cover
Contact Name
Uwes Fatoni
Contact Email
jurnal.askopis@gmail.com
Phone
+6281321553313
Journal Mail Official
jurnal.askopis@gmail.com
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Askopis
ISSN : 26227924     EISSN : 26227932     DOI : https://doi.org/10.32494/ja
Core Subject : Social,
Jurnal Askopis menerbitkan artikel hasil penelitian untuk mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam fokus ilmu komunikasi dan Penyiaran Islam dengan Lingkup kajian jurnal ini adalah Khitabah atau Public Speaking dan Ceramah, Kitabah atau Jurnalisme dan penulisan, I lam Media Penyiaran
Articles 12 Documents
Radio Dakwah dan Upaya Menangkal Kristenisasi Suharjo, Suharjo; Fatoni, Uwes
Jurnal Askopis Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Some Islamic preachers use the mass media in da'wah including they are in Cigugur Kuningan using radio in conveying messages of da'wah to mad'u especially they are vulnerable to object of Christianization. This paper reveals the efforts of Radioqu 104.8 FM in counteracting the Christianization mission in Cigugur Kuningan. Based on research radioqu 104.8 FM has da'wah role in counteracting Christianization in Cigugur, Kuningan through delivering of da'wah information namely: broadcasting of Islamic science, broadcasting Islam news, broadcasting information of society need, and broadcasting time of prayer. Radioqu 104.8 FM also educate the community to counteract the Christianization by applying the educational function through the discussion of people's problems, educating through exemplary stories, and educating healthy lifestyles. Moreover, Radioqu 104.8 FM gives influence in society to counteract Christianity through efforts to encourage diligent worship, influence to defend aqidah, influence the mindset of non-Muslims that Islam is a religion of peace, and develop Islamic art. Dakwah efforts through the utilization of mass media complement the activities of conventional da'wah through Islamic preaching.Banyak da’i memanfaatkan media massa dalam berdakwah seperti para da’i di kecamatan Cigugur Kuningan yang memanfaatkan radio dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah kepada mad’u khususnya yang rentan kristenisasi. Tulisan ini mengungkapkan upaya Radioqu 104.8 FM dalam menangkal misi kristenisasi di Kecamatan Cigugur Kuningan. Berdasarkan hasil penelitian peranan dakwah Radioqu 104.8 FM dalam menangkal kristenisasi di Cigugur, Kuningan dilakukan melalui penyampaian informasi dakwah yaitu: menyiarkan ilmu keislaman, menyiarkan berita Islam, menyiarkan informasi kebutuhan masyarakat, dan menyiarkan waktu shalat. Radioqu 104.8 FM juga turut mendidik masyarakat untuk menangkal kristenisasi dengan menerapkan fungsi mendidik melalui tanya jawab masalah umat, mendidik melalui kisah teladan, dan mendidik pola hidup sehat. Demikian juga Radioqu 104.8 FM berupaya mempengaruhi masyarakat untuk menangkal kristenisasi melalui upaya mendorong rajin ibadah, mempengaruhi untuk mempertahankan akidah, mempengaruhi pola pikir umat non Muslim bahwa Islam agama damai, dan mengembangkan seni Islam. Upaya dakwah melalui pemanfaatan media ini melengkapi kegiatan dakwah konvensional yang sudah berjalan melalui ceramah.
Representasi Perempuan di Masjid Nurhakki, Nurhakki; Haq, Islamul
Jurnal Askopis Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

When women are in the public space, the mosque becomes a choice of worship places either mahdoh or mahash mahhab. That is, the mosque must prepare facilities that are responsive to these needs such as separate ablution places, dressing rooms, special doors so that women do not violate the aurat (khillaqiyah) boundary while in the mosque. This case study research examines the representation of women in the Parepare City mosque. The results of this study indicate that the mosque facilities in Kota Parepare are not gender responsive because there is refraction on women's gender. The data of field observation with ablution category are: united, separate open, separate closed, then only 5% mosque which is friendly to woman with indicator set up facility of separate covered wudhu room. Refraction occurs because men are the dominant voice both in the structure of the field of idarah, imarah, and ri’ayah so that the voice of men becomes central in the communication process of mosque planning and development, the representation of women in the mosque is neglected and silent. Saat perempuan berada pada ruang publik, masjid menjadi pilihan tempat ibadah baik ibadah mahdoh maupun ghairu mahdoh. Artinya, masjid harus menyiapkan fasilitas yang responsif pada kebutuhan tersebut seperti tempat wudhu terpisah tertutup, ruang ganti, pintu khusus agar perempuan tidak melanggar batas aurat (khillaqiyah) saat berada di masjid. Penelitian studi kasus ini mengkaji tentang represenatsi perempuan di masjid Kota Parepare. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas masjid di Kota Parepare  tidak responsif gender karena terjadi pembiasan pada gender perempuan. Data observasi lapangan dengan kategori tempat wudhu yakni: menyatu, terpisah terbuka, terpisah tertutup, maka hanya 5 % masjid yang ramah terhadap perempuan dengan indikator menyiapkan fasilitas ruang wudhu terpisah tertutup. Pembiasan terjadi oleh karena laki-laki adalah dominan suara baik dalam struktur bidang idarah, imarah, dan ri’ayah sehingga suara laki-laki menjadi sentral dalam proses komunikasi perencanaan dan pengembangan masjid, representas perempuan di masjid terabaikan dan bungkam.
Penetrasi Sosial dalam Persahabatan Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Arbi, Armawati
Jurnal Askopis Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The competency of students can solve their problems in organisation that will increase their competencies of intrapersonal and interpersonal communication. Models of friendship and  models of conflcts of KPI students also portray their quotients.  Social penetration trained by family, organization, and enviroment. This research has found that  various friendship Models on KPI Students supports social penetration in Faculty Dakwah and Communication.  The constructive coflicts has supported  social penetration. In contrary,  the destructive conflict occured De-social penetration.  The factors increase social penetration that are the models of Friendship, a proud leader,  on time in meeting, loyalist, spirit, apreciation, and  educative sanctions. Social  penetration of students in organization has achieved Exchange Attitude layer In contrary, the factors  stimulated de-social penetration that are the destructive conflict, schedule organization were not running well because leader and some members were not commite and not consistent.  De- social penetration    back to orientation layer.  They  have withdrawn  communication when they have  undergone misunderstanding. Kompetensi mahasiswa dapat memecahkan masalahnya di organisasi, akan meningkatkan kompetensi komunikasi intrapribadi dan komunikasi antarpribadi. Model persahabatan dan konflik mahasiswa KPI akan menggambarkan kecerdasan mereka. Penetrasi sosial dilatih oleh keluarga, organisasi, dan lingkungan. Penelitian ini menemukan model-model persahabatan mahasiswa KPI di Fakultas Ilmu Dakwah dan ilmu Komunikasi yang mendukung penetrasi sosial. Faktor-faktor yang membangun penetrasi sosial, adalah  model keakrabanya, kagum terhadap pimpinan organisasi, jadwal rapat yang tepat,  loyal, semangat, penghargaan, dan saksi yang edukasi. Penetrasi sosial mahasiswa di organisasi  mencapai lapisan Menuju Pertukaran Sikap. (lapisan 2). Sebaliknya, faktor-faktor mendorong De- penetrasi sosial, adalah model konflik yang merusak, jadwal  yang tidak komitmen dan tidak konsisten. De-Penetrasi  sosial kembali ke lapisan awal. Mahasiswa memilih menarik diri  ketika  mereka mengalami salah paham.
Pesan Dakwah dalam Rubrik Cermin Hati Harian Radar Kudus Jawa Pos Zaini, Ahmad
Jurnal Askopis Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to understand, see and the purpose of the message of the da'wah display of the material of the da'wah messages contained in the "Cermin Hati" Daily section of the Radar Kudus Jawa Pos. This type of research includes descriptive qualitative research. The results showed that the material of the faith was delivered twice or about twenty percent. Shariah material is delivered three times or about thirty percent. Moral material is delivered five times or about fifty percent. In terms of the appearance of the material in the "Cermin Hati" section of the Daily Radar Kudus Jawa Pos, it can be concluded that the display is in accordance with the mission of this rubric to enlighten the heart so as not to get caught up in furu'iyah problems. The materials displayed try to provide information to all circles. Furthermore, the material contained in the "Cermin Hati" section of the Daily Radar Kudus Jawa Pos aims to provide information relating to actual Islamic problems in accordance with the events taking place in the community. Tulisan ini bertujuan untuk memahami, melihat dan tujuan disampaikannya pesan dakwah tampilan materi pesan-pesan dakwah yang dimuat di dalam rubrik Cermin Hati Harian Radar Kudus Jawa Pos. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi akidah disampaikan sebanyak dua kali atau sekitar dua puluh persen. Materi syariah disampaikan sebanyak tiga kali atau sekitar tiga puluh persen. Materi akhlak disampaikan sebanyak lima kali atau sekitar lima puluh persen. Dari segi tampilan materi dalam rubrik Cermin Hati Harian Radar Kudus Jawa Pos dapat disimpulkan bahwa tampilan telah sesuai dengan misi dari rubrik ini untuk memberikan pencerahan terhadap hati agar tidak terjebak dalam masalah-masalah yang furu’iyah. Materi-materi yang ditampilkan berusaha memberikan informasi kepada semua kalangan. Selanjutnya, materi yang terdapat dalam rubrik Cermin Hati Harian Radar Kudus Jawa Pos bertujuan untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan masalah-masalah keislaman yang aktual sesuai dengan kejadian yang tengah terjadi di masyarakat.
Komunikasi Politik Muslimat NU dalam Suksesi Pemilihan Umum Kepala Daerah Qibtiyah, Alimatul
Jurnal Askopis Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current political activity of women has become a meaningful conversation. Women have shown their existence as an important part of society that has and gives a positive meaning in the development of state and nation. Similarly, presented by Muslimat NU in Tegal District Election of Tegal District, Muslimat NU appear in front of the real to participate politically so that Pemilukada become an important moment in history as proof of their success. Through a gender approach to the theory of political communication, this article attempts to describe what the NU Muslimat motivates in the succession of the Tegal Regency Election of 2013, then how the political communication is built so that the effort succeeds in achieving its targets, as well as what factors are able to build political communication between them. The method used is interview and observation. The results of this study indicate that Umi Azizah, the elected vice-regent with an effective communication approach and his credibility and capital as a community activist for 20 years can take part in the political world substantially and can win the election with no money politics. Kiprah politik perempuan dewasa ini telah menjadi perbincangan yang cukup berarti. Perempuan telah menunjukkan keberadaaannya sebagai bagian penting dari masyarakat yang memiliki dan memberi arti positif dalam pembangunan negara dan bangsa. Begitu pula yang ditampilkan oleh Muslimat NU pada Pemilukada 2013 Kabupaten Tegal, ikut berpartisipasi politik dalam Pemilukada dan itu menjadi momen penting dalam sejarah sebagai bukti akan kesuksesan mereka. Melalui pendekatan gender dengan teori komunikasi politik, artikel ini berupaya untuk mendeskripsikan apa yang menjadi motivasi Muslimat NU dalam suksesi Pemilukada Kabupaten Tegal Tahun 2013, kemudian bagaimana komunikasi politik yang dibangun sehingga upaya tersebut berhasil mencapai targetnya, serta faktor-faktor apa saja yang mampu menghidupkan serta membangun komunikasi politik di antara mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umi Azizah, wakil bupati terpilih dengan pendekatan komunikasi yang efektif serta kredibiltasnya serta modal sebagai penggiat masyarakat selama 20 tahun mampu berkiprah di dunia politik secara subtantif dan dapat memenangkan pemilukada tanpa politik uang. Muslimat, Nahdhatul Ulama, Politik, Komunikasi Politik.
Fenomena Komunikasi melalui Media Sosial di Kalangan Remaja Ainiyah, Nur
Jurnal Askopis Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is oriented to communicating through social media among adolescent Wonorejo. With the focus of research on how social media phenomenon in interpretation among adolescents? And how the phenomenon of communication through social media woke up among teenagers? So the theoretical foundations relevant to this research are phenomenology, social media concept and concept of interpersonal communication. Data analysis used in this research is communication phenomenology analysis that is by analyzing every phenomenon of interpersonal communication done by adolescent through social media. By using interview technique, observation and documentation technique in collecting data, it is found that Wonorejo teenagers have verbal and nonverbal communication content by utilizing social media through Facebook account, Whatsapp even group communication room through online game creating cyberculture among teenagers. Penelitian ini berorientasi pada komunikasil melalui media social di kalangan remaja Wonorejo. Dengan fokus penelitian bagaimana fenomena media social di interpretasi di kalangan remaja? Dan bagaimana fenomena komunikasi melalui media social terbangun di kalangan remaja? Maka landasan teoritis yang relevan dengan penelitian ini adalah fenomenologi, konsep media social dan konsep komunikasi interpersonal. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa fenomenologi komunikasi yakni dengan menganalisa setiap fenomena-fenomena komunikasi interpersonal yang dilakukan remaja melalui media social. Dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data diperoleh hasil penelitian bahwa remaja Wonorejo memiliki konten komunikasi verbal dan nonverbal dengan memanfaat kan media sosial melalui akun Facebook, Whatsapp bahkan ruang komunikasi secara kelompok melalui game online menciptakan cyberculture di kalangan remaja.
Peranan Komunikasi Dakwah dalam Meluruskan Metode Dakwah Islam Radikal di Indonesia Prianto, Agung Teguh
Jurnal Askopis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32494/askopis.v1i1.10

Abstract

Radical Islam movements in Indonesia have different historical roots but have some similarities on their methods of dakwah movement, which are both rigid and strict in implementing their teachings, such as imposing people’s will, enforcing Islamic law and easily setting the fellow Moslems up as disbelievers. These teachings frequently experience clashes with the country and society when they are implemented in Indonesia, both among Moslems and with non-Moslems. Therefore, It is necessary to have the right way for communicating dakwah; how to convey dakwah messages in Islamic teachings to be well accepted in society. This research uses literature study method and is approached by theories of dakwah communication. By this approach, we can identify the weakness of radical Islam movements related to their dakwah in society. We can also find out that messages in Islam are the ones which bring peace, justice and tolerance; not ones which deprive people’s rights and impose people’s will. Islam radikal di Indonesia mempunyai akar sejarah yang berbeda tetapi sama dalam metode gerakan dakwahnya, yaitu sama-sama kaku dan keras dalam pelaksanaan ajarannya, seperti pemaksaan kehendak dan kaku dalam penegakan syariat Islam dan juga gampang mengkafirkan sesama Muslim. Sehingga saat dipraktekkan di Indonesia seringkali mengalami benturan dengan negara dan masyarakat, baik dengan sesama Muslim dan juga non-Muslim. Sehingga perlu ada komunikasi dakwah yang benar, bagaimana cara menyampaikan pesan-pesan dakwah dalam ajaran Islam agar bisa diterima masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan menggunakan pendekatan teori komunikasi dakwah. Dengan pendekatan komunikasi dakwah, maka kita bisa mengetahui kelemahan Islam radikal dalam berdakwah di masyarakat, serta kita bisa mengetahui bagaimana sebenarnya pesan-pesan dalam ajaran Islam itu adalah pesan yang membawa kedamaian, keadilan dan toleran, bukan perampasan hak dan pemaksaaan kehendak.
Strategi Komunikasi Perguruan Tinggi Agama Islam dalam Mendukung Internalisasi Budaya Kemahasiswaan Zamroni, Mohammad
Jurnal Askopis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32494/askopis.v1i1.2

Abstract

This study aims to determine the communication strategy of Islamic religious colleges (UIN Sunan Kalijaga) in supporting the internalization of student culture, especially new students. This is qualitative research by using descriptive approach. The result of research indicate that the objective of internalization student culture in UIN Sunan Kalijaga can be guidance, mentoring, giving information, stimulation, supervision, controlling and others which in essence aim to optimize ability. Medium for delivering messages of cultural internalization student at UIN Sunan Kalijaga include; SUKA News related to student affairs, there are also a communication network, correspondance and  UIN  publication in any media. The steps in developing new students as an effort to support the internalization of student culture are: a) Dialectics and Sharing, b) Participation, c) Communication Improvement, d) Paradigm Changes, e) Priority of leading programs, Creation of conducive atmosphere, f) Assistance activities, g) Increased insight, h) Allocation of coaching fund, and i) Award presentation.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi perguruan tinggi agama Islam (UIN Sunan Kalijaga) dalam mendukung internalisasi budaya kemahasiswaan terutama mahasiswa baru. Ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan internalisasi budaya mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga dapat berupa pembinaan, pendampingan, pemberian informasi, stimulasi, pengawasan, pengendalian dan lain-lain yang pada hakekatnya bertujuan  mengoptimalkan kemampuan. Media untuk melakukan penyampaian pesan internalisasi budaya kemahasiswaan di UIN Sunan Kalijaga meliputi; Suka News berkaitan dengan kemahasiswaan, ada juga jaringan komunikasi dan juga publikasi UIN, serta surat menyurat. Langkah-langkah  dalam membina mahasiswa baru sebagai usaha dalam mendukung internalisasi budaya kemahasiswaan yaitu: a) Dialektika dan Sharing, b) Partisipasi, c) Peningkatan Komunikasi, d) Perubahan Paradigma, e) Prioritas berbagai program unggulan, Penciptaan suasana yang kondusif, f) Pendampingan kegiatan, g) Peningkatan wawasan, h) Pengalokasian dana pembinaan, dan i) Pemberian penghargaan.
Pemberitaan Kerukunan Umat Beragama: Analisis Pesan Media Farhan, Farhan
Jurnal Askopis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32494/askopis.v1i1.3

Abstract

This paper discusses the harmony of religious communities in Indonesia through the online mass media coverage represents the reality of tri harmony of religion. The preaching of religious harmony is approached with the theory of communication through media texts. Data collection is done through online observation on the media. The media in question is a youtube audio-visual media, online print media (Metrotvnews.com, Detik.news, Republika.ac.id, Antaranews.com) that preach harmony between religious and publicized between April and June 2016. The identified data is then analyzed and presented in qualitative descriptive. The results of research are; first; social media displays news about religious tolerance as a continuous representation of the religious harmony trilogy. Second; The selection of themes or titles of news between social media represent the significant and synergic and dynamic roles of government and religious leaders between the central and regional levels. Third; Messages through their preaching are potentially 'antagonistic' and 'ambiguous' when confronted with a report based on a majority-minority, and / or peace-conflict element. Tulisan ini mengungkapkan kerukunan umat beragama di Indonesia melalui pemberitaan media massa online merepresentasikan realitas tri kerukunan beragama. Pemberitaan kerukunan umat beragama didekati dengan teori komunikasi melalui kajian teks media. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi online pada media. Media yang dimaksud adalah media audio-visual youtube, media cetak online (Metrotvnews.com, Detik.news, Republika.ac.id, Antaranews.com) yang memberitakan kerukunan umat beragama dan dipublikasikan antara April sampai Juni 2016. Data yang teridentifikasi kemudian dianalisis dan disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu; pertama; media sosial menampilkan pemberitaan tentang perilaku toleransi beragama sebagai representasi trilogi kerukunan umat beragama secara berkesinambungan. Kedua; Pemilihan tema atau judul pemberitaan antar media sosial tersebut merepresentasikan peran pemerintah dan tokoh agama yang signifikan, sinergis dan dinamis antara pusat dan daerah. Ketiga; Pemberi pesan melalui pemberitaannya berpotensi ‘antagonistis’ dan ‘ambigu’, bila dihadapakan pada pemberitaan yang didasarkan pada unsur mayoritas-minoritas, dan atau kedamaian-konflik.
Metode dan Penyajian Pesan dalam Dakwah Islam Kholili, H.M.
Jurnal Askopis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Askopis
Publisher : Asosiasi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (Askopis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32494/askopis.v1i1.13

Abstract

The Functional Religion of Islamic Communicator (PAIF) has the duty to provide religious life for the people of Sleman who became the audience of his targeted group. This paper aims: 1). Analyzing and describing how much Da’wah of Information and Da'wah of Extension have an effect on Clear Message of Da'wah and Message of Da'wah that Gives Motivation. 2). Analyze and describe how much the Clear Message of Dakwah and Messages that Give Motivation affects the Effect of Da'wah. Results of survei research indicate that, activity of da’wah of information take effect significantly to clarity of message present and take effect significantly also in generating message motivated. A clear message of da’wah and a message of dakwah that gives motivation have a significant effect on the effect of his da’wah. In other words, the activity of  Da’wah of Information that can affect the effect of da’wah is the activity of Da’wah of Information through the path of a clear message variable and variable Message that Gives Motivation. While Da'wah of Extension has no significant effect because not much effort. Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) mempunyai tugas memberikan pembinaan berkehidupan yang agamis bagi penduduk yang menjadi jamaah kelompok binaannya. Tulisan ini bertujuan: 1). menganalisis dan mendiskripsikan seberapa besar dakwah penerangan dan dakwah penyuluhan berpengaruh pada pesan dakwah yang jelas dan pesan dakwah yang memberikan motivasi. 2). menganalisis dan mendiskripsikan seberapa besar pesan dakwah yang jelas dan pesan yang memberikan motivasi berpegaruh pada efek dakwah. Hasil penelitian survei ini menunjukkan bahwa, kegiatan dakwah penerangan berpengaruh secara  signifikan terhadap kejelasan pesan yang disampaikan dan berpengaruh secara signifikan pula dalam memunculkan  pesan bermotivasi. Pesan  dakwah yang jelas  dan pesan dakwah yang memberi  motivasi berpengaruh secara signifikan terhadap efek dakwahnya. Dengan kata lain, Kegiatan  dakwah penerangan yang dapat berpengaruh pada efek dakwah adalah kegiatan dakwah penerangan yang berpengaruh melalui jalur variabel pesan yang jelas dan variabel pesan yang memberikan motivasi. Sementara dakwah penyuluhan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan karena tidak banyak diupayakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12