cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B/9 A SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktikum
ISSN : 20873557     EISSN : 27747794     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017" : 12 Documents clear
PENGGUNAAN PUZZLES PICTURE GAME PADA MATERI AJAR FUNGSI ALAT TUBUH MANUSIA -, Carib
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada materi fungsi alat tubuh manusia. Penelitian bertujuan meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi fungsi alat tubuh manusia melalui Puzzles Picture Game di Kelas IV Semester I SD Negeri Penanggapan 04 Tahun Pelajaran 2013/2014. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama dua siklus perbaikan yang setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I terdapat peningkatan minat serta hasil belajar siswa bila dibandingkan dengan kondisi sebelum siklus, tetapi peneliti masih harus melanjutkan ke siklus II untuk lebih meningkatkan minat serta hasil belajar siswa. Peningkatan minat serta hasil belajar sudah menunjukan hasil yang optimal di siklus II, sehingga peneliti menyimpulkan bahwa melalui Puzzles Picture Game dapat meningkatkan minat serta hasil belajar pada pembelajaran IPA materi fungsi alat tubuh manusia secara optimal.
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASIAN ALAT REPRODUKSI MANUSIA MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN STRATEGI MIND MAPPING Marhendro, Imam
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan kelas yaitu untuk memperbaiki kinerja guru dalam proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa pada pembelajaran Biologi reproduksi pada manusia di kelas XI MIPA. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Wiradesa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pendekatan pembelajaran yang digunakan yaitu Problem Based Learning dengan strategi mind mapping. Penelitian dilakukan pada semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA yang berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: dokumentasi, tes, dan observasi. Alat pengumpulan data menggunakan instrumen tes, dan lembar observasi aktivitas. Teknik analisis data berupa teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembuatan mind mapping yang dipadukan dengan metode diskusi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep sistem reproduksi, dan penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi dan melibatkan seluruh siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN MEDIA LCD PADA MATERI AJAR PENJUMLAHAN PECAHAN -, Dasmun
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran yang digunakan oleh guru cenderung monoton, sehingga menyebabkan minat belajar siswa rendah dan aktivitas dalam proses pembelajaran kurang berjalan secara efektif. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi penjumlahan pecahan di kelas V SD Negeri Sengon 01 Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media LCD. Dalam kegiatan ini peneliti melaksanakan pembelajaran dengan dua siklus perbaikan yang masing-masing dilaksanakan selama 4 jam pelajaran. Pada siklus pertama hasil yang dicapai masih kurang maksimal, ini dilihat dari hasil refleksi siklus pertama pertemuan ke-1. Ketercapaian ketuntasan belajar hanya mencapai 60 %. Pada hasil refleksi siklus II mengalami peningkatan, dengan ketercapaian ketuntasan belajar sebesar 92%. Dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media LCD maka hasil pembelajaran Matematika Kompetensi Penjumlahan Pecahan, dapat mencapai hasil yang maksimal.
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA PETAK PERKALIAN DALAM MATERI AJAR KELIPATAN DAN FAKTOR SUATU BILANGAN Pujiyati, Sri Faridah
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penlitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada peningkatan kemampuan menggunakan kelipatan dan faktor suatu bilangan pada siswa. Metode pengumpulan data tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif, kuantitatif dalam bentuk prosentase. Hasil penelitian menunjukan ada peningkatan kemampuan menggunakan kelipatan dan faktor suatu bilangan. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa model explicit instruction berbantuan media petak perkalian merupakan cara efektif untuk mengajarkan informasi dan pengetahuan faktual yang sangat terstruktur.
PENERAPAN PROGRAM REMEDIAL MELALUI PEMBERDAYAAN TUTOR SEBAYA PADA MATERI MENDESKRIPSIKAN GAMBAR -, Sudarsana
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep Bahasa Indonesia tentang mendeskripsikan suatu gambar. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep bahasa Indonesia kompetensi dasar mendeskripsikan gambar dengan penerapan program remedial melalui pemberdayaan Tutor Sebaya. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus perbaikan yang masing-masing dilaksanakan satu kali pertemuan. Pada kondisi awal hasil pembelajaran yang dicapai masih kurang maksimal ini dilihat dari hasil refleksi nilai rata-rata hanya mencapai 51,32 dan 44 % yang mendapat nilai di atas KKM. Setelah dilaksanakan penelitian tindakan pada siklus I, ada peningkatan, yakni nilai rata-rata menjadi 59,96 dan siswa yang tuntas (52%). Peneliti merasa belum puas sehingga penelitian berlanjut ke siklus II. Setelah peneliti melaksanakan siklus II , peneliti merasa cukup berhasil dalam pembelajaran, hal ini terlihat dari refleksi siklus II nilai rata-rata menjadi 74,40 dan (88%) siswa yang tuntas. Dengan menerapkan program remedial melalui tutor sebaya maka hasil pembelajaran Bahasa Indonesia kompetensi dasar mendeskripsikan gambar dapat mencapai hasil yang maksimal.
METODE KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MATERI AJAR CIRI-CIRI DAN KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUP -, Faiq
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkkan prestasi belajar dan aktivitas belajar siswa pada materi ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup menggunakan Model STAD (Student Teams Achievement Division). Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas Kelas III SD Negeri 02 Kebonsari Pekalongan.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Prestasi belajar ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup meningkat dilihat dari hasil belajar siswa. Persentase ketuntasan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan. (2) Aktivitas belajar siswa meningkat dilihat dari hasil observasi yang dilakukan pada tiap siklus. Meningkatnya hasil belajar dan aktivitas belajar siswa dikarenakan adanya interaksi yang terjadi diantara siswa. Penerapan model ini dapat membuat siswa saling memotivasi, saling membantu dalam memecahkan permasalahan dan membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DAN LATIHAN BERULANG PADA KOMPETENSI MENENTUKAN LETAK BILANGAN PADA GARIS BILANGAN Purnomo, Dwi
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat aktivitas dan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini untuk menerapkan metode demonstrasi dan latihan berulang pada pembelajaran matematika tentang menentukan letak bilangan pada garis bilangan. Subyek Penelitian adalah Siswa kelas III SD Negeri Kecipir 01 Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 26 orang terdiri dari siswa laki-laki 14 siswa dan siswa perempuan sebanyak 12 siswa. Prosedur penelitian menggunakan teknik observasi, teknis tes, dan teknik kuesioner. Hasil pengolahan data yang terkumpul dalam penelitian ini adalah data kuantitatif mulai dari kondisi awal, siklus I dan siklus II. Pada kondisi awal nilai rata-rata kelas 58,88 pada siklus I nilai-rata kelas mencapai 62,00, dan hasil nilai rata-rata pada siklus II adalah 74,23 . Jumlah siswa tuntas adalah 25 Siswa tuntas pada siklus II atau 88,46%. Berdasarkan dari hasil analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode demonstrasi dan latihan berulang pada siswa, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika kompetensi menentukan letak bilangan pada garis bilangan.
PEMBINAAN TERPROGRAM DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN RUBRIK PENILAIAN DALAM KURIKULUM 2013 -, Sisworo
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian yang sesuai dengan Kurikulum 2013 adalah Model Penilaian Otentik. Artinya penilaian terhadap siswa meliputi penilaian kompetensi religius, penilaian kompetensi sosial, penilaian kompetensi kognitif, dan penilaian kompetensi psikomotor. Penilaian hasil pembelajaran di lapangan masih sangat kurang memuaskan. Penyebabnya adalah belum digunakannya rubrik penilaian sebagai dasar penilaian. Sehingga dalam memenuhi persyaratan yang diharapkan dalam penilaian perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kompetesi guru dalam penyusunan rubrik penilaian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Pada penelitian tindakan ini menggunakan siklus berulang. Setiap siklus ada empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa peningkatan kompetensi guru menyusun rubrik penilaian dapat ditingkatkan melalui pembinaan terprogram. Pembinaan terprogram yang dimaksud adalah pembinaan kegiatan Kelompok Kerja Guru. Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi dari setiap siklus, dapat diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan rubrik penilaian yang disusun oleh guru. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata nilai hasil penyusunan rubrik penilaian.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PEMBERDAYAAN TUTOR SEBAYA PADA MATERI AJAR LUAS BANGUN DATAR -, Mas'ad
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika kompetensi luas bangun datar Kelas V SD Negeri Negla 02 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pemberdayaan Tutor sebaya. Penelitian Tindakan kelas dilaksanakan dua siklus perbaikan. Hasil penelitian pada siklus I menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pemberdayaan tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa tentang luas bangun datar, terbukti dari hasil pembelajaran kondisi awal nilai rata-rata kelas hanya 48 meningkat menjadi 68. Ketuntasan belajar hanya mencapai 58,33 % karena11 siswa yang mendapat nilai di atas KKM yang ditetapkan yaitu 66. Setelah peneliti melaksanakan tindakan perbaikan siklus II, nilai rata-rata kelas mencapai 78,53  dan persentase ketuntasan belajar mencapai 91,67 %, yakni 17 siswa dari 19 siswa. Berdasarkan dari kenyataan di atas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif dengan pemberdayaan Tutor Sebaya dapat meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi luas bangun datar.
INOVASI MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATERI AJAR TANAH DAN BATUAN Kustinah, Umi
Didaktikum Vol 18, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah penerapan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan kerangka kerja Scientific dalam meningkatkan proses dan hasil belajar IPA pada siswa kelas 5 SDN 03 Kaloran Kabupaten Temanggung Tahun Ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc Taggart dengan tahapan menyusun rancangan tindakan, pelaksanaan tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan masing-masing terdiri dari 3 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN 03 Kaloran. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan non tes. Teknis tes berupa soal evaluasi sedangkan teknik non tes berupa lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil aktivitas serta belajar guru dan siswa. Rata-rata aktivitas guru siklus I mencapai 70,25%, pada siklus II mencapai 86,37%. Rata-rata aktivitas siswa siklus I mencapai 39%, pada siklus II mencapai 76%. Pada kondisi awal nilai rata-rata 71,21 dengan persentase ketuntasan 15,5%. Pada siklus I melalui penerapkan model STAD dengan kerangka kerja Scientific rata-rata siswa meningkat menjadi 72,45 dengan persentase ketuntasan 52,5%. Pada pebelajaran siklus II nilai rata-rata siswa 80,00 dengan persentase ketuntasan 90%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD dengan kerangka kerja Scientific dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPA siswa kelas 5 SDN 03 Kaloran

Page 1 of 2 | Total Record : 12