Articles
168 Documents
ANALISIS PENGARUH BRAND LOVE TERHADAP WOM DAN WILLINGNESS TO PAY PREMIUM
VERDINA PARASMITA;
MOEGIRI MOEGIRI;
TEGUH PURWANTO
Neraca Vol. 14 No. 2 (2018): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v14i2.470
Variable Brand Love yang merupakan teori marketing terbaru sebagai pengembangan dari loyalitas sebuah produk atau jasa agar sebuah perusahaan dapat terus mempertahankan pelanggannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variable Brand Love terhadap Positif WOM dan Willingness to Pay Premium. Metode penelitian digunakan ialah metode survey menggunakan instrument kuesioner yang disebarkan dan/atau wawancara secara langsung. Model penelitian yang sudah dibuat selanjutnya diujikan terhadap Brand RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan. Responden dari penelitian ini ialah pasien yang pernah merasakan jasa kesehatan RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan. Hasil menunjukkan bahwa ketika seseorang memiliki kecintaan terhadap suatu merek (Brand Love) terutama RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan maka mereka akan melakukan positif WOM secara sukarela, dan seseorang yang memiliki kecintaan terhadap suatu merek (Brand Love) maka bersedia membayar jasa kesehatan di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dengan harga yang bersaing/tinggi (Willingness to Pay Premium)
PERANCANGAN SISTEM MOTIVASI KARYAWAN YANG EFEKTIF BERBASIS MODEL ABCD
Leni Susanti;
Saebani Saebani
Neraca Vol. 14 No. 2 (2018): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v14i2.471
Penelitian ini akan berusaha menjelaskan fenomena motivasi karyawan pada karyawan yang bekerja di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melalui analisis yang menggunakan model ABCD. Penelitian juga akan mengajukan sistem motivasi organisasi yang dapat digunakan oleh para pengambil kebijakan dalam PTS sebagai alat untuk memotivasi karyawan secara optimal. Subjek penelitian ini adalah dosen atau staff pendidik pada Perguruan Tinggi Swasta di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel nantinya menggunakan convinience sampling method. Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk mengukur dimensi model ABCD. Analisis data pada penelitian ini adalah important satisfaction analysis (ISA). Analisis ini dilakukan untuk menilai efisiensi dari penggunaan alat motivasi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan motivasi karyawan dalam model ABCD. Dengan menggunakan Importance Satisfaction Analysis (ISA), maka dapat ditentukan mana saja alat motivasi yang dapat menjadi prioritas utama, yang perlu dipertahankan, cenderung berlebihan atau yang mempunyai prioritas rendah. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa alat pemotivasi yang harus djadikan fokus bagi institusi untuk meingkatkan motivasi diataranya adalah identifikasi pentingnya kontribusi dosen; terdapat pelatihan/masa orientasi untuk para dosen baru,institusi membuat kriteria untuk mengevaluasi kinerja para dosen; tersedianya fasilitas untuk mengikuti kegiatan eksternal seperti seminar, conference, dan call paper yang diadakan instansi lain maupun para professional; tersedianya kesempatan bagi para dosen untuk meningkatkan keahlian yang dimilikinya saat ini; institusi mendukung dan membantu segala bentuk pembelajaran dan aktivitas pengembangan kompetensi untuk para dosen; adanya pelatihan dari pihak eksternal untuk peningkatan dan pengembangan kompetensi para dosen
PENGARUH JENJANG PENDIDIKAN, LATAR BELAKANG PENDIDIKAN, LAMA BEKERJA DAN SOSIALISASI TERHADAP PERSEPSI IMPELEMNTASI SAK EMKM (Studi Empiris pada UMKM Kabupaten Kendal)
Endang Dwi W;
Ageng Prasetyo
Neraca Vol. 14 No. 2 (2018): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v14i2.472
This study examine the effect of education level, educational background, length of work, and provision of information on the perception of the implementation of SAK EMKM at the Regency of Kendal in 2018, which was aimed for Accounting employees of SME. Data obtained from questionnaires, using incidental sampling method, obtained by respondents 45 people. Testing the hypothesis using multiple linear regression. The results of this study, education level and educational background partially did not affect the perception of SAK EMKM implementation, while the length of work and socialization partially affect and significantly the perception of SAK EMKM implementation. The levels of education, educational background, length of work and socialization variables simultaneously affect the perception of the implementation of SAK EMKM.
PERAN PEMBIAYAAN BANK SYARIAH TERHADAP PENGEMBANGAN KEUNGGULAN KOMPETITIF SEKTOR UMKM
Nur Kholidah
Neraca Vol. 14 No. 2 (2018): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v14i2.473
Artikel ini membahas tentang kemampuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia yang cukup besar, yaitu sebanyak 99,9% dari total angkatan kerja yang bekerja. Namun peran tersebut dalam kenyataannya terkendala oleh beberapa hal, diantaranya permasalahan modal. Disinilah peran perbankan syariah dengan pembiayaan berprinsip bagi hasil sangat diharapkan dalam pengembangan keunggulan bersaing sektor UMKM. Peran perbankan syariah terhadap UMKM dapat ditunjukkan melalui seberapa besar dana yang dialokasikan untuk pembiayaan UMKM. Alokasi pembiayaan bank syariah lebih didominasi ke pembiayaan konsumtif atau akad murabahah (jual beli) dibandingkan ke sektor produktif atau akad bagi hasil (mudharabah dan musyarakah). Hal ini menunjukkan alokasi pada sektor riil masih lebih rendah dibandingkan alokasi untuk skim jual beli yang sebenarnya merupakan alokasi pada sektor konsumsi masyarakat. Program keberpihakan UMKM oleh bank syariah ditunjukkan melalui: (1) inovasi strategi pembiayaan; (2) Program Linkage; (3) Pilot project; (4) Pemanfaatan dana sosial; (5) kerja sama technical assistance.
PENGARUH PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN PREFERENSI RISIKO MASYARAKAT DI KABUPATEN MAJENE TERHADAP MINAT BERINVESTASI DI PASAR MODAL
Zulfadhli Lutfi A. Lopa;
Sri Astuty Ratnasari Manggu
Neraca Vol. 14 No. 2 (2018): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v14i2.474
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, persepsi dan preferensi resiko masyarakat di kabupaten Majene terhadap minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penarikan sampel dari populasi dengan sistem cluster : yaitu mahasiswa, pegawai swasta/PNS, pengusaha/wiraswasta, professional dan masyarakat umum yang ada di Kabupaten Majene. Teknik pengumpulan datanya melalui kuisioner, sedangkan analisis data dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara umum telah mengetahui tentang investasi sahamn dan pasar modal. Akan tetapi hanya sebagian kecil yang kemudian telah melakukan investasi di pasar modal tersebut. Dari sisi persepsi masyarakat, pada umumnya masih banyak persepsi yang tidak tepat terkait pasar modal dan investasi saham yang berkembang di masyarakat. Dari sisi preferensi risiko, seabagian besar masyarakat di kabupaten Majene tergolong kategori investor yang risk averse atau menghindari risiko. Berdasarakan analisis regresi linier berganda, diperoleh hasil yaitu secara bersama-sama, ketiga variabel: pengetahuan, persepsi dan preferensi risiko berpengaruh terhadap minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Akan tetapi secara parsial, hanya variabel pengetahuan dan preferensi risiko yang mempengaruhi minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Hal ini menunjukkan bahwa stigma negatif terkait persepsi masyarakat akan investasi saham tidak mempengaruhi minat masyarakat dalam berinvestasi. Akan tetapi tingkat pengetahuan dan preferensi risiko lah yang lebih mempengaruhi. Hal ini juga secara tidak langsung menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat kekurangan informasi yang luas dan mendalam tentang investasi di pasar modal. Begitu juga pemahaman masyarakat akan risiko dalam berinvestasi
PENGARUH PENGETAHUAN INVESTASI, MODAL MINIMAL, PELATIHAN PASAR MODAL DAN MOTIVASI TERHADAP MINAT INVESTASI DI PASAR MODAL (Studi Pada Mahasiswa FEB Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Akhmad Darmawan;
Julian Japar
Neraca Vol. 15 No. 1 (2019): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v15i1.475
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan investasi, modal minimal, pelatihan pasar modal dan motivasi terhadap minat investasi saham di pasar modal. Objek penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non Probability Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi berganda . Hasil analisis menunjukan bahwa pengetahuan investasi, pelatihan pasar modal dan motivasi berpengaruh positif sifnifikan terhadap minat investasi saham di pasar modal sedangkan modal minimal secara parsial tidak berpengaruh terhadap minat investasi saham di pasar modal
PERANAN KEARIFAN LOKAL DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI SYARIAH PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Nur Kholidah
Neraca Vol. 15 No. 1 (2019): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v15i1.476
Digitalisasi menjadi kekuatan penting pada era revolusi industri 4.0, termasuk bagi industri perbankan, tak terkecuali perbankan syariah. Perkembangan teknologi dan digitalisasi memaksa semua pelaku industri untuk mengikutinya jika ingin tetap bertahan. Hal ini kemudian direspon oleh perbankan syariah dengan melakukan berbagai inovasi yang memudahkan nasabah. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan analisis big data berdasarkan informasi kearifan lokal. Namun, satu hal penting yang biasanya mereka lupakan dalam pengembangan institusi bisnis adalah kurangnya pemahaman terhadap budaya masyarakat tempat mereka membangun bisnis, termasuk perbankan syariah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peranan kearifan lokal dalam pengembangan ekonomi dan perbankan syariah, dengan menganalisis dan mendesain model berdasarkan studi literatur terkait. Dengan menggunakan analisis kualitatif berdasarkan teori dan studi literatur dapat disimpulkan bahwa pengembangan ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia lebih tepat jika memadukan teknologi dan aspek kearifan lokal karena lebih sesuai dengan karakter keragaman budaya, agama dan letak geografis Indonesia. Budaya lokal yang dipahami oleh perbankan syariah dapat memberi kekuatan dalam pengembangan ekonomi syariah. Perbankan syariah seharusnya tidak hanya mengarah pada orientasi perusahaan, tetapi harus memiliki hubungan sosial budaya dan tanggung jawab sosial
PENGARUH DESTINATION BRAND EXPERIENCE PADA INTENSI REKOMENDASI DAN INTENSI KUNJUNGAN KEMBALI DALAM KONTEKS PARIWISATA PANTAI ALAM INDAH TEGAL
Ghea Dwi Rahmadiane
Neraca Vol. 15 No. 1 (2019): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v15i1.477
Lack of research regarding destination brand measurement indicates that conceptualizing how tourists evaluate a destination brand is complex. Researcher examines destination branding via a new conceptualization, destination brand experience (DBE), which provides a more holistic and unified view of the destination brand. This study aimed to analyze the effect of a destination brand experience on intention recommend and revisit intention. This research conducted in four destination object in Pantai Alam Indah Tegal with Total amount of sample 130. This research using survey method with quantitative approach. Analysis tool used in this research is Partial Least Square (PLS) with Warp PLS 5.0 Program. Results showed that the destination brand experience has positive influence and significant on intention to recommend and also the destination brand experience has positive influence and significant on revisit intention.
PENGARUH INTERNET BANKING TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BANK UMUM KONVENSIONAL YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (PERIODE 2015 – 2018)
Yohani Yohani;
Frida Inggrit Dita
Neraca Vol. 15 No. 1 (2019): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v15i1.478
One way to see the development of the company by looking at the performance achieved by the company. In the era of Industry 4.0 it is inseparable from the role of IT, especially to facilitate customer needs and industrial competition, including the banking industry, which now involves internet banking. This study aims to examine the effect of variable Internet Banking on Financial Performance. The sampling technique used was purposive sampling with the criteria of conventional commercial banks in Indonesia that presented financial statements for the period 2015 to 2018, so that the samples used were 11 companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The analysis technique used is linear regression. Before carrying out the hypothesis test, statistically and the normality test carried out was fulfilled. Then testing the hypothesis using the t test results showed that internet banking had no significant effect on financial performance. The non-effect of internet banking in Conventional Commercial Banks is influenced by the internet banking needs that cannot be left behind by the banking world, especially Conventional Bank.
DETERMINAN STRUKTUR MODAL (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017)
Alien Akmalia;
Farah Amiroh Mamduhah
Neraca Vol. 15 No. 1 (2019): NERACA
Publisher : FEB Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.48144/neraca.v15i1.479
This study aims to examine the determinant of capital structure . The determinant used in this study were profitability, asset growth, company size, and sales growth. Furthermore, this study was carried out by manufacture company which were listed in Indonesia Stock Exchange along the period 2013-2017. The sampling technique used in this study was purposive sampling which obtained as many as 480 data of manufacture companies. The analysis technique of this study using multiple regression analysis. The result showed that profitability has negative significant effect on the capital structure, asset growth and sales growth has positive significant effect on the capital structure. Meanwhile, company size has no significant effect on the capital structure.