Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran
JURNAL PEDAGOGI DAN PEMBELAJARAN aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles
18 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 1 (2019): April"
:
18 Documents
clear
Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Produktif dalam Melaksanakan Pembelajaran Membatik pada Program Keahlian Desain dan Produksi Kria Tekstil melalui Pembinaan Kompetensi Profesional
I Gst Ngurah Made Umbara
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17601
Berdasarkan dari hasil pengamatan pada tahap awal yang dilakukan Peneliti menunjukkan bahwa, (1) Perencanaan yang dilakukan guru dalam pembelajaran batik adalah mempersiapkan perangkat pembelajaran, yaitu silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Komponen dalam silabus yaitu: Standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Sedangkan komponen dalam RPP yaitu: Tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, strategi dan metode pembelajaran, media dan sumber pembelajaran, dan penilaian hasil belajar belum tersedia sesuai dengan kelengkapannya. (2) Proses pembelajaran batik pada pertemuan pertama diawali dengan persepsi kemudian guru menjelaskan tentang pengertian batik tulis klasik dan jenis-jenis ragam hias. Pertemuan kedua, penugasan kepada peserta didik untuk membuat jenis ragam hias dan desain karya batik. Pertemuan ketiga, guru menjelaskan prosedur dalam pembuatan karya batik tulis sesuai urutan langkah kerja belum terlaksana secara sistematis. Melihat kondisi demikian Penedliti berupaya melakukan perbaikan-perbaikan melalui Penelitian Tindakan Sekolah dengan menerapkan pembinaan Kompetensi Profesional bagi guru Produktif. Karena dengan cara ini diyakini dapat meningkatkan kinerja guru produktif pada tingkat yang lebih baik dan sistematis. Penelitian Tindakan Sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru produktif dalam melaksanakan pembelajaran membatik. Kegiatan Penelitian dilakukan di SMK Negeri 2 Sukawati pada bulan Juli tahun 2017 dengan objek guru produktif sebanyak 15 orang Pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan secara kolaboratif dengan partisipatif pelaksanaannya selama 2 siklus penelitian. Data hasil penelitian yang telah dikumpulkan melalui penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru produktif dalam melaksanakan pembelajaran membatik bagi siswa Program Keahlian Desain dan Produksi Kria Tekstil. Berdasarkan data yang diperoleh dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembinaan Kompetensi Profesional dapat meningkatkan kinerja guru produktif dalam melaksanakan pembelajaran membatik di SMK Negeri 2 Sukawati program keahlian desain dan produksi kria Tekstil tahun pelajaran 2017/2018. Kata Kunci: Peningkatan Kinerja Guru Produktif, Pembinaan Kompetensi Profesional
Peningkatan Motivasi Belajar pada Pembelajaran Housekeeping melalui Layanan Konseling Kelompok
Putu Mariathi
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17602
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yaitu: 1) apakah pembelajaran dengan layanan Bimbingan dan Konseling kelompok berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa ? dan 2) Seberapa besar peningkatan hasil belajar yang dicapai siswa setelah dilaksanakannya layanan Bimbingan dan Konseling secara kelompok ?. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran dengan Layanan Bimbingan Dan Konseling kelompok terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran housekeeping dan 2) Untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan siswa terhadap mata pelajaran housekeeping setelah diterapkannya Layanan Bimbingan dan Konseling secara kelompok. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: Rancangan, (Planning), Pelaksanaan Kegiatan dan pengamatan (Acting), Observasi (Observing) dan Refleksi / Tindakan (reflecting). Adapun hasil yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data yaitu: observasi, tes dokumentasi dan wawancara, dijadikan acuan dalam menulis laporan penelitian Tindakan Kelas ini adalah: pada siklus I peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 79,8 dan ketuntasan belajar mencapai 83,33 % sedangkan pada siklus II peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 83,53 dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Kesimpulan dari Penelitian ini adalah dengan penerapan layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran housekeeping bagi siswa kelas X Semester Satu Program Keahlian Akomudasi Perhotelan SMK Negeri 2 Sukawati tahun pelajaran 2016/2017 terbukti berhasil dengan baik”. Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, Pelajaran Houskeeping, Layanan Konseling Kelompok
Peningkatan Kemampuan Guru Normatif dan Adaptif dalam Menyusun Program Pembelajaran melalui Pelaksanaan In House Training
I Wayan Sunita
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17603
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru Normatif dan Adaptif dalam menyusun Program Pembelajaran melalui pelaksanaan In House Training di SMK Negeri 1 Mas Ubud. Dari hasil pengamatan yang Peneliti lakukan terdapat data dan informasi bahwa dokumen program pembelajaran pada mata pelajaran Normatif dan Adaptif belum tersusun secara lengkap oleh guru sehingga menyulitkan bagi guru dalam mengadministrasikan dokumen pembelajaran dengan baik. Jika dilakukan pengecekan terhadap dokumen program pembelajaran rata-rata guru belum mempunyai dokumen pembelajaran secara lengkap. Berdasarkan kondisi tersebut Peneliti berupaya melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kemampuan guru dalam menyusun dokumen program pembelajaran melalui pelaksanaan In House Training di sekolah. Karena dengan cara ini diyakini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun program pembelajaran dengan lebih baik dan sistematis. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan di SMK Negeri 1 Mas Ubud pada bulan Juli tahun 2006 dengan obyek guru Normatif dan Guru Adaptif sebanyak 15 Orang dan pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan secara kolaboratif dengan partisipatif pelaksanaannya selama 2 siklus penelitian. Data hasil penelitian yang telah dikumpulkan melalui penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Program Pembelajaran pada mata pelajaran Normatif dan Adaptif, setelah dilakukan In House Training di Sekolah secara terprogram. Berdasarkan data yang diperoleh dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan In House Training dapat meningkatkan kemampuan guru Normatif dan Adaptif dalam menyusun Program Pembelajaran di SMK Negeri 1 mas Ubud tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: Peningkatan Kemampuan Guru Normatif dan Adaptif, In House Training
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X AP1 Pada Pelajaran PPKn
Nyoman Kertia
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17604
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PPKn siswa kelas X AP1 SMK Negeri 1 Sukasada semester genap tahun pelajaran 2017/2018 dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Role playing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas X AP1 SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018 semester genap yang berjumlah 30 orang. Data dianalisis menggunakan kuantitaif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan terjadi peningkatan hasil belajar PPKn siswa siklus 1 dengan materi “Wawasan Nusantara dalam konteks Negara kesatuan Republik Indonesia” pada siklus I dengan rata-rata sebesar 74,8 yang termasuk ke dalam kategori kurang, sedangkan ketuntasan klasikal sebesar 30 %. Sedangkan pada materi yang sama siklus II rata-rata PPKn siswa sebesar 85,81 yang termasuk klasifikasi baik, dan ketuntasan klasikal sebesar 100% dari 30 siswa. Dari analisis data di atas model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar PPKn, Model Pembelajaran Kooperatif tipe Role Playing
Meningkatkan Perilaku Prososial melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Teknik Permainan (Games) pada Anak Asrama Sion Salatiga
Lilis Yuliani;
Yari Dwikurnaningsih;
Setyorini .
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17605
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, bertujuan untuk mengetahui signifikansi peningkatan perilaku prososial melalui layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik permainan (games) pada anak Asrama Sion Salatiga. Subjek penelitian adalah 11 anak yang mempunyai perilaku prososial rendah dan sangat rendah. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok yang diambil secara random dan masuk dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Yang masing-masing kelompok terdiri dari 6 anak masuk dalam kelompok eksperimen dan 5 anak masuk dalam kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan adalah skala perilaku prososial yang diadaptasi oleh (Dayakisni. 2009), berdasarkan teori Einsberg & Mussen. Analisis data untuk menguji perbedaan perilaku prososial menggunakan analisis Mann Whitney. Dari hasil analisis data setelah post test, diperoleh p = 0,035 < 0,050 dengan hasil mean rank post test kelompok eksperimen sebesar 7,92 dan mean rank post test kelompok kontrol sebesar 3,70. Selisih mean rank post test antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol sebesar 4,22. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok secara signifikan dapat meningkatkan perilaku prososial anak asrama Sion Salatiga. Kata Kunci: Perilaku Prososial, Bimbingan Kelompok, Permainan (games)
Metode Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Kompetensi Teknik Pemesinan Bubut
Budi Hartono;
Hartanto Sunardi;
Hari Karyono
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17606
Proses pembelajaran kompetensi teknik pemesinan bubut terdapat permasalahan yakni rendahnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran yang disampaikan guru. Hal tersebut disebabkan karena metode pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi, kurang menarik, dan kurang mengajarkan kegiatan pembelajaran praktik yang baik dan benar. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa maka peneliti berkotmimen untuk memperbaiki metode mengajar dalam proses pembalajaran siswa. Salah satu metode pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa adalah pembelajaran kooperatif model jigsaw. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Terdapat satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah (1) lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran, (2) lembar observasi aktivitas siswa, (3) angket respon siswa dan (4) tes hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif dan analisis data statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Metode pembelajaran kooperatif model jigsaw efektif untuk mengajarkan kompetensi teknik pemesinan bubut di kelas XI SMK Negeri 1 Pungging. Hal ini karena syarat-syarat keefektifan pembelajaran kooperatif model jigsaw telah terpenuhi, yaitu : a) Ketuntasan belajar secara klasikal tercapai, yaitu sebesar 87%, b) Kemampuan guru mengelola pembelajaran efektif, c) Aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran efektif, dan d) Respon siswa terhadap pembelajaran positif. (2) Prestasi belajar siswa dengan metode pembelajaran kooperatif model jigsaw lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar siswa dengan model pembelajaran konvensional untuk kompetensi teknik pemesinan bubut di kelas XI SMK Negeri 1 Pungging. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data statistik inferensial.
Meningkatkan Hasil Belajar Kimia dengan Materi Pokok Kimia Unsur Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Kimia dengan Materi Pokok Kimia Unsur Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning
Gusti Ayu Suarsani
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17607
Tujuan utama dalam penelitian ini yaitu: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar KIMIA melalui bagi siswa kelas XII MIPA A4 SMA Negeri 1 Ubud. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tindakan (action research) atau siklus sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: Rancangan, (Planning), Pelaksanaan Kegiatan dan pengamatan (Acting), Observasi (Observing), dan Refleksi/Tindakan (reflecting). Hasil yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data yaitu: observasi, tes dokumentasi dan wawancara, dijadikan acuan dalam menulis laporan penelitian Tindakan Kelas ini. Adapun hasil Penelitian yang diperoleh adalah: 1) hasil belajar Kimia siklus I adalah 77,63 dan 2) hasil belajar Kimia siklus II adalah 79,6. Berdasarkan data penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran problem based learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar kimia bagi siswa kelas XII MIPA A4 SMA Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2016/2017 dengan baik. Kata Kunci : Model Problem Bsed Learning, Hasil Belajar Kimia, Kimia Unsur
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Division) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Desain Grafis Vektor
I Putu Suarbawa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17608
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Desain gravis vektor pada siswa kelas X DKV SMK Negeri 1 Sukasada Semester Ganjil tahun pelajaran 2017/2018 dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas X DKV SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 28 orang. Data dianalisis menggunakan kuantitaif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Terjadi peningkatan hasil belajar Desain gravis vektor siswa pada siklus I dengan rata-rata sebesar 78,7 yang termasuk ke dalam kategori kurang, dengan sedangkan ketuntasan klasikal sebesar 35,7 %. Sedangkan pada siklus II rata-rata Desain gravis vektor siswa sebesar 89,6 yang termasuk klasifikasi baik, dan ketuntasan klasikal sebesar 100% dari 28 siswa. Dari analisis data di atas model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Desain gravis vektor siswa. Kata Kunci: Hasil belajar Desain gravis vektor, model pembelajaran kooperatif tipe STAD
Penerapan Metode Belajar Part and Whole untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjaskes Materi Senam Lantai (Lompat Kangkang)
I Ketut Jiwa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17611
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Penjasorkes dengan materi Senam Lantai (Lompat Kangkang) pada siswa kelas X AK 1 Semester Satu SMK Negeri 1 Mas Ubud. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Pariwisata pada tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 30 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan yang di dalamnya terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, serta refleksi. Data mengenai hasil belajar siswa dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan asesmen gerak senam lantai, Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penerapan metoda belajar Part and Whole dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah: 1) hasil siklus I dengan nilai rata-rata 76,26, dengan ketuntasan belajar mencapai 83,33%, dan 2) hasil siklus II dengan nilai rata-rata 81,66, dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Dengan demikian maka pada siklus II tidak ada siswa yang belum tuntas dan penerapan metode belajar Part and Whole terbukti keberhasilannya. Kata Kunci : Metode belajar Part and Whole, Hasil Belajar, Senam lantai Lompat Kangkang
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Simulasi Digital
Komang Adia
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v2i1.17612
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SMK Negeri 1 Sukasada pada mata pelajaran simulasi digital melalui implementasi model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation. Jenis penelitian ini adalah tergolong penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa Kelas X MM2 SMK Negeri 1 Sukasadayang berjumlah 36 siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil belajarsiswa pada mata pelajaran simulasi digital siklus I sebesar 61,11% (aspek kognitif), 83,33% (aspek afektif), dan 80,56% (aspek psikomotorik)yang tergolong cukup baik serta di siklus II sebesar 86,11% berada dalam kategori baik (aspek kognitif), kategori baik (aspek afektif), dan kategori baik (aspek psikomotorik), mengalami peningkatan antara siklus I ke siklus II secara klasikal sebesar 25%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran simulasi digitalmeningkat melalui implementasi model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada siswa kelas X MM2 SMK Negeri 1 Sukasada tahun pelajaran 2018/2019. Disarankan kepada guru simulasi digital agar mengimplementasikan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran simulasi digital.