cover
Contact Name
Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
Contact Email
suwartowarto@yahoo.com
Phone
+6281329275915
Journal Mail Official
suwartowarto@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 2715095X     EISSN : 26865041     DOI : https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan gagasan atau karya inovatif di bidang pendidikan. Karya inovatif para guru dan dosen pembangunan sektor pendidikan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan institusi pendidikan menjadi fokus jurnal ini. 1. Media pembelajaran 2. Model Pembelajaran 3. Pendekatan Pembelajaran 4. Strategi Instruksional 5. Metode Intruksional 6. Teknik Pengajaran 7. Taktik Pengajaran
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 28, No 3 (2019)" : 14 Documents clear
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing dengan Media Konkret Dalam Peningkatan Pembelajaran IPA Materi Gaya pada Siswa Kelas V SDN Kalijoso TahunPelajaran 2018/2019 . Oktaviana
JURNAL PENDIDIKAN Vol 28, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.13 KB) | DOI: 10.32585/jp.v28i3.489

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan  pembelajaran IPA materi gaya melalui penerapan model inkuiri terbimbing dengan media benda konkret pada siswa kelas V SDN Kalijoso. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kalijoso yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Validasi data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif deskripsi yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA menggunakan berbagai model pembelajaran namun guru belum melibatkan keaktifan siswa secara penuh. Penggunaan media terbatas menggunakan media yang bersifat abstrak seperti gambar sehingga siswa kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran serta pemahaman terhadap materi menjadi sangat kurang. Hasil belajar siswa rata-rata 54,71 dari KKM yang ditentukan adalah 75. Simpulannya pembelajaran IPA materi gaya masih kurang maksimal dan hasil belajar siswa pun rendah sehingga perlu perbaikan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dengan media konkret.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Materi Sistem Ekskresi Manusia melalui Model Pembelajaran Discovery Learning dan Metode Eksperimen Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 1 Boyolali pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2018-2019 Suprapti Hariyani
JURNAL PENDIDIKAN Vol 28, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.698 KB) | DOI: 10.32585/jp.v28i3.494

Abstract

Penelitian ini dilakukan kepada siswa kelas VIIIG SMP Negeri 1 Boyolali semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Jumlah siswa dalam kelas ini adalah 28 yang terdiri atas 4 laki-laki dan 24 perempuan. Siswa diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dan metode Eksperimen dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Proses pembelajaran pada siklus I dilakukan di dalam kelompok besar, sedangkan proses pembelajaran pada siklus II dilakukan di dalam kelompok kecil. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pengumpulan data melalui observasi dan studi dokumentasi. Untuk validasi data, observasi tidak dilakukan sendiri oleh peneliti, tetapi berkolaborasi dengan siswa dan teman sejawat, serta dengan menggunakan teknik tes. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif yang dilanjutkan dengan refleksi. Pada kondisi awal aktivitas belajar siswa rendah, hasil prestasi belajar, jumlah siswa tuntas 14 anak 50%, belum tuntas 14 anak 50%, nilai tertinggi 93, nilai terendah 50 nilai rata-rata 76,89. Simpulannya aktivitas belajar rendah dan hasil belajar siswa siswa kelas VIII G belum maksimal, untuk itu dicarikan solusi dengan menerapkan model pembelajaran dicovery learning dengan metode eksperimen, sehingga pada siklus I hasil prestasi belajar, jumlah siswa tuntas 26 anak 93%, belum tuntas 3 anak 7%, nilai tertinggi 95, nilai terendah 68 nilai rata-rata 83,18.Pada siklus II hasil prestasi belajar, jumlah siswa tuntas 28 anak 100%, belum tuntas 0 anak 0%, nilai tertinggi 98, nilai terendah 80 nilai rata-rata 88,57. Hasil penelitian menyatakan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dengan metode Eksperimen dapat meningkatkan aktivitas  dan hasil belajar IPA siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Boyolali semester genap tahun pelajaran 2018/2019.
Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Penerapan Model Pembelajaran Aktif Course Review Horay(CRH) Endang Purwanti
JURNAL PENDIDIKAN Vol 28, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.527 KB) | DOI: 10.32585/jp.v28i3.485

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa melalui model pembelajaran aktif CRH pada siswa kelas IX H semester I SMP Negeri 1 Gatak tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai November 2018 di SMP Negeri 1 Gatak. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX H sebanyak 32 siswa. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Teknik  pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan tes tertulis. Alat pengumpulan data berupa lembar pengamatan, butir soal tes, dan dokumen daftar nilai. Analisis data  menggunakan  analisis deskriptif  komparatif  yang dilanjutkan  refleksi. Setiap  siklus terdiri dari  empat langkah, yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan Tindakan, (3) pengamatan, dan (4) Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa, nilai rata-rata prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 69,6, pada siklus I sebesar 77,2 dan pada siklus II sebesar 81,9. Selain itu, persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat, yaitu sebelum tindakan sebesar 37,5%, siklus I sebesar 71,9% dan siklus II sebesar 93,8%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Model pembelajaran aktif CRHdapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas IX H semester I SMP Negeri 1 Gatak tahun pelajaran 2018/ 2019
Strategi Membangun Karakter Generasi Muda yang Beretika Pancasila dalam Kebhinekaan dalam Perspektif Keutuhan Negara Kesatuan Repiblik Indonesia MH Sri Rahayu
JURNAL PENDIDIKAN Vol 28, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.015 KB) | DOI: 10.32585/jp.v28i3.490

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi membangun karakter generasi muda yang beretika Pancasila dalam kebhinnekaan dalam perspektif keutuhan Negara Kesatuan RepublikIndonesia. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitiannya adalah remaja dan orang tua di desa Calen Kecamatan Jombor Kabupaten Sukoharjo, dan objeknya adalah karakter beretika pancasila, kebhinnekaan, dan NKRI. Metode pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara dan dokumentasi, validitas data dilakukan dengan cara trianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif terdiri dari 4 tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian berdasarkan hasil pengamatan dilapangan yang dilakukan pada tanggal 10-20 Nopember 2019 ditemukan hal-hal sebagai berikut: masih banyaknya sikap, perilaku remaja yang kurang mencerminkan nilai karakter pancasila, kurangnya sikap yang menjunjung nilai karakter persatuan dan kesatuan sehingga mengancam kebhinnekaan. Hasil wawancara terhadap remaja dan orang tua yang dilakukan pada tanggal 21-25 Nopember 2019 diperoleh informasi: remaja kurang memahami makna nilai karakter beretika pancasila, orang tua kurang mendidik nilai karakter beretika pancasila secara maksimal, orang tua merasa kesulitan dalam memberikan penjelasan tentang nilai karakter beretika pancasila pada anak remajanya, orang tua merasa kurang mampu untuk memberikan contoh konkrit sikap perilaku yang mencerminkan nilai karakter yang beretika pancasila. Simpulannya berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dapat disimpulkan bahwa nilai karakter yang beretika pancasila dalam kebhinnekaan dalam persepektif NKRI bagi remaja di desa Calen Kecamatan Jombor Kabupaten Sukoharjo kurang maksimal, 

Page 2 of 2 | Total Record : 14