWASTA LAB IKIP AL WASHLIYAH MEDAN TAHUN AJARAN 2013-2014 Enny Fitria
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.104 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui : 1). Hubungan antara konsep diri dengankedisiplinan siswa, 2). Hubungan antara religiusitas dengan kedisiplinan siswa, 3). Hubunganantara konsep diri dan religiusitas secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah MAS Lab IKIPAl Washliyah Medan siswa kelas X dan XI sebanyak 60 siswa. Dan 60 siswa yang dikategorikansebagai pelaku disiplin dijadikan sampel pada penelitian ini. Untuk sekedar ancang–ancang makaapabila subjeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua, sehingga penelitiannya merupakanpenelitian populasi, selanjutnya jika jumlah subjeknya besar dapat diambil antara 10 – 15 % atau20 – 25 % atau lebih, tergantung dari kemampuan peneliti dilihat dari segi waktu, tenaga dandana serta sempit luasnya wilayah pengamatan dari setiap subjek dan besar kecilnya resiko yangditanggung oleh peneliti”. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk variabelkonsep diri, religiusitas dan kedisiplinan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisiskorelasi dan regresi ganda, dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji linieritas.Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan : 1). Ada hubungan yang signifikan antarakonsep diri dengan disiplinan siswa MAS Lab IKIP Al Washliyah ( r hitung > r table atau 0,925 >0,254 pada taraf signifikansi 0,05 ) sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya. 2).Ada hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan disiplinan siswa MAS Lab IKIP AlWashliyah Medan Medan ( r hitung > r table atau 0,475 > 0,254 pada taraf signifikansi 0,05 )sehingga hipotesis yang dikemukakan teruji kebenarannya. 3). Ada hubungan yang signifikanantara konsep diri dan religiusitas dengan ( r hitung > r table = 0,932 > 0,254. Model hubunganantara X1 dan X2 dengan Y adalah Y = 29.438+0.615X1 +0.152X. Model ini signifikan secarastatistic.

Page 1 of 1 | Total Record : 10