cover
Contact Name
Muhamad Shoheh
Contact Email
tsaqofah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287774201904
Journal Mail Official
tsaqofah@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Tsaqofah: Jurnal Agama dan Budaya
ISSN : 14126478     EISSN : 26227657     DOI : https://doi.org/10.32678/tsaqofah
Core Subject : Humanities, Social,
Tsaqôfah published twice a year since 2001 (June and December), is a multilingual (Indonesian, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Islamic History and Culture. This journal is published by the Islamic History and Civilization Department, Faculty of Ushuluddin and Adab, “Sultan Maulana Hasanuddin” State Islamic University of Banten. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic History Islamic Culture Islamic Civilization Islamic Tradition Islamic Literature Islamic Philology and Literature Islamic Archeology Local Islam and Culture Islamic Arts and Architecture
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2016): June 2016" : 5 Documents clear
Revolusi Islam Iran dan Pengaruhnya Bagi Perkembangan Syiah di Indonesia Siti Fauziah
Tsaqofah Vol 14 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v14i1.3386

Abstract

Iran's 1979 Islamic revolution led by Ayatollah Khomeini, the Iranian nation has led to the establishment of the Islamic Republic of Iran. As the largest social revolution, the Islamic Revolution of Iran is not only to give effect to the Iranian nation but also have an impact and influence on Muslim communities across the world, including Indonesia. In Indonesia, the influence of the Iranian Revolution was not only influential in the rise of Muslims in Indonesia, but also led to the rapid development of Shia ideology in Indonesia. This is evident from the increasing proliferation of foundations of education, publishers, social organizations affiliated with Shia. Nevertheless Shiites in Indonesia is facing severe challenges, both internally in the form of a conflict between themselves and externally in the form of anti-Shia campaign carried out by the radical Salafi.
Pemanfaatan Folklor di Banten Sebagai Sumber Sejarah: Sejarah dan Tradisi Lisan Agus Heryana
Tsaqofah Vol 14 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v14i1.3385

Abstract

Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti. (QS. 49, Al-Hujurāt: 13)
Sejarah Lisan Eksistensi Buya Dimyati dan Ajarannya di Banten M Sari; Muhamad Shoheh; Mohammad Shofin Sugito; Aliyah Hidayati Hidayati
Tsaqofah Vol 14 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v14i1.3384

Abstract

Tulisan ini dibuat untuk membantah pandangan sebagian orang yang mengatakan bahwa keberadaan tokoh Islam masa lalu itu dapat diyakini, bila hanya didasarkan pada karya tulis belaka. Mengingat orang-orang yang menafikan eksisitensi Walisongo berpandangan bahwa keberadaan karya tulis merupakan satu-satunya bukti sejarah yang dapat dipercaya untuk menunjukkan eksistensi tokoh masa lampau. Hingga kini masih jarang kita temukan kajian tentang biografi dan ajaran seorang tokoh ulama yang didasarkan pada sejarah lisan. Sejarah lisan (oral history) adalah sumber sejarah yang dilisankan oleh manusia pengikut atau yang menjadi saksi akan adanya peristiwa sejarah pada zamannya. Dengan demikian, sejarah lisan dimaksudkan sebagai usaha untuk merekam, menyusun, dan menyimpan pengetahuan demi pengajaran dan pewarisannya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada sisi lain, Sejarah lisan merupakan sebuah metode untuk menggali, terus-menerus menyelidiki pengalaman seseorang, demi mengatasi keterbatasan keterangan dari dokumen tertulis yang tidak banyak dan sering tidak terawat.Buya Dimyati dan ajarannya merupakan identitas keislaman warga Banten. Eksistensinya masih banyak didasarkan pada sejarah lisan yang tersebar. Penelitian ini dimaksud untuk membuktikan bahwa sejarah lisan diakui secara ilmiah dan dapat diyakini sebagai ‘dokumentasi’ penting akan eksistensi ulama dan ajarannya. Di samping itu, hal ini menjadi jawaban bagi orang-orang yang menafikan ajaran-ajaran ulama yang direngkuh dan diimani, yang pada prinsipnya didasarkan pada katanya dan katanya.
Konflik PKI dan Masyumi (Kajian Tragedi Babakan Pandeglang Tahun 1958) Aliyah Hidayati
Tsaqofah Vol 14 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v14i1.3388

Abstract

Konflik merupakan proses sosial antar individu atau kelompok manusia, yang berusaha mencapai tujuan dengan jalan menentang pihak lawan, serta menggunakan ancaman atau kekerasan. Babakan merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Pandeglang, yang menjadi salah satu bukti sejarah adanya konflik antara Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Masyumi. Hingga melibatkan masyarakat dalam kepentingan berbagai pihak lainnya. konflik yang terjadi antara Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Masyumi dilatar belakangi adanya kepentingan kekuasaan wilayah. PKI di Pandeglang ada sejak tahun 1920an, melalui keanggotaan pegawai PJKA (Perusahaan Djawatan Kereta Api). Sedangkan, Masyumi awalnya merupakan suatu kumpulan organisasi Islam, yang diwadahi oleh Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI). MIAI kemudian menjadi sebuah partai politik Islam dan berubah nama menjadi Masyumi pada tahun 1945. Pengaruh serta kedudukan keduanya, sangat penting. Konflik tersebut semakin terprovokasi, ketika memasuki struktur politik dan kekuasaan. PKI dan Masyumi ketika itu bukan hanya berseteru dalam perpolitikkan semata, melainkan dalam perebutan hak tanah. Kemudian, lahirlah sebuah peristiwa pembantaian pada tahun 1958 terhadap masyarakat desa Babakan. Peristiwa itu berdampak terhadap stabilitas sosial, politik, ekonomi dan keagamaan di Pandeglang.
Sejarah Penulisan Mushaf Al-Qur’an Nusantara: Kajian Perbandingan Antara Mushaf Istiqlal Indonesia Dengan Mushaf Malaysia Makmur Haji Harun
Tsaqofah Vol 14 No 1 (2016): June 2016
Publisher : Departement of History and Islamic Civilization, Faculty of Ushuluddin and Adab, State Islamic University of Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsaqofah.v14i1.3383

Abstract

The history of a script the archipelago Mushaf is the starting point of art ornament mushaf development that is often the main sketches in the holy Qur'an. Implementation of writing and ornament was more beautiful when it was featured in the Istiqlal Indonesia and Malaysia mushaf. The existence of script and ornament was complemented the clear, bright, beautiful, unique and compelling on both the archipelago mushaf. Disclosure of this mushaf publishing history became important principles of the standard holy Qur’an in Indonesia and Malaysia to be read by the Islamic community. The development of these mushaf in Indonesia and Malaysia continued to be developed even continued to be refined using certain methods. In addition, it was also signaled the grandeur of various other artworks. Meanwhile, both the Mushaf had been proud for Muslims in the archipelago which was an artistic depiction of calligrapher expert hands. The methodology of this study used a comparative study with the deepening through the history of Indonesia and Malaysia mushaf. The objective of this study to see the unique script of archipelago mushaf that is often the basic symbols of art ornament and aesthetic quality in the Islamic community. The research findings are expected to develop a discourse of science to uncover the history and heritage of art and culture of Islam in the archipelago where the study was conducted.

Page 1 of 1 | Total Record : 5