cover
Contact Name
Rofi Budi Hamduwibawa
Contact Email
rofi.hamduwibawa@unmuhjember.ac.id
Phone
+628124990200
Journal Mail Official
hexagon@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember Alamat: Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia 68124 Phone & Fax: (0331)336728 | 337957 Email: hexagon@unmuhjember.ac.id
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon
ISSN : 25282379     EISSN : 25408135     DOI : https://dx.doi.org/10.32528/hgn
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan di terbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Journal Infrastruktur Hexagon memfokuskan pada bidang ketekniksipilan berisi artikel-artikel tentang perencanaan, perancangan dan evaluasi pada bangunan dan objek teknik sipil
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON" : 10 Documents clear
KAJIAN INTENSITAS HUJAN DENGAN DEBIT BANJIR SERTA INTEGRASI DENGAN SISTEM INFORMASI BENCANA (STUDI KASUS DAS DINOYO KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER) Totok Dwi Kuryant, Silvi Yustitia Eka Pratiwi Nanang Saiful Rizal
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.196

Abstract

Banjir merupakan peristiwa alam yang sangat sering terjadi. Hal ini terjadi karena perubahan iklim global, perubahan tata guna lahan yang sangat ekstrim dan kurangnya sistem informasi kebencanaan. Banjir bandang di Kecamatan Panti pada tanggal 31 Desember 2005 dan 1 Januari 2006 telah merenggut korban jiwa sebanyak 73 orang, 7605 jiwa diungsikan, merusak rumah sejumlah 385 buah  serta beberapa fasilitas umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara curah hujan, intensitas, debit banjir, tinggi air, kecepatan aliran dan status kebencanaan yang disandang dengan mengintegrasi curah hujan serta debit banjir menggunakan modifikasi stasiun penakar hujan. Metode yang digunakan untuk mencari debit dalam penelitian ini adalah Hidrograf Banjir metode Nakayasu. Dari hasil perhitungan didapatkan debit pada saat banjir bandang adalah 157,66 m3/dt dengan kecepatan aliran 2,686 m/dt sehingga daya tampung dari sungai mengalami kelebihan kapasitas dari debit sungai normal yakni 133,454 m3/dt. Dari hasil pengolahan data oleh sensor hujan dan mikrokontroler didapatkan tampilan pada komputer berupa tinggi curah hujan dan status kebencanaan yang disandang. Kata kunci       : Banjir, Debit, Status Kebencanaan
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN JALAN RAYA DENGAN KONTRUKSI LENGKUNG DI SUNGAI DISANAH DESA MARPARAN KECAMATAN SRESEH KABUPATEN SAMPANG Qosim, Moh; Priyono, Pujo; Dewi, Ilanka Cahya
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.197

Abstract

Perencanaan jembatan ini menggunakan kontruksi beton bertulang dengan tipe Deck Arch yang mengacu pada RSNI T-02-2005 (peraturan pembebanan untuk jembatan) dan RSNI T-12-2004 (perencanaan struktur beton untuk jembatan). Jembatan yang direncanakan memiliki panjang bentang total sepanjang 160 meter yang terletak pada wilayah gempa zona 2. Permasalahan yang diambil adalah perencanaan elemen-elemen struktur atas. Analisis struktur menggunakan program komputer SAP 2000 V.14. Struktur dimodelkan sebagai open frame tiga dimensi. Perancangan struktur struktur jembatan tersebut meliputi perencanaan pelat, balok memanjang, balok melintang, balok kantilever, tiang railing, kolom, dan balok pelengkung. Perencanaanya meliputi tulangan lentur, geser, torsi dan hubungan balok kolom. Sedang beban yang dianalisis meliputi beban tetap, beban lalulintas, beban gaya rem, beban untuk pejalan kaki, beban pengaruh temperatur, beban angin, dan beban akibat gempa. Dari hasil perancangan, dihasilkan berbagai variasi dimensi dan penulangan untuk masing-masing elemen struktur yang dalam analisis telah memenuhi syarat kekuatan dan keamanan struktur. Untuk pelat lantai kendaraan digunakan pelat dengan tebal 220 mm. Pada balok memanjang di gunakan dimensi 1000 mm x 1200 mm sedangkan balok melintang digunakan dua tipe balok dengan dimensi dan penulangan yang berbeda-beda. Untuk kolom terdiri dari tiga buah tipe dengan dimensi 1000 mm x 1000 mm (K1), 1000 mm x 1500 mm (K2), dan 1000 mm x 2000 mm (K3). Elemen balok pelengkung berdimensi 1000 mm x 1300 mm. Untuk balok kantilever berdimensi 400 mm x 300 mm. Kata Kunci: Jembatan, balok pelengkung, deck arch, beban jembatan.
EVALUASI GEOMETRIK DAN STRUKTUR JALAN REL KERETA API PADA STASIUN JEMBER – RAMBIPUJI DAN ARJASA Irawati, Irawati
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.193

Abstract

Kereta api  dapat ditemukan di stasiun-stasiun dengan pemberangkatan setiap saat. di Kabupaten Jember termasuk Daerah Operesional IX (Daops IX) dengan 12 (dua belas) stasiunnya. Kedua belas  stasiun tersebut  adalah stasiun Tanggul, stasiun Bangsalsari, stasiun Rambipuji, stasiun Mangli, stasiun Jember, stasiun Arjasa, stasiun Kotok, stasiun Kalisat, stasiun Ledokombo, stasiun Sempolan, atasiun Garahan, stasiun Mrawan. Prasarana berupa jalan rel kereta api meliputi rel, bantalan, ballas dan penambat rel seharusnya perlu perawatan yang baik. Berdasarkan permaslahan yang ditemukan peneliti melakukan penelitian dengan mengevaluasi geometrik jalur kereta api dan struktur jalan rel kereta api. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui geometrik jalur kereta api, dan mengetahui struktur rel kereta api. Saat ini dari ketiga lokasi penelitian Geometrik (perlintasan), dan struktur rel Kereta Api dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa permasalahan yang di anggap penting dalam menentukan keamanan atau kelayakan Geometrik dan Struktur rel kereta api. Pada ketiga lokasi penelitian (perlintasan) rel KA dengan jalan raya adanya hambatan jarak pandang masinis dan pengemudi (kendaraan). Hal ini disebabkan garis pada jarak  pandang (dTA) terhalang karena terdapat bangunan, seperti perkampungan dan tempat usaha. Saat ini sepanjang ketiga lokasi penelitian,Rel kereta api dari stasiun Rambipuji sampai stasiun Arjasa adalah  tipe R.54. Kata Kunci : Struktur Rel Kereta Api, Geometrik 
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL DIALOG BANYUWANGI Irawati, Irawati
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.194

Abstract

Pembangunan Hotel Dialog Banyuwangi merupakan proyek bersekala menengah yang mempunyai resiko kecelakaan cukup tinggi. Oleh karena itu perlu disusunnya sebuah penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) untuk meminimalisir angka kecelakaan yang akan terjadi. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi potensi resiko kecelakaan yang mungkin terjadi, merencanakan tindakan pencegahan pencegahan kecelakaan dan merencanakan tindakan penanganan bila kecelakaan tidak dapat di hindari. Metode pelaksanaan perlu di jabarkan, dibuat identifikasi potensi resiko kecelakaan dengan menggunakan diagram tulang ikan (Fishbone Diagram). Dari identifikasi tersebut, diperoleh akar permasalahan resiko sehingga dapat memprediksi penyebab kecelakaan. Kemudian dilakukan tindakan pencegahan dan penanganan korban kecelakaan dengan cara menahan resiko, menghindari resiko, mengontrol resiko dan mengalihkan resiko.  Potensi resiko yang ada dipelaksanaan diprediksi kecelakaan kerja yang terjadi adalah 1,25 - ≥3 jadi perlu dilakukan tindakan mendesak penangannnya sehingga mengurangi tingkat resiko menengah menjadi resiko rendah. Kata Kunci : Identifikasi Potensi Resiko, Tingkat Resiko
KAJIAN TEKNIS DAM SEMBAH PATRANG KABUPATEN JEMBER Amri Gunasti, Zeny Kurniawan Noor Salim
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.195

Abstract

Rangkuman, saya melaksanakannya dengan aturan yang sesuai dan yang ada. Dalam suatu penelitian berbagai bidang. Saya meneliti dan mengkaji bidang air, perencanaan  yang saya lakukan ini adalah salah satu kegiatan merencanakan ulang suatu bangunan air, yaitu tepatnya adalah mengkaji ulang DAM (Bendung). Kajian ini digunakan untuk mendapatkan hasil perbandingan atau hasil dari perencanaan ulang suatu bangunan air atau DAM yang sudah ada dengan yang akan direncanakan ulang. Tugas saya adalah memodifikasi maupun merencanakan ulang bentuk maupun kekuatan dari bangunan air atau DAM  tesebut agar mendapatkan hasil yang lebih baik ataupun lebih bisa dimanfaatkan dari bangunan air atau DAM  yang sudah  ada. Saya berharap bisa mendapat hasil yang sesuai dengan target yang di inginkan dan mendapat hasil yang baik dalam memodifikasi dan mengkaji ulang bangunan air atau DAM Sembah, Patrang tersebut.Kata Kunci      : Bangunan Air, Dam (Bendung)
EVALUASI GEOMETRIK DAN STRUKTUR JALAN REL KERETA API PADA STASIUN JEMBER – RAMBIPUJI DAN ARJASA Raihan Raihan; Taufan Abadi; Irawati Irawati
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.193

Abstract

Kereta api  dapat ditemukan di stasiun-stasiun dengan pemberangkatan setiap saat. di Kabupaten Jember termasuk Daerah Operesional IX (Daops IX) dengan 12 (dua belas) stasiunnya. Kedua belas  stasiun tersebut  adalah stasiun Tanggul, stasiun Bangsalsari, stasiun Rambipuji, stasiun Mangli, stasiun Jember, stasiun Arjasa, stasiun Kotok, stasiun Kalisat, stasiun Ledokombo, stasiun Sempolan, atasiun Garahan, stasiun Mrawan. Prasarana berupa jalan rel kereta api meliputi rel, bantalan, ballas dan penambat rel seharusnya perlu perawatan yang baik. Berdasarkan permaslahan yang ditemukan peneliti melakukan penelitian dengan mengevaluasi geometrik jalur kereta api dan struktur jalan rel kereta api. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui geometrik jalur kereta api, dan mengetahui struktur rel kereta api. Saat ini dari ketiga lokasi penelitian Geometrik (perlintasan), dan struktur rel Kereta Api dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa permasalahan yang di anggap penting dalam menentukan keamanan atau kelayakan Geometrik dan Struktur rel kereta api. Pada ketiga lokasi penelitian (perlintasan) rel KA dengan jalan raya adanya hambatan jarak pandang masinis dan pengemudi (kendaraan). Hal ini disebabkan garis pada jarak  pandang (dTA) terhalang karena terdapat bangunan, seperti perkampungan dan tempat usaha. Saat ini sepanjang ketiga lokasi penelitian,Rel kereta api dari stasiun Rambipuji sampai stasiun Arjasa adalah  tipe R.54. Kata Kunci : Struktur Rel Kereta Api, Geometrik 
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL DIALOG BANYUWANGI Raihana Raihana; Suhartinah Suhartinah; Irawati Irawati
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.194

Abstract

Pembangunan Hotel Dialog Banyuwangi merupakan proyek bersekala menengah yang mempunyai resiko kecelakaan cukup tinggi. Oleh karena itu perlu disusunnya sebuah penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) untuk meminimalisir angka kecelakaan yang akan terjadi. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengidentifikasi potensi resiko kecelakaan yang mungkin terjadi, merencanakan tindakan pencegahan pencegahan kecelakaan dan merencanakan tindakan penanganan bila kecelakaan tidak dapat di hindari. Metode pelaksanaan perlu di jabarkan, dibuat identifikasi potensi resiko kecelakaan dengan menggunakan diagram tulang ikan (Fishbone Diagram). Dari identifikasi tersebut, diperoleh akar permasalahan resiko sehingga dapat memprediksi penyebab kecelakaan. Kemudian dilakukan tindakan pencegahan dan penanganan korban kecelakaan dengan cara menahan resiko, menghindari resiko, mengontrol resiko dan mengalihkan resiko.  Potensi resiko yang ada dipelaksanaan diprediksi kecelakaan kerja yang terjadi adalah 1,25 - ≥3 jadi perlu dilakukan tindakan mendesak penangannnya sehingga mengurangi tingkat resiko menengah menjadi resiko rendah. Kata Kunci : Identifikasi Potensi Resiko, Tingkat Resiko
KAJIAN TEKNIS DAM SEMBAH PATRANG KABUPATEN JEMBER Zeny Kurniawan Noor Salim Amri Gunasti
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.195

Abstract

Rangkuman, saya melaksanakannya dengan aturan yang sesuai dan yang ada. Dalam suatu penelitian berbagai bidang. Saya meneliti dan mengkaji bidang air, perencanaan  yang saya lakukan ini adalah salah satu kegiatan merencanakan ulang suatu bangunan air, yaitu tepatnya adalah mengkaji ulang DAM (Bendung). Kajian ini digunakan untuk mendapatkan hasil perbandingan atau hasil dari perencanaan ulang suatu bangunan air atau DAM yang sudah ada dengan yang akan direncanakan ulang. Tugas saya adalah memodifikasi maupun merencanakan ulang bentuk maupun kekuatan dari bangunan air atau DAM  tesebut agar mendapatkan hasil yang lebih baik ataupun lebih bisa dimanfaatkan dari bangunan air atau DAM  yang sudah  ada. Saya berharap bisa mendapat hasil yang sesuai dengan target yang di inginkan dan mendapat hasil yang baik dalam memodifikasi dan mengkaji ulang bangunan air atau DAM Sembah, Patrang tersebut.Kata Kunci      : Bangunan Air, Dam (Bendung)
KAJIAN INTENSITAS HUJAN DENGAN DEBIT BANJIR SERTA INTEGRASI DENGAN SISTEM INFORMASI BENCANA (STUDI KASUS DAS DINOYO KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER) Silvi Yustitia Eka Pratiwi Nanang Saiful Rizal Totok Dwi Kuryant
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.196

Abstract

Banjir merupakan peristiwa alam yang sangat sering terjadi. Hal ini terjadi karena perubahan iklim global, perubahan tata guna lahan yang sangat ekstrim dan kurangnya sistem informasi kebencanaan. Banjir bandang di Kecamatan Panti pada tanggal 31 Desember 2005 dan 1 Januari 2006 telah merenggut korban jiwa sebanyak 73 orang, 7605 jiwa diungsikan, merusak rumah sejumlah 385 buah  serta beberapa fasilitas umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara curah hujan, intensitas, debit banjir, tinggi air, kecepatan aliran dan status kebencanaan yang disandang dengan mengintegrasi curah hujan serta debit banjir menggunakan modifikasi stasiun penakar hujan. Metode yang digunakan untuk mencari debit dalam penelitian ini adalah Hidrograf Banjir metode Nakayasu. Dari hasil perhitungan didapatkan debit pada saat banjir bandang adalah 157,66 m3/dt dengan kecepatan aliran 2,686 m/dt sehingga daya tampung dari sungai mengalami kelebihan kapasitas dari debit sungai normal yakni 133,454 m3/dt. Dari hasil pengolahan data oleh sensor hujan dan mikrokontroler didapatkan tampilan pada komputer berupa tinggi curah hujan dan status kebencanaan yang disandang. Kata kunci       : Banjir, Debit, Status Kebencanaan
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN JALAN RAYA DENGAN KONTRUKSI LENGKUNG DI SUNGAI DISANAH DESA MARPARAN KECAMATAN SRESEH KABUPATEN SAMPANG Moh Qosim; Pujo Priyono; Ilanka Cahya Dewi
HEXAGON Vol 1, No 1 (2016): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v1i1.197

Abstract

Perencanaan jembatan ini menggunakan kontruksi beton bertulang dengan tipe Deck Arch yang mengacu pada RSNI T-02-2005 (peraturan pembebanan untuk jembatan) dan RSNI T-12-2004 (perencanaan struktur beton untuk jembatan). Jembatan yang direncanakan memiliki panjang bentang total sepanjang 160 meter yang terletak pada wilayah gempa zona 2. Permasalahan yang diambil adalah perencanaan elemen-elemen struktur atas. Analisis struktur menggunakan program komputer SAP 2000 V.14. Struktur dimodelkan sebagai open frame tiga dimensi. Perancangan struktur struktur jembatan tersebut meliputi perencanaan pelat, balok memanjang, balok melintang, balok kantilever, tiang railing, kolom, dan balok pelengkung. Perencanaanya meliputi tulangan lentur, geser, torsi dan hubungan balok kolom. Sedang beban yang dianalisis meliputi beban tetap, beban lalulintas, beban gaya rem, beban untuk pejalan kaki, beban pengaruh temperatur, beban angin, dan beban akibat gempa. Dari hasil perancangan, dihasilkan berbagai variasi dimensi dan penulangan untuk masing-masing elemen struktur yang dalam analisis telah memenuhi syarat kekuatan dan keamanan struktur. Untuk pelat lantai kendaraan digunakan pelat dengan tebal 220 mm. Pada balok memanjang di gunakan dimensi 1000 mm x 1200 mm sedangkan balok melintang digunakan dua tipe balok dengan dimensi dan penulangan yang berbeda-beda. Untuk kolom terdiri dari tiga buah tipe dengan dimensi 1000 mm x 1000 mm (K1), 1000 mm x 1500 mm (K2), dan 1000 mm x 2000 mm (K3). Elemen balok pelengkung berdimensi 1000 mm x 1300 mm. Untuk balok kantilever berdimensi 400 mm x 300 mm. Kata Kunci: Jembatan, balok pelengkung, deck arch, beban jembatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10