cover
Contact Name
Sentra Cendekia
Contact Email
info@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
info@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur I, Bendan Duwur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50235, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sentra Cendekia
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 27223094     DOI : https://doi.org/10.31331/sc
Core Subject : Education,
The focus of Sentra Cendekia is research, study, and analysis that related to early childhood include.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2023): Juni" : 6 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Alat Permainan Edukatif Pohon Hitung Di TK Pelangi Kasih Mutiara Magta; Shirley Shirley; Sri Wahyuni
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2594

Abstract

This study aims to describe the process and results of increasing initial numeracy in children aged 4-5 through an educational tree counting game at Pelangi Kasih Kindergarten, North Jakarta, in 2023 with six research subjects. This research method is classroom action research, namely the use of qualitative data analysis techniques and quantitative data analysis techniques. Using qualitative data analysis techniques, they collected data through anecdotal notes, observation sheets, and children's worksheets. Data collection and recording were conducted to determine the increase in the percentage ability to start counting in children aged 4-5 years, so quantitative data analysis techniques were used. The results of pre-research data on class A numeracy skills were 49.17%, increasing to 73.6% in cycle one activity and cycle 2 to 89.7%. The conclusion obtained from the research data results is that the counting tree educational game tool is proven to improve early numeracy skills in children aged 4-5 years at Pelangi Kasih Kindergarten, North Jakarta. The implications obtained from the results of this study are natural or concrete early childhood learning processes in learning activities in the classroom. Teachers can motivate children, provide stimulation, provide examples, and conduct question-and-answer activities so that teachers can maximize children's development.
Upaya Mengurangi Dampak Prokrastinasi Melalui Pembinaan Berkelanjutan Pada Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus : Mahasiswa Universitas Kadiri) Titin Widya Risna; Pamadya Vitasmoro; Sukiram Sukiram
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2654

Abstract

Upaya mengurangi prokrastinasi akademik dapat dilakukan dengan pra tes dan pasca tes. Kegiatan ini dilakukan untuk merencanakan upaya tersebut. Tahapan yang dilakukan dengan meninjua lokasi kegiatan, alur kegiatan selama 3 hari, menyiapkan materi soal dan materi yang disampaikan saat kegiatan. Kegiatan ini menghasilkan diskusi intens kepada 40 peserta pada notifikasi tugas, pengajar menyiapkan waktu diskusi 10 – 20 menit tentang tugas dan memantau untuk mengulangi kegiatan ini dalam rangka meningkatkan dampak positif pasca tes. Dari ketiga target kegiatan telah terpenuhi sesuai hasil dan menciptakan upaya yang tepat.
Problems Of Children With Intellectual And Mental Disabilities At School Anlianna Anlianna; Sunanto Sunanto; Mochamad Nursalim; Diana Rahmasari
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2655

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu a) Untuk mendeskripsikan Problematika anak disabilitas intelektual di sekolah, dan b) untuk mendeskripsikan Problematika anak disabilitas mental di sekolah, dan c) Untuk mengetahui cara mengatasi Problematika anak Disabilitas Intelektual dan Anak Disabilitas Mental di Sekolah,. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang berupa studi literatur atau studi kepustakaan. Studi literatur/kepustakaan dapat ditempuh dengan jalan mengumpulkan referensi yang terdiri beberapa penelitian terdahulu dan pendapat ahli/pakar yang kemudian dikompilasi untuk menarik kesimpulan (Mardalis, 1999). Hasil kompilasi dari beberapa penelitian terdahulu digunakan untuk menyimpulkan: 1. permasalahan yang dihadapi anak disabilitas intelektual di sekolah, dan 2) problematika yang dihadapi anak disabilitas mental di sekolah. Hasil penelitian dengan kesimpulan yaitu: Problematika Disabilitas Intelektual yaitu a) pertama, tidak mampu membedakan perilaku mana yang dinilai benar atau salah, dan kedua, berdasarkan teori linguistic intelligence dan bodily/kinesthetic intelligence tidak berkembang sesuai dengan anak-anak normal seusianya atau mengalami perkembangan yang terhambat, dan b) selalu munculnya kecemasan, ketakutan dan kekhawatiran serta kegelisahan pada setiap anak yang mengalami disabilitas intelektual, 2. Problematika Disabilitas Mental yaitu: Keterbatasan memahami pelajaran, tidak percaya diri (minder), kesulitan memakai baju, memakai sepatu, makan, menggosok gigi dan lain sebagainya, kesulitan menangkap pelajaran, kesulitan dalam berfikir, daya ingat yang lemah dan serta kesulitan dalam penyesuaian diri, dan 3. Mengatasi problematika anak Disabilitas Inteletual dan Disabilitas Mental di sekolah, yaitu: a) Intervensi dengan konseling keluarga berpengaruh dalam mengatasi problem emosi pada anak, b) Fungsi Sekolah sebagai lembaga Pendidikan dapat sangat penting, baik interaksi dengan teman sebaya, perancangan kurikulum sesuai kebutuhan anak tersebut, dan c) Penyusuan program Kesehatan mandiri dan menjalankan peran masyarakat sekitar.
Pembelajaran Sains Menggunakan Media Loose Part di Taman Kanak-Kanak Ika Tyas Mustika Sari; Dyah Kusbiantari; Dewi Nugrahastuti Wirahno
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2600

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penggunaan media Loose Part dalam Pembelajaran Sains di Taman Kanak-Kanak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review. Pencarian jurnal dilakukan dengan mencari artikel yang terkait dengan topik tersebut dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, yaitu dari tahun 2013 hingga 2023. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria telah ditemukan melalui pencarian di situs Google Scholar dan Publish or Perish menggunakan kata kunci Sains, loose parts, Taman Kanak-kanak. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa Loose-parts merupakan media yang memiliki potensi dalam mendukung pembelajaran dalam berbagai bidang seperti Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika. Dalam pembelajaran sains menggunakan media loose-parts, anak-anak belajar untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi. Mereka didorong untuk mengamati, mencoba, dan kemudian memilih bahan yang akan digunakan. Keputusan ini merupakan hasil dari proses inferensi anak-anak, dan melalui penggunaan media loose-parts, kreativitas, kemandirian, kemampuan kerjasama, dan rasa percaya diri anak-anak juga dapat meningkat.
Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Permainan untuk Anak Usia Dini: Studi Literatur Muhammad Rizky Rochmawan
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2641

Abstract

This study analyzes and presents a literature study on the use of games as an approach to learning English at the elementary education level. The method used is a literature study by collecting data from various reliable sources. The focus of the research is the use of games in learning English in the early stages of children's education. The results of the study show that game-based learning English has significant potential in increasing student motivation and engagement, facilitating social interaction, and expanding understanding of English vocabulary and grammar. The use of games can also stimulate children's cognitive abilities and creativity and enrich their learning experience. However, the research also identified several challenges associated with the use of games in learning English, such as the need to design games that fit the curriculum, provide access to the necessary technological tools, and balance the use of games with other learning activities. This study contributes to an understanding of the use of games in learning English at the elementary education level. These findings can assist educators and curriculum developers in designing innovative and engaging learning strategies, which can enrich children's English learning experiences.
Penerapan Kurikulum 2013 Pada AUD Melalui Penggunaan Media Loose Part Di KB Jelita Krapyak Siti Rohmatun; Anita Afrianingsih; Dewi Fitamaya
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum 2013 melalui kegiatan penggunaan media loose part pada anak usia 3-4 tahun di KB Jelita Krapyak. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek 6 orang anak yang berusia 3-4 tahun di KB Jelita Krapyak. Teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian penerapan kurikulum 2013 melalui penggunaan media loose part meliputi batu-batuan, tutup botol, ranting, daun. Penerapan kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang saat ini di lakukan selama proses pembelajaran. Kurikulum 2013 terdiri dari seperangkat bahan pembelajaran yang mencakup beberapa aspek perkembangan anak yaitu perkembangan moral dan agama, fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional anak yang mampu mengembangkan kreatifvitas dari hasil proses bermain anak usia dini. Anak usia dini merupakan anak yang berada pada umur 3-4 tahun yang sedang dalam proses perkembangan dan pertumbuhan dan memilik potensi yang harus di kembangkan. Manfaat penggunaan kurikulum menjadi acuan pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini di simpulkan bahwa mendeskripsikan penerapan kurikulum 2013 melalui kegiatan penggunaan media loose part pada anak usia 3-4 tahun di KB Jelita krapyak

Page 1 of 1 | Total Record : 6