cover
Contact Name
Fatma Siti Fatimah
Contact Email
fatmasitifatimah@almaata.ac.id
Phone
+6285643752595
Journal Mail Official
ijhaa@almaata.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.almaata.ac.id/index.php/IJHAA/about/editorialTeam
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Hospital Administration
ISSN : 2621265X     EISSN : 26212668     DOI : -
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Hospital Administration (IJHAA) is the journal which will publish scientific article about research in health and hospital management. The focus of this journal is in Occupational Health and safety, Financial Management, Health Regulation and Policy, Human Resources Management, Medical Record Management, Quality Management of Health Services, Public Health Management, Hospital Accreditation, infection control management and patient safety. These article is analyzed by quantitaticely and qualitatively.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 4 Documents clear
Hubungan Pencegahan HAis Perawat dengan Kejadian Flebitis di Unit Rawat Inap Bangsal Kelas III RSUD Wonosari Gunung Kidul Yeni Mawang Putri; Siti Nurunniyah; Daru Estiningsih
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2019.2(1).10-20

Abstract

Rumah Sakit pasti terdapat yang namanya infeksi,infeksi yang sering terjadi adalah infeksi nosokomial atau yang sekarang sering disebut HAIs (Healthcare associated Infection).Salah satu infeksi nosokomial yang sering didapatkan pasien rawat inap selama dirawat adalah flebitis,dimana pasien yang mendapatkan terabi obat melalui IV Line atau selang infus. Terjadinya flebitis dapat disebabkan oleh tenaga medis yang melakukan tindakan pemasangan infus,cuci tangan,perawatan infus,penggunaan APD yang tidak sesuai SOP. Angka kejadian flebitis di RSUD Wonosari masih tinggi yaitu pada tahun 2016 terdapat 131 kejadian flebitis. Angka kejadian flebitis sering terjadi di bangsal Syaraf (Bakung) dan Bangsal Umum (Mawar dan Anggrek) dengan kejadian tertinggi yaitu pada bulan Agustus. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubunganpencegahan HAIs dengan kejadian flebitis pada pasien rawat inap bangsal kelas III di RSUD Wonosari. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang terpasang infus di bangsal rawat inap RSUD Wonosari yang berjumlah 170 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling jumlah sampel sebanyak 120 responden. Analisis data menggunakan uji statistik Kendall-Tau. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindakan tidak sesui dengan SOP dengan tidak terjadi flebitis sebesar 26 pasien (21,7%), tindakan yang sesuai SOP dengan terjadi flebitis sebesar 17 pasien (14,2%). Sedangkan tindakan yang sesuai SOP dengan tidak terjadi flebitis sebesar 75 pasien (62,5%), dan tindakan yang sesuai SOP dengan terjadi flebitis sebesar 2 pasien (1,7%). Berdasarkan hasil analisis Kendal Tau diperoleh nilai p value 0,000 (p<0,05) yang artinya ada hubungan pencegahan HAis (Hospital Associated Infection) perawat dengan kejadian flebitis di unit rawat inap bangsal kelas III. Ada hubungan antara pencegahan HAIs dengan kejadian flebitis di unit rawat inap bangsalKELAS III RSUD Wonosari Gunung Kidul 2017 .Kata Kunci: Pencegahan HAIs, Flebitis
Kepuasan Layanan Informasi Obat Di Pasir Putih, Pangkalbalam, Puskesmas Taman Sari dan Kacang Pedang Kota Pangkalpinang Rachmawati Felani Djuria
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2019.2(1).21-30

Abstract

Salah satu layanan farmasi yang harus dilaksanakan adalah Layanan Informasi Obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan Layanan Informasi Obat farmasi masih belum dilaksanakan secara maksimal. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian tentang kepuasan implementasi Layanan Informasi Obat di Puskesmas Kota Pangkalpinang untuk meningkatkan kualitas layanan farmasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain observasional. Penelitian ini dilakukan di Pusat Kesehatan Pasir Putih, PangkalBalam, Taman Sari dan Kacang Pedang Kota Pangkalpinang pada bulan Maret-Desember 2018. Penelitian ini menggunakan 120 pasien (masing-masing 30 puskesmas) dengan teknik pengambilan sampel tidak disengaja dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji t dependen. Hasil penelitian menunjukkan kualitas penerapan Layanan Informasi Obat di semua dimensi adalahbaik, terdapat perbedaan signifikan dalam penerapan Layanan Informasi Obat dimensi nyata (nilai p 0,045), ressponsiveness (nilai p 0,000), dan empati (nilai p 0,014), semua responden cukup puas dengan implementasi Layanan Informasi Obat di semua dimensi dan ada perbedaan signifikan dalam kepuasan responden dengan implementasi Layanan Informasi Obat dari dimensi tangible (p value 0,045), dan empati (p value 0,014).Kata kunci: Layanan Informasi Obat, Puskesmas Kota Pangkalpinang
Pelaksanaan Standar Prosedur Operasional Pemasangan Gelang Identitas Pasien Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien di Ruang Penerimaan Pasien Rawat Inap Mahfud Mahfud
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2019.2(1).31-40

Abstract

Salah satu Identifikasi pasien, yaitu dengan pemberian gelang identitas dilakukan sejak pasien masuk rumah sakit. Identifikasi pasien secara pasti harus dilakukan supaya terhindar dari kesalahan yang berakibat fatal bagi keselamatan pasien. Untuk mengetahui hubungan pelaksanaan standar prosedur operasional pemasangan gelang identitas pasien dengan kepuasan pasien di ruang penerimaan pasien rawat inap. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data menggunakan accidental sampling dengan responden sebanyak 75 orang. Uji statistik yang digunakan adalah Kendal tau. Hasil penelitian ini menunjukkan responden dengan sebagian besar pelaksanaan SPO pemasangan gelang identitas pasien di ruang PPRI berada dalam kategori baik yaitu sebanyak 32 orang (42,7%) serta kepuasan pasien sebagian besar kategori puas yaitu sebanyak 42 orang (56,0%). Hasil analisa bivariat pada uji statistik dengan menggunakan kendal tau menunjukkan nilai p-value sebesar p=0,000 dan nilai korelasi sebesar r=0,386. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan SPO pemasangan gelang identitas pasien dengan kepuasan pasien. Kata Kunci: kepuasan pasien, keselamatan pasien, identifikasi pasien
Pelaksanaan Discharge Planning pada Pasien Hipertensi di RSUD Panembahan Senopati Bantul Sugino Sugino; Fatma Siti Fatimah; R Agus Siswanto
Indonesian Journal of Hospital Administration Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijhaa.2019.2(1).1-9

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah dibidang kesehatan. Upaya penanganan hipertensi pada dasarnya sudah dijalankan dengan berbagai cara termasuk kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan penderita hipertensi. Pengetahuan dapat ditingkatkan melalui komunikasi informasi edukasi. Salah satu yang biasanya dilakukan petugas kesehatan ditatanan pelayanan kesehatan adalah pelaksanaan discharge planing. discharge planning adalah perencanaan pulang, sejak pasien masuk rumah sakit sampai pasien pulang yang dilakukan oleh petugas Kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian ini adalah rekam medis pasien hipertensi yang mendapatkan rawat inap dan dinyatakan pulang dari bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2017. Besarnya sampel penelitian sebanyak 145 rekam medis. Besarnya sampel tiap bangsal menggunakan rumus sampling fraction cluster. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist pemberian Pendidikan kesehatan. Analisa data menggunakan deskriptif statistik. Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan program pendidikan kesehatan secara keseluruhan 145 (100%) dilaksanakan, sebagian besar menggunakan metode diskusi 145 (100%), respon pasien atau keluarga pasien hipertensi setelah diberi pendidikan kesehatan sebagian besar paham tapi tidak bisa menjelaskan sendiri 113 (77,93%), pemberi pendidikan kesehatan sebagian besar dilaksanakan oleh dokter 135 (93,10%), dan penerima pendidikan kesehatan terbanyak diterima oleh keluarga pasien hipertensi 122 (84,14%).Kata Kunci: Discharge Planning, Hipertensi

Page 1 of 1 | Total Record : 4