Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Psikoedukasi Pendidikan Seks Remaja Dengan Gangguan Spektrum Autisme Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pendidikan Seks Pada Orang tua dan Guru Doni Mustofa; Igaa Noviekayati; Sahat Saragih
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.469 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i1.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spectrum autis kepada orangtua dan guru. Serta menguji perbedaan pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis antara orangtua dan guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperiment. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji statistik non parametrik versi SPSS 20, dengan Teknik Wilcoxon dan Mann Whitney U Test. Hasil Penelitian Z hitung > Z tabel = 4.711 > 2.58 yang menunjukkan bahwa pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis kepada orangtua dan guru memberikan pengaruh yang signifikan. Sedangkan hipotesis kedua Z hitung < Z tabel = 0.334<1.96 menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemberian psikoedukasi pendidikan seks untuk meningkatkan pengetahuan tentang pendidikan seks remaja dengan gangguan spektrum autis antara orangtua dan guru.
Pengaruh Pelatihan Konsep Diri terhadap Kecenderungan Pembelian Impulsif pada Remaja Akhir di Kabupaten Tulungagung Putri Dwi Aliyati; IGAA Noviekayati; Muhammad Farid
Indonesian Psychological Research Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.774 KB) | DOI: 10.29080/ipr.v2i2.227

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pelatihan konsep diri terhadap kecenderungan pembelian impulsif pada remaja akhir di Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen randomized two group design posttest only dengan sample remaja akhir usia 18-20 tahun sebanyak 20 orang, yaitu 10 orang pada kelompok eksperimen dan 10 orang pada kelompok kontrol. Post test menggunakan skala kecenderungan pembelian impulsif Verplanken dan Herabadi dengan reliabilitas 0.9. Setelah diberikan pelatihan konsep diri dan post test skala kecenderungan pembelian impulsif, hasil perhitungan statistik dengan analisis independent t-test menunjukkan nilai sig= 0.158 (p>0.05) yang berarti bahwa tidak ada pengaruh pelatihan konsep diri terhadap kecenderungan pembelian impulsif.
HUBUNGAN ANTARA RISK TAKING BEHAVIOR DAN HARGA DIRI DENGANPERILAKU NARSISTIK REMAJA PENGGUNAN INSTAGRAM DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN psikologi psikologi; Dimas Agil Permad; IGAA Noviekayati; Tatik Meiyuntariningsi
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.382 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v14i2.1273

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan risk taking behavior, harga diri dan tipe kepribadian dengan perilaku narsistik remaja. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 138 remaja yang berkisar 12-24 tahun dan merupakan pengguna aktif instagram dalam 1 tahun terakhir. Hasil uji analisis regresi didapatkan risk taking behavior dan harga diri memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku narsistik remaja dengan nilai p=0,000 dan sumbangan efektifitas sebesar 14,1%. Secara parsial risk taking behavior tidak memiliki hubungan dengan perilaku narsistik remaja, berbeda dengan harga diri yang memiliki hubungan signifikan dengan nilai p= 0,001 ke arah negatif. Tipe kepribadian ekstrovert memiliki perilaku yang cenderung narsistik dari pada individu dengan kepribadian introvert. Kata kunci : Narsistik, remaja, risk taking behavior, harga diri, tipe kepribadian. Abstract This study aims to determine the relationship between risk taking behavior and selfesteem with the narcissistic behavior of adolescent using Instagram in terms of personality type. The number of samples in this study amounted to 138 adolescents that ranged from 12-24 years and were active users of Instagram in the past 1 year. The results of the regression analysis showed that risk taking behavior and self-esteem had a significant relationship with the narcissistic behavior of adolescents with a value of p = 0,000 and an effectiveness contribution of 14.1%. Partially risk taking behavior does not have a relationship with the narcissistic behavior of adolescents, in contrast to selfesteem that has a significant relationship with a p value of 0.001 in the negative direction. Extroverted personality types have narcissistic tendencies than individuals with introverted personalities. Key words:Narcissistic, adolescent, risk taking behavior, self-esteem, personality type.
Aktivitas Olahraga terhadap Psychological Well-Being melalui Self-Esteem: A Systematic Literature Review Kerenzy Gladys Christanti Rihi; IGAA Noviekayati; Suhadianto Suhadianto
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ytm2zk55

Abstract

Aktivitas olahraga merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan mental, khususnya psychological well-being. Salah satu mekanisme yang diduga menjelaskan hubungan tersebut adalah self-esteem, yaitu penilaian individu terhadap nilai dan keberhargaan dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai pengaruh aktivitas olahraga terhadap psychological well-being melalui self-esteem. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Pencarian literatur dilakukan pada jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021–2026 melalui beberapa basis data. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan metode narrative synthesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas olahraga berhubungan positif dengan peningkatan psychological well-being. Aktivitas olahraga juga berkontribusi terhadap peningkatan self-esteem melalui pengalaman keberhasilan, peningkatan kompetensi, citra diri yang lebih positif, serta interaksi sosial. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa self-esteem berperan sebagai mediator dalam hubungan antara aktivitas olahraga dan psychological well-being. Individu yang aktif berolahraga cenderung memiliki self-esteem yang lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan psikologisnya. Dengan demikian, aktivitas olahraga dapat menjadi salah satu strategi promotif yang efektif dalam meningkatkan psychological well-being melalui penguatan self-esteem. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan intervensi berbasis aktivitas fisik untuk mendukung kesehatan mental pada berbagai kelompok usia.
Aktivitas Lari Rekreasional, Social Media Sharing, dan Penurunan Stres: A Systematic Literature Review Grimaldi Satrio Fattu; IGAA Noviekayati; Suhadianto Suhadianto
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/efrwrh40

Abstract

Stres merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang banyak dialami masyarakat modern akibat meningkatnya tuntutan kehidupan, pekerjaan, maupun aktivitas sosial. Salah satu strategi yang banyak digunakan untuk mengurangi stres adalah aktivitas lari rekreasional. Seiring berkembangnya teknologi digital, aktivitas lari juga semakin sering dibagikan melalui media sosial sehingga memunculkan fenomena social media sharing yang diduga turut memengaruhi manfaat psikologis dari aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis hasil penelitian mengenai pengaruh aktivitas lari rekreasional terhadap penurunan stres serta menelaah peran social media sharing dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Proses pencarian literatur dilakukan pada beberapa basis data ilmiah, yaitu Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, PubMed, Wiley Online Library, Taylor & Francis Online, dan Google Scholar. Sebanyak sepuluh artikel yang terdiri atas lima jurnal internasional dan lima jurnal Indonesia memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas lari rekreasional secara konsisten berkontribusi terhadap penurunan tingkat stres, peningkatan suasana hati, serta kesejahteraan psikologis. Selain itu, social media sharing berpotensi meningkatkan motivasi berolahraga dan dukungan sosial, namun juga dapat memunculkan social comparison yang mengurangi manfaat psikologis apabila digunakan secara tidak adaptif. Kajian ini mengidentifikasi bahwa penelitian yang mengintegrasikan aktivitas lari rekreasional, social media sharing, dan penurunan stres masih terbatas sehingga diperlukan penelitian empiris lebih lanjut, khususnya pada komunitas pelari di Indonesia.