cover
Contact Name
Andi Astinah Adnan
Contact Email
andi.astinah.adnan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
diniasyari16@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sidenreng rappang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan
ISSN : 2622691X     EISSN : -     DOI : http://dx.doi.org/10.25147/moderat.v5i2.2127
Core Subject : Humanities, Social,
MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh. Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian atau yang setara dengan hasil penelitian yang berhubungan dengan bidang Ilmu Pemerintahan dengan ruang lingkup, sebagai berikut: pemerintahan desa, pembangunan masyarakat desa, pembangunan perdesaan, pemberdayaan masyarakat, manajemen sumber daya pemerintahan, organisasi pemerintahan, manajemen pemerintahan, e-government, penganggaran pemerintahan, kebijakan publik, sosial, politik, kebijakan pemerintahan, pelayanan publik, proses legislasi, pengawasan pemerintahan, birokrasi, ekologi pemerintahan, perencanaan pembangunan, dan budaya politik. Terbit empat kali dalam setahun atau dengan frekuensi terbitan 3 bulanan, yakni pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November dengan p-ISSN: 2442-3777 dan e-ISSN: 2622-691X.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2015)" : 15 Documents clear
PENGELOLAAN ASET MILIK DAERAH OLEH KELURAHAN DI KELURAHAN KARANGPANIMBAL KECAMATAN PURWAHARJA KOTA BANJAR RUDI SHALAM
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v1i3.2830

Abstract

Belum optimalnya pengelolaan aset milik daerah oleh kelurahan di Kelurahan Karang Panimbal Kecamatan Purwaharja Kota Banjar, terlihat dari adanya indikator-indikator sebagai berikut: pengelolaan terhadap aset milik daerah masih kurang optimal.  Aset berupa prasarana tidak dikelola dengan baik sesuai dengan peruntukannya masing-masing.  Contohnya penggunaan kendaraan baik motor maupun mobil dinas banyak yang digunakan untuk keperluan pribadi bukan untuk keperluan kantor hal tersebut karena kurangnya pemahaman dari pengguna kendaraan tersebut.  Tidak adanya jadwal yang pasti dan terencana untuk melakukan peninjauan aset milik daerah hanya berdasarkan laporan tertulis saja mengenai pengelolaan aset milik daerah hal  tersebut berdampak pada langkah-langkah yang harus dilakukan mengenai penggunaan, pengawasan dan pengelolaan aset milik daerah tersebut tidak berjalan dengan baik.  Contohnya kurangnya sumber daya pelaksana untuk melakukan peninjauan ke lapangan sehingga langkah-langkah yang seharusnya dilakukan tidak berjalan dengan baik.  Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, teknik pengelolaan data dilakukan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan terdiri dari observasi dan wawancara, sumber data penelitian ini terdiri dari 12 orang pegawai Kelurahan Karangpanimbal dan 10 orang tokoh masyarakat Kelurahan Karangpanimbal.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: pegelolaan aset milik daerah oleh Kelurahan di Kelurahan Karangpanimbal Kecamatan Purwaharja Kota Banjar, belum berjalan dengan baik seperti tidak adanya operasional untuk pengelola aset.  Hambatan-hambatan yang ditemukan, yaitu diindikasikan karena pengurus barang masih merangkap dengan bendahara pengeluaran sehingga terjadi ketumpangtindihan pelaksanaan kegiatan merumuskan rincian kebutuhan barang di Kelurahan Karangpanimbal.  Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat diajukan saran bahwa sebaiknya meningkatkan perencanaan yang tepat, penganggaran yang akurat, dan pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan (akuntabel) atas keberadaan aset milik daerah yang dipercayakan kepada pemegang aset di Kelurahan Karangpambal Kecamatan Purwaharja Kota Banjar.
KOMUNIKASI KEPALA DESA DALAM RANGKA PEMBANGUNAN FISIK DI DESA KARYAMUKTI KECAMATAN BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS YUDI YUDI
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v1i3.2835

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan komunikasi Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan fisik di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.  2) Untuk mengetahui bagaimana komunikasi Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan fisik di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.  3) Untuk mengetahui bagaimana komunikasi Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan fisik di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.  Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis, yang artinya suatu metode penelitian yang menggambarkan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ada dan sedang berlangsung pada saat penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan, menyusun dan menjelaskan daya yang diperoleh untuk kemudian di analisis sesuai dengan teori yang ada.  Dengan teknik pengumpulan data adalah penelitian studi kepustakaan dan teknik studi lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara.  Populasi penelitian 20 orang dengan jumlah sampel 20 orang dengan menggunakan teknik sampling insidental.  Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Komunikasi yang dilakukan oleh Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan fisik di Desa Karyamukti Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.  Kemudian berdasarkan hasil wawancara, diperoleh jawaban bahwa Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan telah melaksanakan semua yang terdapat dalam indikator dengan cukup, karena masih banyak kekurangan yang dilaksanakan oleh Kepala Desa dan aparat pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan sehingga masyarakat kurang berpartisipasi karena komunikasi yang dilakukan Kepala Desa kurang baik.  2)  Hambatan-hambatan yang timbul dalam pelaksanaan Komunikasi Kepala Desa diantaranya: Kepala Desa jarang mendekatkan diri dengan masyarakat kurang berbaur dengan mereka bukan hanya dapat berkomunikasi dalam acara-acara yang dilaksanakan oleh desa tapi bisa berkomunikasi dimana saja.  3) Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan komunikasi Kepala Desa adalah mendekatkan diri, mengajak dan mengundang masyarakat agar hadir dalam rapat/acara yang dilaksanakan oleh pemerintahan desa yang tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi agar Kepala Desa bisa berbaur dengan masyarakat.
IMPLEMENTASI KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 044/U/2002 TENTANG DEWAN PENDIDIKAN DAN KOMITE SEKOLAH PADA SMP NEGERI 3 KALIPUCANG KABUPATEN PANGANDARAN YAYAN MULYANA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v1i3.2834

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa Implementasi Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 044/U/2002 Tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah belum dilaksanakan dengan optimal. Berdasarkan latar belakang di atas, yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Bagaimana Implementasi Keputusan Komite Sekolah? 2) Hambatan apa yanh dihadapi dalam Imlpementasi Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 044/U/2002 Tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah? 3) Upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi hambatan Implementasi Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 044/U/2002 Tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Lamanya penelitian selama 10 bulan. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara). Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 10 orang yang terdiri dari 1 orang kepala sekolah, 3 orang pengurus dan anggota komite sekolah dan 6 orang perwakilan orang tua siswa. Teknik analisa data adalah data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Implementasi Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah berdasarkan hasil wawancara belum dilaksanakan dengan baik sesuai dengan pendapat Agustino (2014:149) mengenai 4 variabel yang dapat mempengaruhi implementasi kebijakan. Begitupula dengan hasil observasi yang dilakukan diketahui terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan peran komite sekolah belum memberikan manfaat yang baik dalam membantu penyelenggaraan pendidikan. 2) Adanya hambatan yang dihadapi antara lain kurangnya komunikasi yang dilakukan oleh komite sekolah dengan sekolah. Begitupula dengan observasi yang karena selama ini komite sekolah kurang menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. 3) Adanya berbagai upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan antara lain melakukan kerjasama yang lebih baik dengan sekolah dan orang tua siswa dalam menyelenggarakan pendidikan. Begitupula dengan observasi yang dilakukan yaitu dengan mengupayakan komunikasi yang dilakukan dengan sekolah dan orang tua siswa dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di sekolah serta melakukan penambahan sumber daya yang dirasa masih kurang dan melakukan kerjasama dengan sekolah untuk memperoleh kejelasan wewenang yang dapat dilaksanakan oleh komite sekolah.
FUNGSI PENGAWASAN KINERJA KEPALA DESA OLEH BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DI DESA KARANGPANINGAL KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS CICI NUR MUSTIKA RAHAYU
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v1i3.2825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan fungsi pengawasan kinerja Kepala Desa Oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis, untuk mengetahui hambatan-hambatan apa yang ditemukan dalam pelaksanaan Fungsi Pengawasan Kinerja Kepala Desa Oleh Badan Permusywaratan Desa (BPD) di Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis, dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan pelaksanaan fungsi Pengawasan Kinerja Kepala Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah meggunakan penelitian kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 15 orang.  Adapun teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara.  Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, mengenai Fungsi Pengawasan Kinerja Kepala Desa Oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis belum berjalan secara maksimal, dikarenakan pelaksanaan fungsi pengawasna kinerja kepala desa oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Karangpaningal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis masih rendah.
OPTIMALISASI PENCAPAIAN TARGET RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN OLEH BIDANG BINA MARGA DAN CIPTAKARYA DINAS PEKERJAAN UMUM, PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN CIAMIS CUCU JUARIAH
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 1, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25147/moderat.v1i3.2826

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan diketahui bahwa pendapatan asli daerah dari sektor retribusi kebersihan tidak mencapai target yang ditetapkan.  Berdasarkan latar belakang, penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut : 1) bagaimanakah optimalisasi pencapaian target retribusi pelayanan persampahan/kebersihan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah? 2). Bagaimanakah hambatan-hambatan dalam optimalisasi pencapaian target retribusi pelayanan persampahan/kebersihan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah? 3).  Bagaimanakah upaya-upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam optimalisasi pencapaian target retribusi pelayanan persampahan/kebersihan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah? Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif.  Informan sebanyak 10 orang yang terdiri dari kepala dan pegawai.  Teknik pengumpulan data yaitu studi kepustakaan, dan studi lapangan (wawancara dan observasi).  Lamanya penelitian yang penulis lakukan kurang lebih 10 bulan.  Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa : 1) Optimalisasi pencapaian target Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah belum dilaksanakan dengan optimal.  Hal ini dapat dilihat dari pendapat informan sebanyak 70% menyatakan baik dan sebanyak 30% menyatakan kurang baik.  Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa optimalisasi pencapaian target Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan belum optimal mengingat masih banyaknya sumber pendapatan retribusi yang dapat dioptimalkan. 2) Adanya hambatan-hambatan dalam optimalisasi pencapaian target Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan hal ini disebabkan kemampuan petugas yang masih kurang dalam memahami aturan, kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi.  Berdasarkan hasil observasi bahwa pencapaian target Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan belum optimal. 3) Adanya upaya-upaya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah hal ini dilakukan dengan meningkatkan kemampuan petugas dalam memahami aturan.  Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa dilakukan upaya optimalisasi pencapaian target penerimaan retribusi pelayanan persampahan/kebersihan sehingga menunjang peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Page 2 of 2 | Total Record : 15