cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021)" : 12 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PROVIDTER UNTUK KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK SMK KELAS XI PETERNAKAN Sri Wahyuningsih
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.89

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui proses pengembangan media providter yang valid dan keefektifan penggunaan media providter dalam keterampilan berbicara bahasa Inggris (speaking). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development yang didasarkan pada teori dari Sivasailam Thiagarajan yang dikenal dengan teori 4 D. Teori ini terdiri dari empat tahapan, yaitu tahapan Define (pendifinisian), Design (perencanaan), Develop (pengembangan) dan Disseminate (penyebaran). Subjek penelitian ini yaitu media pembelajaran providter yang diterapkan peserta didik kelas XI program keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia (ATRm) yang sedang melaksanakan PKL (prakerin). Hasil penerapan media providter ini menunjukkan bahwa media ini dapat membantu peserta didik untuk meningktkan keterampilan berbicara mereka terutama pada materi teks prosedur untuk jurusan ATRm. Kekurangan media ini apabila terkena virus maka harus melakukan penginstalan ulang karena ada beberapa file yang hilang dan untuk beberapa file memerlukan jaringan internet yang memungkinkan peserta didik tidak dapat mengaksesnya apabila ada ganguan jaringan internet.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PPKN PADA PEMBELAJARAN DARING MELALUI MEDIA GOOGLE CLASSROOM SMP NEGERI 1 PACET Mrs. Sunarti
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.83

Abstract

Disaat pandemi Covid-19 guru belum terbiasa melaksanakan pembelajaran daring, salah satu aplikasi yang mudah dan terjangkau yang bisa dipakai pada pembelajaran daring ialah melalui media Google classroom. Berdasarkan refleksi awal kalau pembelajaran modul Dinamika Perwujudan Pancasila Sebagai Dasar Negara serta Pandangan Hidup Bangsa pada pembelajaran daring masih belum maksimal. Setelah diadakan perbaikan pembelajaran menggunakan media google classroom dapat dinyatakan ada peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari 39 siswa kelas IX- A yang awal cuma terdapat 10 siswa pada Pra Siklus kemudian pada Siklus I terdapat 29 siswa yang nilainya pantas KKM ataupun diatas KKM. Kenaikan kegiatan serta hasil belajar siswa itu sebab pengamat dalam melakukan aktivitas koreksi pembelajaran memakai media google classroom, ketuntasan aktivitas dan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan prosentase ketuntasan bertambah dari 25, 64% jadi 74, 35%. Bersumber pada pengerjaan informasi serta dialog dengan sahabat sejawat, buat menangani kegiatan serta hasil belajar siswa peneliti melangsungkan koreksi pada Siklus II yang hasilnya menunjukkan peningkatan lebih baik lagi, berdasarkan pengolahan data dan diskusi dengan teman sejawat, untuk menuntaskan aktivitas dan hasil belajar siswa periset melangsungkan koreksi pada siklus II yang hasilnya membuktikan kenaikan lebih bagus lagi, pada siklus II bertambah jadi 39 siswa ataupun 100% meraih tingkatan ketuntasan. In Covid-19 pandemic, teachers were not accustomed to implementing online learning, one of the easy and affordable applications that can be used in online learning is Google classroom. Based on the initial reflection, learning material on the Dynamics of Embodiment of Pancasila as the State Foundation and the Nation's Way of Life in online learning is still not optimal. After improving learning using google classroom, it can be stated that there is an increase in activity and student learning outcomes of 39 students of class IX-A, which initially only had 10 students in the Pre-Cycle and then in Cycle I there were 29 students whose scores were according to KKM or above KKM. The increase in activity and student learning outcomes is because researchers in implementing learning improvement activities using google classroom, completeness of activities and student learning outcomes are shown by the percentage of completeness increasing from 25.64% to 74.35%. Based on data processing and discussions with colleague, to complete the activities and student learning outcomes the researchers made improvements in Cycle II, which results showed an even better improvement, based on data processing and discussions with colleague, to complete activities and student learning outcomes researchers made improvements to cycle II which results showed an even better improvement, in cycle II it increased to 39 students or 100% reaching the level of completeness.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI ZOOM CLOUD MEETING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS Sustiningsih Sustiningsih
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.64

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan pendekatan kontekstual melalui zoom cloud meeting. Sasaran pada best practices ini adalah pada kelas V SDN Gajahkumpul semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 15 siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.. Hasil best practices menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kontekstual melalui zoom cloud meeting dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis. Berdasarkan penilaian rubrik kemampuan matematis, didapatkan hasil sebanyak 67 % atau 10 siswa dapat memahami konsep matematis pada materi debit. This article aims to improve the ability to understand mathematical concepts with a contextual approach through zoom cloud meetings. The target of these best practices is in grade V SDN Gajahkumpul in semester 1 of the 2020/2021 school year, which amounts to 15 students. The method used is descriptive qualitative. Best practice results show that using a contextual approach through zoom cloud meetings can improve mathematical comprehension skills. Based on the rubric assessment of mathematical abilities, 67% or 10 students were able to understand mathematical concepts in the discharge material. 
KONSEP DAN DESAIN PENGEMBANGAN KURIKULUM PEMBELAJARAN JABATAN FUNGSIONAL PEREKAYASA Edy Syamsuddin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.66

Abstract

Konsep dan Desain Kurikulum Pelatihan Perekayasa disusun dengan tujuan menyediakan dokumen rencana pembelajaran sebagai acuan, arah, pedoman serta rambu-rambu pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang didemonstrasikan peserta didik dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang fokus pada kompetensi jabatan fungsional perekayasa. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai lembaga pembina jabatan fungsional perekayasa melakukan penyempurnaan sistem pembinaan jabatan fungsional perekayasa melalui pengembangan kurikulum pelatihan komprehensif dan menyeluruh  dengan memanfaatkan konsep Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan penekanan pada pengembangan kemampuan perekayasa dalam melakukan (kompetensi) tugas-tugas sesuai dengan standar performansi tertentu. Konsep dan desain pengembangan kurikulum pembelajaran serta hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran sebelumnya  dengan metodologi pembelajaran orang dewasa, ceramah, diskusi, simulasi dan lainnya pemanfaatan bantuan taxonomi bloomm dan kompetensi cognitif serta kompetensi afektif serta analisis evaluasi pembelajaran apakah dilaksanakan dengan test tulis atau tidak atau bahkan penilaian sikap. Kompetensi jabatan fungsional perekayasa baik kompetensi manajerial, kompetensi bidang maupun kompetensi socio-cultural dengan pendekatan pada program pelatihan jabatan fungsional perekayasa tingkat dasar dan program pelatihan jabatan fungsional perekayasa tingkat lanjutan diantaranya melalui menetapkan kompetensi kerja, merumuskan tujuan kurikuler umum dan tujuan kurikuler khusus, mengidentifikasi mata pelatihan yang umumnya  serta mengidentifikasi materi, pokok dan sub pokok bahasan berupa topik esensial dari setiap mata pelatihan. Dan menyusun deskripsi singkat yang merupakan gambaran dan rangkuman keseluruhan tahapan diatas. The concept and design of the Engineer Training Curriculum was prepared with the aim of providing a learning plan document as a reference, direction, guidelines and signs of knowledge, skills and attitudes demonstrated by students in implementing the learning process that focuses on the competence of the engineer functional position. The Agency for the Assessment and Application of Technology (BPPT) as a supervisory agency for engineering functional positions has made improvements to the engineer functional position development system through the development of a comprehensive and comprehensive training curriculum by utilizing the Competency-Based Curriculum concept with an emphasis on developing the engineer's ability to perform (competency) tasks in accordance certain performance standards. The concept and design of learning curriculum development and evaluation results of previous learning with adult learning methodologies, lectures, discussions, simulations and other uses of public taxonomy assistance and cognitive competencies and affective competencies and learning evaluation analysis whether carried out with written tests or not or even attitude assessment. Engineer functional position competencies, both managerial competence, field competence and socio-cultural competence with approaches to basic level engineer functional position training programs and advanced engineer functional position training programs including by establishing job competencies, formulating general curricular goals and specific curricular goals, identifying eyes general training and identify the material, subject and sub-topic of the essential topics of each training subject. And compile a brief description which is an overview and summary of all the stages above.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN JURUSAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Irwansyah Saputra; Fachri Amsury
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.92

Abstract

Penentuan jurusan siswa adalah masalah yang selalu dihadapi pada saat tahun ajaran baru di sekolah menengah kejuruan. Hal ini mendorong pihak sekolah untuk bekerja lebih cepat dan akurat ketika menentukan jurusan siswa yang terbagi kedalam tiga jurusan, yaitu rekayasa perangkat lunak, multimedia dan teknik komputer jaringan.  Akan tetapi, ketiadaan sebuah sistem dalam menyelesaikan masalah tersebut menyebabkan pengolahan nilai tes dan minat siswa menjadi tidak maksimal karena keterbatasan sumber daya manusia yang mengolahnya, sehingga penentuan keputusan jurusan siswa seringkali tidak sesuai dengan rule yang telah ditetapkan pihak sekolah bahkan bersifat subjektif. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Jurusan Siswa (SPK-PJS) merupakan sistem terintegrasi yang dapat membantu penanganan data siswa, data nilai tes dan minat siswa dalam penentuan jurusan secara cepat dan tepat berdasarkan rule yang telah ditetapkan pihak sekolah.  Pengolahan data dalam menentukan jurusan siswa akan semakin mudah, cepat dan tepat dengan adanya sistem yang dikembangkan ini. Sistem ini juga mampu melakukan manajemen data, manajemen proses, manajemen laporan yang bersifat real time dan update juga memiliki manajemen sistem keamanan yang dapat mengatur hak akses setiap pengguna yang berinteraksi dengan sistem. Pembangunan SPK-PJS diawali dengan pendefinisian sistem, analisis sistem dengan model proses Waterfall, kemudian dalam hal perangkat pemodelan digunakan diagram alir data, rancangan basis data menggunakan MySQL, rancangan antar muka sistem, implementasi dan pengujian sistem menggunakan Microsoft Visual Basic 2005 dan Crystal Report 9.0. Berdasarkan pengujian yang sudah dilakukan pada SPK-PJS, secara fungsional sistem ini sudah memenuhi persyaratan prosedur sistem yang ada dan juga dapat menghasilkan keluaran yang diharapkan, sehingga sistem ini siap untuk diimplementasikan pada kenyataan sesungguhnya. Determination of student program is a case always faced in the new year of school at vocational high school. It interests the school to work quickly and accurately while determining student program which is divided into 3 programs, they are software engineering, multimedia and network computer technique. But, no existence of a system in finishing the case causes scoring input and student’s interest become not maximal due to limitation of human resource who handle it, so decision making of student program sometimes is not based on rule which is the school management even subjectively. Decision support system of student’s program determination is integrated system which can help student data handling, scoring data, interest, to determine student program quickly and accurately based on the rule which has been determined by school policy. By the existence of this system, data handling in program determination will be every easy, rapidly and accurately, so it enable to do data management, process management, a real time report management update and security system management. The development of SPK-PJS is started by defined system, analyzed system, with waterfall process model, then in modeling device is used the flowchart, basic data program using by MySQL, system interface program, implementation and system examination using Microsoft Visual Basic 2005 and Crystal Report 9.0. Based on the examination executed on SPK-PJS by this functional system has fulfilled system procedure requirement that provided and also can produce the expected output, so this system is ready to implement on the real fact
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS VI MI NU MASLAKUL FALAH GLAGAHWARU UNDAAN KUDUS Achmad Syakur
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.80

Abstract

Tujuan yang mau diraih pada penelitian ini buat mengenali kenaikan aktivitas berlatih serta hasil berlatih anak didik pada penataran PKn dengan memakai bentuk penataran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada anak didik kategori VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus Tahun Pelajaran 2019/ 2020. Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas( Classroom Action Research). Riset dilaksanakan di kategori VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga September tahun pelajaran 2019/ 2020. Subyek penelitian ini merupakan anak didik kategori VI semester ganjil tahun ajaran 2019/ 2020 yang berjumlah 28 anak didik. Konsep penelitian yang dipakai dalam riset ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Bersumber pada hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi Model penataran Group Investigation (GI) bisa tingkatkan aktiivtas serta hasil berlatih PKn pada anak didik kategori VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Bersih tahun Pelajaran 2019/ 2020. Perihal tersebut diarahkan dengan 1) Ada pula kegiatan anak didik bertambah pada setiap siklusnya, pada tahap prasiklus menunjukan bahwa dari 28 siswa Kelas VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus masih sedikit yang menunjukkan keatifan saat belajar di kelas, presentase aktivitas siswa hanya mencapai 43% saja. Pada siklus I mendapatkan keanaikan dengan yang ditunjukan dengan total siswa yang mau berpartisipasi aktif dalam pembelajaran mulai meningkat dengan presentase aktivitas siswa mencapai 75%. Selanjutnya pada siklus II menunjukan bahwa sebagian besar siswa sudah berpartisipasi aktif dalam pembelajaran di kelas dengan dibuktikan oleh presentase aktivitas siswa yang mencapai 93% yang masuk dalam kategori sangat baik. 2) Hasil Belajar mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada tahap prasiklus dari 28 siswa kelas VI MI NU Maslakul Falah Glagahwaru Undaan Kudus,  siswa yang mencapai nilai KKM 70 hanya sejumlah 9 orang atau 32%. Pada tahap siklus I terjadi peningkatan hasil belajar, siswa yang berhasil mencapai nilai KKM 70 sejumlah 19 siswa atau 68%. Pada siklus I pembelajaran berjalan cukup baik namun ketuntasan belajar secara klasikal hanya sebesar 57% dari target ketuntasan yang diharapkan ialah minimun 75%, oleh sebab itu dilanjutkan penelitian pada Daur II. Pada langkah daur II terjalin kenaikan yang penting pada hasil berlatih anak didik, anak didik yang sukses menggapai nilai KKM 70 beberapa 25 anak didik ataupun 89%. Pada daur II penataran berjalan dengan amat bagus cocok dengan yang direncakan oleh periset. Pada langkah daur II ketuntasan berlatih dengan cara klasikal sebesar 89% serta telah mencapai target ketuntasan yang diharapkan yaitu minimal 75%.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB DENGAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS PEMODELAN Mia El Rahma Sona
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi dan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Arab dengan model pembelajaran kontekstual berbasis pemodelan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 2 MAN 2 Malang. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 52,77% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 72, 22% dan siklus 3 mencapai 100%, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Dengan rata-rata nilai 72,67 pada Siklus 1, 76,61 pada siklus 2 dan 86,94 pada siklus 3. Pembelajaran Kontekstual Berbasis Pemodelan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XII-IPA-2 dengan ketuntasan mencapai 100%
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BAGI SISWA SMP MENGGUNAKAN MEDIA BERBASIS APLIKASI “MOLARGA“ Anna Prihatiningsih
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.93

Abstract

Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan tentang peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa menggunakan Media “ Molarga “. Penelitian   ini  terdiri  dari dua  siklus dengan  subyek  penelitian  adalah  siswa kelas VII A  yang  berjumlah  34 siswa  terdiri  dari  20  siswa  laki – laki  dan 14  siswa   perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap Perencanaan Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Sedangkan pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan Media berbasis aplikasi “ Molarga”. Adapun data dalam penelitian ini diperoleh dengan  observasi dan nilai tes, dimana fungsi dari data yang telah diperoleh sebagai berikut: Observasi untuk mengetahui motivasi siswa dalam pembelajaran, dan nilai tes untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa dalam memahami materi yang diajarkan. Pada kondisi awal proses pembelajaran  siswa dari pengamatan langsung guru, motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran sangat buruk dengan skor 56 .Pada siklus I proses pembelajaran, motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran meningkat menjadi 68 (cukup). Pada siklus II proses pembelajaran, motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran lebih meningkat lagi 94 (sangat baik). Pada kondisi awal hasil prestasi belajar, jumlah siswa tuntas 7 anak 20,59 %, belum tuntas 27 anak atau 79,41 %, nilai tertinggi 80, nilai terendah 40 nilai rata-rata 59,70. Pada siklus I hasil prestasi belajar jumlah siswa tuntas 21 atau 61,76 %, belum tuntas 13 atau 38,24%, nilai tertinggi 90 nilai terendah 50 dan rata-rata 71,47. Pada siklus II hasil prestasi belajar jumlah siswa tuntas 33 atau 99,97%, belum tuntas 1 atau 0,03 %, nilai tertinggi 100, nilai terendah 60 dan rata-rata 81,18.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MIN KUDUS Mr. Imron
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.81

Abstract

Pendidikan memiliki kewajiban mempersiapkan sumber daya orang buat pembangunan. Derap tahap pembangunan senantiasa diupayakan seiringan dengan desakan jaman, kemajuan era senantiasa menimbulkan tantangan- tantangan terkini yang sebahagiannya kerap tidak bisa diramalkan tadinya. Selaku dampak logis pendidikan senantiasa dihadapkan pada permasalahan terkini. Bersumber pada hasil pembelajaran dengan memakai bentuk pembelajaran Snowball Throwing yang bisa tingkatkan hasil belajar anak didik kelas VI MIN Kudus dalam menguasai modul Tipe Profesi serta Penggunaan Uang. Perihal ini nampak dari presentase ketuntasan belajar yang didapat oleh anak didik, dimana pada penerapan siklus I didapat ketuntasan belajar merupakan 64% serta pada siklus II didapat persentase 89%. Pemakaian bentuk pembelajaran Snowball Throwing bisa tingkatkan aktivitas anak didik dalam melakukan aktivitas belajar membimbing, perihal ini nampak dari hasil pengamatan yang dicoba oleh seseorang pengamat yang ialah kawan kerja peneliti dalam melakukan penelitian ini. Hasil observasi pada penerapan siklus I didapat persentase sebesar 64% serta pada daur II hasil pengamatan kegiatan anak didik sebesar 89%. Hasil pengamatan kepada kesertaan belajar anak didik dari siklus I hingga daur II membuktikan terdapatnya kenaikan aktifitas anak didik dalam aktivitas pembelajaran. Education has an obligation to prepare people's resources for development. The stage of development is always pursued in line with the insistence of the era, the progress of the era always poses the latest challenges that some often can not be foreseen. As the logical impact of education is always faced with the latest problems. It is based on the results of learning using a form of Snowball Throwing learning that can improve the training results of grade 6 students at MIN Kudus in mastering the Professional Type module as well as The Use of Money. This subject can be seen from the percentage of learning completion obtained by students, where in the application of cycle I obtained learning completion is 64% and in the second cycle obtained a percentage of 89%. The use of Snowball Throwing learning form can increase the activities of students in conducting guiding training activities, this is evident from the observations tried by an observer who is a research fellow in conducting this research. The results of observations on the application of cycle I obtained a percentage of 64% and in cycle II results of observation of students' activities by 89%. The results of observations on the learning participation of students from cycle I to cycle II prove that there is an increase in the activities of students in learning activities.
PENINGKATAN PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH MATERI SHALAT SUNAH DENGAN STRATEGI PEMODELAN DI KELAS VII MTS AL-IHSAN TANAH GROGOT Mrs. Lutfiati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.88

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan alasan utama, yakni masih rendahnya prestasi siswa pada mata pelajaran Fiqih, khususnya untuk materi shalat sunah di kelas terteliti, yakni kelas VII MTs Al-Ihsan Tanah Grogot. Rendanya hasil belajar ini salah satu penyebabnya adalah tidak tepat dan tidak bervariasinya strategi belajar yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan secara kolaboratoris antara guru sebagai peneliti dengan teman sejawat sebagai observer. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik, yakni teknik tes perbuatan dan observasi. Dari pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan strategi pemodelan dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran Fiqih di kelas terteliti. Berdasarkan hasil tersebut disarankan 1) kepada para guru Mata Pelajaran Fiqih untuk dapat menerapkan strategi pemodelan dalam meningkatkan prestasi pada mata pelajaran fiqih, 2) kepada kepala sekolah agar memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para guru untuk berinovasi dan selalu memberikan dukungan, baik materiil dan moril, dan 3) kepada pemegang kebijakan bidang pendidikan, baik Kantor Kementrian Agama Kabupaten Paser, maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Paser agar memfasilitasi peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12