cover
Contact Name
Milian Tengker
Contact Email
tumoutoujkak@gmail.com
Phone
+6285256544641
Journal Mail Official
tumoutoujkak@gmail.com
Editorial Address
Jl. BougenvilleTateli Satu, Kec. Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Tumou Tou
ISSN : 23553308     EISSN : 27459527     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tumou Tou adalah jurnal ilmiah Institut Agama Kristen Negeri Manado yang dikelolah oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk membantu para akademisi dan juga peneliti untuk membagikan hasil penelitiannya dalam hubungannya dengan Kristianitas, Ajaran dan Kemasyarakatan. Terbit edisi pertama tahun 2014 dengan nama Tumou Tou yang merupakan falsafah hidup, jalan hidup dan tujuan hidup yang dapat meningkatkan pengetahuan, produkfitas, mutu dalam bidang pendidikan dan penelitian. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses peer-review dan proses editing secara profesional dan berkualitas pada bidangnya yang merupakan salah satu prasyarat untuk dapat Terakreditasi pada ARJUNA RISTEKBRIN dan juga terindeks pada SINTA. Tumou Tou merupakan jurnal yang telah diterbit sejak tahun 2014 dalam bentuk cetak dengan ISSN 2355-3308 dan secara online menggunakan OJS dimulai sejak tahun 2020
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume III, Nomor 2, Juli 2016" : 6 Documents clear
MINAHASA DAN NUSA UTARA: Sebuah Episentrum Eksplorasi Studi Sosio-Religio-Etno-Grafis pada Tingkat Lanjut Achmad Syahid; Jeane Marie Tulung
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.69 KB)

Abstract

Artikel ini hendak membahas tentang potensi Minahasa dan Nusa Utara, di Propinsi Sulawesi Utara yang secara geografis belum dieksplorasi pada tahap lanjut dan hasil kajiannya diekspos dalam berbagai forum nasional dan internasional. Minahasa dan Nusa Utara bukan sebagai ruang lingkup dan arah tuju, tetapi justru titik anjak pengkajian. Apa saja potensinya dan peran apa yang dapat dimainkan oleh program pascasarjana STAKN Manado – Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK) di Manado. Penelitian ini merupakan kajian wilayah dengan menggunakan metode fieldtrip, wawancara, dan kajian pustaka. Data dianalisis dengan menggunakan prosedur bahwa data-data yang terkumpul pertama-tama dicatat, diklasifikasi, kemudian dianalisis dengan cara dihubungkan antar data dari metode-metode penelitian yang berbeda tersebut, untuk kemudian digeneralisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengkajian dan penulisan telah tumbuh, disadari oleh keinginan untuk menyebarluaskan hasil eksplorasi mereka terhadap Minahasa dan Nusa Utara sebagai etno-religio-grafis. Dinamika kajian interdisipliner dan transdisipliner kajian tingkat lanjut tersebut dapat dideteksi pada proposal penelitian yang mereka susun dan artikel telah ditulis. Variabel pada tema penelitian dan pilihan publikasi bagi artikel yang mereka tulis mencerminkan bobot mutu, akses mereka pada literatur yang baik dan relevansi tinggi. Minahasa dan Nusa Utara sebagai sosio-religio-etno-grafis bukan sebagai titik tuju, tetapi justru sebagai episentrum di mana titik anjak pengkajian diletakkan padanya.
KESALEHAN AYUB DALAM KITAB AYUB PROSA DAN TESTAMEN AYUB Art S. Thomas
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.791 KB)

Abstract

Di setiap kitab tentunya memiliki tema dalam tulisan tersebut, demikian juga dengan kitab Ayub.Yang menjadi tema utama dalam cerita tentang Ayub secara keseluruhan adalah berbicara tentang kesalehan Ayub.Sebagai kesatuan teks tersendiri, teks prosa ini ternyata dibangun dengan membentuk sebuah pola yanga sangat indah yang disebut pola khiastik-konsentris.Dari struktur khiastik-konsentris terbangun struktur yang disebut dalam istilah bahasa latincrux interpretum.Dari rangkaian cerita khiastik-konsentris ini disimpulkan, bahwa makna cerita tentang kesalehan ayub ini terletak pada 42:2-6. Melalui imannya yang menghasilkan integritas yang kuat Ayub terbebas dari segala malapetaka yang tiba-tiba muncul dan menyerang dirinya. Jika pada kitab Ayub prosa penulis lebih menekankan kepada pribadi dari Ayub itu sendiri, maka pada kitab Testament Ayub, penulis lebih menekankan kepada konfrontasi antara setan dan Ayub.Penekanan ini sangat dipengaruhi oleh pemikiran dualistis-apokaliptis yang berkembang pada waktu atau masa penulisan kitab ini terjadi yaitu pada sekitar tahun 30 M. Terjadi sebuah konfrontasi antara setan dan Ayub.Konfrontasi antara setan dan Ayub dipahami sebagai konfrontasi antara kekuatan jahat dan baik.
BERKAT DALAM KITAB KEJADIAN Marsi Bombongan Rantesalu
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.639 KB)

Abstract

Berkat adalah segala sesuatu yang diberikan kepada setiap orang baik itu dari Tuhan maupun dari orang lain yang berupa materi maupun karunia rohani yang mendatangkan kebaikan atau keselamatan bagi orang yang menerimanya. Berkat telah diterima oleh bapak leluhur kita yaitu Nuh dan Abraham karena kesetiaan dan ketaatannya kepada Allah. Berkat yang mereka terima bukan hanya berkat jasmani seperti kekayaan tetapi terutama berkat rohani dan keselamatan. Berkat yang telah dinyatakan kepada Nuh dan Abraham yaitu berkat keselamatan dapat dinikmati oleh manusia pada zaman ini dengan cara menerima panggilan Tuhan untuk datang ke Rumah Tuhan untuk menerima berkat dari Dia. Berkat itu adalah Firman yang menjadi petunjuk bagaimana kita dapat hidup sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan-Nya dengan demikian kita akan berjalan dalam rel Tuhan. Berkat terbesar yang bisa dibayangkan adalah hak istimewa menjadi umat Allah, dan kemudian, menjadi milik Allah sebagai anak-anak-Nya. Kristus telah membuka keluarga Abraham kepada semua orang. Sekarang kita bisa melihat orang-orang dari semua kaum, suku dan bahasa digabungkan dengan Kristus melalui iman dan disatukan menjadi umat Allah. Memperluas undangan menjadi keluarga Allah bisa dikatakan merupakan arti dari mendatangkan berkat bagi bangsa-bangsa.
ANALISIS PASTORAL UNTUK KEHARUSAN MENIKAH DI GMIM YERUSALEM PAL DUA MANADO
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.889 KB)

Abstract

Globalilasi membuat berbagai nilai dan budaya dari berbagai dunia lainnya telah masuk dalam berbagai sisi kehidupan di Indonesia. Pergaulan bebas dan hubungan seks bebas telah manjadi salah satu masalah di Indonesia. Namun di sisi lain orang Indonesia secara khusus di Manado, masih memertahankan bahwa manusia harus menikah dan membentuk keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan bagaimana pandangan jemaat terhadap keharusan untuk menikah (2) untuk mendeskripsikan analisa pastoral terhadap isu keharusan untuk menikah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Jemaat Yerusalem Pal Dua Manado pada tahun 2015. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Dari hasil analisis dan interpretasi data diperoleh indikasi bahwa : (1) Jemaat berpandangan bahwa pernikahan adalah hal yang wajib dilakukan oleh manusia seperti yang telah tertulis di Alkitab, karena itu orang-orang yang belum menikah pada usia tertentu akan dianggap tidak wajar (2) pertanyaan-pertanyaan terhadap mereka yang belum menikah membuat mereka menjadi terbeban, padahal dalam jemaat harusnya saling menguatkan, bukan untuk melemahkan. Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan untuk melaksanakan pendampingan pastoral terhadap jemaat berkaitan dengan isu keharusan untuk menikah.
GEREJA DALAM PANDANGAN PAULUS Denny Adri Tarumingi
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.185 KB)

Abstract

Gereja yang kita kenal sebagai persekutuan orang-orang percaya yang mengimani Yesus Kristus, dalam perjalanannya banyak mengalami pergumulan dalampelayanannya. Rasul Paulus selain melihat gereja itu universal tapi juga local/khusus. Secara khusus titik utama keprihatinan Paulus bukan pada paham tentang Gereja itu sendiri, melainkan pada persoalan-persoalan yang dihadapi oleh jemaat Korintus sendiri, misalkan soal: daging persembahan berhala, percabulan, sampai kepada soal pertengkaran di antara jemaat sendiri. Tujuan penulisan ini adalah: untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang Gereja dalam Pandangan Paulus yang dikontekstualisasikan dengan pemahaman gereja dewasa ini.
REORIENTASI PEMAHAMAN KETERBELAKANGAN MENTAL: Suatu Kajian PAK terhadap Keterbelakangan Mental di YPAC-SLB Malalayang Manado
Tumou Tou Volume III, Nomor 2, Juli 2016
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.433 KB)

Abstract

Memahami keterbelakangan mental adalah hal yang sepatutnya dilihat dari perkembangan seorang anak. Biasanya keterbelakangan mental muncul sejak lahir atau sejak masih kanak-kanak. Itu sebabnya keterbelakangan mental digolongkan ke dalam gangguan perkembangan. Kondisi keterbelakangan mental tidak hanya mempengaruhi kemampuan kognitif, tetapi juga mengenai kemampuan mereka dalam emosi dan sosial seperti mengontrol diri, menahan rasa marah, memecahkan masalah dan keterbatasan interpersonal lainnya. Namun walaupun demikian mereka berkembang seperti anak normal . mereka memiliki kapasitas untuk belajar, sekalipun dengan kualitas dan tempo yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menentukan model PAK yang tepat dalam menghadapi keterbelakangan mental anak di YPAC – SLB Malalayang Manado.

Page 1 of 1 | Total Record : 6