cover
Contact Name
Harpang Yudha Karyawanto
Contact Email
harpangkaryawanto@unesa.ac.id
Phone
+628563651865
Journal Mail Official
virtuososendratasik@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung T14 Lantai 2 Program Studi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan, Surabaya 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik
ISSN : -     EISSN : 26220407     DOI : -
VIRTUOSO is a scholarly journal that presents music analysis and music composition articles. The expert editors receive articles on music and music studies from various groups of students, lecturers, musicians, teachers, and other elements of society. This journal encompasses original research articles, review articles, and performance analysis, including: Classic Music Traditional Music Contemporary Music Music Performance Musicology Music Education Musical Theatre Ethnomusicology Music Therapy World Music Film Music Digital Music Modern Music This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2018)" : 6 Documents clear
Musik Tari Rentak Buliandi Sanggar Kamboja SMPN 1 Rengat Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau (Analisis Unsur Melodi) Rofiandri Suardi
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n1.p1-7

Abstract

Tari Rentak Bulian menjadi salah satu kesenian yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Indragiri Hulu. Tari ini diajarkan di sanggar-sanggar di Kabupaten Indragiri Hulu, dan juga di kegiatan Ekstrakurikuler Sekolah. Di Sanggar Kamboja SMPN 1 Rengat, tari Rentak Bulian diajarkan kepada siswa/i dan juga mempelajari musik iringannya. Dalam artikel ini, pembahasan lebih difokuskan kepada musik tari Rentak Bulian. Pembahasan yang dipaparkan adalah mengenai salah satu unsur pembentuk musik, yaitu melodi. Pengajaran seni Tari Rentak Bulian dan musik tarinya, merupakan salah satu bentuk pelestarian yang dilakukan seniman untuk diwariskan kepada generasi muda-mudi yang berkompetensi dalam dunia seni.Kata kunci: Rentak Bulian, Musik Iringan, Melodi.
Bentuk Lagu Dan Ambitus Nada Pada Orkestrasi Mars Unesa Harpang Yudha Karyawanto
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n1.p8-14

Abstract

Perguruan Tinggi di Indonesia mempunyai karakter berbeda-beda yang unggul diberbagai bidang, salah satu yang memberikan icon tersebut adalah lagu mars dalam sebuah lembaga pendidikan tinggi. Lagu mars mempunyai ringkasan makna yang mencerminkan suatu lembaga, baik internal maupun eksternal. Tidak hanya pada Perguruan Tinggi saja, lembaga-lembaga lainnya, seperti Sekolah negeri maupun swasta, Korpi, Koperasi, Dharma Wanita, dan juga Golongan/Partai sampai perusahasan maupun yang lain juga mempunyai lagu mars. Hal tersebut membuktikan bahwa mars sangat memberikan konstribusi terhadap suatu lembaga maju yang memiliki kualitas dan dorongan peningkatan ke masa depan. Penelitian ini memberikan alternative dalam menganalisis sebuah lagu mars. Metode yang digunakan yaitu Ilmu Bentuk Analisis Musik. artikel ini memaparkan hasil analisis bentuk lagu dan ambitus nada pada orkestrasi Mars Unesa.Kata kunci: Orkestrasi, Bentuk Lagu, Lagu Mars
Multikultural dan Pendidikan Karakter Kesenian Didong Pada Masyarakat Gayo Kabupaten Aceh Tengah Putra Afriadi
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n1.p15-23

Abstract

Kebudayaan tersebut merupakan hasil kebiasaan masyarakat, dalam hal ini berupa pemikiran-pemikiran, karya seni sampai pada bentuk bahasa. Kemudian bentuk dari kebudaan itu bertahan sampai sekarang, melalui proses pembelajaran. Oleh karena itu, tradisi selain di temukan juga diciptakan. Dengan demikian bentuk kebudayaan (dalam hal ini seni pertunjukan tradisional) dapat dipahami sebagai kegiatan seni pertunjukan yang memuat nilai dan makna pemikiran, kebiasaan, kepercayaan, norma, adat istiadat untuk diwariskan dari generasi ke generasi. Khususnya seni pertunjukan Didong, sebagai hasil dari kebudayaan Gayo, Didong berperan besar dalam mempersatukan etnis Gayo yang memiliki berbagai macam pendapat mengenai nilai-nilai moral dan estetika tentang budaya yang ada. Tentu saja sebagai media pembelajaran, khususnya dalam ranah pendidikan karakter dengan pendekatan nilai, Didong merupakan kesenian yang tepat. Dengan konsep yang dikemukakan oleh Douglas P. Superka. Hampir semua kesenian daerah memiliki esensi yang tinggi, yang dapat digunakan sebagai media seni dalam pendidikan karakter. Itu semua bergantung pada apa, siapa, dan bagaiman hal tersebut diterapkan. Dalam persepektif multikulturalisme, Didong merupakan sebuah sarana untuk menyatukan seluruh etnis yang ada di daerah Gayo, bukan sebaliknya. Didong tidak diklaim sebagai kepemilikan setiap daerah melainkan kepemilikan bersama. Harus dapat meyatukan pemahaman estetika tentang apa yang ada dalam pertunjukan Didong secara keseluruhan, sehingga tidak terjadi kesalah pahaman yang dapat merusak nilai seni dari Didong itu sendiri.Kata kunci: kesenian, pendidikan karakter, nilai, multikultural, Didong.
Caprice No. 24 Karya Paganini Pada Solo Gitar Aransemen John Williams (Analisis Bentuk Musik) Agus Suwahyono
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n1.p24-29

Abstract

Caprice no. 24 merupakan salah satu dari 24 caprice yang diciptakan oleh Paganini, Caprice (capricio) adalah musik ringan yang pendek dan lincah, khusus bagi alat musik klaviatur, dikenal dalam abad ke-17. Capricio disusun dalam bentuk fuga. Selain itu ada yang menyebut Capricio sebagai sebuah komposisi yang tidak menuruti peraturan tertentu. Caprice no. 24 karya Paganini aransemen solo gitar oleh John Williams termasuk salah satu karya komposisi dengan bentuk variasi, dari tema yang kemudian dikembangkan dengan berbagai macam variasi baik irama, harmoni, melodi, dan seterusnya. Tema dalam Caprice no. 24 terdiri dari 12 birama, kemudian dikembangkan mulai dari variasi 1 sampai dengan variasi 13 (Finale), yang secara keseluruhan mencapai 158 birama. Analisis bentuk variasi karya Paganini œCaprice no. 24 adalah sebagai berikut: Variasi ke: (1) Variasi dengan harmoni tetap, (2) Variasi Melodi, (3) Variasi harmoni, (4) Variasi Melodi, (5) Variasi Melodi, (6) Variasi Harmoni, (7) Variasi Harmoni dan Irama, (8) Variasi bebas, (9) Variasi Melodi, (10) Variasi melodi dan ritme, (11) Variasi bebas, (12) Variasi Karakter, (13) Finale; Variasi bebas.Kata kunci: Caprice, Bentuk variasi
Teknologi Pengembangan Digital dalam Mengembangkan Komposisi dan Aransemen Pada Musik Menggunakan Software Cubase Yunanto Tri Laksono
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n1.p30-33

Abstract

Musik adalah salah satu komponen yang berperan penting dalam berkembanganya salah satu bidang disiplin ilmu yang ada dalam intisari kehidupan. Merupakan salah satu produk kebudayaan yang berkembang dalam satu masa ke masa, menjadikan musik menjadi salah satu bidang ilmu yang sejajar dengan disiplin ilmu yang lain. Memingat hal ini ditandai dengan banyaknya peminat dan berkembangnya musik dari konsep musik analog atau manual berkembang dengan munculnya metodologi digital sistem. Dengan munculnya perkembangan ini maka pengembangan ditandai pula dengan berkembangnya perangkat pendukung dalam mengembangkan komposisi ataupun aransemen. Salah satu perangkat yang turut serta mengembangkan kompetensi adalah software. Software merupakan perangkat lunak yang digunakan oleh usernya dalam mempermudah penggunaanya dalam media apapun baik desain ataupun musik. Cubase muncul sebagai salah satu perangkat berbentuk software yang digunakan untuk membuat music scoring ataupun music dubbing yang lebih fleksibel sehingga dapat mempermudah dalam menciptakan aransemen ataupun komposisi baru.Kata kunci: Musik, Cubase Software, Komposisi dan Aransemen
Pembelajaran Objektivikasi Musikal Melalui Penguasaan Musik Instrumental Bagi Anak Sekolah Dasar Yohanes Hernawan Pratama
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v1n1.p34-40

Abstract

Berdasar kurikulum 2013, pembelajaran musik di SD Marsudirini Semarang Indonesia, terdiri dari pembelajaran musik instrumental dan vokal. Dalam hasil penelitian terhadap pembelajaran, ditemukan bahwa pembelajaran musik instrumental di sekolah dapat meningkatkan kemampuan solfegio siswa sehingga dapat mendukung pembelajaran vokal maupun musik instrumental itu sendiri.Kata kunci: pendidikan, musik, instrumental, objektifikasi

Page 1 of 1 | Total Record : 6