cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
+6285876336907
Journal Mail Official
nersmuda@unimus.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ners Muda
ISSN : -     EISSN : 27238067     DOI : https://doi.org/10.26714/nm
Core Subject : Health, Education,
Ners Muda is intended to be the university journal for publishing articles reporting the results of research and case study in nursing. Ners Muda invites manuscripts in the areas of medical-surgical nursing, emergency and disaster nursing, critical nursing, pediatric nursing, maternity nursing, mental health nursing, gerontological nursing, community health nursing, management and leadership nursing.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2023)" : 13 Documents clear
Pemberian Senam Ergonomik untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Arwani, Arwani; Zulfa, Alfania; Karlina, Leni
Ners Muda Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v4i3.13510

Abstract

Setiap tahun, jumlah lansia di Indonesia mengalami peningkatan. Namun semakin bertambahnya usia, proses penuaan akan berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan, salah satunya yaitu aspek kesehatan. Lansia akan mengalami penurunan fungsi tubuh yaitu pada sistem kardiovaskuler terjadi penurunan elastisitas di jaringan perifer, pelebaran pembuluh darah dan arterosklerosis yang memicu terjadinya peningkatan prevalensi hipertensi pada lanjut usia. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan modifikasi gaya hidup, salah satunya berolahraga. Senam ergonomik dapat dilakukan lansia hipertensi untuk menurunkan tekanan darah. Seorang Wanita berusia 56 tahun mengeluh nyeri daerah leher dan kepala akibat hipertensi tingkat 1 yang diderita sejak empat tahun lalu. Tekanan darah saat pengkajian sebelum ergonomic 1 adalah 160/100 mmHg, sebelum ergonomic kedua (140/90 mmHg), dan sebelum ergonomic ketiga (130/85 mmHg). Senam ergonomic dilakukukan kepada klien selama selama 3 kali dalam seminggu dengan durasi senam selama 30 menit per hari. Hasil implementasi memberikan dampak terjadi penurunan tekanan darah menjadi 140/90 mmHg (setelah ergonomic 1), 130/90 mmHg (setelah ergonomic 2), dan 130/80 mmHg (setelah ergonomic 3). Senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan dapat dijadikan sebagai terapi komplementer atau terapi pelengkap dari terapi farmakologis.
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Stunting pada Balita selama Masa Pandemi di Puskesmas Trauma Center Samarinda Feriani, Pipit; Azizah, Tia Nur; Ernawati, Rini
Ners Muda Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v4i1.10049

Abstract

Pada tahun 2020, prevalensi kejadian stunting pada anak usia dibawah lima tahun secara global sebanyak 149,2 juta (22,0%) dan di benua Asia sebanyak 79,0 juta (21,8%). Prevalensi kasus stunting di Indonesia sebanyak 31,8%. Pada masa pandemi, Indonesia mengalami krisis gizi terutama pada balita. Krisis gizi yang terjadi akan memberikan dampak pada terganggunya perkembangan dan pertumbuhan anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian stunting pada balita selama masa pandemi di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional melalui pendekatan cross scetional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 0-59 bulan di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 685 responden. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa responden dengan status gizi kurang yang terjadi stunting dan normal sebanyak 13,4% dan responden dengan status gizi baik yang terjadi stunting dan normal sebanyak 86,6%. Berdasarkan hasil analisis dengan Chi Square didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05 dan nilai Odds Ratio (OR) 16,046.
Terapi Kombinasi Rendam Kaki Air Hangat dan Relaksasi Nafas dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Kurniawan, Christian Adhi; Setyawati, Dewi
Ners Muda Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v4i3.11170

Abstract

Kasus hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada lansia. Apabila tidak diketahui sejak dini dan segera ditangani maka dapat memicu komplikasi penyakit lainnya. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan menggunakan terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan relaksasi nafas dalam. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan relaksasi nafas dalam. Studi kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan dengan pemberian rendam kaki air hangat dan relaksasi nafas dalam 15 menit dengan frekuensi 1 kali sehari selama 7 hari yang diterapkan pada 2 responden lansia laki – laki dan perempuan dengan hipertensi tipe 2 dan terkontrol obat antihipertensi. Hasil studi kasus ini menunjukkan tekanan darah responden 1 yang semula 170/110 mmHg mengalami penurunan pada hari ketujuh menjadi 130/85, sedangkan responden 2 tekanan darah semula 160/100 mmHg turun menjadi 140/91 mmHg. Hasil studi kasus pada responden 1 dan responden 2 dengan hipertensi di Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang terjadi penurunan tekanan darah yang spesifik setelah dilakukan intervensi terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan relaksasi nafas dalam. Diharapkan terapi kombinasi rendam kaki air hangat dan relaksasi napas dalam dapat diaplikasikan sebagai terapi pendamping untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Page 2 of 2 | Total Record : 13