IKONIK : Jurnal Seni dan Desain
Jurnal IKONIK memuat semua tulisan yang berobyek materi di bidang Seni Pertunjukan, Seni Rupa dan Desain, yang meliputi topik berikut: Musik, Tari, Teater, Sejarah Desain, Sejarah Seni, Budaya Visual, Metodologi Desain, Proses Desain, Wacana Desain, Desain dan Budaya, Sosiologi Desain, Manajemen seni, Kritik Seni, Antropologi Seni, Desain Artefak, Desain Industri, Desain Komunikasi Visual, Fotografi, Desain Interior, Kerajinan, Arsitektur, Film, Multimedia, Industri Kreatif, Kebijakan Desain, budaya, psikologi seni, pendidikan seni dan penelitian konseptual lainnya dalam seni pertunjukan, seni visual dan desain.
Articles
146 Documents
Penciptaan Buku Ilustrasi Cerita Rakyat Asal Mula Candi Pari Sidoarjo
Muhammat Andre Kristiawan;
Agung Santoso
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1820
Perancangan Buku Ilustrasi Cerita Rakyat Asal Mula Candi Pari Sidoarjo ini memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat serta menerapkan makna dari cerita rakyat dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang terjadi di daerah Candi Pari adalah kurangnya wawasan atau pengetahuan para remaja mengenai cerita dibalik didirikannya candi di desa Candi Pari. Dengan zaman yang sudah modern dan pesatnya perkembangan teknologi menjadi pemicu kurangnya minat remaja indonesia akan cerita lokal yang ada. Dalam hal ini dibutuhkan metode untuk mengedukasi para remaja agar mau dan minat terhadap budaya sendiri. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tahapan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan pendekatan interaktif dimana beragam tahap saling berhubungan dan tidak selalu sesuai dengan susunan yang sudah disajikan. Hasil dari perancangan yaitu berupa buku ilustrasi. Keunggulan dari buku ilustrasi ini adalah ilustrasi yang menarik dengan menggunakan desain warna yang cerah dan menggunakan font carolina valtuille yang mudah dibaca sehingga menjadi sebuah daya tarik dari buku ilustrasi Cerita Rakyat Asal Mula Candi Pari Sidoarjo kepada anak-anak dan remaja. Media utama dari perancangan ini yaitu berupa buku ilustrasi yang disertai dengan beberapa media pendukungnya seperti paper bag, kaos, pembatas buku, gantungan kunci, poster, dan stiker. Buku ilustrasi tentang Cerita Rakyat Asal Mula Candi Pari Sidoarjo bertujuan memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat terutama anak-anak dan remaja untuk dapat mengetahui dan peduli dengan budaya lokal yang ada di sekitar kita.
Garap Rebab Gending Lontang Kasmaran Kethuk 4 Kerep Minggah 8 Laras Slendro Pathet Sanga
Dwi Ariyanto
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1714
Garap Rebab Gending Lontang Kasmaran Kethuk 4 Minggah 8 Laras Slendro Pathet Sanga adalah gending gaya Surakarta, walaupun gending ini berpathet sanga tetapi isian garapnya mayoritas adalah manyura dan nem, gending ini dibedah dengan Konsep Pathet Dalam Karawitan Jawa (Sri Hastanto). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Proses penggarapan penyusunan artikel ini menggunakan tahapan sebagai berikut: persiapan penulisan balungan gending, analisis balungan gending, analisis ambah-ambahan balungan gending, analisis pathet, analisis padhang dan ulihan, deskripsi analisis tafsir cengkok rebaban, tafsir wiled rebaban, dan aplikasi garap dalam bentuk penyajian. Estetika musikal hasil proses penggarapan gending terbangun karena adanya interaksi timbal balik antar garap tabuhan ricikan.
Perancangan Motion Promotional Campaign “Positif Bermedia Sosial”
Nur Hadi
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1817
Media sosial dan Internet menjadi konsumsi publik yang mudah di akses saat ini. Peranan media komunikasi visual menjadi penting dalam memberikan edukasi bagi masyarakat untuk menyaring beragam informasi dari media sosial agar tidak timbul perilaku negatif sebagai akibat salahnya informasi yang di akses. Media komunikasi visual harus mampu menampilkan informasi lengkap yang mudah dipahami serta menarik. Selain itu media ini harus dapat di sebarluaskan dengan mudah di berbagai platform sosial media. Media motion grafis efektif sebagai media komunikasi visual yang dapat menjangkau pengguna media sosial yang akan ditempatkan di platform digital baik itu medsos maupun media digital lainnya. Motion grafis yang dirancang akan berisikan beragam informasi dan pesan yang bertujuan untuk menggerakkan masyarakat turut serta mengkampanyekan ber-media sosial dengan positif.
Konsep Pelestarian Alam dan Budaya Pada Ruang Kreatif Ladaya oleh Seniman Ab Asmarandana Menuju Pusaka Saujana
Ahmad Qoshashih
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1931
Seorang seniman pada umumnya memiliki keunikan serta kebebasan dalam berkarya, pernyataan ini cukup umum diterima dengan asumsi bahwa kreatifitas sering kali lahir dari sebuah kebebasan untuk mengeluarkan ekspresi. Salah seorang seniman yang berdomisili di Tenggarong, Kutai Kartanegara, bernama Ab Asmarandana telah membuktikan dengan banyaknya karya-karya pertunjukan teater yang dia produksi. Di sisi lain, Ab Asmarandana tidak hanya memproduksi sebuah karya pertunjukan, ia juga menciptakan sebuah ruang kreatif di alam terbuka, dikatakan sebagai ruang kreatif karena aktifitas kreatif yang terjadi disana, salah satunya pertunjukan seni yang kemudian menjadi daya tarik serta memberikan kebermanfaatan lebih luas untuk masyarakat pada umumnya. Ruang kreatif itu diberi nama Ladaya (ladang budaya) yang kini menjadi ruang publik yang bisa di akses oleh siapapun yang ingin rekreasi dengan konsep alam terbuka. Namun proses pengelolaan yang dilakukan Ab Asmarandana dengan menggabungkan budaya dan alam, belum dikembangkan secara optimal. Tulisan ini memaparkan sebuah konsep pelestarian Pusaka Saujana yang merujuk pada piagam pelestarian pusaka saujana Indonesia tahun 2019. Konsep yang terdiri dari Pola pengelolaan lahan, Tata kehidupan, Arsitektur kawasan dan Bentukan alami, dengan mengoptimalkan potensi pusaka yang ada di Ladaya. Harapannya agar kemudian konsep ini bisa diterapkan guna mengembangkan ruang kreatif Ladaya.
Iringan Beksan Lawung Jajar Keraton Yogyakarta
Arsa Rintoko
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1694
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pertunjukan Beksan Lawung Jajar di Keraton Yogyakarta. Tarian yang cukup popular ini ternyata memiliki ciri khas keindahan musik yang dipadukan dengan instrumen musik barat. Meski demikian, tidak lantas menjadikan iringan ini terkesan seperti musik barat. Justru malah dapat menyatu sebagai satu bagian dari Beksan Lawung Ageng. Hal-hal yang dipaparkan dalam penelitian ini berupa struktur, bentuk, makna dan filosofi pertunjukan tersebut. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif analisis. Pola gerak, iringan, dan sajian pendukung dibahas dengan cara mengaplikasikan metode tersebut.
Remitologisasi Pohon Melalui Superhero Groot
Bayu Mandira
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1721
Superhero merupakan karakter fiksi yang mengambil idiom bentuk dan kekuatan dari alam. Dahulu superhero menjadi sangat menginpirasi imajinasi masa kecil, Groot adalah salah satu superhero yang sangat menginspirasi serta memiliki idiom bentuk yang sangat lekat dengat karakter masyarakat Bali, yaitu pohon. Berbanding terbalik dari cerita fiksi Groot, pohon-pohon di Bali tidak lagi di anggap menjadi pahlawan yang di hargai, terlihat dari fenomena memudarnya mitos-mitos yang melekat pada pohon di dalam masyarakat. Berangkat dari fenomena memudarnya mitos tersebut, penulis ingin menyuarakan melalui visual gagasan ke dalam karya seni lukis yang berjudul remitologisasi pohon melalui superhero groot. Dalam hal ini penulis ingin mengilustrasikan tentang peran penting pohon bagi keberlangsungan hidup makhluk hidup. Menggunakan ikon popular sebagai idiom bentuk, seperti Groot dan Topeng Bali yang di oleah dengan surealis simbolik untuk mendapatkan kesan mistis.
Perancangan Puzzle Untuk Menanamkan Nilai Kebhinekaan Pada Anak Usia 6-10 Tahun
I Putu Giri Sadhana
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1715
Belakangan ini, isu intoleransi gencar diperbincangkan oleh berbagai kalangan. Bahkan kemunculan sikap ini sebagai bagian dari ideologi para pemikirnya. Menyikapi persoalan ini, ternyata bisa dilakukan dengan menanamkan nilai kebhinekaan sejak dini. Menggunakan media yang ramah anak, yakni puzzle kebhinekaan Metode yang digunakan dalam perancangan ialah metode Design Thinking oleh Tim Brown, yang terdiri dari Emphatize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Perancangan ini mempunyai tujuan untuk membantu memberikan solusi dalam desain komunikasi visual terkait tentang pembelajaran pendidikan karakter kebhinekaan kepada anak usia 6-10 tahun. Hasil perancangan menunjukkan bahwa terdapat 5 sketsa dalam puzzle untuk nilai kebhinekaan. Masing-masing sketsa menunjukkan penerapan dari nilai-nilai setiap sila. Manfaatnya ialah memberikan informasi mengenai karakter kebhinekaan serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus sebagai acuan referensi untuk perancangan serupa di lain hari.
Estetika Dalam Lokalitas Desain Di Kota Yogyakarta dan Sekitarnya
Hamim Najib Fahmi
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1818
Penanda arah merupakan suatu hal yang penting dalam menemukan sejumlah informasi. Tanpa adanya tanda maka khalayak akan merasakan kesulitan menemukan informasi. Keberadaan fisik tanda di kota Yogyakarta dan sekitar sudah merajalela di area jalanan namun tidak banyak orang dapat menjumpai khususnya di area jalan kecil sehingga masyarakat lokal pun ikut dalam mengadakan desain penanda di area yang belum banyak dijumpai. Oleh karenanya terdapat kebutuhan khusus mengenai informasi yang ada pada tanda/ simbol di mana di dalamnya menayangkan informasi pesan, bentuk, serta penyajian yang beragam berkaitan dengan standarisasi desain. Fokus penelitian ini ada pada estetika lokalitas desain di kawasan kota Yogyakarta dan sekitar. Selain menonjolkan unsur estetika tidak lain bertujuan untuk mempersuasi khalayak. Di sisi lain untuk mengetahui estetika dalam desain berhubungan dengan kode etnik/ tradisi, nilai simbolik, dan penghayatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan dilakukan dengan tahapan studi lapangan/ observasi, studi pustaka dan analisa teori pada tanda sign. Hasil temuan didapatkan keseluruhan tanda visual dan verbal berkaitan dengan tanda dan simbol di jalanan yang bertujuan sebagai petanda informasi. Lokalitas desain di kota Yogyakarta perlu ditinjau lebih dalam untuk diperoleh pengetahuan yang luas terkait bentuk, warna, pesan, dan tujuannya. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi untuk masyarakat luas untuk mengenal lokalitas desain.
Sistem Instalasi Bloking Multi Kamera Padalive Music Program (Force TV STMM Yogyakarta)
Fajar Indra Bangun Perkasa
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1695
Perkembangan teknologi sistem instalasi kamera menjadikan produksi live music program semakin inovatif, dan kreatif dipadukan dengan sistem live baik teresterial maupun streaming menjadikan produksi sebuah live music program semakin mudah dinikmati dengan nilai visual dramatis. Salah satunya disebabkan oleh perkembangan teknologi bloking multi kamera sistem yang menghasilkan shoot-shoot yang bervariasi dalam suatu live music program. Tujuan penelitian ini mengetahui sistem instalasi bloking multi kamera pada live music program (Force Tv STMM Yogyakarta), bagaimana cara untuk instalasi bloking multi kamera, dan penerapan shot-shot dalam bloking multi kamera. Teknologi sistem instalasi bloking multi kamera pada live music program (Force Tv STMM Yogyakarta) menjadikan live music program lebih praktis dan efesien. Pengetahuan sistem instalasi bloking multi kamera pada live music program (Force Tv STMM Yogyakarta) merupakan teknik yang harus di informasikan kepada akademis maupun broadcaster sebagai refrerensi untuk melakukan pengaturan kamera khususnya live music program. Menggunakan metode studi aplikatif pada sistem instalasi bloking multi kamera pada live music program (Force Tv STMM Yogyakarta), memberi kontribusi pengetahuan dan kajian lanjutan tentang sistem instalasi bloking multi. Sehingga dapat di aplikasikan secara kreatif pada program acara televisi baik program acara jurnalistik, dan entertainment, maupun dunia pendidikan. Hasil penelitian instalasi bloking kamera menunjukan keterkaitan yang signifikan dengan pengambilan shot-shot dimana dengan instalasi tersebut dapat menjadikan shot-shot lebih praktis dan efesien.
Analisis Pesan Dakwah pada Komik Dakwah "Real Masjid" Karya Tony Trax
Moh Cholisatur Rizaq;
Sunarmi Sunarmi;
M. Alam Bekti
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol 4, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51804/ijsd.v4i2.1819
Penelitian ini berusaha mengungkap bagaimana sebuah buku komik dapat digunakan untuk berdakwah melalui karya visual sekaligus sastra dan gambar yang ada di dalam komik strip Tony Trax. Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut: (1).Memahami karakter gambar yang ada di komik. (2).Menunjukkan bagaimana isi pesan dakwah di representasikan pada buku komik “REAL MASJID” karya Tony Trax, kepada anak- anak dengan analisis semiotika. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan data yang dikumpulkan berupa catatan, dokumen pribadi, catatan lapangan dan dokumen resmi lainnya. Analisis yang digunakan pada peneliti mengunakan analisis semiotika dari Roland Barthes. analisis semiotika digunakan dalam upaya untuk mengungkap/menelusuri representasi visual atau pesan, salah satunya menganalisis kelayakan buku komik religi “REAL MASJID” pada isi makna dalam konten, keterbacaan, visualisasi atau karakternya. Hasil dari yang di dapat peneliti pada komik strip Real Masjid ini Dalam komik Real Masjid terdapat 3 konsep unsur pesan dakwah yang ditemukan dalam komik Real Masjid yaitu, akidah, syariah, dan akhlakul karimah. komik ini secara menyeluruh mengandung pesan-pesan dakwah yang mudah dan aman dipelajari anak-anak sampai usia remaja, karena secara garis besar cerita yang diangkat pada komik strip ini dari permasalahan sehari-hari yang cenderung dialami anak-anak.