cover
Contact Name
Rusyda Afifah Ahmad
Contact Email
jiep@unida.gontor.ac.id
Phone
+6281330042874
Journal Mail Official
jiep@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Siman, Dusun I, Demangan, Kec. Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Economics and Philanthropy
ISSN : -     EISSN : 2655335X     DOI : https://doi.org/10.21111/jiep
This Journal focus and scope on: Islamic Economics Islamic Philanthropy Islamic Business Islamic Finance Islamic Worldview on Economics
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2020): May" : 5 Documents clear
INTEGRATING ZAKAH AND WAQF FOR DEVELOPING ISLAMIC ECONOMIC BOARDING SCHOOL (IEBS) PROJECT IN INDONESIA Ahmad Rizal; Neneng Ela Fauziyah; Aminuddin Ma'ruf; Adib Susilo
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 2 No. 4 (2020): May
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.535 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v3i02.4577

Abstract

As the most populous Muslim nation, Indonesia has a big potential to unlock its Islamic financial market. However, there is a call on human development in the field to ensure the sustainability of the system. This study attempts to investigate the untapped potential of youth generation in Indonesia. The paper employs a qualitative research in developing the waqf and zakah funds based on the practice of Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI). The study found that waqf and zakah funds in Indonesia might solve the Islamic financial literacy problem of the country. In addition, the paper suggested the framework on developing waqf and zakah funds in spreading the Islamic financial literacy through youth empowerment by designing Islamic Economic Boarding School (IEBS) project. The study recommended the policy makers to design robust zakah and waqf framework leading the industry and nation’s economy for the long-run prosperity.
FUNGSI MASJID DALAM MENGELOLA DANA ZISWAH SEBAGAI INSTRUMEN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT Mufti Afif
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 2 No. 4 (2020): May
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1488.377 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v3i02.4580

Abstract

Perkembangan masjid terus meningkat, dan diperkirakan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) masjid tumbuh mencapai 60-75% pertahun, bahkan di tahun 2018 dengan berbagai tipologinya (masjid besar, masjid agung, masjid raya, masjid jami', masjid bersejarah dan masjid instansi perkantoran) lebih kurang 800.000 masjid yang tersebar di wilayah nusantara ini. Kondisi ini menunjukkan bahwa philantropy Islam (berupa zakat, infak, sedekah, wakaf dan hibah) dinilai cukup memuaskan di Indonesia, mengingat potensi masjid tersebut jika difungsikan sebagai sumber idiologi ekonomi yang mempersatukan umat dan mengentaskan kemiskinan. Saat ini masjid hanya difungsikan sebagai kegiatan ritual yang sifatnya spiritual (seperti shalat berjamaah, I’tikaf dan pengajian) saja, sehingga kegiatan fundamental perekonomian Islam tidak berjalan efektif dan efisien. Padahal masjid adalah satu-satunya media yang memadukan dua dimensi; dimensi ilahiyah dan dimensi insaniyah. Kedua dimensi tersebut menyatu membentuk aktivitas sosial, pendidikan, kemasyarakatan, ekonomi, politik maupun keamanan. Artikel ini mencoba menyumbangkan sebuah gagasan konseptual terkait dengan pemberdayaan umat berbasis philantropy Islam melalui masjid. Baik itu dari aspek fundraising dengan model direct dan indirect maupun dari aspek distribusi yang bersifat konsumtif tradisional, konsumtif kreatif, produktif kreatif dan produktif konvensional.
استراتيجية تطوير الأعمال في أخلاقيات الأعمال الإسلامية دراسة حالة عائلة كبيرة السيد الحاج أحمد صبح دجووغنا (مبرور، كليلة، نرمالة، السلام) Fitria Amin; Andi Triyawan
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 2 No. 4 (2020): May
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.436 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v3i02.4586

Abstract

Islam mengatur etika di dalam berbisnis termasuk penerapannya dalam strategi pengembangan bisnis. Keluarga besar Bapak H. Ahmad Subkhi Djuwigna adalah bisnis yang berkembang pesat dalam produk busana muslim yang strategi pengembangan bisnis dari segi eksternal dan internal. Mabrur alumunium dan kaca beserta cabangnya, butik mabrur beserta cabangnya sudah dikenal oleh banyak masyarakat di kota Ngawi. Dikarenakan usaha ini memiliki cara pengembangan yang sangat islami dan ciri khas tersendiri dan selalu memberikan kualitas barang serta pelayanan terbaik untuk konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etika bisnis Islam dalam strategi pengembangan bisnis keluarga besar Bapak H. Ahmad Subkhi Djuwigna. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan dilakukan dilokasi usaha guna mendapatkan data yang menggunakan sumber data primer melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, untuk mendukung penelitian ini digunakan data sekunder yang diambil dari buku-buku, jurnal dan sumber lainnya yang berkaitan dengan etika bisnis Islam dalam strategi pengembangan bisnis keluarga besar Bapak H. Ahmad Subkhi Djuwigna. Dalam strategi pengembangan bisnis terdapat faktor eksternal yaitu ekonomi, sosial, budaya demografi, lingkungan, pemerintah, teknologi dan competitor. Selain itu terdapat faktor internal dalam strategi yaitu manajemen, pemasaran, keuangan, produk dan SDM. Hasil penelitian yang dilakukan adalah etika bisnis Islam dalam strategi pengembangan bisnis keluarga besar Bapak H. Ahmad Subkhi Djuwigna sudah cukup baik,yaitu terdapat segi tauhid, nubuwah, khilafah, ‘adalah dan ma’ad.
SOURCE OF PROCYCLICALITY IN DUAL BANKING SYSTEM: THE CASE OF INDONESIA Naahilah Hunafaa’ Al-Qudsy; Khoirul Umam
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 2 No. 4 (2020): May
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.399 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v3i02.4610

Abstract

The global crisis in 2008 is driven by the credit bubble until leaves the impact of economy and financial sector in many countries, including Indonesia. The behaviour of banks in excessive lending is referred to procyclicality. If loans are not balanced with the needs of the economy, it will lead to imbalances in economic growth that could lead to a financial crisis. Theoretically, Islamic banking does not cause credit bubble because it is more allocate the financing to the real sector of economy. The purposes of this research are to know whether the level of procyclicality of conventional and Islamic banking in Indonesia, and to know the determinant of procyclicality of conventional and Islamic banking in Indonesia. The researcher uses a quantitative approach. This study uses time series data, which begin monthly from the year 2013M01 - 2017M12. The data is taken from the Economic and Financial Statistics Indonesia (SEKI-Bank Indonesia), the Central Statistics Agency (BPS), and the Financial Services Authority (OJK). The method of analyzing data is Vector Auto-regression (VAR) and Vector Error Correction Model (VECM). The results of this study indicate that conventional banking behave on procyclicality. On the contrary, Islamic banking does not behave procyclicality. The determinant of procyclicality on conventional banking in short-term is the Total Credit (CRE), and also in long term is the Total Credit (CRE). Then the determinant of procyclicality on Islamic banking in short-term is the Total Financing (FIN), while in long term is the Sharia of Bank Indonesia Certificates (SBIS).
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BAITUL MAAL HIDAYATULLAH YOGYAKARTA Miftahul Huda; Mu’arrifah Mu’arrifah
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol. 2 No. 4 (2020): May
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.289 KB) | DOI: 10.21111/jiep.v3i02.4614

Abstract

Zakat merupakan alat yang digunakan untuk menstabilkan ekonomi ummat Islam. Zakat mampu membangun pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan pendapatan dengan pengelolaan yang baik. Zakat dipercaya dapat dijadikan sumber keseimbangan perekonomian ummat, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi pengangguran serta kemiskinan. Baitul Maal Hidayatullah merupakan Lembaga Amil Zakat yang melayani penghimpunan dan penyaluran dana ZISWAF, dengan keunggulan berbasis gerakan dari pesantren, jaringan luas, kekuatan da’i, konsep kepemimpinan, dan kekuatan jama’ahnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara. Observasi akan dilakukan secara pasif di Baitul Maal Hidayatullah. Analisis data yang digunakan adalah analisis induktif-deskriptif. Strategi khusus pengelolaan zakat hanya patuh pada undang-undang zakat No. 23 tahun 2011, serta PSAK 109 dari sisi akutansi keuangannya. Selebihnya ikhtiar dan do’a dari para amil zakat. Tetapi yang paling penting adalah kesesuain Syariah dari setiap aspek kepengelolaan zakat. Kegiatan pokok yang berkaitan dengan pengelolaan dana zakat adalah kegiatan penghimpunan, pencatatan keuangan atau administrasi, serta pendayagunaan. Upaya BMH untuk menghimpun dana zakat yaitu, sosialisasi yang intensif kepada masyarakat dan layanan donatur dalam rangka memberikan apa yang dibutuhkan donatur. Pembagian menurut asnaf sesuai dengan program yang dibentuk oleh lembaga. Dengan adanya program ini, diharapkan mampu mensejahterakan umat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5