cover
Contact Name
Mohamad Abdun Nasir
Contact Email
ulumuna@uinmataram.ac.id
Phone
+6281252834957
Journal Mail Official
ulumuna@uinmataram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No. 35 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ulumuna
ISSN : 14113457     EISSN : 27752453     DOI : https://doi.org/10.20414/ujis
Ulumuna (P-ISSN: 1411-3457; E-ISSN: 2355-7648), a journal of Islamic studies published twice a year (June and December) by State Islamic University (UIN) of Mataram since 1997, publishes original (library or field) research articles in the field of Islamic studies. It promotes multidisciplinary approaches to Islam and Islamicate societies and focuses on six main topics: (1) the Qur’an and hadith (2) Islamic Law (3) Islamic Theology (Kalam) (4) Islamic Philosophy (5) Islamic Mysticism (Tasawwuf) (6) Islamic Education (7) Islamic Communication and Propogation (Dakwa) and (8) Islamic Politic. All submitted manuscripts are subject to double-blind review process. Ulumuna was admitted as an accredited journal by the Director General of Strengthening Research and Development, Ministry of Research Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia in 2017. The accreditation is given through a Director Decree No. 32a/E/KPT/2017 and is effective until 2022. Ulumuna has become a CrossRef Member since year 2015. Therefore, all of its publications have a unique Digital Object Identifier (DOI) number.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2006): Desember" : 11 Documents clear
Qurrah Al-‘Uyûn: Seksualitas Dalam Literatur Fiqh Islam Ma’ruf Ma’ruf
Ulumuna Vol 10 No 2 (2006): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v10i2.484

Abstract

Seksualitas dalam bingkai fiqh memberi panduan tentang mana yang harus dilakukan suami terhadap istrinya juga sebaliknya. Islam membingkai hubungan seks sebagai ibadah yang mengiming-imingi pelakunya mendapat pahala. Konon, pahala hubungan seks sebanding dengan pahala berjuang dalam perang melawan orang kafir. Pembahasan ini terkesan vulgar dan tak senonoh, tetapi begitulah ulama Islam memaparkan secara berani dan terbuka tanpa ada tendensi membeberkan pornografi. Dalam perspektif ini seksualitas adalah ibadah yang mengandung rambu-rambu yang harus ditaati, dan biasanya untuk menguatkan paparannya, fuqahâ’ mendasarkan pendapatnya pada al-Qur’an dan hadits. Menjejerkan aktivitas seksual dengan ayat-ayat al-Qur’an dan sabda Nabi menjadikan hubungan seksual sebagai ritual yang sakral. Fenomena sakralitas seksual tidak hanya ditemukan dalam Islam yang membingkai dalam spektrum ibadah kepada Tuhan, namun dapat ditemukan dalam Agama Hindu yang memahatkan sakralitas seksual dalam beberapa candi di Jawa. Makalah ini hendak mengeksplorasi kitab kuning Qurrah al-‘Uyûn fî al-Nikâh al-Syar’î karya Abû Muhammad al-Tihâmî.

Page 2 of 2 | Total Record : 11