cover
Contact Name
Johannis Siahaya
Contact Email
jurnal@stakterunabhakti.ac.id
Phone
+6281322661998
Journal Mail Official
jurnal@stakterunabhakti.ac.id
Editorial Address
Ds. Daratan 2, Sendang Arum, Kec. Minggir, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta 55562
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL TERUNA BHAKTI
ISSN : 2622514X     EISSN : 26225085     DOI : 10.47131
Jurnal Teruna Bhakti merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Agam Kristen Teruna Bhakti, Yogyakarta, dengan Scope: Teologi Sistematika, Teologi Biblika, Pendidikan Agama Kristen, Kepemimpnan Kristen, Teologi Praktika.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019" : 6 Documents clear
Pentingnya Penerapan Kurikulum Berbasis Penguatan Pendidikan Karakter bagi Terciptanya Generasi Emas Indonesia Tahun 2045 Ramses Simanjuntak
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.842 KB) | DOI: 10.47131/jtb.v1i2.17

Abstract

Indonesia is a country that is so big, rich in natural resources and has cultural traditions that have been deeply rooted since time immemorial. In the age of 73 years, there have been many advancements that have been made by this country, be it progress in the fields of economics, education, welfare, health and the progress of other facilities / infrastructure. Indeed, it is undeniable that there are still many unreached and underdeveloped areas that we see, but we believe that someday all regions will feel evenly distributed social justice, where poverty, underdevelopment and ignorance will not be seen in all regions of our beloved country this. As citizens of the Republic of Indonesia, who live on this beloved earth, all elements of society should support every government program to improve the quality of Indonesian people by improving character education, so that it becomes a complete curriculum for the creation of a strong and future generation based on Pancasila. Abstrak: Indonesia adalah negara yang begitu besar, kaya akan sumber daya alam dan memiliki adat budaya yang mengakar kuat sejak dahulu kala. Dalam usianya yang sudah menginjak 73 tahun banyak kemajuan yang telah dirasakaan oleh negeri ini, baik itu kemajuan dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesejahteraan, kesehatan dan kemajuan sarana/prasarana lainnya. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak daerah-daerah yang belum terjangkau dan tertinggal yang kita lihat, tapi kita percaya bahwa suatu hari nanti semua daerah akan merasakan keadilan sosial yang merata, dimana tidak akan terlihat lagi kemiskinan, ketertinggalan dan kebodohan di seluruh wilayah negeri tercinta ini. Sebagai warga negara Republik Indonesia, yang tinggal di bumi pertiwi tercinta ini, sudah seharusnyalah semua elemen masyarakat mendukung setiap program pemerintah untuk meningkatkan mutu manusia Indonesia dengan cara meningkatkan pendidikan karakter, sehingga menjadi satu kurikulum yang utuh bagi terciptanya generasi penerus bangsa yang kuat dan berazaskan Pancasila.
Pendidikan Agama Kristen dalam Sudut Pandang John Dewey Marthen Sahertian
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.914 KB) | DOI: 10.47131/jtb.v1i2.18

Abstract

John Dewey was a philosopher and an American educator, offering participatory educational patterns bring learners to be able to deal directly with the reality in their environment, so that learners can integrate the material that he had learned in class with the existing reality. John Dewey's educational thought can be applied to Christian education in local churches ranging from children's Christian education, Christian education adolescent / youth and Christian education of adults and the elderly. At the end of the learning process every believer acquire knowledge of the truth of God's word sehinggamampu solve problems and apply what has been learned. Abstrak John Dewey adalah seorang filsuf dan tokoh pendidikan berkebangsaan Amerika Serikat, menawarkan pola pendidikan partisipatif membawa peserta didik untuk mampu berhadapan secara langsung dengan realita yang ada di lingkungannya, sehingga peserta didik dapat mengintegrasikan antara materi yang ia pelajari di kelas dengan realita yang ada. Pemikiran pendidikan John Dewey dapat diterapkan pada Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam gereja lokal mulai dari PAK anak, PAK remaja/pemuda dan PAK orang dewasa dan lansia. Pada akhir proses pembelajaran setiap orang percaya memperoleh pengetahuan kebenaran firman Tuhan sehinggamampu menyelesaikan masalah dan mempraktekkan apa yang telah dipelajari.
Misi dalam Doa Yesus Menurut Yohanes 17 Johannis Siahaya
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.219 KB) | DOI: 10.47131/jtb.v1i2.14

Abstract

Jesus came into the world with a "mandate" special of the Father in Heaven, seeking and saving the lost. As an envoy mission of the eternal kingdom of heaven, Jesus becomes the "owner", and "implementing" the mandate of the Father for approximately three years in his work on earth. One way of doing mission by is through prayer. Prayer is a powerful weapon that should be possessed by any Christian or for those who would be the envoy's mission. Abstrak Yesus datang kedalam dunia dengan membawa ”mandat” khusus dari Bapa di Sorga, yakni mencari dan menyelamatkan yang hilang. Sebagai seorang utusan misi dari Kerajaan Sorga yang kekal, Yesus menjadi ”pemilik”, sekaligus ”pelaksana” mandat dari Bapa selama kurang lebih tiga tahun dalam karyaNya di bumi. Salah satu cara melakukan misi oleh adalah melalui doa. Doa adalah senjata ampuh yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang Kristen atau bagi mereka yang akan menjadi utusan misi.
Peranan Kekristenan dalam Menghadapi Masalah Ekologi Marianus Patora
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.672 KB) | DOI: 10.47131/jtb.v1i2.19

Abstract

Ecological issues are now very worried man on the planet. Deforestation, soil excavation, burning forests, polluted rivers, sewage plant that is not well controlled, until the waste can not control it advanced technology. All this makes the concerns are very exceptional in all areas of the human race. There have been many non-governmental organizations and governments are fighting to awaken humanity of the dangers of ecological destruction of the earth. In the spiritual realm, the role of religious communities are required to be actively involved to become agents of change, with a mouthpiece for the creation of the world's ecological sistima good and true. This also applies to Christians. What and how the role of Christians in the face of this ecological issues? This paper inspires Christians to engage actively to preserve the universe, such as what is contained in the word of God or the Bible. Abstrak Persoalan Ekologi saat ini sudah sangat mencemaskan manusia di planet ini. Pengrusakan hutan, penggalian tanah, pembakaran hutan, sungai-sungai yang tercemar, limbah pabrik yang tidak dikontrol dengan baik, sampai dengan tidak dapat dikontrolnya limbah teknologi canggih. Semua hal ini membuat keprihatianan yang sangat luar biasa di segala bidang umat manusia. Sudah banyak lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah yang berperang untuk menyadarkan umat manusia akan bahaya rusaknya ekologi bumi ini. Dalam bidang spiritual, peranan umat beragama dituntut untuk terlibat aktif untuk menjadi agen perubahan, dengan menjadi corong bagi terciptanya sistima ekologi dunia yang baik dan benar. Hal ini juga berlaku bagi orang Kristen. Apa dan bagaimana peranan orang Kristen dalam menghadapi isu-isu ekologi ini? Tulisan ini menggugah orang Kristen untuk terlibat aktif untuk menjaga kelestarian alam semesta, seperti apa yang termaktub dalam firman Tuhan atau Alkitab.
Kristologi dalam Injil Yohanes Roy Martin Simanjuntak
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.729 KB) | DOI: 10.47131/jtb.v1i2.15

Abstract

The issue of Christology from time to time is one very interesting theological topics to be discussed, both in intellectual circles, even church leaders in communities grow together in a group of local churches. The spread understanding or information about Christology are numerous and easy to find, therefore believers should to select sources so as not to cause a false understanding that led to the loss of the substance of Christology. It’s inevitable that people who are in this modern era of greatly affect the issue and the development of Christology. This discussion includes the concept Christology from the Bible, and then outlines how where fathers or figures of Christian thinkers to formulate it in a Christian doctrine that Christians are ultimately used in the history of Christianity. Christology that comes from understanding the Bible is acceptable and justified by the believer. In particular, in the Gospel of John is very fullgar when talking about Christology, both His nature as well as the work of God and man and his mission for the salvation of mankind. Abstrak Persoalan Kristologi dari zaman ke zaman merupakan sala satu topik teologi yang sangat menarik untuk dibahas, baik di kalangan intelektual, pemimpin jemaat bahkan juga di komunitas-komunitas kelompok tumbuh bersama dalam sebuah gereja lokal. Pemahaman-pemahaman yang beredar atau informasi tentang Kristologi sangatlah banyak dan mudah untuk menemukannya, oleh karenanya orang percaya mestinya menyeleksi sumber tersebut sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang keliru dan berujung pada hilangnya substansi Kristologi tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat yang berada dalam era modern ini sangat mempengaruhi isu dan perkembangan Kristologi. Pembahasan ini meliputi konsep Kristologi yang bersumber dari Alkitab, dan kemudian menguraikan bagaimana bapa-bapa gereja atau tokoh-tokoh pemikir Kristen merumuskannya dalam sebuah doktrin Kristen yang akhirnya dipakai orang Kristen dalam sepanjang sejarah kekristenan. Kristologi yang bersumber dari Alkitab merupakan pemahaman yang dapat diterima dan dibenarkan oleh orang percaya. Secara khusus Injil Yohanes sangat terbuka membahas tentang Kristologi, baik hakikatNya sebagai Allah dan manusia maupun karya dan misiNya untuk keselamatan umat manusia.
Optimalisasi Profesionalisme Widyaiswara Melalui Peningkatan Kualitas Karya Tulis Ilmiah Rizky Permana
JURNAL TERUNA BHAKTI Vol 1, No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN TERUNA BHAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.508 KB) | DOI: 10.47131/jtb.v1i2.20

Abstract

Scientific writing is a work in the form of research in a particular case or theme and is published in order to give a discussion in the scope of science. This article is a descriptive method study to illustrate how important a widyaiswara has skills in the field of scientific writing. Abstrak Karya tulis ilmiah merupakan sebuah hasil karya yang berupa penelitian pada sebuah kasus atau tema tertentu dan dipublikasikan demi memberikan konrtibusi dalam lingkup keilmuan. Artikel ini merupaka kajian dengan metode deskriptif untuk memberikan gambaran betapa pentingnya seorang widyaiswara memiliki ketrampilan dalam bidang tulisan karya ilmiah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6