cover
Contact Name
Jusuf Haurissa
Contact Email
jhaurissa65@gmail.com
Phone
+6281334283132
Journal Mail Official
jhaurissa65@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Sentani Padang Kampus USTJ Rektorat Lantai 2 Rektorat Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Dinamis
ISSN : 16933605     EISSN : 27220109     DOI : 10.58839
Jurnal DINAMIS merupakan jurnal ilmiah yang pertama kali diterbitkan oleh Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ini sebagai media penyebarluasan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi rumpun ilmu teknik sipil dan perencanaan, teknologi industri dan kebumian, informasi, kesehatan dan lingkungan, ekonomi, sastra, sosial dan politik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 12 (2016): DINAMIS" : 13 Documents clear
HUBUNGAN STRES DAN STATUS GIZI DENGAN DISMENORE PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT DI UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA TAHUN 2015 Pranita Kartika Candra Nurhijraheni
DINAMIS Vol 2 No 12 (2016): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v2i12.561

Abstract

Salah satu ciri yang menandai masa pubertas remaja perempuan adalah menstruasi.Selama menstruasi, banyak perempuan yang mengalami sakit baik pada saat menjelangmenstruasi ataupun selama menstruasi. Sakit menjelang menstruasi dengan berbagaimacam bentuk yang dirasakan seperti pusing, mual, pegal-pegal dan perut terasa kram.Beberapa perempuan yang merasakan sakit tidak tertahankan saat menstruasi dapatberpengaruh terhadap 50% aktivitas harian pada perempuan usia produktif, dan 85%pada remaja putri usia belasan tahun. Kondisi tersebut sangatlah perlu dilakukanpemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Sebab, hal tersebut dapat menunjukkan adanyakelainan alat reproduksi, seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,atau bisa juga karena kelainan kedudukan rahim yang menetap. Penelitian ini dilakukan diUniversitas Respati Indonesia tahun 2015.Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan cara mengambil sampel secara acak pada4 program studi di faklutas Ilmu Kesehatan Masyarakat masing-masing 20 mahasiswikemudian memberikan kuesioner dan mengukur berat badan dan tinggi badan mahasiswitersebut. Analisa data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu univariat bivariat danmultivariat.Hasil penelitian didapatkan 75% mahasiswi yang mengalami dismenore, 56.2%mahasiswi mengalami stress fisiologi, 67.5% mempunyai status gizi normal. Simpulanterdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan kejadian dismenore, terdapathubungan antara status gizi dengan dismenore dengan OR=6.000 yang menunjukkanbahwa mahasiswi dan variabel domina didapatkan Odds Ratio (OR) dari variabel statusgizi adalah 3.273 mahasiswi yang memiliki status gizi tidak normal beresiko 3.2 kali lebihtinggi dibandingkan dengan mahasiswi yang memiliki status gizi normal
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DI PUSKESMAS PORIAHA KECAMATAN TAPIAN NAULI KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2015 Susi Lestari
DINAMIS Vol 2 No 12 (2016): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v2i12.562

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang sangat dibutuhkan oleh bayi, karenakandungan yang terdapat dalam ASI mampu mencukupi dan menyesuikan kebutuhanbayi. Target pemberian ASI Esklusif di Indonesia 80%, namun kenyataannya target yangsudah disepaki belum mampu dicapai. Sementara itu data Riset Kesehatan Dasar(Riskesdas) 2013 menunjukkan, cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia barumencapai 42% (Riskesdas, 2013). Riskesdas 2010, angka pemberian ASI Eksklusif padabayi 0-5 bulan sebesar 27,2%, hingga saat ini masih banyak menemui kendala(Riskesdas, 2010). Pemberian ASI Eksklusif kepada bayi dalam data Riskesdas 2013lebih tinggi dibandingkan Riskesdas 2010 walaupun pencapaiannya dibawah target. DiPropinsi Sumatera Utara angka cakupan ASI Eksklusif kepada bayi pada tahun 2013sebesar 30,2% (Riskesdas, 2013).Penelitian ini berupa survei dengan desain non eksperimental dengan pendekatancross sectional, yaitu peneliti hanya melakukan observasi dan pengukuran variabel padasatu saat tertentu saja. Pengukuran variabel tidak terbatas harus tepat pada satu waktubersamaan, namun mempunyai makna bahwa setiap subyek hanya dikenai satu kalipengukuran, tanpa dilakukan tindak lanjut atau pengulangan pengukuran. Analisa datadilakukan dengan tiga tahapan yaitu univariat bivariat dan multivariat.Hasil penelitian penelitian ini masih berada di bawah target 80% proporsi ibu yangmenyusui ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Poriaha masih sangat rendah karenadari 190 responden yang memberikan ASI Eksklusif hanya 11,6% sedangkan yang tidakmemberikan ASI Eksklusif sebesar 88,4%.. Simpulan Hasil uji statistik Regresi LogistikGanda didapatkan variabel dominan yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusifadalah variabel sikap dengan nilai OR = 26.6 artinya ibu yang mempunyai sikap positifpada pemberian ASI Eksklusif mempunyai peluang 27 kali lebih besar untuk memberikanASI EksklusifKata kunci : Asi Eksklusif, Determi
KORBAN SEBAGAI HARMONINSASI HUBUNGAN ATAU KORBAN SEBAGAI HARMONINSASI KEKUATAN Imanuel Warikar
DINAMIS Vol 2 No 12 (2016): DINAMIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v2i12.563

Abstract

Tujuan peneltian ini adalah menganalisa korban sebagai harmonisasi hubungan atauKorban sebagai Harmonisasi Kekuatan. Ada dua pengertian pokok pada judul tersebut diatas. Pertama, korban sebagai harmonisasi hubungan mengandung pengertian penyatuanrelasi antara Allah dan manusia Dalam lingkup teologi, Kristuslah yang memprakarsai relasiantara Allah dan manusia. Kedua, korban sebagai harmonisasi kekuasaan mengandungpengertian penyatuan relasi di antara para pihak penguasa, para elit bangsa, golongandalam sebuah paham ideologi negara dimana dalam lingkup politik manusialah yangmemprakarsai relasi kekuasaan itu. Dengan pengertian judul di atas penulis bermaksud,mengkaji kekuatan kasih dibalik pengorbanan demi harmonisasi suatu relasi melalui suatukajian teologi. Dengan demikian biisa dipahami bahwa kecenderungan di mana kebanyakanorang memilih, bahkan gerejapun demikian memilih untuk tidal, menggunakan kekerasanini dikarenakan oleh situasi pada pihak korban itu sendiri tidak berdaya Lingkup komunitas dimana mereka berada senantiasa menjadi acuan politik dari pihak penguasa. Kepentinganpihak penguasa dengan komunitas ketika tidak sebanding, maka unsur memasrahkan dirimenjadi dorninan dalam perilaku manusia. Oleh karena itu, sikap seperti ini harus dapatdikatakan sebagai sikap yang hati-hati. Kesetiaan Yesus, ketaatan Yesus bukan sikap apatis,tetapi dinamis. Ada unsur agresifitasnya tetapi bukan dengan cara kekerasan melainkandengan cara membuka selubung yang menutup mata banyak umat. Saya pikir gerejapundemikian,bahwa ia tidak terbawa karena anggapannya sebagai minoritas atau mayoritassekalipun, tetapi paling tidak ia dapatĀ· memberi jawaban yang tidak meragukan umat untukterus berjalan ke depan. Katakan ya, Ataupun Tidak.

Page 2 of 2 | Total Record : 13