cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jp2sh@umnaw.ac.id
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jp2sh@umnaw.ac.id
Editorial Address
Editor's Address: Abdul Rahman Syihab Campus First Floor Jl. Garu II No. 52 LP2M Secretariat UMN Al Washliyah
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA
ISSN : 25029622     EISSN : 25029630     DOI : 10.32696/kjhsd
urnal Penelitian Pendidikan Sosial Humaniora (JP2SH) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP2SH adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP2SH akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP2SH mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikanilmu Sosial; pendidikan sosial; sosiologi; kewarganegaraan; politik; ekonomi; sejarah; hukum; budaya dan masyarakat; multikulturalisme; dan bidang terkait lainnya. Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JISH menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH" : 9 Documents clear
PENGARUH GAYA KOMUNIKASI PENYIAR RADIO SAI 100 FM LAMPUNG TERHADAP MINAT DENGAR PROGRAM CERITA CINTA Nanang Trenggono, Reza Afif Kurniansyah, A Firman Ashaf,
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.2646

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengukur besar pengaruh gaya komunikasi penyiar radio SAI 100 FM Lampung terhadap minat dengar program Cerita Cinta. Bayu Nitin Pratiwi (2017) menyebutkan bahwa gaya komunikasi berperan penting dan bermanfaat karena akan memperlancar proses komunikasi dan menciptakan hubungan yang harmonis. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pendengar program Cerita Cinta radio SAI 100 FM Lampung dengan kategori yang ditentukan berdasarkan tujuan penelitian atau yang disebut dengan purposive sampling dan dianalisis melalui regresi linier sederhana dibantu program IBM SPSS versi 20.0. Berdasarkan hasil pencarian melalui SPSS 20.0 didapat nilai koefisien korelasi sebesar sebesar 0,323. Nilai tersebut diartikan bahwa gaya komunikasi penyiar radio SAI 100 FM Lampung memberi pengaruh terhadap minat dengar program Cerita Cinta dengan persentase sebesar 32,3%. Sedangkan 67,7% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PREKARIAT INTELEKTUAL: FENOMENA PREKARIAT TENAGA AKADEMIK DI UNIVERSITAS Purba, Ririn
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.3396

Abstract

Di era neoliberal, precariat intelektual semakin marak terjadi. Tulisan ini mencoba melihat apa yang membuat para tenaga akademik ini menjadi kaum precariat, dan bagaimana cara menavigasikan kerentanan yang mereka miliki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan seperti apa sebenarnya kehidupan yang harus dijalani oleh para precariat pekerja akademik. Data dalam tulisan ini berasal dari temuan awal lapangan studi etnografi, dan didasarkan pada teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan wawancara sambil lalu. Untuk menjaga keamanan peneliti dan informan, penelitian ini menggunakan anonimitas ganda. Hasil temuan menunjukkan bahwa jenis SK yang dimiliki oleh para tenaga akademik sangat berpengaruh terhadap klaim akses mereka. Selain itu, gaji yang didapatkan juga rendah, dan fluktuatif sehingga berpengaruh terhadap kesejahteraan mereka. Cara bernavigasi dalam kehidupan pekerjaan dilakukan dengan side hustle. Institusi dan kebijakan dapat membantu mereka agar keluar dari kelas precariat, namun kedua hal tersebut juga dapat menjadi penyebab status precariat intelektual yang mereka jalani.
ANALISIS KETERKAITAN TINGKAT PENDIDIKAN PEREMPUAN DALAM TRADISI SINAMOT BATAK TOBA DI KECAMATAN SIDIKALANG KABUPATEN DAIRI Novita Lastaruli Sinaga, Sudirman,
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.3701

Abstract

This research aims to analyze the relationship between women's education levels in the sinamot Batak Toba tradition in Environment IX, Jalan Batukapur, Sidikalang Village, Dairi Regency. This research uses qualitative methods. The subjects in this study were 3 people consisting of 1 traditional figure (raja parhata) and 2 parents who had children at different levels of education. Data collection uses interview, observation and documentation techniques. The research results show that there is a relationship between the level of women's education and the sinamot values received in the sinamot tradition. Women's education is seen as a form of family investment that reflects values such as insight, responsibility and mental readiness to build a household. This affects expectations regarding the number of cinamot received. The higher a woman's education level, the greater the family's expectations of the value of the sinamot.
RASIONALITAS MAHASISWA DALAM MENGGUNAKAN HAK PILIH PADA PEMILIHAN UMUM 2024 Muhammad Anasruloh, Maria Argatha Sri W H
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.3733

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan rasionalitas mahasiswa Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung dalam Pemilu tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif deskriptif dengan persentase. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 15% responden dari populasinya yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi yang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 yang berjumlah 348. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teori tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik kuantitatif deskriptif dengan persentase. hasil penelitian menunjukkan tentang rasionalitas mahasiswa dalam memilih calon pemimpin, ditemukan bahwa rasionalitas instrumental dan nilai menjadi pertimbangan utama. Sebagian besar responden (40,4%) memilih berdasarkan manfaat langsung dari program kerja calon pemimpin, sementara 53,8% menilai kesesuaian program dengan nilai dan prinsip yang dianut.
HUBUNGAN ORIENTASI NILAI BUDAYA, MOTIVASI DAN KETERBATASAN DALAM MENCAPAI TUJUAN AKADEMIS Daniel Harapan Parlindungan Simanjuntak, Raykonen Shumacher,
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.3800

Abstract

Artikel ini membahas tentang keterbaruan dan metode kuantitatif dalam meneliti terkait hubungan orientasi nilai budaya, motivasi, dan keterbatasan dalam mencapai tujuan akademis. Pembahsan tersebut dimaksudkan untuk menjawab keraguan terhadap penggunaan metode kuantitatif dalam ilmu Antropologi. Permasalahan sosial budaya tidak dapat dipandang sepele karena masah yang muncul di tengah masyarakat dapat menjadi bencana sosial bagi masyarakat baik secara mikro maupun makro. Orientasi nilai budaya menjadi salah satu topik yang terkait dengan permasalahan sosial budaya. Dengan memahami orientasi nilai budaya peneliti permasalahan sosial budaya dapat kenali dan dikaji. Antropologi sebagai salah satu ilmu memiliki metode yang digunakan untuk mengkaji berbagai permasalahan. Adanya keraguan peneliti di luar ilmu antropologi dan bahkan di dalam antropologi itu sendiri terkait metode yang dapat digunakan dalam berbagai kajian meskipun sudah ada berbagai publikasi yang memberikan contoh penggunakan metode dalam penelitian antropologi. Peneliti melakukan Analisa terhadap bibliografi dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti buku, artikel dan sumber-sumber yang relevan dan valid. Peneliti menggunakan Publish or Perish. Artikel dan sumber yang ditemukan kemudian dinilai dengan menggunakan bantuan vos viewer versi 1.6.19 dan pada akhirnya diinterpretasi dan disimpulkan. Hasil menunjukkan bahwa hubungan orientasi nilai budaya, motivasi, dan keterbatasan dalam mencapai tujuan akademis dapat dikaji dengan menggunakan kuantitatif.
KETIDAKSETARAAN GENDER DALAM PENDIDIKAN DI MADRASAH Ali Abdurroziq, Tutuk Ningsih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.3831

Abstract

Ketidaksetaraan gender dalam pendidikan di madrasah merupakan isu yang kompleks dan memengaruhi kualitas serta kesempatan belajar bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender yang terjadi di lingkungan madrasah, baik dari segi kebijakan, kurikulum, peran guru, maupun interaksi antara siswa laki-laki dan perempuan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman serta persepsi dari para siswa, guru, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun madrasah secara formal mendukung kesetaraan pendidikan, terdapat hambatan-hambatan terselubung yang memengaruhi partisipasi dan perkembangan siswa perempuan. Faktor-faktor seperti stereotip gender, pembagian peran domestik, serta ekspektasi sosial turut memperkuat ketidaksetaraan tersebut. Studi ini menyimpulkan perlunya reformasi kebijakan dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender di madrasah, agar pendidikan dapat menjadi lebih inklusif dan adil bagi semua siswa, tanpa memandang jenis kelamin.Kata kunci: ketidaksetaraan gender, pendidikan, madrasah, kebijakan, stereotip gender.
PERUBAHAN PARADIGMA INTERAKSI SOSIAL GENERASI Z DALAM KONTEKS GLOBALISASI Homang Ropu, Muh. Homsur; Syukur, Muhammad
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.3860

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ; 1) dampak media sosial terhadap pembentukan identitas sosial di Generasi Z, 2) Transormasi nilai-nilai sosial dalam era globalisasi, dan 3) tantangan mental dan emosional dalam interaksi sosial generasi Z. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur, pendekatan ini di pilih untuk mengevaluasi, mengidentifikasi dan mensintesis penelitian yang relevan terkait paradigma interaksi sosial di generasi Z dalam konteks globalisasi, data dikumpulkan dari beberapa artikel ilmiah yang dipublikasikan di database seperti Googke scholer, scopus, dan springer. Fokus utama dalam penelitian ini merupakan literatur yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Dampak Media Sosial terhadap Pembentukan Identitas Sosial Generasi Z, yaitu ; a) media sosial memfasilitasi eksplorasi dan tekanan sosial seperti standar kecantikan, validasi sosial, dan perbandingan diri; b) tekanan yang diberikan mempengaruhi Kesehatan mental seperti kecemasan sosial dan isolasi emosional; 2) transformasi nilai-nilai dalam era globalisasi, yaitu ; 1) Generasi Z memanfaatkan media sebagai pembentukkan identitas sosial melalui Self-Presentasion; 2) generasi Z lebih focus pada individualism dan nilai-nilai global dibandingkan budaya lokal; 3) tantangan mental dan emosional dalam intraksi sosial generasi Z, yaitu ; 1) hilangnya keterkaitan pada budaya lokal; 2) ketergantungan pada media sosial.
IMPLEMENTASI NILAI-NILA PANCASILA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SMP IT HAFIZHAN AL IRSYAD Nezifa Qhayummi Zahra, Auliya Rusmayanti, Irma Noviana, Mawaddah Rahmah, Nur Azizah Br Marbun, Rafaz
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.4234

Abstract

Bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis penerapan nilai-nilai.Pancasila dalam upaya pencegahan perundungan di SMP IT Hafizhan Al Irsyad. Fokus utama adalah untuk mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam aktivitas sehari-hari di sekolah dan pengaruhnya terhadap sikap siswa. Adapun metode penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan siswa, guru, dan staf sekolah, serta observasi kegiatan ekstrakurikuler dan kelas yang menerapkan nilai-nilai Pancasila.Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengekstrak tema dan pola yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai pancasila dalam konteks pencegahan perundungan. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila, seperti semangat kebersamaan, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap perbedaan, sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif. Siswa yang terlibat dalam kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila menunjukkan peningkatan empati dan toleransi, yang berdampak pada penurunan kasus perundungan. Selain itu, keterlibatan aktif guru dalam membimbing dan memberikan contoh juga berkontribusi pada efektivitas pencegahan perundungan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program yang lebih intensif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum dan kegiatan sekolah agar dapat lebih efektif dalam mencegah perundungan. Kata Kunci: Nilai-Nilai Pancasila, pencegahan, perundungan.
PENDIDIK, ORIENTASI DAN CRITICAL THINKING: PERGESERAN PARADIGMA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN BARU DI ERA AI Ahmad Dini; Sutikno, Sutikno; Yanti Amalia Afifah; Neng Wina Shalehah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 10 No. 1 (2025): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v10i1.4597

Abstract

Era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memicu perubahan mendasar dalam paradigma pendidikan, menuntut pendidik untuk mengadaptasi pendekatan mereka dalam membangun keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa. Artikel ini menganalisis pergeseran peran pendidik dari sekadar penyampai pengetahuan menjadi fasilitator yang membimbing siswa dalam menghadapi kompleksitas era informasi berbasis AI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa institusi pendidikan yang telah mengintegrasikan teknologi AI dalam kurikulum. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidik perlu mengembangkan strategi pengajaran berbasis kolaborasi, literasi teknologi, dan analisis kritis untuk membekali siswa dengan kemampuan menghadapi tantangan global. Namun, tantangan seperti ketimpangan akses teknologi, kesiapan pedagogis, dan ancaman terhadap nilai-nilai humanis dalam pendidikan masih menjadi kendala yang harus diatasi. Artikel ini merekomendasikan langkah strategis, termasuk pelatihan pendidik, pengembangan kurikulum berbasis integrasi AI, dan pendekatan yang seimbang antara teknologi dan nilai humanis. Temuan ini relevan dalam upaya menciptakan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9