cover
Contact Name
Kartianom
Contact Email
kartianom@gmail.com
Phone
+6285242704085
Journal Mail Official
jurnalannisa45@gmail.com
Editorial Address
Jl. HOS. Cokroaminoto No. 9, Watampone, 92731, Indonesia
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
An Nisa'
Core Subject : Social,
An Nisa is a scientific journal for disseminating results of conceptual research or studies on gender and child, is published two times (June and December) a year. An Nisa is managed by the Institute for Research and Community Service (LPPM) at Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone. The publications through An Nisa include results of research or conceptual studies about gender, women, and child that have never been published elsewhere. The An Nisa is intended for experts, academics, practitioners, state administrators, and NGOs. The aim of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics in the fields ofgender and child.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
PENERAPAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISME DALAM PEMBELAJARAN (STUDI PADA ANAK) A. Mustika Abidin
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v14i1.3315

Abstract

This article discusses the application of behaviorism learning theory in learning (studies in children) through the literature review method. In behaviorism learning theory has a basic concept that learning is an interaction between stimulus (stimulus) and response (response). This theory prioritizes measurement, because measurement is an important thing to see whether or not there is a change in behavior in children. The application of this theory requires teachers to identify learning objectives, conduct learning analysis, identify early characteristics and abilities of children, determine indicators of learning success, develop teaching materials, develop learning strategies to be used, observe stimuli that might be given to children such as exercises or assignments, observing and analyzing student responses, providing reinforcement, both positive and negative reinforcement, and finally revising learning activitiesArtikel ini membahas mengenai penerapan teori belajar behaviorisme dalam pembelajaran (studi pada anak) melalui metode tinjauan literatur. Dalam teori belajar behaviorisme memiliki konsep dasar bahwa belajar merupakan interaksi antara rangsangan (stimulus) dan tanggapan (respon). Teori ini mengutamakan pengukuran, sebab pengukuran merupakan suatu hal penting untuk melihat terjadi tidaknya perubahan tingkah laku pada anak. Penerapan teori ini menuntut guru agar mengindentifikasi tujuan pembelajaran, melakukan analisis pembelajaran, mengidentifikasi karakteristik dan kemampuan awal anak, menentukan indikator keberhasilan belajar, mengembangkan bahan ajar, mengembangkan strategi pembelajaran yang akan digunakan, mengamati stimulus yang mungkin bisa diberikan kepada anak seperti latihan atau tugas, mengamati dan menganalisis respon pembelajar, memberikan penguatan (reinforcement) baik penguatan positif maupun negatif, dan terakhir merevisi kegiatan pembelajaran.
FAKTOR EKSTERNAL PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK Sirwanti Sirwanti; Nurfaidah Nurfaidah
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v14i1.3316

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melihat faktor eksternal penyebab kesulitan belajar matematikapada pembelajaran matematika kelas VIII di SMP Negeri 3 Ajangale. Subjek penelitian ini adalah enam orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ajangale yang memperoleh nilai ulangan untuk materi statistika di bawah kriteria ketuntasan minimal. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai faktor eksternal penyebab kesulitan belajar siswa diperoleh dari hasil pengisian angket dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tiga faktor eksternal penyebab kesulitan belajar matematika yang akan diteliti adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan teman sebaya. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persentase untuk lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya berturut-turut sebesar 30%, 56,67%, dan 46,67%. Perbandingan persentase ketiga faktor eksternal menempatkan lingkungan keluarga jadi faktor yang sangat berpengaruh menyebabkan kesulitan belajar matematika. Kurangnya perhatian anggota keluarga dan tak terciptanya situasi belajar yang kondusif di rumah jadi alasan lingkungan keluarga jadi faktor paling berpengaruh penyebab kesulitan belajar matematika.  Upaya yang dilakukan untuk mengatasi itu adalah membangun komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan keluarga untuk memantau perkembangan akademik siswa. Perspektif orang tua bahwa perkembangan siswa jadi sepenuhnya tanggung jawab sekolah adalah perspektif keliru yang sudah harus diubah.
KESETARAAN GENDER DI BIDANG PENDIDIKAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SULAWESI SELATAN Hasnidar Yuslin; Ahmad Irfan
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v15i1.3545

Abstract

Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu ukuran dalam pembangunan manusia yang dicapai oleh suatu daerah. Penentu dalam pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah modal mausia. Penelitian ini menggunakan metode analisis data bersifat panel yang terdiri dari 24 kabupaten kota di provinsi Sulawesi Selatan dengan interval dari tahun 2016-2020. Hasil pengujian ditemukan bahwa model yang terbaik dalam penelitian ini adalah model FEM. Ditemukan bahwa kesetaraan gender di bidang pendidikan yang diukur oleh varibel rata-rata lama sekolah perempuan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan sebesar 0,32 persen dan variabel harapan lama sekolah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan sebesar 0,11 persen.Economic growth is one measure of human development achieved in a region. One of the determinants of economic growth is human capital. This study used a panel data analysis method consisting of 24 districts in the province of South Sulawesi with intervals from 2016-2020. The  results found that the best model in this study is the FEM approach. It was found that gender equality in the field of education as measured by the variable average length of schooling for women was able to encourage economic growth in South Sulawesi by 0.32 percent and the variable the expectation of years of schooling was able to encourage economic growth in South Sulawesi by 0.11 percent.
PERAN KELUARGA DALAM PENDAMPINGAN PROSES PEMBELAJARAN ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 Raodahtul Jannah; Nur Rahmah Sari; Namla Elfa Syarianti; Della Fadhilatunnisa
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v15i1.3546

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan dampak yang cukup besar di Negara Indonesia khususnya di sektor pendidikan. Kebijakan social distancing yang dianggap sebagai solusi yang tepat untuk pencegahan penyebaran covid-19 ini mengubah sistem pembelajaran tatap muka menjadi sistem pembelajaran daring. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran keluarga dalam pendampingan proses pembelajaran anak pada masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang diberikan secara online melalui google form kepada 15 orang tua siswa Sekolah Dasar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua siswa belum bisa melakukan pendampingan pembelajaran anak di rumah secara maksimal. Orang tua siswa kesulitan dalam melaksanakan perannya sebagai pendidik bagi anaknya selayaknya seorang guru di sekolah.The Covid-19 pandemic has had a significant impact on Indonesia, especially the education sector. The social distancing policy, which is considered the right solution to prevent the spread of Covid-19, has changed the face to face learning system into an online learning system. This study was conducted to find out how the role of families in assisting children’s learning prosesses during the covid-19 pandemic. The research method used by the author in this research is descriptive qualitative research. The research data was obtained using a questionnaire given online via google form to 15 parents of elementary school students. The result showed that parents of students have not been able to optimally assist children’s learning at home. Parents of students find it difficult to carry out their role as educators for their children like a teacher at school.
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN SELF-ESTEEM ANAK Baharuddin Baharuddin
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v15i1.3544

Abstract

Rendahnya self-esteem anak pada zaman sekarang  ini, anak remaja generasi Z yang mulai aktif di dunia perkembangan IT membuat orang tua menjadi hati-hati dalam melihat tumbuh kembang serta peningkatan anaknya apalagi setelah pada masa pandemic covid-19, anak selalu berada di rumah jarang berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah dan di lingkungannya. Penelitian ini membahas tentang perang orangtua dalam meningkatkan self-esteem anak dari segi perkembangannya, faktor-faktor yang mempengaruhi, pengembangan self-esteem anak, serta peran ortu dalam mengembangkan harga diri anak dan perananan orang tua dalam peningkatan self-esteem anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pendekatan library research dan juga membanding beberapa penelitian terdahulu dari hasil penelitian tersebut memberikan suatu deskriptif terhadap penelitian yang sebelumnya sehingga menghasilkan suatu pembaharuan penelitian dari Peran orang tua dalam meningkatkan self-esteem anak. Harga diri menyangkut  perasaan bangga kepada anak sebagai hasil dari belajar mengerjakan sesuatu yang sesuai atas usaha sendiri. Di mana   seorang anak menghadapi suatu masalah serta menyelesaikan segala masalahnya dengan sendirinya merupakan suatu bukti meningkatnya rasa percaya diri anak tersebut yang akan menghasilkan evaluasi diri, serta serangkaian tujuan untuk diri Anak itu sendiri yang akan meningkatkan harga Anda pada akhirnya. Ada beberapa peran orangtua dalam meningkatkan self-esteem anak antara lain: Pertama, Tindakan anak yang diberikan oleh orangtua dapat mendorong untuk mendapatkan kebutuhanna sendiri, sehingga dapat meningkatkan perasaan mengenai siapa dirinya sendiri. Anak diperbolehkan untuk mengekspresikan pendapatnya sehingga anak dapat menghargai dirinya sendiri sebagai pribadi yang memiliki suatu arti. Kedua, Me time bagi anak sangatlah penting, jadi orangtua perlu memberi suatu kesempatan bagi anaknya jika anak tersebut membutuhkannya. Ketiga, rasa percaya diri anak tertuang dari segala prestasi yang diperolehnya yang menunjukkan bahwa anak dapat berdiri sendiri dan bangga akan dirinya sendiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 5