cover
Contact Name
S. Khorriyatul Kotimah
Contact Email
khotim_psi@uinsby.ac.id
Phone
+62817593246
Journal Mail Official
khotim_psi@uinsa.ac.id
Editorial Address
IPR Editorial Office A. Yani Str 117, Surabaya, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Psychological Research
ISSN : 26559013     EISSN : 26551640     DOI : 10.29080
Indonesian Psychological Research aims at a broad area of questions from theoretical and methodological domains of psychology, as well as applications of psychology to everyday life. We propose to publish original articles, reviews, actualities, preliminary methodological notes etc. Our goal is to provide psychologists and authors from related science fields the platform for the public presentation of their research findings, opinions or impressions about recent literature, and for another to offer the opportunity to acquaint the professional community with these findings and views. Indonesian Psychological Research is a journal that contains articles from both quantitative and qualitative research related to the field of Psychology which emphasises the novelty and originality of studies, including the areas of Islamic Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Social Psychology, and other related fields.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020)" : 7 Documents clear
Kebahagiaan Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya Rizma Fithri
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.402 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.180

Abstract

Abstract : The purpose of this research to understand the picture of the happiness lecturer of civil servants and non-civil servants are there surroundings Islamic University of Sunan Ampel Surabaya country. The sample used as many as 75 of the subject lecturer of civil servants and non-civil servants, with random sampling techniques in 9 faculties. Data analysis techniques using descriptive statistics. The results of this study brings out the score's happiness of any professors of civil servants or non civil servants of 9 faculties, score range from number 1-6. Score 1-2 illustrates the level of happiness "was not happy"; score 2-3 illustrates the level of happiness "rather unhappy"; score 3-4 illustrates levels of happiness "very unhappy"; 4 describe the level of happiness "somewhat happy" score 4-5 illustrates the level of happiness "pretty happy"; score 5-6 illustrates the level of happiness "was very happy"; and 6 describe the level of happiness "too happy", as well as the analysis of the answers to open questions that have been answered by the subject. On the subject of civil servants, there are 8 subjects who have levels of happiness "very unhappy"; 6 subjects who have levels of happiness "somewhat happy"; 39 subjects who have levels of happiness "pretty happy"; and 1 subjects who have levels of happiness "very happy". While in a non civil servants, lecturers there are three subjects who have levels of happiness "very unhappy"; 3 subjects who have levels of happiness "somewhat happy"; and 15 subjects who have levels of happiness "quite happy". Keyword : Happiness, Lecturer at the Islamic University of Sunan Ampel Surabaya country
Gambaran Kepribadian Pengurus OSIS Berdasarkan Myers Briggs Type Indicator (MBTI) Hari Sugiharto Setyaedhi
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.948 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tipe kepribadian peserta didik yang mereka miliki sebagai pengurus OSIS di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi penelitian ini adalah pengurus OSIS SMA dari seluruh Indonesia yang mewakili provinsi dan sekolah. Subyek penelitian sebanyak 235 pengurus OSIS dari seluruh SMA di Indonesia yang mengikuti kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP). Metode pengumpulan data dengan kuesioner Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dan dikonfirmasi melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe kepribadian peserta didik yang menjadi pengurus OSIS adalah: 42% peserta didik mempunyai tipe kepribadian Extravert, Sensing, Thinking, Judging (ESTJ), 11% peserta didik berkepribadian Extravert, Sensing, Thinking, Perceiving (ESTP), dan sebanyak 10% Introvert, Sensing, Thinking, Judging (ISTJ). Keterpaduan pengurus dengan tipe ESTJ, ESTP, dan ISTJ dan tipe lainnya diharapkan dapat menjadi kombinasi yang pas dalam kepengurusan OSIS, dapat saling mengisi kekurangan. Sebagai temuan tambahan, diketahui bahwa analisis data tipe kepribadian berdasarkan jenis kelamin, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara pria dan wanita dalam kepribadian pengurus OSIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tipe kepribadian peserta didik yang mereka miliki sebagai pengurus OSIS di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi penelitian ini adalah pengurus OSIS SMA dari seluruh Indonesia yang mewakili provinsi dan sekolah. Subyek penelitian sebanyak 235 pengurus OSIS dari seluruh SMA di Indonesia yang mengikuti kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP). Metode pengumpulan data dengan kuesioner Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dan dikonfirmasi melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe kepribadian peserta didik yang menjadi pengurus OSIS adalah: 42% peserta didik mempunyai tipe kepribadian Extravert, Sensing, Thinking, Judging (ESTJ), 11% peserta didik berkepribadian Extravert, Sensing, Thinking, Perceiving (ESTP), dan sebanyak 10% Introvert, Sensing, Thinking, Judging (ISTJ). Keterpaduan pengurus dengan tipe ESTJ, ESTP, dan ISTJ dan tipe lainnya diharapkan dapat menjadi kombinasi yang pas dalam kepengurusan OSIS, dapat saling mengisi kekurangan. Sebagai temuan tambahan, diketahui bahwa analisis data tipe kepribadian berdasarkan jenis kelamin, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara pria dan wanita dalam kepribadian pengurus OSIS.
Psikoedukasi Pendidikan Seks Remaja Dengan Gangguan Spektrum Autisme Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pendidikan Seks Pada Orang tua dan Guru Doni Mustofa; Igaa Noviekayati; Sahat Saragih
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.469 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spectrum autis kepada orangtua dan guru. Serta menguji perbedaan pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis antara orangtua dan guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik non parametrik versi SPSS 20, dengan Teknik Wilcoxon dan Mann Whitney U Test. Hasil Penelitian Z hitung > Z tabel = 4.711 > 2.58 yang menunjukkan bahwa pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis kepada orangtua dan guru memberikan pengaruh yang signifikan. Sedangkan hipotesis kedua Z hitung < Z tabel = 0.334<1.96 menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis antara orangtua dan guru.
Post Traumatic Growth pada Wanita yang Bercerai siti nur asiyah; Risna Amalia
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.746 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan post traumatic growth menuju perubahan yang positif pada wanita pasca perceraian. Selanjutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth menuju perubahan hidup yang positif pada individu setelah perceraian. Partisipan pada penelitian ini terdapat 3 subjek yakni dengan karakteristik jenis kelamin perempuan, telah bercerai, usia dewasa awal (20-30 tahun) dan telah mengalami post traumatic growth. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang berlandaskan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa hal yang menunjang gambaran post traumatic growth dan faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth yang meliputi pengolahan emosi yang baik serta menumbuhkan motivasi dalam diri akan kemungkinan-kemungkinan baru. Kemudian terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi aspek post traumatic growth pada wanita yang bercerai. Faktor eksternal adalah dorongan dan motivasi kedua orang tua serta dukungan dari teman-teman terdekat sehingga memicu penguatan faktor internal yang meliputi, faktor peningkatan spiritualitas, kekuatan dalam diri dan relasi sosial semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan post traumatic growth menuju perubahan yang positif pada wanita pasca perceraian. Selanjutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth menuju perubahan hidup yang positif pada individu setelah perceraian. Partisipan pada penelitian ini terdapat 3 subjek yakni dengan karakteristik jenis kelamin perempuan, telah bercerai, usia dewasa awal (20-30 tahun) dan telah mengalami post traumatic growth. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang berlandaskan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa hal yang menunjang gambaran post traumatic growth dan faktor-faktor yang mempengaruhi post traumatic growth yang meliputi pengolahan emosi yang baik serta menumbuhkan motivasi dalam diri akan kemungkinan-kemungkinan baru. Kemudian terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi aspek post traumatic growth pada wanita yang bercerai. Faktor eksternal adalah dorongan dan motivasi kedua orang tua serta dukungan dari teman-teman terdekat sehingga memicu penguatan faktor internal yang meliputi, faktor peningkatan spiritualitas, kekuatan dalam diri dan relasi sosial semakin baik.
Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Guru dengan Kematangan Karir Siswa Erlina Fransisca; Suryanto Suryanto; Andik Matulessy
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.017 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial guru dengan kematangan karir siswa SMK “X” Pare, Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Subjek penelitian ini siswa kelas X SMK “X” Pare, Kediri, Sampel penelitian sebanyak 89 siswa, yang diperoleh melalui sampling sistematis. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala Kematangan Karir, skala Efikasi Diri, dan skala Dukungan Sosial Guru. Pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial guru dengan kematangan karir siswa, ada hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan kematangan karir siswa dan tidak ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial guru dengan kematangan karir siswa. Kematangan karir siswa dapat diprediksi dengan efikasi diri, oleh karena itu disarankan siswa perlu mengembangkan efikasi dirinya sehingga memiliki kematangan karir yang baik. Walaupun dukungan sosial guru tidak secara langsung signifikan, tetapi masih perlu diperhatikan, sebab bagaimanapun peran lingkungan diperlukan untuk peningkatan kematangan karir.
Perilaku Hedonisme Pada Wanita Sosialita Alex Fahri Tobing
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.445 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.252

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perilaku hedonisme pada wanita sosialita. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian studi kasus instrumental dengan melibatkan 5 (lima) orang partisipan penelitian yang terlibat dalam beberapa grup sosialita di Surabaya. Partisipan kemudian diwawancarai dengan menggunakan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui gambaran mengenai perilaku hedonis pada wanita sosialita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan cenderung menganggap bahwa perilaku hedonis di kalangan wanita sosialita merupakan sebuah bentuk interaksi sosial di jaman modern yang juga terjadi di kelompok sosial lainnya. Hasil penelitian juga menunjukkan faktor yang membentuk perilaku hedonisme antara lain adalah konsep diri terkait dengan bagaimana partisipan menilai dirinya berdasarkan produk yang dipakai sebagai pembeda dirinya dengan masyarakat di kelas sosial lainnya. Faktor lain yang mendukung perilaku hedonisme adalah struktur norma yang telah terbentuk dalam komunitas sosialita yang diikuti sehingga hal tersebut menjadi standar yang harus diikuti oleh anggota komunitas sosialita.
From Editorial Editorial IPR
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.434

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 7