cover
Contact Name
Yoyon Riono
Contact Email
yoyonriono353@gmail.com
Phone
+6282285011125
Journal Mail Official
yoyonriono353@gmail.com
Editorial Address
Jl. Propinsi Parit 01 Tembilahan Barat
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Agro Indragiri
ISSN : 25282956     EISSN : 26153777     DOI : 10.32520
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agro Indragiri (JAI) fokus menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang bermuatan mengenai ilmu budidaya pertanian, hama dan penyakit tanaman dan ilmu tanah. Sub tema JAI meliputi ilmu pemuliaan tanaman, rekayasa genetika tumbuhan, pengelolaan hama terpadu, kesuburan tanah, hidrologi pertanian, sistem perbanyakan tanaman, sistem pertanian terpadu, ilmu penyakit tanaman, teknologi budidaya tanaman, kajian tanah gambut, ilmu gulma.
Articles 119 Documents
Pemupukan Pada Tanaman Kelapa Sawit (elaies guinessis jacq) di PT. Bumi Palma Lestari, Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Riau Ega Aprilia.
Jurnal Agro Indragiri Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v6i2.1469

Abstract

Kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) merupakan tumbuhan tropis yang diperkirakan berasal dari Nigeria (Afrika Barat) karena pertama kali ditemukan dihutan belantara Negara tersebut. Kelapa sawit pertama kali di introduksikan ke Indonesia pada tahun 1848, dibawa dari Maurtius dan Amsterdam oleh seorang warga Belanda. Bibit kelapa swit yang berasal dari kedua tempat terebut masing-masing berjumlah dua batang dan poada taun yang sma ditanam di Kebun Raya Bogor (s’Lands plantenium Buiten Zorg) hingga saat ini pohon tersebut masih hidup dan doiyakini sebagai nenek moyang kelapa sawit Di Asia Tenggara (Hadi, 2004).Pupuk merupakan salah satu sumber hara bagi tanaman yang sangat menentukan tingkat pertumbuhan dan produksi tanaman, karena kemampuan lahan dalam penyediaan unsur hara secara teru menerus bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman kelapa sawit yang berumur panjang sangatlah terbatas. Keterbatasan daya dukung lahan dalam penyediaan unsur hara ini di imbangi dengan unsur hara ini harus di imbangi dengan penambahan unsur hara. Kegiatan magang ini dilaksanakan selama satu bulan, dimulai pada tanggal 06 Januari sampai dengan 06 Februari 2020 di perkebunan kelapa sawit PT. Bumi Palma Lestari Persada (BPLP), Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Pada saat melakukan kegiatan magang metode yang dilakukan adalah metode praktek kerja lapangan, kegiatan tersebut melakukan seluruh jenis perkerjaan pada level manajerial yang di izinkan, mulai Karyawan Harian Lepas (KHL), pendamping mandor dan pendamping asisten. Aspek tekis adalah bagian di mana semua pekerjaan yang ada di perkebunan tersebut di ikuti oleh penulis dan dilaksanakan bersama karyawan perusahaan, disini penulis menjalankan tugas yang di intruksikan oleh asisten dan mandor serta bertanggung jawab atas semua tugas, atau pu tugas-tugas yang penulis lakukan antara lain : Panen,Brondolan,Pembersihan gulma,Sampel daun,Transport TBS,Aapek managerial.
“UPAYA PEMANFAATAN HALAMAN RUMAH SEBAGAI LAHAN PERTANIAN TANAMAN BUDIDAYA UNTUK KEBUTUHAN KONSUMSI DAN PEMASARAN MASYARAKAT PADA MASA COVID 19 DI KELURAHAN TEMPULING” Razy Syahputra
Jurnal Agro Indragiri Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v6i2.1470

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk memanfaatkan halaman rumah yang kosong atau tidak memiliki fungsi sebagai sarana lahan pertanian yang dapat memiliki nilai jual dan konsumsi pada tanaman yang di tanam serta mengurangi penyebaran mata rantai covid-19 di kelurahan Tempuling dan memenuhi anjuran pemerintah untuk di rumah saja. Penelitian ini di lakukan dengan metode wawancara dan diskusi yang terdiri dari 7 orang sampel dan populasi yang ada di Kelurahan Tempuling. Kesimpulan dari metode yang di lakukan di dapat bahwa pertanian halaman rumah sangat berpotensi sebagai penunjang atau pengganti pertanian di lahan pada masa covid 19 ini, yang mana segala aktifitas di luar rumah sangat harus di batasi oleh pemerintah guna memutus mata rantai covid 19. Budidaya ini dilakukan dalam skala kecil dan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
RESPON PERTUMBUHAN EKSPLAN JERUK KASTURI (Citrus microcarpa) TERHADAP PEMBERIAN Benzyl Amino Purin (BAP) DAN ARANG AKTIF PADA MEDIA MS Yusron, Tri Nopsagiarti
Jurnal Agro Indragiri Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v6i2.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respon Pertumbuhan Eksplan Jeruk Kasturi (Citrus microcarpa) Terhadap Pemberian Benzyl Amino Purin (BAP) dan Arang Aktif Pada Media MS. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan UPT Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Waktu penelitian dilakukan selama 3 bulan dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2020. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial terdiri dari 2 taraf perlakuan ( A= BAP dan B= Arang aktif) dengan 3 kali ulangan.Yaitu : A0 (Tanpa BAP), A1 (BAP 1 mg/l), A2 (BAP 6 mg/l), A3 (BAP 12 mg/l), dan B0 (Arang aktif), B1 (Arang aktif 1 g/l), B2 (Arang aktif 2 g/l), B3 (Arang aktif 3 g/l). Berdasarkan hasil penelitian pemberian berbagai konsentrasi BAP secara tunggal berpengaruh terhadap semua parameter yang diamati, dimana perlakuan terbaik terdapat pada A2 dengan rata-rata umur muncul tunas 6.80 hari, jumlah tunas 3.74 buah, jumlah daun 4.18 buah, panjang akar 7.46 cm. Untuk perlakuan berbagai konsentrasi Arang aktif berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, dengan konsentrasi terbaik pada B2 dengan rata-rata umur muncul tunas 7.35 hari, jumlah tunas 3.41 buah, jumlah daun 4.07 buah, panjang akar 7.21 cm. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian berbagai pemberian BAP dan Arang aktif berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan dengan perlakuan terbaik A2B2 ( Pemberian BAP 6 mg/l dan Arang aktif 2 g/l ) yaitu umur muncul tunas 6 hari, jumlah tunas 3 buah, jumlah daun 4 helai, panjang akar 7.46 cm.
UPAYA PEMANFAATAN HALAMAN RUMAH SEBAGAI LAHAN PERTANIAN BUDIDAYA TANAMAN UNTUK MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT PADA MASA COVID 19 DI KELURAHAN TELUK PINANG Zulkifli.
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v7i1.1630

Abstract

Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat para petani menjadi tidak produktif. Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun sayuran organik di pekarangan rumah.Pekarangan merupakan suatu lahan yang berada di sekitar rumah. Hampir semua rumah memiliki pekarangan atau halaman. Beranekaragam tanaman yang dapat di tanam pada halaman rumah yaitu Tanaman Sayuran, Tanaman Pagar, Tanaman Buah, Tanaman Obat dan bumbu dapur,serta Bunga. Apabila dikelola dengan baik maka lahan ini dapat memberikan keuntungan bagi pemilik. Metode yang dilakukan yaitu dengan cara diskusi dan wawancara. Dari hasil wawancara tersebut dapat diketahui bahwa masyarakat di Kelurahan Teluk pinang dalam keterbatasan lahan yang ada pada masa covid -19 di halaman rumah sudah ada namun hanya saja bvelum banyak varietas sehingga hanya untuk konsumsi saja.
PENGEDALIAN GULMA PADA TANAMAN KARET (hevea brasiliensis, Mull, Arg.) DI INSTALASI BENIH PERKEBUNAN KUALU UPT TPH BUN PROVINSI RIAU Hendi Andrean
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v7i1.1631

Abstract

Tanaman karet (Hevea brasiliensis Mull, Arg.) merupakan salah satu tanaman yang dibudidayakan di Indonesia dan memberikan andil yang cukup besar terhadap devisa negara diantara hasil perkebunan lainnya, dan menempati urutan ketiga setelah migas dan kayu (Setyamidjaja, 1993). Pengendalian gulma di kebun karet menghasilkan sangatlah penting untuk menekan jumlah pengeluaran dan meningkatkan hasil produksi. Pengendalian gulma harus mengikuti aturan yang dianjurkan. Kesalahan dalam pengendalian dapat mengurangi produksi lateks. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara mekanis, kultur teknis, hayati, preventif , kimia dan pengendalian terpadu. Saat ini, pengendalian gulma secara kimiawi merupakan alternatif terbaik untuk skala perkebunan yang luas. Berdasarkan uraian di atas penulis menyusun usulan magang mengenai“Pengendalian Gulma Pada Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) Di Instalasi Benih Perkebunan Kualu UPT TPH BUN Provinsi Riau ”.
UPAYA PENANGGULANGAN COVID 19 DENGAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI MEDIA TANAMAN OBAT HERBAL DESA SUNGAI ILIRAN /KECAMATAN GAUNG ANAK SERKA/KABUPATEN INDRAGIRI HILIR/PROVINSI RIAU. Hidayati
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v7i1.1632

Abstract

Masa pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk tinggal di rumah demi memutus mata rantai penyebaran virus. Kondisi ini tidak serta merta membuat para petani menjadi tidak produktif. Beragam aktivitas bisa dilakukan, khususnya yang bisa menopang kebutuhan pangan rumah tangga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berkebun tanaman obat herbal di pekarangan rumah. Aspek terpenting dalam pemanfaatan pekarangan rumah ini adalah tanaman hasil dari bertani di halaman rumah dapat memenuhi kebutuhan konsumsi maupun penjualan serta lingkungan halaman yang lebih indah dan sehat pada masa covid 19 ini. Dari hasil observasi dan wawancara dengan pihak-pihak terkait, dapat diketahui bahwa permasalahan utama petani dalam bertani di pekarangan rumah yaitu keterbatasan lahan yang ada dan juga jumlah panen yang terbatas serta varietas tanaman yang tidak beragam. Laporan ini dilakukan di :Desa Sungai Iliran /Kecamatan Gaung Anak Serka/Kabupaten Indragiri Hilir/Provinsi Riau, jenis penelitian ini digunakan adalah penelitian diskriptif kualitatif. Penelitian yang dilakukan pada bulan agustus – september 2020 dalam rentan waktu selama 45 hari. Yang di jadikan sampel dalam penelitian 5 orang populasi dan penetapan di ambil berdasarkan metode bailey (survey) merupakan satu metode penelitian yang teknik pengambilan datanya dilakukan melalui pertanyaan tertulis maupun lisan. Dari hasil wawancara beberapa petani dan ketua kelompok tani tersebut.
PENGARUH WABAH COVID-19 PADA PRODUKSI PASCA PANEN KELAPA DI DESA GEMILANG JAYA KECAMATAN BATANG TUAKA Kailani
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v7i1.1634

Abstract

Perkebunan merupakan salah satu subsektor pertanian yang mampu bertahan dimasa Pandemi COVID-19. Ada beberapa faktor yang membuat perkebunan dapatbertahan dalam situasi pandemi seperti saat ini. Selain itu, sistem pre-order yang diterapkan dalam bisnis perkebunan membuat sektor ini tetap bertahan di tengah Pandemi COVID-19. Indonesia merupakan salah satu negara dengan hasil perkebunan terbesar di dunia, seperti sawit, karet, kopi dan kakao. Selain itu, komoditas perkebunan seperti pala dan lainnya juga masih terus diproduksi dan membuat sektor ini tetap bertahan. Indonesia merupakan salah satu negara dengan hasil perkebunan terbesar di dunia, seperti sawit, karet, kopi dan kakao. Selain itu, komoditas perkebunan seperti pala dan lainnya juga masih terus diproduksi dan membuat sektor ini tetap bertahan. secara administratif desa gemilang jaya termasuk dalam wilayah kecamatan batang tuaka kabupaten indragiri hilir provinsi riau dan terletak dibagian utara merupakan salah satu desa yang memiliki potensi ekonomi berkembang di dukung oleh infranstrukturdesa gemilang jaya dilihat secara umum keadaannya merupakan daerah dataran rendah dengan persawahan luas yang dialiri oleh sungai yaitu sungai indragiri dengan beberapa anak sungai. Peningkatan penghasilan di masa pendemi covid-19 terhadap pasca panen kelapa di Desa Gemilang Jaya Kecamatan Batang Tuaka.
PENGARUH PENDAPATAN PETANI TANAMAN TAHUNAN PADA MASA PENDEMI COVID-19 DI KELURAHAN SUNGAI SALAK Ega Aprilia.
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v7i1.1635

Abstract

Saat ini dunia sedang berperang melawan pandemi Covid-19, tidak terkecuali Indonesia. Pandemi ini telah berdampak secara multi dimensional pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Selain menyerang langsung pada kesehatan, pandemi ini juga menyerang kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Pandemi ini berpotensi mengakibatkan disharmonisasi sosial pada masyarakat, konflik konfrontasi pada kebijakan pemerintah, hingga tumbangnya ekonomi masyarakat terutama kelas bawah. Laporan ini dibuat untuk mengetahui Apakah pendemi covid-19 berpengaruh terhadap pendapatan petani tanaman tahunan di kelurahan sungai salak kecamatan tempuling. Apakah faktor penghambat dan pendukung pendapatan petani tanaman tahunan pada masa pendemi covid-19 di kelurahan sungai salah kecamatan tempuling. Pemerintah daerah harus berkomitmen mendorong pemanfaatan lahan suboptimal, seperti lahan kering dan rawa, juga sekaligus mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Pemanfaatan pekarangan dilakukan melalui upaya memberdayakan keluarga ataupun satuan kelompok masyarakat yang lebih besar untuk budi daya lahan pekarangan maupun pengolahan hasilnya.
VIABILITAS BENIH TERONG (SOLANUM MELONGENA L.) DENGAN PEMBERIAN POC BEKICOT Intan Sari
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v8i2.1746

Abstract

Penelitian pengaruh pupuk organik cair (POC) bekicot terhadap viabilitas benih terung (Solanum melongena L.), dilaksanakan bulan September sampai Oktober Tahun 2018 bertempat di laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian jalan Provinsi Parit. 1 Tembilahan Hulu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC Bekicot terhadap viabilitas benih terung (Solanum melongena L.) dan memperoleh kosentrasi POC Bekicot yang optimal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dari 6 perlakuan, terdiri dari (tanpa perlakuan, 20 ml POC Bekicot/liter air, 30 ml POC Bekicot/liter air, 40 ml POC Bekicot/liter air, 50 ml POC Bekicot/liter air, 60 ml POC Bekicot/liter air dan 3 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis sidik ragam (uji F) dan dilanjutkan dengan LSD pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan pupuk organik cair (POC) dapat mempengaruhi viabilitas benih terung (Solanum melongena L) dengan parameter pengamatan daya tumbuh benih, kecepatan tumbuh benih, indeks vigor, tinggi kecambah dan berat basah kecambah. Konsentrasi 20 ml POC Bekicot/liter air merupakan kosentrasi optimal untuk meningkatkan viabilitas benih terung (Solanum melongena L.).
PERBANDINGAN AKURASI PENGUKURAN KLOROFIL DAN KADAR NITROGEN ANTARA SPAD DENGAN NDVI PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays) Farid Hanafiyanto; Wahono
Jurnal Agro Indragiri Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v8i2.1747

Abstract

SPAD merupakan teknologi manual sebagai pendeteksi kandungan klorofil lapang. Penggunaan SPAD untuk mendeteksi kandungan klorofil dan menentukan kesehatan tanaman. SPAD membutuhkan waktu lama dan kurang efektif jika digunakan dalam suatu areal lahan yang luas. Perkembangan teknologi pertanian seperti UAV menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat yang memiliki lahan yang luas, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya. NDVI mempermudah mendeteksi kesehatan tanaman dengan melihat kandungan klorofil dan nitrogen pada tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu (1) Mengetahui perbandingan akurasi pengukuran klorofil dan nitrogen antara SPAD dengan NDVI (2) Mengetahui perbandingan klorofil dan nitrogen hasil estimasi pendugaan SPAD dengan NDVI. Metode yang digunakan yaitu penentuan klorofil dan nitrogen di laboratorium, , Software ArcGIS untuk mengetahui nilai estimasi pendugaan, dan analisis data regresi dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi korelasi antara SPAD dan Klorofil Lab 0,8138. SPAD dan Nitrogen Lab 0,8725. NDVI dan Klorofil Lab 0,8882, dan NDVI dan Nitrogen Lab 0,9029. Hal ini menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan hubungan yang searah antar variabel. Hasil uji T dua sampel berpasangan menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari semua persamaan model dimana memiliki nilai t hitung lebih kecil dibandingkan dengan t tabel.

Page 6 of 12 | Total Record : 119