cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN LANJUT USIA TENTANG PERUBAHAN FISIK DENGAN KONSEP DIRI DI GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA HAGIOS FAMILY SOSROWIJAYAN WILAYAH KOTA YOGYAKARTA Fransiska Tatto Dua Lembang
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.342

Abstract

Perubahan terjadi pada manusia seiring dengan berjalannya waktu dengan melalui tahap-tahap perkembangan. Masa lanjut usia sering dimaknai masa kemunduran fisik dan psikologi. Konsep diri lanjut usia dipengaruhi bagaimana perlakuan lingkungan atau bisa juga oleh pengaruh masa lalu masa kini serta tujuan hidup dimasa depan. Untuk mengetahui hubungan antara tingkad pengetahuan lanjut usia tentang perubahan fisik dengan konsep diri.  Penelitian deskriftif analitik non eksperimental. Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Gereja Pantekosta di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta tahun 2021 Tes Spearman Rank bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan lanjut usia tentang perubahan fisik dengan konsep diri. Di peroleh ρ value 0,844 dengan nilai r tersebut memperlihatkan hubungan positif yaitu ada kesejajaran searah antara dua variabel. Ada hubungan sangat rendah tentang perubahan fisik dengan konsep diri r hitung 0,24. Hal ini menunjukkan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Sebagian besar tingkat pengetauan lanjut usia tentang perubahan fisik di Gereja Pantekosta di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta pada tahun 2021 dengan kategori tinggi (80,9%). Sebagian besar konsep diri lanjut usia di Indonesia Hagios Family Sosrowijayan Wilayah Kota Yogyakarta dengan kategori tinggi (82,4%). 
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SAFETY DRIVING PADA PENGEMUDI BUS AKAP Insyafia Amalia Khusnul; Cut Alia Keumala Muda; Veza Azteria; Putri Handayani
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.333

Abstract

Safety driving merupakan dasar pelatihan mengemudi lebih lanjut yang lebih memperhatikan keselamatan bagi pengemudi dan penumpang. Dalam Global Status Report on Road Safety World Health Organization disebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas jalan mengakibatkan kematian sekitar 1,35 juta orang di seluruh dunia setiap tahun1. Di Indonesia, berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), terdapat 107.500  kecelakaan dan sebanyak 1034 unit bus terlibat dalam kecelakaan lau lintas. Bus AKAP trayek Jakarta – Yogyakarta merupakan salah satu bus di Terminal Pulo Gebang dengan keberangkatan pada malam hari dan memiliki beberapa titik jalur yang rawan kecelakaan lalu lintas atau blackspot. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety driving pengemudi bus AKAP trayek Jakarta-Yogyakarta tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi pengemudi bus AKAP trayek Jakarta-Yogyakarta di Terminal Pulo Gebang sebanyak 40 pengemudi dan sampel yang digunakan sebanyak 40 pengemudi dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data analisis menggunakan uji Chi Square dengan hasil menunjukkan bahwa ada huungan antara pengetahuan safety driving (p-value 0,003), pelatihan mengemudi (p-value 0,001) dengan perilaku safety driving. Serta tidak ada hubungan antara pengalaman mengemudi (p-value 1,000) dengan perilaku safety driving. Maka dari itu dibutuhkan pengetahuan safety driving dan pelatihan mengemudi untuk meningkatkan perilaku safety driving.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP ANAK RUMAH SAKIT JIH YOGYAKARTA Yeni Dwi Lestari; Widuri Widuri; Dwi Agustina Sari
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.338

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi adalah bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak disengaja yang tidak terbatas pada bentuk komunikasi verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, lukisan, seni dan teknologi. Banyak faktor yang mempengaruhi komunikasi terapeutik yang dapat menimbulkan  perbedaan dalam penerapan komunikasi terapeutik ke pasien termasuk pasien anak. Sampai saat ini, masih saja ada orang tua pasien yang menilai cara komunikasi perawat pada saat awal bertemu dengan pasien pendekatan yang dilakukan masih dianggap kurang, hal ini yang menimbulkan adanya komplain dari pasien.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan komunikasi terapeutik di Ruang Rawat Inap Anak Rumah Sakit JIH Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah semua perawat diruang rawat inap anak RS JIH Yogyakarta yang berjumlah 38 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden dengan penerapan komunikasi  terapeutik dengan kategori diterapkan (76,3%), usia responden dikategorikan muda (86,8%), jarak rumah responden dikategorikan jauh (71,1%),  sebagian besar responden sudah menikah (68,4%),  kepuasan kerja responden dengan kategori puas dan tidak puas memiliki presentase yang sama (50%), pengetahuan yang tinggi (76,3%), dan perilaku yang baik (71,1%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja (p=0,001), pengetahuan (p=0,010) dan perilaku (p=0,000) dengan penerapan komunikasi terapeutik, sedangkan usia (p=0,835), jarak rumah (p=0,611), dan status pernikahan (p=0,076) tidak mempunyai hubungan  yang signifikan dengan penerapan komunikasi terapeutik.Kesimpulan: Adanya faktor yang berhubungan dengan penerapan komunikasi terapeutik meliputi kepuasan kerja, pengetahuan, dan perilaku, sedangkan usia, jarak rumah dan status pernikahan tidak mempunyai hubungan yang signifikan.
GAMBARAN PERAN PERAWAT DALAM PERENCANAAN PULANG PADA BALITA DENGAN DIARE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SLEMAN YOGYAKARTA Heribertus Erik; Yuli Ernawati; Maria Margaretha Marsiyah
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.334

Abstract

Latar belakang: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia, di Yogyakarta, Rawat inap tertinggi dengan diare ada di Kabupaten Sleman. Hasil observasi di rawat inap anak dalam 3 bulan terakhir dari bulan Juni sampai Desember 2019 sejumlah 31 anak. Belum semua keluarga memahami tentang perawatan anak dengan diare.Tujuan: Mengetahui gambaran peran perawat dalam perencanaan pulang pada anak balita dengan diare di RUSD Sleman Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif non analitik dengan pendekatan cross sectional. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi.Hasil: Peran perawat dalam perencanaan pulang pada anak dengan diare masih ada yang kurang (6,5%), terutama pemberian informasi tentang demam. Persiapan pulang sebagian besar diberikan saat anak dinyatakan pulang oleh dokter, belum dilakukan diawal dari saat dirawat dengan diare. Media perencanaan pulang sebagian besar secara langsung, belum banyak menggunakan variasi media pembelajaran. Penyampaian perencanaan pulang sebagian besar dilakukan di ruangan pasien. Kesimpulan: Gambaran peran perawat dalam perencanaan pulang pada anak balita dengan diare di RSUD sleman pada kategori baik sebanyak 71,0 % dan kategori cukup sebanyak 29,0 %.
IDENTIFIKASI PRIORITAS MASALAH KESEHATAN DENGAN METODE DELBECQ DI DUSUN MOROBANGUN JOGOTIRTO BERBAH SLEMAN Novita Sekarwati
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.339

Abstract

Latar belakang : Masalah-masalah Kesehatan merupakan bagian dari identifikasi siklus pemecahan masalah yang merupakan proses terus menerus dalam bertujuan meningkatkan pembangunan dibidang kesehatan serta perbaikan pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat. Tujuan    : untuk mengetahui prioritas masalah kesehatan di dusun Morobangun Jogotirto berbah sleman.Metode   : Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan observasional menggunakan metode delbecq . Dengan jumlah sampel 180 kepala keluarga.Hasil : Identifikasi Masalah Kesehatan mencakup indicator masalah kesehatan yang ditemukan di wilayah dusun morobangun jogotirto berbah sleman.  Inditifikasi mencakup aspek Pelayanan Kesehatan, Rumah sehat, sarana air bersih, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kesehatan ibu dan anak (KIA). Prioritas masalah yang utama dalah jumalah rumah sehat yang belum memenuhi persyaratan Permenkes. 829/menkes/SK/VII/1999 sebanyak 79,6 % dengan kategori kurang sehat. Prosentase 3,3 % rumah belum memiliki jendela, dan berprilaku BABS 9,4 %. Saran : perlunya pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan rumahsehat dengan melibatkan pemangku kebijakan dan pihak lainnya. Serta upaya peningkatan pengetahuan dalam berprilaku tidak BABS dengan adanya pemicuan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).
PENGARUH SENAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI (LITERATURE REVIEW) Lepius Lasung; Antok Nurwidi Antara; Marius Agung Sasmita Jati
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.335

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu contoh penyakit degneratif. Penyakit hipertensi,salah satu jenis penyakit yang mematikan di dunia dan faktor resiko paling utama terjadi hipertensi yaitu faktor usia sehingga tidak heran penyakit hipertensi sering dijumpai pada usia senja/lanjut usia.Salah satu penanganan non farmakologi hipertensi adalah senam.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi (Literatur Review).   Metode: Desain penelitian Literatur Review dengan strategi  pencarian jurnal online menggunakan browser mozilla firefox dengan search engine google.cendikia dengan kata kunci senam ,lansia dengan hipertensi.Tahun sumber literatur yang diambil mulai tahun 2015 sampai dengan 2019.             Hasil: Penelitian dari 24 jurnal tersebut menunjukan hasil bahwa ada pengaruh penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi terdapat di setiap jurnal dengan berbagai faktor yang terkait didalam setiap jurnal. Kesimpulan: Senam mempunyai pengaruh yang cukup signifikan dalam membantu lansia dengan hipertensi.Senam membantu lansia dengan hipertensi untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi ke tekanan darah normal,tanpa harus minum obat anti hipertensi secara rutin Dengan adanya pengaruh senam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi menunjukkan bahwa H1 dari hipotesis diterima.
GAMBARAN POLA MAKAN SAYUR PADA ANAK SEKOLAH DASAR AL ISLAM TAMBAK BAYAN, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA Damson Maryos Srue; Yuli Ernawati; Nasiatul Aisyah Salim
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.340

Abstract

Latar Belakang: Tumbuh kembang anak usia sekolah tergantung kualitas dan kuantitas pemberian gizi yang benar. Salah satu pemenuhan gizi yang tepat adalah mengkonsumsi makanan sehat berupa sayur. Meski sayur memiliki kandungan yang baik untuk anak namun jarang disukai dan seringkali di abaikan oleh anak. Kurangnya konsumsi sayur disebabkan kurang tersedianya sayur di rumah, kurang gemar dan kebiasaan untuk mengkonsumsi sayur, budaya, lingkungan, social ekonomi dan etnis. Oleh karena itu, membiasakan pola makan anak untuk mengkonsumsi sayur sangat penting karena pola makan yang diterapkan pada anak akan mempengaruhi pola makan ketika dewasa.Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran pola makan sayur pada anak sekolah dasar Al-Islam Tambakbayan, Depok, Sleman, Yogyakarta.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Responden pada penelitian ini adalah anak kelas IV, V dan VI SD Al Islam Tambak Bayan. Jumlah sampel sebanyak 48 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Instumen penelitian menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi makan sayur pada tiga kelompok sayuran yaitu kelompok A terdiri 8 jenis sayur, kelompok B terdiri 14 jenis sayur dan kelompok C terdiri 6 jenis sayur.Hasil Penelitian: 72,9 % Responden lebih suka dengan sayuran jenis B dan 95,8 % Responden memiliki frekuensi makan sayur kelompok A, B dan C yang rendah.Kesimpulan: Sebagian besar responden suka dengan sayuran namun memiliki frekuensi makan sayur yang rendah
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PEMBANGUNAN TAHAP STRUKTUR DI PT. ABADI PRIMA INTIKARYA ANCOL TAHUN 2020 Queenta Hehanussa; Cut Alia Keumala Muda; Putri Handayani; Veza Azteria
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.336

Abstract

Kelelahan kerja memberi kontribusi 50% terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Kelelahan bisa disebabkan oleh sebab fisik ataupun mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja di PT. Abadi Prima Intikarya Ancol tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi responden sebanyak 38 dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 38 orang sehingga teknik pengambilan sampel tersebut menggunakan total sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian bahwa beban kerja memiliki nilai p-value 0,036; usia memiliki nilai p-value 0,022; status gizi memiliki nilai p-value 0,036 disimpulkan bahwa H0 ditolak, menunjukkan ada hubungan beban kerja, usia dan status gizi dengan kelelahan kerja. Hal ini sesuai dengan hipotesis awal yang berasumsi bahwa terdapat hubungan antara beban kerja, usia dan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekeja pembangunan tahap struktur di PT. Abadi Prima Intikarya Ancol tahun 2020.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DIET TINGGI GARAM DENGAN DERAJAT HIPERTENSI DI DESA SINDUHARJO, WILAYAH KERJA PUSKESMAS NGAGLIK I, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Donatus Datoq; Nuryeti Syarifah; Siti Uswatun Chasanah
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.341

Abstract

Latar Belakang: Pola makan tinggi garam adalah jenis makanan tinggi garam  yang  di  konsumsi  setiap  hari  oleh  responden. Hipertensi  atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan yang menunjukkan tekanan darah secara konsisten berada pada atau diatas 140/90 mmHg. Pola makan yang menjadi penyebab utama timbulnya masalah hipertensi yaitu tinggi karbohidrat, tinggi lemak, tinggi protein dan tinggi garam. Tanda dan gejala yang muncul pada hipertensi antara lain: Sakit kepala atau pusing, Perubahan, Perdarahan hidung, Mual muntah, Nyeri dada, Sesak nafas, Tujuan  penelitian:  Diketahui  hubungan  antara  pola makan  diet tinggi garam dengan derajat hipertensi di Desa Sinduharjo, wilayah kerja Puskesmas Ngaglik I, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa YogyakartaMetode Penelitian:  Jenis penelitian  yang digunakan adalah penelitian observasi analitik dengan metode Cross Sectoinal. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling dimana sampel penelitian ini sebanyak 60 responden yang berada di Desa Sinduharjo dan yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Ngaglik I, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Hasil:  hasil penelitian menyatakan bahwa  ada  Hubungan  Antara  Pola Makan Diet Tinggi Garam dengan Derajat Hipertensi di Desa Sinduharjo, Wilayah Kerja Puskesmas Ngaglik I, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (p =0.000 < 0.05), (P=OR = 20.714), (CI 5.348-80.235). 
PELAKSANAAN SASARAN KESELAMATAN PASIEN RESIKO JATUH DI RUANG RAWAT BEDAH RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Emi Tri Harwati; Patria Asda; Eva Runi Khristiani
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.337

Abstract

pasien dan rumah sakit. Pasien sudah pasti mengalami kerugian akibat cedera yang mungkin ditimbulkan dan meningkatnya biaya pelayanan. Data dari Joint Commision Internationale from United Stated, yang telah di laporkan bahwa terdapat 120 kejadian jatuh di tahun 2018. Data di Indonesia, untuk melaporkan insiden keselamatan pasien ada 103 rumah sakit. Pasien dengan kejadian jatuh di rumah sakit merupakan masalah yang serius karena dapat menyebabkan cedera ringan sampai berat bankan kematian,serta menimbulkan trauma psikologis Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sasaran keselamatan resiko jatuh di ruang bedah RSUD Panembahan Senopati BantulMetode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu metode dalam meneliti populasi atau sampel tertentu, instrumen penelitian dijadikan alat untuk pengumpulan data, analisis data berbentuk statistik. Penelitian dilaksanakan di Ruang Bedah RSUD Panembahan Senopati dengan jumlah sampel 32 perawat. Hasil : Pelaksanaan sasaran keselamatan pasien resiko jatuh sedang di ruang bedah RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta sebagian besar hasilnya baik yaitu 28 (93,3%) responden, sedang untuk resiko jatuh tinggi juga mendapatkan hasil baik yaitu 27 (90%) respondenKesimpulan : Sebagian besar perawat ruang bedah melaksanakan sasaran keselamatan pasien (resiko jatuh)dengan hasil yang baik.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10