cover
Contact Name
Yohanes Hasiholan Tampubolon
Contact Email
jotampubolon@ymail.com
Phone
+62263-2323854
Journal Mail Official
tedeum@sttsappi.ac.id
Editorial Address
Kp. Palalangon RT 02 RW 09, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Kotak Pos 10 Ciranjang 43282 Cianjur, Jawa Barat
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan)
ISSN : 22523871     EISSN : 27467619     DOI : http://doi.org/10.51828/td
Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk memublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam lingkup kajian: 1. Penelitian teologi dan tinjauan Alkitabiah (Theological and Biblical research) 2. Pembangunan pedesaan (rural development) 3. Pendidikan kristen (Christian education) 4. Misi holistik (holistic mission) 5. Etika Kristen (Christian ethics).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2018): Januari-Juni 2018" : 5 Documents clear
Latar Belakang “Perintah Diam” oleh Paulus bagi Perempuan dalam 1 Korintus 14:34-25 Aeron Frior Sihombing
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 7 No 2 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v7i2.48

Abstract

Perempuan diperintahkan oleh Paulus untuk diam dalam pertemuan jemaat dalam 1 Korintus 14:34-35. Perintah diam bagi perempuan dalam pertemuan oleh Paulus sering digunakan untuk membatasi perempuan dalam partisipasi dalam pelayanan di jemaat Allah. Pertanyaan yang muncul apakah benar demikian maksud dari Paulus dan apakah konteks perintah diam tersebut dalam 1 Korintus 14:34-35? Perintah diam bukanlah pembatasan peranan perempuan dalam partisipasi dalam pelayanan, melainkan sebagai penertiban kekacauan dalam ibadah jemaat di Korintus.
Pengembangan Kualifikasi dan Peran-Peran Pelayan Hamba Tuhan Hadi P. Sahardjo
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 7 No 2 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v7i2.49

Abstract

Tugas sebagai seorang hamba Tuhan adalah pelayanan yang sangat spesifik dan unik, oleh karena melibatkan seluruh aspek kehidupannya, baik aspek spiritual, emosional, fisikal, psikologikal, intelektual maupun sosial. Itulah sebabnya maka seorang hamba Tuhan harus senantiasa mampu mengembangkan kualifikasi dan peran-perannya selaku pelayan Tuhan dan umat-Nya. Tanpa itu semua maka pelayanan yang dilakukannya hanya akan nampak berhasil secara luar, tetapi sebenarnya tidak berkualitas sebagaimana yang diharapkan oleh Tuhan Yesus. Oleh karena itu tekad untuk terus mengembangkan diri menjadi sebuah keniscayaan. Tugas dan pelayanan hamba Tuhan adalah pekerjaan Tuhan sendiri melalui tangan manusia yang dipanggil untuk melayani-Nya. Karena itu seorang hamba Tuhan dalam menjalankan tugas pelayanannya harus mau meningkatkan keterampilannya dalam segala bidang. Lebih daripada itu seorang hamba Tuhan harus memiliki kesiapan untuk melayani secara full-time, full-lifedan full hearted.
Materi Khotbah Dan Komunikasi Mimbar Sunarto Sunarto
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 7 No 2 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v7i2.50

Abstract

Kehausan jemaat dalam mendengarkan berita khotbah kadang dilumpuhkan oleh materi khotbah dan komunikasi mimbar yang lemah. Dua dimensi khotbah yang harus diperkuat secara seimbang adalah materi khotbah yang alkitabiah dan komunikasi mimbar yang baik. Menimbulkan minat pada khotbah bukan saja menuntut pada diri pendengar, tetapi harus ada kemauan yang kuat bagi pengkhotbah untuk menyiapkan materi khotbah yang tepat dan membangun komunikasi mimbar yang baik. Apabila satu diantaranya terbaikan maka tujuan mulia dari pelayanan mimbar menjadi menjadi tidak maksimal.
Penerapan Teologi dalam Kebudayaan Martin Elvis
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 7 No 2 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Theology should apply in the every area of ​​life, because we are all asked to be the doers of the Word. Values ​​in society are crystallized in the form of culture. But not all cultural values ​​that are formed have a good value. Are we going to be spectators and be passive and apathetic, or are we moved to apply theology in culture as a form of our contribution to express the truth of God's word that influences culture? What Abraham Kuyper has done in applying theology in culture can be an example for us. The authors carry out one of the application of theology in culture in everyday life, that is against the culture of Bajaj drivers who violate the traffic that resulted in two congregations died from being hit.
Kajian Awal ‘Swafoto’ Pelayanan Gereja Era Postmodern dengan Pelayanan Yesus menurut Markus 2:13-17 Edwin Yen
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 7 No 2 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata selfie sudah tidak asing bagi kebanyakan orang. Swafoto adalah kata baku terbaru untuk kata dalam bahasa asing yaitu selfie. Tidak jarang orang berswafoto tanpa menghiraukan lingkungan sekitarnya. Tulisan ini mengungkapkan suatu kajian kristis awal tentang kegiatan pelayanan Gereja seperti seseorang yang asyik dengan kegiatan swafotonya. Gereja berpusat pada diri sendiri, tanpa menghiraukan lingkungan yang sesungguhnya Tuhan merupakan pemimpin tertinggi gereja. Apakah benar gereja masih memiliki sikap penundukan diri kepada Tuhan sebagai pimpinan tertinggi. Bagaimana gereja mengambil keputusan-keputusan strategis dalam mengumpulkan sumber-sumber dana dan mengelolanya sesuai dengan kepentingan Pimpinan Tertinggi? Seluruh elemen dalam gereja perlu memahami konsep fokus pelayanan Yesus menurut Markus 2:13-17, sebelum terjun melayani dalam pelayanan gerejawi

Page 1 of 1 | Total Record : 5