Journal of Midwifery
The Journal of Midwifery is a peer reviewed free open access Faculty of Health Studies, Universitas Dehasen Bengkulu, Bengkulu, Indonesia. Midwifery publishes the latest peer reviewed international research to inform the safety, quality, outcomes and experiences of pregnancy, birth and maternity care for childbearing women, their babies and families. The journals publications support midwives and maternity care providers to explore and develop their knowledge, skills and attitudes informed by best available evidence. Midwifery provides an international, interdisciplinary forum for the publication, dissemination and discussion of advances in evidence, controversies and current research, and promotes continuing education through publication of systematic and other scholarly reviews and updates. Midwifery articles cover the cultural, clinical, psycho social, sociological, epidemiological, education, managerial, workforce, organizational and technological areas of practice in preconception, maternal and infant care, maternity services and other health systems. This professional journal provides a venue for the publication of research relevant to midwifery and reproductive health practice by specialists and researchers in various disciplines including midwifery, reproductive health, maternal and child health, obstetrics and gynecology, sexual health promotion, womens health and nursing. It publishes quantitative and qualitative original articles, review articles, short communications, case reports and letters to the editor in a broad range of clinical and interdisciplinary topics including sexual and reproductive health, maternal and child health, safe pregnancy and normal childbirth, adolescent health, family planning, menopause, screening of gynecological cancers, infertility holistic care, womens mental health, psychosocial and ethical aspects of womens health, counseling and educational interventions in reproductive health and midwifery, womens empowerment and reproductive rights. The journal welcomes the highest quality scholarly research that employs rigorous methodology. Midwifery is a leading international journal in midwifery and maternal health and employs a double blind peer review process.
Articles
2 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10 No 1 (2022)"
:
2 Documents
clear
EFFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI (FINGER HOLD) TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERIPADA PASIEN 6 JAM POSTOPERASI SECTIO CAESARIA DI RSUD DR KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN TAHUN 2020
ENDAH WIJAYANTI;
RIEZKY FURRY TS;
SUPRIYADI B
Journal Of Midwifery Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perlukaan yang disebabkan oleh pembedahan sering menimbulkan nyeri pada pasien 6 jam post section caes area. Salah satu teknik non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi genggam jari (Finger Hold). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas teknik relaksasi genggam jari (Finger Hold) terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caes area di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balik papan. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperiment one group pre test and post test design, Populasi adalah data rekam medis ibu post sectio caes area di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan periode Januari-Oktober 2019 sebanyak 318 orang. Sampel menggunakan Probability Sampling yang diambil secara Purposive Sampling, Pengumpulan data menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS).Uji statistik menggunakan Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar dari responden mengalami nyeri sedang sebelum dilakukan teknik relaksasi genggam jari yaitu sebanyak 21 responden (65,6%). Setelah dilakukan teknik relaksasi genggam jari berubah menjadi sebagian besar responden mengalami nyeri ringan yaitu sebanyak 19 responden (59,4%).p value = 0,000 ≤ α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi teknik relaksasi genggam jari pada pasien 6 jam post sectiocaesarea. di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
PENGARUH MASSAGE EFFLEURAGE DAN BIRTHING BALL TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I DI PMB MUADDAH KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN
NURHIDAYATI NURHIDAYATI;
ERNI HIDAYATI;
SITI SALEHA
Journal Of Midwifery Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Penanganan nyeri dalam persalinan merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh pemberi asuhan kesehatan saat memberikan pertolongan persalinan. Banyak cara yang dapat digunakan dalam menangani rasa nyeri saat persalinan, antara lain dengan tindakan farmakologis dan tindakan non farmakologis. Penanganan nyeri dengan tindakan farmakologis dilakukan dengan pemberian obat-obatan. Walaupun obat-obatan lebih efektif dalam mengurangi nyeri tetapi mempunyai efek samping yang kurang baik untuk ibu maupun janin. Metode non farmakologis dapat memberikan efek relaksasi kepada pasien dan dapat membantu meringankan ketegangan otot dan emosi serta mengurangi nyeri persalinan. Metode nonfarmakologi yang sering dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah pijat atau Massage Efflurage dan Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan tingkat nyeri persalinan kala I pada kelompok yang diberikan massage effleurage dengan kelompok yang diberikan Birthing Ball Jenis Penelitian: Jenis penelitian berdasarkan Quasi experiment dengan rancangan Nonequivalent control grup design. Data tidak berdistribusi dengan normal sehingga digunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Populasi adalah seluruh ibu bersalin primipara di PMB Muaddah, S.SiT, Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen sebanyak 34 orang. Dimana untuk kelompok intervensi yang diberikan massage Effleurage sebanyak 17 orang, dan untuk kelompok control yang diberikan Birting Ball sebanyak 17 orang Hasil Penelitian : ada pengaruh pemberian massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I (P value 0,000). ada pengaruh pemberian Birthing Ball terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I (P value 0,000). Hasil uji Mann Whitney didapatkan p value 0,563 (p > 0,05) dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara Massage effleurage dan Birthing Ball. Kesimpulan : Tidak Ada Perbedaan Pengaruh Penggunaan Massage Effleurage dan Birthing Ball Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I di PMB Muaddah, Kabupaten Bireuen.