cover
Contact Name
-
Contact Email
admin@stikara.ac.id
Phone
+6285280052936
Journal Mail Official
admin@stikara.ac.id
Editorial Address
http://stikara.ac.id/jupermik/index.php/JK/about/editorialTeam
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFROMASI KESEHATAN
ISSN : 26158833     EISSN : 26158841     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
JUPERMIK merupakan berkala ilmiah bidang perekam dan informasi kesehatan yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (STIKARA) Sintang. Artikel tersebut berisi hasil penelitian bidang kesehatan yang telah dilakukan dan belum pernah dipublikasikan di media apapun dan terkait dengan ilmu perekam medis dan informasi kesehatan terdiri dari ilmu,perekam dan informasi kesehatan terdiri dari ilmu administrasi kebijakan kesehatan,kodefikasi penyakit dan tindakan manajemen informasi kesehatan,manajemen mutu informasi kesehatan,manajemen unit kerja rekam medis dan sistem informasi kesehatan guna menginspirasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Articles 48 Documents
Desain Traccer (OUTGUIDE) Pada Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di Puskesmas Sungai Durian Sintang... Rika Yuanita Pratama, Siti Lailanda Sindy,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 2, No 2 (2019): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v2i2.22

Abstract

Ketersediaan berkas rekam medis secara cepat dan tepat pada saat dibutuhkan akan sangatmembantu mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Maka dari itu, masalahpenyimpanan berkas rekam medis merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jika sistempenyimpanan berkas rekam medis yang dipakai kurang baik, akan timbul masalah-masalahyang dapat mengganggu ketersediaan berkas rekam medis secara tepat dan cepat. Tujuan dariperancangan ini adalah mendesain tracer dan Standar Prosedur Operasional (SPO)penggunaan di Puskesmas Sungai Durian Sintang Tahun 2018. Jenis penelitian yangdigunakan adalah penelitian untuk melakukan peracangan. Metode pengambilan data denganmenggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil desain tracer yang terpilihberbahan plastik PolyEthylene Terephthalate (PET) alternatif I berwarna kuning. Denganukuran Panjang 30 cm dan lebar 10 cm, terdapat kantong slip permintaan berukuran panjang13 cm dan lebar 6 cm beserta dengan SPO penggunaan tracer. Hasil desain tracer yangterpilih kemudian diterapkan di Puskesmas. Namun, untuk SPO akan dikaji ulang sertadirapatkan sebelum diterapkan. Diharapkan pihak Puskesmas dapat memperbanyak traceryang telah diterapkan serta mempercepat pengkajian SPO penggunaan agar dapat diterapkanbersama tracer yang dipilih.
Tinjauan Pelaksanaan Penyusutan Dalam Pengelolaan Arsip Rekam Medis... Wagiran, Septika Etroila Juan, Nuryati,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 1, No 2 (2018): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v1i2.39

Abstract

Penyusutan adalah proses kegiatan memilih dokumen rekam medis untuk memisahkan dokumen aktif dan dokumen inaktif. Di RSUD MT.h Djaman Sanggau penyusutan belum sepenuhnya dilaksanakan, sehingga terdapat dokumen aktif yang menumpuk di ruang penyimpanan dokumen rekam medis inaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Penyusutan dalam Pengelolaan Arsip Rekam Medis di RSUD M.Th Djaman Sanggau. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 1 petugas filing dan kepala unit rekam medis sebagai triagulasi. Objek penelitian berkas rekam medis, rak penyimpanan, ruang penyimpanan, kebijakan rekam medis., metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penyusutan berkas rekam medis sudah dilakukan, tetapi tidak terjadwal dengan baik. Penyusutan dilakukan dengan melihat 5 tahun terakhir kunjungan, setelah dokumen rekam medis dikeluarkan dari rak aktif kemudian dipindahkan keruangan khusus inaktif. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan bahwa masalah yang muncul adalah tenaga mengalami kesulitan saat pengembalian dan pengambilan, sarana dan prasarana kurang memadai dan tidak ada anggaran pendukung serta kegiatan penyusutan tidak terjadwal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses penyusutan di RSUD MT.h Djaman belum dilaksanakan dengan sepenuhnya, beberapa faktor penghambat telah teridenfikasi. Proses penyusutan ini harusnya lebih terjadwal dengan menambahkan kebijakan tentang frekuensi kegiatan penyusutan.
Redesain MAP Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Tanjung Puri... Abil Rudi, Visca Suci Listiara,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 2 (2020): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : STIKes Kapuas Raya Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupermik.v3i2.43

Abstract

Pengunaan dari map rekam medis bertujuan untuk melindungi formulirrekam medis dari kerusakan. Map rekam medis untuk menyimpanformulir pelayanan pasien dari daftar pertama kali sampai menjadipasien inaktif. Berdasarkan hasil studi pendahuluan map rekam medisPuskesmas Tanjung Puri berbentuk potrait, berwarna hijau tidakterdapat kode warna, divider tab, dan fastener clips. Tujuanperancangan ini adalah mendesain ulang map rekam medis rawat jalandi Puskesmas Tanjung Puri. Metode desain menggunakan aplikasimicrosoft publiser. Hasil desain ini yang terpilih yaitu gambar maprekam medis alternatif 1, dengan bentuk potrait, ukuran 21 x 33 cm,berwarna hijau putih. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwadesain ini menghasilkan map rekam medis baru yang sesuai dengankebutuhan di Puskesmas Tanjung Puri.
Perancangan Sistem Aplikasi Pendaftaran Rawat Jalan Di Puskesmas Tempunak Menggunakan Microsoft Access... Wisnawati, Wagiran,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 1 (2020): (MARET) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v3i1.27

Abstract

Teknologi infomasi saat ini telah berkembang pesat seiring bertambahnyakebutuhan informasi. merupakan hal yang sangat penting demi tercapainyatujuan yang maksimal.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancangaplikasi bagian unit rawat jalan menggunakan microsoft access sertamengindefikasi kebutuhan aplikasi rawat jalan berbasis elektronik padaPuskesmas dan petugas rekam medis di Puskemas Tempunak, Metode yangdigunakan pada penelitian ini adalah metode System Development Life Cycle,kemudian dalam metode tersebut memiliki beberapa tahapan proses yaitu tahapperancanaan, tahap analisis, tahap desain, tahap Implementasi dan tahappenggunaan. Hasil dari pengembangan sistem aplikasi pendaftaran rawat jalan iniadalah menginput data dokter, data pasien dan rekapitulasi laporan pasienperbulan. saran Sebaiknya Sisetm aplikasi Pendaftaran Rawat Jalan di PuskemasTempunak menggunakan microsoft access ini dapat dijadikan pertimbanganuntuk diterapkan di Puskesmas Tempunak mengingat masih ada kekuranganpada bagian unit rekam medis bagian pendaftaran yang masih menggunakansistem komputerisasi.
Analisis Kepedulian Pasien Terhadap Kartu Identitas Berobat (KIB) Di Puskesmas Tempunak... Wahyu Chandra, Rika Yuanita Pratama,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 2, No 1 (2019): (MARET) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v2i1.18

Abstract

Kartu Identitas Berobat (KIB) adalah kartu yang didalamnya berisi identitas pasien dan nomorrekam medis yang digunakan sebagai bukti bahwa pasien telah terdaftar dan tercatat sebagaipasien di fasilitas kesehatan. Kartu Identitas Berobat (KIB) tersebut harus dibawa setiappasien akan berobat di fasilitas kesehatan, dimana pasien tersebut sudah terdaftar di fasilitaskesehatan (Nurul Hidayah, 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kepedulianpasien terhadap Kartu Identitas Berobat (KIB) di Puskesmas Tempunak. Metode dalampenelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa pasien yang peduli terhadap Kartu Identitas Berobat (KIB) di PuskesmasTempunak Kabupaten Sintang sebanyak 154 orang (76,23%) dan pasien yang tidak peduliterhadap Kartu Identitas Berobat (KIB) di Puskesmas Tempunak Kabupaten Sintang sebanyak48 orang (23,76%). Faktor-faktor penyebab kepedulian pasien terhadap Kartu IdentitasBerobat (KIB) yaitu Pasien lupa membawa membawa Kartu Identitas Berobat (KIB), kartuIdentitas Berobat (KIB) pasien hilang dan Kartu Identitas Berobat (KIB) sudah rusak.Puskesmas Tempunak Kabupaten Sintang belum mempunyai Standar Prosedur Operasional(SPO) tentang penerapan Kartu Identitas Berobat (KIB). Dari penelitian ini dapat disimpulanmasih ada ditemukan pasien yang kurang peduli terhadap Kartu Identitas Berobat (KIB) diPuskemas Tempunak.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Pengisi Dokumen Rekam Medis Terhadap Kualitas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas... Rudi, Abil
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 2 (2020): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : STIKes Kapuas Raya Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupermik.v3i2.48

Abstract

Dokumen rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan identitas pasien, hasilpemeriksaan, pengobatan yang diberikan dan tindakan yang dilakukan pada pasien.Berdasarkan hasil studi pendahuluan bahwa dari 30 dokumen rekam medis terdapat18 ketidaklengkapan isian data pasien, dengan persentase ketidaklengkapan sebesar60%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap danketrampilan petugas pengisi dokumen rekam medis terhadap kualitas rekam medisrawat jalan di Puskesmas Tempunak. Metode penelitian yang digunakan adalah crossectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah 46responden. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitiandidapatkan bahwa pengetahuan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitasrekam medis dengan nilai t hitung 3,657 dengan tingkat signifikan 0,000. Sikapberpengaruh secara signifikan terhadap kualitas rekam medis dengan nilai t hitung3,876 dengan tingkat signifikan 0,000. Ketrampilan berpengaruh secara signifikanterhadap kualitas rekam medis dengan nilai t hitung 3,780 dengan tingkat signifikan0,000. Tingginya angka ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medisberpengaruh terhadap kualitas rekam medis. Oleh sebab itu, upaya yang dapatdilakukan dengan cara memberikan pelatihan pengisian dokumen rekam mediskepada petugas.
Pembuatan Sistem Informasi Pendaftaran Rawat Inap Menggunakan Microsoft Access Rika Yuanita Pratama, Endah K.Suryani, Hermanus Hengki,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 1, No 1 (2018): (MARET) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v1i1.9

Abstract

Teknologi informasi saat ini telah berkembang pesat seiring bertambahnya kebutuhan informasi. Pelayanan kesehatan dalam hal penanganan, merupakan hal yang sangat penting demi tercapainya tujuan yang maksimal. Maka di perlukan sebuah sistem yang bisa digunakan untuk menghasilkan data yang efektif, sehingga meningkatkan kinarja dari puskesmas itu sendiri. Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilaksanakan di puskesmas sungai durian dimana sistem informasi yang digunakan khusunya bagian pendaftaran pasien dawat inap masih menggunakan cara manual yaitu menggunakan buku besar dalam proses pencatatan serta penyimpanan data yang menggabungkan antara pasien rawat jalan dengan pasien rawat inap kedalam satu aplikasi berbasis Microsoft Excel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi bagian unit rawat inap menggunakan microsoft access serta menghasilkan rancangan sistem informasi rekam medis berbasis elektronik pada puskesmas dan petugas rekam medis di puskesmas Sungai Durian. Dalam penelitian ini  menggunakan  metode  System  Development  Life  Cycle (SDLC). Metode tersebut memiliki  beberapa  tahapan  proses  yaitu  tahap perencanaan, tahap analisis, tahap desain, tahap implementasi, dan tahap penggunaan. Berdasarkan  pengembangan  sistem  informasi pendaftaran  pasien  rawat  inap  ini  adalah menginputkan data dokter, pasien, rawat inap dan rekapitulasi laporan pasien perbulan.
Perhitungan Kebutuhan Rak Rekam Medis Selama 5 Tahun Kedepan Dengan Rumus J.Watson Di RSUD Muhammad Djoen Sintang... Joni Herman, Kornelius Epang, Abil Rudi,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 3, No 1 (2020): (MARET) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v3i1.32

Abstract

Unit rekam medis memiliki peran dalam hal penyimpanan sampai perlindungan dokumenrekam medis. Penyimpanan dokumen rekam medis akan berjalan dengan baik apabilaterdapat fasilitas yang menunjang yaitu rak penyimpanan dokumen rekam medis, Penelitimenemukan bahwa terdapat seratus enam puluh sembilan lima ratus delapan puluh empat(169.584) dokumen rekam medis yang disimpan di kardus/kotak di Rumah Sakit UmumDaerah Ade Muhammad Djoen Sintang. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahuikebutuhan rak penyimpanan rekam medis rawat jalan di Rumah sakit Umum Daerah AdeMuhammad Djoen Sintang lima tahun mendatang. Penulisan ini menggunakan metodedeskriptif yaitu dengan memaparkan hasil penelitian apa adanya dan membandingkandengan teori yang kemudian diambil kesimpulan. Metode Penelitian yang digunakan dalampengumpulan data antara lain dengan observasi dan wawancara. Cara penyajian data dalampenelitian ini adalah penyajian dalam bentuk teks, yang mana penyajian data hasilpenelitian dalam bentuk uraian kalimat. Berdasarkan hasil penelitian kebutuhan rakpenyimpanan berkas rekam medis untuk lima tahun mendatang dibutuhkan 5 unit rak rekammedis rawat jalan dengan spesifikasi 2 muka 5 shaft dengan panjang 2m, tinggi 2m, danlebar rak 65cm. Rak 2 muka adalah rak yang dapat digunakan untuk mengambil danmengembalikan berkas rekam medis rawat jalan dari depan dan belakang.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan TEMPAT PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN (TPPRJ) Di Rumah Sakit Sintang... Wagiran, Aprilliyanti,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 2, No 2 (2019): (SEPTEMBER) JUPERMIK
Publisher : JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jupermik.v2i2.23

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan pasien yang timbul sebagai akibat dari kinerjalayanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yangdirasakan. Tujuan dari penelitian Mengetahui tingkat kepuasan terhadap tempat pendaftaranpasien rawat jalan berdasarkan 5 dimensi kualitas pelayanan. Penelitian ini menggunakanjenis penelitian kuantitattif dengan pendekatan deskriptif Populasi dalam penelitian iniadalah semua pasien rawat jalan yang berobat ke rumah sakit TK IV 12 07 02 Sintangkemudian sampel diambil sebanyak 89 pasien menggunakan teknik isindental sampling.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (56%) puas pada dimensi fisik (Tangible) , (62%)puas pada dimensi kehandalan (Reliability) (64%) puas pada dimensi Tanggap(Responssive), (60%) puas pada dimensi jaminan ( Assurance ) (55%) puas pada dimensiEmphati. Hasil keseluruhan tingkat kepuasan pasien skor rata-rata keseluruhan adalah 42,1.Diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan di bagian TPPRJ terutama padabagian fisik untuk menambahkan fasilitas tambahan.
ANALISIS PELAKSANAAN PROSEDUR PEMINJAMAN BERKAS REKAM MEDIS DI BAGIAN PENYIMPANAN RSUD HAJI MAKASSAR Syamsuddin², Muhammad Thabran Talib¹ ,
JOURNAL PEREKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN Vol 4, No 1 (2021): MARET 2021
Publisher : STIKes Kapuas Raya Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jupermik.v4i1.54

Abstract

Peminjaman berkas rekam medis rumah sakit digunakan untuk keperluan internal ataupun eksternal yang meliputi keperluan dalam kegunaan berkas rekam medis seperti aspek Medis, Administrasi, Legal, Finansial, Edukasi, Riset dan Dokumentasi (MALFRED). Berdasarkan survei dalam pelaksanaan peminjaman berkas rekammedis di RSUD Haji Makassar penggunaan tracer, buku catatan belum maksimal penggunaannya dalam pengembalian berkas rekam medis rawat jalan sering tidak sesuai dengan ketentuan yaitu maksimal 1 jam sebelum jam kerja berakhir. Tujuan penelitian mengetahui pelaksanaan prosedur peminjaman berkas rekam medis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis. Objek penelitian adalah pelaksanaan prosedur peminjaman berkas rekam medis di bagian penyimpanan. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah sakit telah memiliki prosedur tetap tentang peminjaman berkas rekam medis. Buku catatan dan formulir yang digunakan dalam peminjaman berkas rekam medis di bagian penyimpanan dalam penggunaannya belum maksimal. Pihak yang bertanggung jawab terhadap peminjaman berkas rekam medis di bagian penyimpanan adalah kepala unit rekammedis. Pelaksanaan prosedur peminjaman berkas rekam medis dibagian penyimpanan sesuai dengan prosedur tetap tentang peminjaman berkas rekam medis akan tetapi peminjaman berkas rekam medis pasien rawat jalan masih menumpuk di poliklinik dan tidak langsung dikembalikan ke bagian penyimpanan berkas dan untukkeperluan rawat inap dilakukan oleh koordinator unit penyimpanan. Pelaksanaan prosedur peminjaman berkas rekam medis di bagian penyimpanan belum sesuai dengan prosedur tetap tentang peminjaman berkas rekam medis. Disarankan agar tenaga rawat jalan mengembalikan berkas rekam medis yang dipinjam ke bagianpenyimpanan setelah pasien selesai melakukan pelayanan. Sebaiknya pada waktu penyerahan berkas rekam medis ke pihak peminjam menggunakan buku ekspedisi, sehingga jika berkas rekam medis tersebut dibutuhkan dan tidak berada pada tempatnya tenaga penyimpanan dapat mengetahui lewat buku ekspedisi.