cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
didik@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arikapal75@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
urnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, adalah jurnal ilmiah nasional sebagai media bagi para akademisi untuk mempublikasikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bidang teknologi pada khususnya dan bidang lain pada umumnya. Jurnal PASOPATI terdaftar dalam International Standard Serial Number (ISSN) dengan nomor ISSN 2685-886X yang tertuang dalam SK LIPI no. 0005.2685886X/JI.3.1/SK.ISSN/2019.09 - 3 Agustus 2019 (mulai edisi Vol.1, No.3, Agustus-Oktober 2019) Fokus dan Sekup Jurnal meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang berhubungan dengan : 1. Teknik / Teknologi Tepat Guna 2. Pendidikan / Pemberdayaan Masyarakat 3. Pengembangan 4. Manajemen 5. dan bentuk pengabdian masyarakat lainnya yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2023)" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA WERDI, KECAMATAN PANINGGARAN, KABUPATEN PEKALONGAN MELALUI PEMBUATAN DESAIN BENDUNGAN WISATA Anis Kurniasih; Muhammad Hasan Atqiya; Rismiyati Rismiyati; Agus Naryoso; Muhammad Rizki Maulana
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.17663

Abstract

Desa Werdi memiliki potensi wisata yang cukup baik berupa panorama yang indah yang terbentuk akibat proses geologi yang unik. Namun di sisi lain, Desa Werdi menghadapi permasalahan terbatasnya lapangan pekerjaan sehingga memicu banyaknya warga yang memilih mencari penghidupan di kota besar. Saat ini, di Desa Werdi tengah dibangun bendungan yang berfungsi sebagai bangunan pengontrol aliran irigasi. Di kawasan pembangunan bendungan tersebut, teramati kondisi panorama alam yang indah dikelilingi oleh perbukitan dan hutan yang asri. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Paninggaran mengusulkan untuk dibangun tempat wisata di sekitar bendungan guna meningkatkan potensi wisata khususnya Desa Werdi. Tim pengabdian bermitra dengan pemerintah Desa Werdi melakukan analisis pengembangan wisata bendungan Desa Werdi. Metode yang digunakan adalah direct observation dan focus group discussion untuk mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan gagasan pengembangan wisata. rencana pengembangan kawasan bendungan wisata Desa Werdi dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata berkelanjutan yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Werdi. Gagasan pengembangan yang disusun dalam kegiatan ini dibangun berdasarkan analisis kondisi alam dan sosio-ekonomi masyarakat Desa Werdi. Gagasan pengembangan potensi wisata yang dihasilkan meliputi perencanaan atraksi dan amenitas serta analisis keberlanjutan wisata dan dampak perkembangannya terhadap ekonomi masyarakat dan lingkungan.Kata kunci: bendungan, wisata, pengembangan, Desa Werd
Perilaku Fomo di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Terhadap Kualitas Kepercayaan Diri Mahasiswa Aulia Gunasti Fitri; Muthia Yutika Azizah Harahap; Devia Ayu Sitarani; Akhmad Rizky Purnama
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.17888

Abstract

Ada banyak orang yang rajin dan berlomba-lomba memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan selama berkuliah. Bagi beberapa orang yang tidak melakukan hal yang sama, akan merasa tidak percaya diri dan takut tertinggal dari teman-temannya, sehingga muncullah orang-orang berperilaku FOMO ini. Sejalan yang dilakukan Mylivaskaya yang menunjukkan bahwa pelajar berpotensi lebih besar mengalami FOMO pada saat mengerjakan tugas akademikMetode penelitian kualitatif merupakan metode yang menghasilkan data secara deskriptif berupa tulisan, ucapan, atau perilaku objek. Metode ini bisa dilakukan secara naratif, studi dokumen, wawancara, fenomenologi, observasi, atau studi kasus. Metode penelitian fenomenologi merupakan pandangan berfikir yang menekankan pada fokus kepada pengalaman-pengalaman subjektif manusia dan interpretasi-interpretasi dunia. 17 orang dari 22 orang narasumber telah mencapai konsep FOMO, yakni merasakan ketakutan, kekhawatiran, dan kecemasan. Perasaan yang timbul inilah kemudian memberikan dampak negatif, terutama dalam kualitas kepercayaan diri seseorang. Walaupun tidak semua orang yang FOMO merasa minder, namun kebanyakan orang yang mengalami FOMO akan merasa tidak percaya diri ketika dirinya melakukan hal yang berbeda dengan orang lain hubungan antara kepercayaan diri dengan FOMO pada mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, dengan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan diri yang ada di dalam diri seseorang untuk tidak merasa tertinggal maka akan rendah pula tingkat FOMO yang ada pada dalam dirinya. Begitu juga sebaliknya, apabila kepercayaan dirinya rendah maka tingkat FOMO akan tinggi pada mahasiswa tersebut.Kata kunci : fomo, kepercayaan diri, cemas
Teknologi Tepat Guna Mesin Grinder Listrik Sebagai Sarana Peningkatan Produksi Kopi Pada UKM Kopi Pinanggih Solikhin Solikhin; Purnawan Adi Wicaksono; Ari Wibawa Budi Santoso
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.18409

Abstract

Potensi hasil alam Dusun Jrakah, Kebondowo Banyubiru Semarang salah satunya adalah kopi jenis robusta. Kopi jenis ini banyak dibudidayakan oleh UKM Kopi Pinanggih. Ada beberapa tahapan dalam proses pengelolaan kopi dari mulai pascapanen hingga kopi siap dipasarkan, yaitu pemetikan buah kopi, rimbang air, penjemuran, pengupasan kulit kopi, sorting, roasting, grinding (penghalusan kopi), dan packing (pengemasan) kopi. Khususnya pada proses grinding, mitra UKM Kopi Pinanggih menggunakan jasa sewa dengan kecepatan produksi 12 kg/jam. Hal ini tentunya membutuhkan biaya sewa sehingga menambah beban operasional usaha disamping adanya biaya transportasi. Selain itu, kapasitas produksi kopi juga terbatas sesuai permintaan konsumen. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan teknologi tepat guna mesin grinder listrik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi kopi pada UKM Kopi Pinanggih dan mengurangi beban operasional usaha. Adapun metode yang diterapkan yaitu pemberian pelatihan teknologi tepat guna pada penanganan pascapanen kopi khususnya proses grinding dan hibah mesin grinder. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan produksi kopi (grinding kopi) sebesar 66%, terjadi pengurangan biaya operasional usaha, dan membuka peluang jasa grinding kopi.Kata kunci : Kopi Pinanggih, Teknologi Tepat Guna, Mesin Grinder Kopi
PELATIHAN PEMASARAN KOMODITAS LOKAL DAN USAHA RUMAHAN DI KAYEN BERBASIS DIGITAL Listiarini Edy Sudiati; Daniel Alfa Puryono; Ninik Haryani
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.17992

Abstract

Pelaku UMKM di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah masih menggunakan sistem pemasaran secara manual sehingga produk mereka hanya dikenal melalui mulut ke mulut. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Kayen bertujuan melatih pelaku UMKM memasarkan produknya secara digital dan memberikan pelatihan untuk membuat desain logo dan banner agar para penjual memiliki ciri khas tersendiri. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu tahap pertama pengenalan tentang digital marketing. Kedua belajar mendesain menggunakan aplikasi Canva dan tahap ketiga tentang registrasi ke aplikasi e-commerce. Manfaat yang diperoleh dari pelatihan ini pelaku UMKM mampu memasarkan produknya secara digital dan mampu membuat logo sesuai keinginan.Kata kunci : Pemasaran Digital, Canva, E-Commerce, UMKM
EKONOMI SIRKULAR BAGI PETERNAK DAN MASYARAKAT DESA KESONGO MELALUI EDUKASI PEMBUATAN KOMPOS UNTUK IMPLEMENTASI SDGs TUJUAN 12 Slamet Priyanto; Dessy Ariyanti; Bambang Pramudono; Tutuk Djoko Kusworo; Kristinah Haryani; Nurfiningsih Nurfiningsih; Muhamad Naufal Aditya; Silmi Kaffah; Dina Lesdantina
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.18437

Abstract

Ekonomi sirkular merupakan suatu model yang berupaya memperpanjang siklus hidup dari suatu produk, bahan baku, dan sumber daya yang ada agar dapat dipakai secara berkelanjutan. Salah satu implementasi ekonomi sirkular yaitu mampu mengurangi timbulan limbah yang dihasilkan dan dibuang, mengutamakan penggunaan energi terbarukan, dan mendukung efisiensi penggunaan sumber daya alam, produk yang dihasilkan, serta proses yang digunakan pada industri sehingga lebih ramah lingkungan. Namun belum banyak masyarakat memiliki pengetahuan terkait hal tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar nantinya masyarakat di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang memiliki pengetahuan dan memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kotoran ayam dan sampah organik sebagai bahan baku pembuatan produk yang memiliki nilai tambah, yaitu pupuk kompos. Kegiatan serupa juga dilakukan di Yayasan Perklis Semarang dengan harapan masyarakat yang teredukasi semakin banyak. Berdasarkan hasil pengujian dari Laboratorium BBTPPI Provinsi Jawa Tengah, bahwa pupuk kompos yang dibuat dari kotoran ayam dan sampah organik telah memenuhi standar kuallitas kompos SNI 19-7030-2004 dan bernilai jual sebagai pupuk kompos yang bersertifikat BBTPPI Provinsi Jawa Tengah. Penerapan program ini juga dilakukan oleh masyarakat secara berkelanjutan dengan melakukan pengomposan secara rutin dan memanfatkan produk yang diperoleh sebagai pupuk organik untuk berbagai jenis tanaman. Manfaat yang diperoleh adalah tanaman yang diberi pupuk kompos dapat tumbuh dengan subur dan limbah organik yang diolah dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar.  Kata kunci : pupuk kompos, sampah organik, kotoran ayam, probiotik, komposter
PENERAPAN TEKNOLOGI REHABILITASI DAN PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT PESISIR UNTUK MENUNJANG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA TAMBAKBULUSAN, KABUPATEN DEMAK Denny Nugroho Sugianto; Ambariyanto Ambariyanto; Diana Nur Afifah; Erni Setyowati; Dessy Ariyanti; Elinna Putri Handayani
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.18439

Abstract

Wilayah Kabupaten Demak mengalami abrasi parah dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2002 tercatat 145,50 hektar pantai di Demak terkikis oleh abrasi, kerusakan pantai itu makin melonjak lima kali lipat pada 2005, yakni mencapai 758,30 hektar, dan pada tahun 2014 mencapai 2.073,65 hektar, dan tahun 2019 mencapai lebih dari 3.000 ha. Beberapa faktor penyebab abrasi yaitu land subsidence, kerusakan hutan mangrove, perubahan pola hidrodinamika, serta akibat adanya pengaruh perubahan iklim. Masyarakat yang ada di Desa Tambakbulusan merupakan pihak yang terkena dampak akibat kerusakan pantai, degradasi lingungan serta adanya banjir pasang air laut (rob). Selain karena kondisi lingkungan yang terus menurun tiap tahunnya, ketidakmampuan masyarakat untuk terus beradaptasi dalam segi fisik, sosial, dan ekonomi merupakan masalah yang harus segera ditanggulangi. Oleh karena itu diperlukan peran serta perguruan tinggi Universitas Diponegoro untuk membantu masyarakat dalam penanganan permasalahan tersebut melalui penerapan teknologi rehabilitasi dan peningkatan kapasitas masyarakat pesisir untuk menunjang pembangunan berkelanjutan di Desa Tambakbulusan, Kabupaten Demak. Kata kunci: ekosistem mangrove; kerusakan pantai; mitigasi bencana; struktur rehabilitasi
Literasi Digital Dalam Mencegah Penyebaran Konten Hoaks Pada Aparatur Pemerintah Desa Ade Maulana; Vina Devi Setyaningrum; Dwi Intan Rahayu
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.17584

Abstract

Era digital membawa banyak perubahan besar dalam kehidupan khususnya masyarakat. Hoaks dianggap sebagai suatu persoalan yang serius pada era digital. Semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia saat ini maka akan semakin tinggi frekuensi masyarakat dalam mengakses informasi dan konten di sosial media. Sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah penyebaran konten hoaks pada aparatur pemerintah desa di Desa Argosari sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat di Desa Argosari. Pelaksanaan kegiatan webinar tentang tentang mencegah penyebaran konten hoaks kepada pemerintah Desa Argosari yang bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang literasi  digital, serta untuk meningkatkan pengetahuan pemerintah desa dalam mencegah penyebaran konten hoaks yang marak terjadi. Selain itu, juga diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, pemerintah desa mempunyai kesadaran tentang pentingnya wawasan mengenai literasi digital bagi masyarakat, sehingga aparatur desa dapat menjadikan kegiatan ini menjadi gerakan literasi digital bagi masyarakat desa. Dengan demikian, sasaran dari kegiatan gerakan literasi digital ini nantinya akan memiliki daya jangkau yang lebih luas lagi di kalangan masyarakat desa. Kata Kunci: Literasi Digital, Hoaks, Media Sosial, Aparatur Desa

Page 1 of 1 | Total Record : 7