cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2sh@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2sh@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
ISSN : 25029622     EISSN : 25029630     DOI : 10.32696/kjhsd
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 213 Documents
MODEL PENCEGAHAN KEJAHATAN NARKOTIKA BERBASIS KAMPUS BAGI MAHASISWA UNTUK PENCEGAHAN NARKOTIKA DI SUMATERA UTARA Nelvitia Purba, Iwan Setyawan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 1 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.701 KB)

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika merupakan bahaya yang dapat menghambat kemajuan bangsaIndonesia dalam melaksanakan pembangunan di setiap sektor kehidupan. Dimana kita ketahuibahwa Indonesia pada dekade 70-an belum lagi menjadi daerah yang menggiurkan bagipemasaran narkotika. Pada saat itu, negeri ini hanya merupakan wilayah transit bagi barangbarang haram yang akan dikirim ke Australia atau ke Negara Asia Pasifik lainnya. Namun duadasa warsa kemudian, Indonesia sudah menjadi pasar yang menggiurkan bagi para pengedarnarkotika.Bahkan disebut-sebut menjadi produsen barang yang bisa membuat perasaan melayanglayang itu. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah yang berkaitan dengan narkotika adalahbahwa Sumatera Utara menempati ranking ketiga setelah DKI Jakarta dan Kalimantan Timurdalam tingkat pemakai narkoba. Dalam melakukan penelitian dapat berangkat adanya potensiatau masalah.Masalah yang dikemukakan adalah penyimpangan yang terjadi dari adanya“Kejahatan Narkoba” yang dapat dipandang sebagai masalah nasional.Masalah ini dapat di atasisehingga akan ditemukan suatu model, pola atau sistem pencegahan yang terpadu yang efektifyang dapat digunakan untuk mengatasi masalah kejahatan Narkoba di Indonesia khususnya dilingkungan kampus.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN PELATIHAN TERHADAP KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA BADAN PENANAMAN MODAL PEMERINTAH KOTA MEDAN Anggia Sari Lubis, Sari Wulandari
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 1 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.496 KB)

Abstract

Badan Penanaman Modal Pemerintah Kota Medansebagai sebuah badan pemerintah yang terusmendukung kemajuan industry kreatif Kota Medan dituntut untuk memiliki pegawai dengankompetensi tinggi. Konteks pemberdayaan sumber daya manusia agar menghasilkan pegawai yangprofesional dengan kompetensi tinggi, diperlukan adanya kecerdasan emosional yang dimiliki olehsetiap pegawai. Kecerdasan emosionanl sangat berpengaruh terhadap kompetensi seorangpegawai. kebutuhan akan pegawai negeri sipil yang memiliki kompetensi mutlak diperlukan.Pentingnya kompetensi sumber daya manusia bagi badan penanaman modal menuntut organisasiuntuk menghilangkan ketidaksesuaian kompetensi dengan jabatan. Alternatif solusi yang dapatditempuh adalah dengan melaksanakan program pelatihan yang diberikan sesuai dengan bidangtugas dan kompetensi yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan sehingga kompetensipegawai dapat meningkat. Penelitian ini membahas tentang pengaruh kecerdasan emosional danpelatihan terhadap kompetensi pegawai negeri sipil pada badan penanaman modal pemerintahKota Medan. Untuk menjawab permasalahan ini digunakan teknik analisis regresi berganda yangmemberikan gambaran secara deskriptif dari analisis hasil pengolahan data. Penelitian inimenghasilkan jawaban-jawaban atas permasalahan diatas. Untuk mendukung hasil Penelitian,data penelitian yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan alat statistik program SPSS21 . for windows.
INFORMASI GEOLOGI LINGKUNGAN BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKATSEBAGAI KAWASAN GEOWISATA DANAU TOBA DI KABUPATEN SAMOSIR Muzambiq, , M. Abduh, Sobirin, Rolas Nainggolan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 1 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.234 KB)

Abstract

Geologi lingkungan adalah interaksi antara manusia dengan lingkungan geologis. Lingkungangeologis terdiri dari unsur-unsur fisik bumi (batuan, sedimen, tanah dan fluida) dan unsurpermukaan bumi, bentang alam dan proses-proses yang mempengaruhinyatermasuk di dalamnyasejarah kebumian.Geowisata (geotourism)merupakan pariwisata minat khusus denganmemanfaatkan seluruh potensi sumber daya alam, sehingga diperlukan peningkatan pengayaanwawasan dan pemahaman proses fenomena fisik alam. Contoh objek geowisata adalah gunungberapi, danau, air panas, pantai,sungai, dan lain-lain.yang di dalamnya tentu saja memilikiaspek dalam bidang pendidikan sebagai pengetahuan geodeverity keragaman warisan bumiyang perlu dilestarikan. Peran dan partisipasi masyarakat tentu tidak kalah pentingnyadalam pengelolaan kawasan sebagai geowisata. Adanya aktifitas pariwisata dalam kegiatangeowisata yang dijalankan oleh masyarakat adalahmenjadikan komponen penting dalamkeberhasilan pengelolaan wilayah suatu daerah dengan kata lain merupakan kuncikeberhasilan pengembangan wilayah dan pengelolaan geowisata yaitudengan adanya perandan partisipasi pendidikan dan masyarakat lokal yang aktif dan paham akan pengertiangeowisata itu sendiri, permasalahannya masih ada sebagian masyarakat yang belumsepenuhnyapaham akan pengertian geologi dan masih minimnya pengetahuan dan wawasanmasyarakat akan keunikan dan sejarah geologinya menuju pengembangan geowisata.Penelitian yang telah dilakukanberisifat kualitatif dan diskriptif lapangan, yang menjadisubjek dari penelitian ini adalah masyarakat pendidikan dan masyarakat lokal, hasilperjalanan yang telah dilakukan tim dosen dan mahasiswa geologi itm telah terinventarisirberkisar 40 situs situs geolgi yang terdapat disekirar kawasan Danau Toba. Hasil sosialisasi,dan kuisner yang diberikan serta komunikasi dengan masyarakat Desa Cinta Damai,Kecamatan Simanindo dan masyarakat pendidikan di SMA N 1berkiasr 175responden,memberikan hasil yang cukup signifikanterhadap pengetahuan dan wawasan yang diberikandalam rangka perlunya pelestarian objek geologi dan geowisata sebagai pariwisata yangmemanfaatkan seluruh aspek geologi berkelanjutan.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDROPONIK MEREK PAPAMAMA FARM Nomi Noviani, Sri Wahyuni
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 1 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.932 KB)

Abstract

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Identifikasi internal perusahaan menghasilkankekuatan perusahaan meliputi sistem budidaya yang lebih murah, lokasi di tiga tempatyang memiliki potensi perluasan usaha, sudah lama berpengalaman, jenis sayuran lebihberagam, kemasan menarik, sayuran bebas pestisida, merek sudah lama di pasar, sertabrosur yang menarik. Sedangkan kelemahannya adalah produksi tidak stabil, skalaproduksi belum ekonomis, kualitass sayur tidak konsisten, sistem penentuan haga, sistempengiriman, pemilihan pasar sasaran tidak fokus, serta strategi promosi tidak konsisten.Faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang bagi PapaMama Farm adalahkharakteristik konsumen, permintaan masih tinggi, sistem budidaya pesaing lebih mahal,tingkat kesulitan memasuki pasar bagi pesaing baru, peningkatan pendapatan dan tingkatpendidikan masyarakat, kelas sosial masyarakat yang semakin beragam, dan peningkatanteknologi. Ancaman yang dihadapi saat ini adalah tingkat kesetiaan konsumen, pelayananpengecer, tekanan produk subtitusi, strategi harga dan strategi distribusi pesaing, danresiko alam. Ancaman masa mendatang selain yang ada saat ini juga meliputi tingkatkemampuan mengikuti kemajuan teknologi, strategi pesaing yang lebih agresif, sertapendatang baru dengan tingkat efisiensi yang lebih tinggi. PapaMama Farm kurang jelasdalam strategi segmentasi, akibatnya adalah kurang fokus dalam memilih pasar sasaranutama yang hendak dilayani. Kondisi ini berakibat kurang efektifnya strategi bauranpemasaran yang dijalankan.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus Pada PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (Persero) Kantor Pusat Medan) Julianto Hutasuhut
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 1 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.074 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh kompetensi terhadap kinerjakaryawan pada PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (Persero) Kantor Pusat Medan.Berdasarkan tingkat penjelasannya penelitian ini digolongkan kepada penelitian assosiatif denganpengukuran kuantitatif berdasarkan pendekatan ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia.Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruhkaryawan golongan III dan IV yang bertugas di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) KantorPusat Medan yang berjumlah 159 orang. Sampel penelitian ditetapkan 123 orang setelah didikurangi sampel uji validitas yang berjumlah 36 orang. Dengan demikian teknik pengambilansampel penelitian adalah sampel jenuh. Teknik analisis data yang dipergunakan adalah analisaregresi ganda dan analisa korelasi. Untuk membuktikan hipotesis digunakan uji t dan uji R yangsebelumnya disertai dengan pengujian asumsi klasik. Analisa regresi membuktikan kompetensiberpengaruh positif dan secara langsung terhadap kinerja karyawan. Untuk memprediksi besarnyatingkat kinerja karyawan penelitian ini menghasilkan sebuah persamaan regresi yaitu : KinerjaKaryawan = 20,563 + (0,735 x kompetensi). Analisa korelasi menunjukkan kompetensi mempunyaitingkat hubungan yang erat dengan kinerja karyawan yaitu sebesar 0.663 atau 66.3%.
KONTRIBUSI PERSEPSI SISWA TERHADAP KEGIATAN MERESPON DALAM PEMBELAJARAN Rizky Andana Pohan
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.991 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bervariasinya data mengenai kegiatan siswa merespon pada saatpembelajaran berlangsung di kelas. Kegiatan merespon merupakan bagian dari bidangpengembangan belajar yang menjadi salah satu fokus pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK).Persepsi siswa merupakan faktor yang diduga mempengaruhi kegiatan merespon dalampembelajaran. Dengan diketahuinya gambaran kegiatan merespon, serta faktor-faktor yang didugaberkontribusi seperti persepsi siswa, hal ini akan menjadi bagian dari analisis kebutuhan siswa (needassessment) oleh Guru BK.. Dugaan adanya keterkaitan persepsi siswa terhadap kegiatan merespondalam pembelajaran, maka perlu dilakukan penelitian. Hasil penelitian ini yang akan dijadikan needassessment dalam penyusunan program BK. Hal inilah yang menjadi dasar penelitian ini dilakukan,karena belum adanya temuan penelitian yang menunjukkan seberapa besar kontribusi persepsi siswaterhadap kegiatan merespon dalam pembelajaran serta implikasinya dalam BK.Penelitian inimerupakan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI dan XII SMANegeri 8 Padang yang berjumlah 480 orang, sampel berjumlah 218 orang, yang dipilih dengan teknikproportionalstratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Datadianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi sederhana. Temuan penelitian memperlihatkanbahwa: (1) persepsi siswa tentang kegiatan merespon berada pada kategori positif, (2) kegiatanmerespon dalam pembelajaran berada pada kategori tinggi, (3) terdapat kontribusi persepsi siswaterhadap kegiatan merespon sebesar 7.2% (R= 0.268, signifikansi 0.000). Implikasi hasil penelitiantersebut dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan siswa untuk pembuatan program pelayanan BK.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PKN MEMAHAMI KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE HOLISTIK DI KELAS VII-K SMP NEGERI 3 MEDAN Elida Simanjuntak
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.269 KB)

Abstract

Pembelajaran PKn selama ini masih sering menggunakan sistem pembelajaran yang konvensional,yaitu pembelajaran yang terpusat pada guru, tanpa sedikitpun memberikan kesempatan pada siswa,sehingga kadang-kadang siswa terbelenggu oleh aturan dan penggunaan strategi yang monoton danmembosankan. Yang akhirnya anak didik menjadi anak yang penakut. Dan akhirnya siswa kurangaktif takut bertanya atau menjawab. Pada proses pembelajaran disebabkan karena tingkat berfikirsiswa yang berbeda-beda. Ada yang lambat dan ada yang cepat sehingga dalam proses pembelajaranmasih didominasi oleh siswa yang pintar. Dalam hal mengingat, karena pembelajaran konvensionalsiswa hanya hapal saja, dan kurang memahami materi yang diingat. Sehingga sering lupa karenaingatan yang jangka pendek. Untuk itulah penulis mencoba melakukan perbaikan dalam halperbaikan strategi pembelajaran yaitu dengan menerapkan kombinasi model Holistik. Penelitian niuntuk mengetahui hasil belajar aktivitas siswa. Penelititian ini dilaksanakan di Kelas VII-K SMPNegeri 3 Medan dengan jumlah siswa 35 orang. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre tessebelum dilakukan tindakan diperoleh dan 35 orang siswa, 0 siswa (0%) yang memenuhi ketuntasanbelajar dan 35 siswa (100%) tidak memenuhi ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 26,57,selanjutnya pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkatkan sebanyak 73,71 (dari 37,14naik menjadi 62,86), dengan tingkat belajar siswa dari 35 orang siswa sebanyak 13 siswa (37,14%)yang memenuhi ketuntasan belajar dan 22 siswa (62,86%) tidak memenuhi ketuntasan belajar. Padasiklus 2 diperoleh nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 100 dengan tingkat belajar siswa dari 35orang siswa sebanyak 35 siswa (100%) yang memenuhi ketuntasan belajar Jadi dapat dikatakan padasiklus 2 ketuntasan belajar meningkat sebesar 100.
PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF BIDAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PEMBERIAN MP- ASI DI DESA PASAR MAGA KECAMATAN LEMBAH SORIK MERAPI KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2016 Erlina Hayati, Amir Purba Asfriyati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.923 KB)

Abstract

Komunikasi persuasif salah satu metode dalam pemberian MP-ASI yang mempunyai peranan yangpenting dalam memberikan pengetahuan kepada ibu tentang MP-ASI, sehingga nantinya ibu dapatmengetahui dan bersikap untuk pemberian MP-ASI pada bayi yang berumur lebih dari 6 bulan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi persuasif bidan terhadappengetahuan dan sikap ibu tentang pemberian MP-ASI di Desa Pasar Maga Kecamatan LembahSorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal 2016. Jenis penelitian adalah observasional denganmenggunakan metode pendekatan waktu crossectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 51orang. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square pada alpha 5%. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan yang signifikan antara komunikasi persuasif terhadap pengetahuanibu tentang pemberian MP-ASI dengan nilai p=0,000 dan ada hubungan yang signifikan antarakomunikasi persuasif terhadap sikap ibu tentang pemberian MP-ASI dengan nilaip=0,003.Diharapkan kepada tenaga kesehatan pasar Maga untuk meningkatkan pembinaan peranserta masyarakat di bidang kesehatan bayi khusunya memberikan komunikasi persuasif tentangkebutuhan zat gizi utama dalam pemberian MP-ASI agar masyarakat mengetahui komponen jenispemberian MP ASI pada bayi usia 6-24 bulan, dan komunikasi persuasif ini juga merupakan upayadalam meningkatkan kesehatan pelayanan preventif.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS MATERI POKOK NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DI KELAS IX-A SMP NEGERI 39 MEDAN Hamimah Lubis
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.107 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang muncul di SMP Negeri 39 Medan, yaitu setelahguru melaksanakan pembelajaran IPS padamateri Negara Maju dan Negara Berkembang guru mengetahui bahwa hasil belajar masih rendah. Hal ini tercermin dari perolehan tes hasil belajar,yaitu bahwa tidak ada siswa yang mencapai ketuntasan individual. Ini juga menunjukkan bahwabelum tercapai standar ketuntasan klasikal karena prosentase ketuntasan adalah sebesar 0%. Dalamproses pembelajaran keaktifan siswalah yang seharusnya ditingkatkan karena proses belajarbukanlah menyampaikan materi tapi bagaimana siswa dapat memperoleh informasi dengan caracaramereka sendiri maupun bimbingan guru. Selain itu dalam pembelajaran, ketertarikan siswa atau respon siswa juga sangat mempengaruhi perolehan hasil belajar. Dengan menyadari berbagai kenyataan diatas maka sebagai seorang guru professional merasa perlu untuk memperbaikipembelajaran, yaitu dengan mengadakan penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakankelas dengan meningkatkan pembelajaran IPS untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX-ASMP Negeri 39 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyakdua siklus. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini bahwa penerapan metode demonstrasidapat meningkatkan ketuntasan individual siswa dan ketuntasan klasikal siswa. Penerapan StrategiBelajar Aktif Tipe Inkuiri juga dapat membuat siswa lebih aktif. Siswa merespon positif terhadappembelajaran yang menerapkan Strategi BelajarAktif Tipe Inkuiri. Strategi Belajar Aktif Tipe Inkuiridapat meningkatkan hasil belajar Negara Maju dan Negara Berkembang siswa Kelas IX-A SMPNegeri 39 Medan, yaitu, nilai rata-rata kelas pada saat pre test 55,25; siklus 1: 71,00,00; siklus 2:84,25. Strategi BelajarAktif Tipe Inkuiri dapat menciptakan suasana pembelajaran yang efektif, dan siswa aktif bekerjasama, hal ini ditunjukkan pada siklus 1: 71,00; siklus 2: 84,25.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR KONDISI GEOGRAFIS DAN PENDUDUKMATAPELAJARAN IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT)DI KELAS VII-F SMP NEGERI 39 MEDAN Inayat Ainun
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 1 No. 2 (2016): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.317 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa khususnya pada mata pelajaranIPS sebagai alternative tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Numbered Heads Together pada mata pelajaran IPS dengan materi pokokkondisi Geografis dan penduduk di Kelas VII-F SMP Negeri 39 Medan Tahun Ajaran 2015/2016.Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas (PTK) yang terdiri dan 2 siklus, Setiap siklus terdiri dariempat tahap yaitu perencanaan, pe]aksanaan, pengamatan serta refleksi. Teknik pengumpulan datayang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Tes yang diberikan sebanyak 10 soalberbentuk tes pilihan berganda. Soal yang diberikan 3 kali yaitu tes awal, siklus I dan siklus II.Sedangkan observasi meliputi aktifitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Subjek dalampenelitian ini adalah siswa Kelas VIII-F yang berjumlah 40 orang Tahun Ajaran 2015/2016.Penentuan kelas ini diambil berdasarkan hasil pengamatan terhadap kelas yang akan diteliti danpeneliti melihat rendahnya hasil belajar IPS siswa khususnya pada pokok bahasan kondisi Geografisdan penduduk, penyajian materi masih berfokus pada metode ceramah, kurangnya variasi metodemaupun model pembelajaran yang digunakan guru, sarana pendukung dalam pelaksanaan kegiatanpembelajaran IPS di sekolah masih kurang, siwa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran,siswa kurang bersemangat dalam mengikuti pelajaran IPS, serta pembelajaran tidak memberikankesan yang bermakna bagi siswa. Hasil penelitian menunjukan pada saat pre tes sebelum dilakukantindakan diperoleh dan 40 orang siswa, 0 siswa (0%) yang memenuhi ketuntasan belajar dan 40 siswa(100%) tidak memenuhi ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 61,25.selanjutnyapada siklus Idiperoleh nilai rata-ratakelas meningkatkan sebanyak 72,25, dengan tingkat belajar siswa dari 40orang siswa sebanyak 17 siswa (42,50%) yang memenuhi ketuntasan belajar dan 23 siswa (57,50%)tidak memenuhi ketuntasan belajar. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas meningkat menjadi84,50 dengan tingkat belajar siswa dari 40 orang siswa sebanyak 38 siswa (95%) yang memenuhiketuntasan belajar dan 2 siswa (5%) tidak tuntas. Jadi dapat dikatakan pada siklus II ketuntasanbelajar meningkat sebesar 85 (dari 57,5 naik menjadi 95). Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa penggunaan model pembelajaran Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajarsiswa pada pokok bahasa kondisi Geografis dan penduduk di Kelas VIII-F SMP Negeri 39 MedanTahun Ajaran 2015/2016.

Page 1 of 22 | Total Record : 213