Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR EKSTERNAL PENYEBAB KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA ANAK Sirwanti Sirwanti; Nurfaidah Nurfaidah
AN-NISA : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/annisa.v14i1.3316

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk melihat faktor eksternal penyebab kesulitan belajar matematikapada pembelajaran matematika kelas VIII di SMP Negeri 3 Ajangale. Subjek penelitian ini adalah enam orang siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Ajangale yang memperoleh nilai ulangan untuk materi statistika di bawah kriteria ketuntasan minimal. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai faktor eksternal penyebab kesulitan belajar siswa diperoleh dari hasil pengisian angket dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tiga faktor eksternal penyebab kesulitan belajar matematika yang akan diteliti adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan teman sebaya. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persentase untuk lingkungan sekolah, keluarga, dan teman sebaya berturut-turut sebesar 30%, 56,67%, dan 46,67%. Perbandingan persentase ketiga faktor eksternal menempatkan lingkungan keluarga jadi faktor yang sangat berpengaruh menyebabkan kesulitan belajar matematika. Kurangnya perhatian anggota keluarga dan tak terciptanya situasi belajar yang kondusif di rumah jadi alasan lingkungan keluarga jadi faktor paling berpengaruh penyebab kesulitan belajar matematika.  Upaya yang dilakukan untuk mengatasi itu adalah membangun komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan keluarga untuk memantau perkembangan akademik siswa. Perspektif orang tua bahwa perkembangan siswa jadi sepenuhnya tanggung jawab sekolah adalah perspektif keliru yang sudah harus diubah.
THE USE OF MODELING METHOD TO IMPROVE THESTUDENTS’ PUBLIC SPEAKING SKILL IN THE ERA OFCOVID-19AT THE TENTHGRADE STUDENTS OF SMKN 2 BONE Fahriadi Muhdar; Dian Riani Said; Sirwanti Sirwanti; Hamka Hamka; Marni Binti Mare
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to find out of the use modeling method to improve the students’ public speaking skill in the era of covid-19 at the tenthgrade students of SMKN 2 Bone. In this research, the research erused the design of Classroom Action Research. The subject of the research were students at thetenth grade of SMKN 2 Bone. The number of students in the class was 26 students which consist of 8 maleand 18 female.In public speaking the rewere 10 aspectsof assessment consisting of state thepurpose, organizes the content, support side as,in corporates stories and examples, summarizes thema in idea(s), demonstrate sawareness oflistener’sneeds, speaks clearly with appropriate vocabulary and information, uses tone, speed, and volume as tools, demonstrates complexity of thoughtand vocabulary, and appears comfortabl ewith audience. The result of this research showed that using modeling method in teaching public speaking can improve students’ public speaking ability. Analysisof the data showed there was a improvement in public speaking from cycle 1 tocycle 2, where cycle 1 only got a score 50,1 and got an increase in score in cycle 2by81,7.
Pemberdayaan kelompok ibu PKK Desa Batulappa dalam pembuatan KUBANANA Liptint Organik Multifungsi Andi Sindi Cristina; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Sirwanti Sirwanti; Tri Puspita Sari; Nurdin Nurdin
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 3 No 2 (2022): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v3i2.6577

Abstract

Liptint is a Korean lip color product in the form of colored liquid (usually red, orange, and pink) that lasts long when blended on the lips. Liptint provides color gradations from bright red and pink to lighter colors, giving a fresh effect without being too much like lipstick. Liptint is a lip color similar to lipstick but tends to have a liquid texture. Currently, Liptint is more widely used by teenagers because the colors produced by Liptint tend to be more striking and bright than lipsticks in general. The partnership program for the community is more focused on providing commercialization potential by making KUBANANA Liptint Organic Multifunctional and Eco-Friendly for the partners of the Ms. PKK group in Batulappa Village. This activity was carried out in several stages, such as counseling on the benefits of Environmentally Friendly Multifunction Organic KUBANANA Liptint, training and demonstrations on the processing of Environmentally Friendly Multifunction Organic KUBANANA Liptint to partner groups, and mentoring. The results of this partnership program are that the community can process and utilize dragon fruit peel and Trigona honey as Environmentally Friendly Multifunctional Organic Liptint KUBANANA and produce differentiated products in the form of Environmentally Friendly Organic Lipbalm. The impact of this activity is to increase the economy of the PKK group through processing Environmentally Friendly Multifunction Organic KUBANANA Liptint.
DESIGNING AUTHENTIC ASSESSMENTS FOR ASSESS STUDENTS’ HIGHER-ORDER THINKING SKILL IN WRITING: A NARRATIVE REVIEW Dian Riani Said; Sirwanti Sirwanti; Fahriadi Muhdar; Hamka Hamka
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 1: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i1.5928

Abstract

Authentic assessment has an important role in measuring students' higher order thinking skills in writing. However, designing an authentic assessment to measure higher order thinking skills in writing is a challenge. This abstract outline the steps needed to design an authentic assessment that is effective in measuring students' higher-order thinking skills in writing. The method used includes identifying learning objectives, determining assessment criteria, developing authentic writing assignments, and carrying out assessments that involve clear scoring rubrics. Current research and practice in this field is reviewed to provide a sound theoretical foundation. This abstract also discusses the benefits and challenges of using authentic assessment, including the development of assessments that are relevant to curriculum needs and competency-based learning. By paying attention to these aspects, a better understanding is gained on how to design effective authentic assessments to measure students' higher-order thinking skills in writing, thereby enabling the development of better learning strategies and improving student learning outcomes.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERINTEGRASI KECERDASAN EMOSIONAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Naimah Naimah; Sirwanti Sirwanti
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 7: Desember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu alternatif pembelajaran yang memberikan peluang tercapainya tujuan pembelajaran matematika, yang mampu melibatkan siswa secara aktif adalah pembelajaran berbasis-masalah. Fase-fase pembelajaran matematika berbasis masalah terintegrasi kecerdasan emosional yang ditempuh yaitu (a) Orientasi siswa pada masalah otentik, (b) Mengorganisasikan siswa dalam belajar, (c) Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, (d) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya (e) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Penelitian ini diharapkan dapat mengurangi rasa cemas siswa terhadap mata pelajaran matematika dan memungkinkan siswa lebih bersemangat belajar matematika dengan menggunakan contoh-contoh masalah dalam kehidupan sehari- hari serta diharapkan dapat dijadikan acuan bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian lanjutan demi kesempurnaan model Pembelajaran berbasis masalah yang melibatkan kecerdasan emosional di masa yang akan datang. Selanjutnya model pembelajaran berbasis masalah terintegrasi kecerdasan emosional dinyatakan efektif, jika ketuntasan belajar klasikal telah tercapai, aktivitas sesuai yang diharapkan, kemampuan guru mengelola pembelajaran sangat baik, dan respons siswa terhadap pembelajaran sudah positif, dengan demikian tujuan model pembelajaran berbasis masalah terintegrasi kecerdasan emosional akan tercapai.