cover
Contact Name
Fadhila Muhammad Libasut Taqwa
Contact Email
fadhila.muhammad@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8380993
Journal Mail Official
komposit.journal@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar km. 2 Kedung Badak Tanah Sareal Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komposit : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil
ISSN : 35132615     EISSN : 2655934X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian, ulasan ilmiah, teori dan aplikasi serta informasi lain di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains (IPTekS), terutama teknik sipil, lingkungan, dan perencanaan wilayah-kota.Jurnal Komposit terbit dua kali dalam setahun. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil is a journal that publishes research results, scientific reviews, theory and applications as well as other information in the fields of science, technology and science (IPTekS), especially civil engineering, environment, and urban planning. Jurnal komposit issued biannually. Articles to be published in the Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil are compiled from articles prepared by the author(s) and sent to the editorial board of Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering and Science, Universitas Ibn Khaldun Bogor. Articles should be written in English or Bahasa Indonesia. Research scope in general is civil engineering and environmental engineering study.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017)" : 2 Documents clear
ANALISIS PENGARUH FAKTOR IKLIM SETEMPAT (KLIMATOLOGI) TERHADAP PENGEMBANGAN LANDASAN PACU (RUNWAY) PADA BANDAR UDARA Lutfi, Muhamad
Jurnal Komposit Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Komposit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Landasan Pacu (runway) yang memadai baik itu dalam ukuran (dimensi) maupun kapasitas layanan terhadap suatu jenis pesawat terbang terutama pesawat terbang berbadan lebar seperti jenis Boeing 737 pada suatu bandar udara, merupakan sesuatu hal yang perlu diperhatikan dikarenakan berhubungan dengan tingkat layanan dan faktor keamanan penerbangan yang dapat diberikan oleh sebuah bandar udara. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tahap pengembangan landasan pacu tersebut haruslah memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhinya, diantaranya adalah faktor klimatologi yang meliputi ketinggian lokasi bandara, kelembaban udara, curah hujan, arah angin, temperatur dan lain sebagainya. Faktor klimatologi memberikan kontrbusi berupa koreksi terhadap ukuran landasan pacu yang ada pada bandar udara tersebut. Selain faktor tersebut, pengembangan landasan pacu juga harus memperhatikan standarisasi dari ICAO dan FAA yang merupakan lembaga internasional yang mengatur tentang standarisasi sebuah Bandar udara. Akibat factor klimatologi pada bandar udara, maka panjang landas pacu minimum adalah 2119,2 meter. Dengan demikian, rencana perpanjangan landasan pacu menjadi 2476,5 m telah memenuhi syarat ARFL
PENGARUH JENIS PEMBEBANAN DALAM ANALISIS STRUKTUR PERKERASAN LENTUR TERHADAP KINERJA PERKERASAN Hariyadi, Eri Susanto
Jurnal Komposit Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Komposit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasar dari metoda analisis struktur memerlukan perhitungan tegangan dan regangan pada suatu perkerasan yang merupakan respons struktur terhadap kondisi pembebanan tertentu. Di dalam solusi analitis tegangan dan regangan tersebut, seringkali dilakukan simplifikasi dengan mengambil beberapa asumsi, seperti: kondisi isotropik dari setiap lapis perkerasan, kondisi interface antar lapis sangat kasar serta beban yang diterima struktur perkerasan yang diakibatkan roda kendaraan mempunyai arah vertikal. Asumsi diatas akan menghasilkan nilai tegangan, dan regangan yang belum sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu diperlukan pengembangan asumsi kearah faktor-faktor tersebut terutama faktor tipe pembebanan. Untuk variasi pembebanan ada 4 jenis pembebanan yang mungkin terjadi yaitu beban arah vertikal yang saat ini secara luas dipakai pada analisis struktur perkerasan lentur,  beban vertikal yang dikombinasikan dengan  tegangan geser arah radial memusat akibat ‘cengkeraman’ ban, beban vertikal yang dikombinasikan dengan tegangan arah horizontal akibat percepatan dan pengereman kendaraan dan beban verikal yang dikombinasikan dengan momen akibat kendaraan membelok. Dengan menggunakan kriteria fatigue dapat dianalisis bahwa jenis pembebanan arah vertikal yang dikombinasikan dengan arah radial menghasilkan jumlah repetisi yang tiga kali lebih besar dibandingkan dengan pembebanan vertikal saja. Dalam pengertian umur perkerasan, pembebanan dengan mengabaikan beban arah pusat radial akan mengakibatkan  perkiraan rencana umur perkerasan yang berlebihan. Penerapan model ini pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek menunjukkan bahwa pengabaian beban geser radial memusat akan menyebabkan kerusakan jalan yang terlambat diantisipasi dengan program overlay akibat estimasi umur rencana yang lebih dari perkiraan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2