cover
Contact Name
Mariana Purba
Contact Email
riagalihprosojo@gmail.com
Phone
+6281278681042
Journal Mail Official
riagalihprasojo@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kol. H. Burlian KM 7 Kota Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Informanika
ISSN : 24071730     EISSN : 27755762     DOI : 10.52233
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Informanika merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tinjauan pustaka, atau referensi buku baru dalam Bidang Ilmu yang terdiri dari Sub Rumpun Teknik Elektro dan Informatika Seperti Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Teknik Perangkat Lunak, Teknik Elektro, Teknik Tenaga Elektrik, Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektronika
Articles 113 Documents
ANALISIS QoS (QUALITY OF SERVICE) PADA JARINGAN KOMPUTER SINKRON DAN ASINKRON (STUDI KASUS : FAKULTAS ILMU KOMPUTER-UNIVERSITAS SJAKHYAKIRTI) Dwi Fitri Brianna
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.335

Abstract

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sjakhyakirti merupakan fakultas dibidang teknologi infomrasi, untuk mendukung proses belajar mengajar dan pengembangan administrasi fakultas sangat diperlukan sistem informasi berbasis internet. Untuk mengetahui dan monitoring jaringan yang ada di Gedung fakultas, diperlukannya pengukuran jaringan agar dapat memastikan jaringan dalam keadaan baik tanpa kendala dengan menggunakan metode QoS. QoS (Quality Of Service) merupakan metode ukur seberapa baik jaringan dan upaya untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat layanan. QoS mengacu pada kinerja pengiriman paket-paket yang melewati satu atu lebih jaringan. QoS dirancang untuk membantu pengguna menjadi lebih produktif dengan memastikan bahwa pengguna mendapat kinerja jaringan yang baik. QoS mengacu pada kemampuan jaringan untuk memberikan layanan yang lebih baik pada lalu lintas jaringan tertentu melalui teknologi yang berbeda. Performa jaringan komputer dapat bervariasi karena beberapa masalah, seperti masalah bandwidth, latency dan jitter, yang dapat membuat efek besar untuk banyak aplikasi. Fitur Quality of Service (QoS) dapat membuat throughput, packet loss , delay dan jitter diprediksi dan disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi di jaringan yang ada.
Membangun Konsep Agility Media Pembelajaran Pada Proses Pembelajaran di Masa Pandemi Covid 19 ( Studi Kasus SMK Sekota Palembang ) Istikomah Istikomah; Darius Antoni
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.340

Abstract

Pembelajaran online dalam pelaksanaannya membutuhkan dukungan perangkat mobile yang dapat digunakan untuk mengakses informasi dimana saja dan kapan saja. Agility merupakan suatu konsep perencanaan yang dibuat untuk membantu perencanaan agar berhasil dan sesuai dengan tuntutan pengguna atau user, Agile ini memiliki kelebihan yaitu meningkatkan rasio kepuasan pengguna, mengurangi resiko kegagalan dan biasanya melakukan review dengan faktor-faktor diantaranya infrastruktur . , sarana prasarana dan sumber daya manusia, faktor kelincahan dengan fasilitas adalah bagaimana fasilitas yang digunakan dapat memenuhi pembelajaran online, sarana prasarana kelincahan adalah bagaimana sarana dan prasarana dapat mendukung pembelajaran online dan sumber daya manusia yang memahami cara menggunakan media pembelajaran sehingga pembelajaran online dapat dilakukan dengan baik.embelajaran online dalam pelaksanaannya membutuhkan dukungan perangkat mobile yang dapat digunakan untuk mengakses informasi dimana saja dan kapan saja. Agility merupakan suatu konsep perencanaan yang dibuat untuk membantu perencanaan agar berhasil dan sesuai dengan tuntutan pengguna atau user, Agile ini memiliki kelebihan yaitu meningkatkan rasio kepuasan pengguna, mengurangi resiko kegagalan dan biasanya melakukan review dengan faktor-faktor diantaranya infrastruktur . , sarana prasarana dan sumber daya manusia, faktor kelincahan dengan fasilitas adalah bagaimana fasilitas yang digunakan dapat memenuhi pembelajaran online, sarana prasarana kelincahan adalah bagaimana sarana dan prasarana dapat mendukung pembelajaran online dan sumber daya manusia yang memahami cara menggunakan media pembelajaran sehingga pembelajaran online dapat dilakukan dengan baik.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA KOPERASI SMA NEGERI 1 RAMBANG KUANG DENGAN MENERAPKAN METODE PROTOTYPE Alam Syaputra; Novri Hadinata
JURNAL INFORMANIKA JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.336

Abstract

SMA Negeri 1 Rambang Kuang memiliki koperasi siswa untuk melayani kebutuhan harian siswa. Untuk memenuhi kegiatan operasional sehari-harinya, maka koperasi ini membutuhkan sistem yang dapat mencatatkan semua transaksi yang terjadi. Sistem informasi penjualan dibutuhkan untuk melakukan proses pelaporan transaksi baik transaksi penjualan dan pembelian barang. Permasalahan yang terjadi sulitnya pegawai koperasi membuat laporan transaksi dalam periode-periode tertentu sehingga pengiriman dan penyampaian laporan sering terlambat bukan karena kebodohan dari pegawai tersebut akan tetapi proses rekapitulasi hasil penjualan yang harus dihitung dengan manual. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode prototype dengan pengujian menggunakan metode blackbox testing. Dari penelitian yang disampaikan dapat diambil kesimpulan bahwa pengolahan data penjualan, pembelian, stok barang dan pembuatan laporan dengan cara manual sangat kurang efektif dan sangat memakan waktu, dikarenakan dengan cara tidak terintegrasi atau dengan mendata dengan cara mencatat akan menyulitkan pengelola dalam mengolah data. Dengan adanya sistem yang terintegrasi pada pengolahan data ini dapat memudahkan dalam pemberian informasi yang lebih efektif dan efisien, serta meminimalisir kendala yang dihadapi.
RIP ROUTING PADA TOPOLOGI BCUBE DAN DCELL MENGHASILKAN PERBANDINGAN PERFORMA KECEPATAN TRANSFER DATA Ade Sukma Wati
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.341

Abstract

Routing RIP merupakan alat bantu untuk mengukur performa pada topologi BCube dan DCell. Pengujian yang akan dilakukan dapat menghasilkan sebuah informasi untuk mengetahui performa mana yang lebih baik dalam mengirimkan data dari masing-masing server ke PC. BCube adalah struktur jaringan server-sentris, sedangkan DCell adalah arsitektur yang didefinisikan secara rekursif. Dengan begitu peneliti dapat melakukan perbandingan terhadap kedua topologi.
PERANCANGAN E-COMMERCE PADA PESONA SRIWIJAYA LUBUKLINGGAU BERBASIS WEB MOBILE Lukman Sunardi; Lukman Hakim; Priyadi Wisata3
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.337

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dari hari ke hari terus berkembang, salah satunya adalah internet yang merupakan suatu sarana informasi dan komunikasi yang cepat dan akurat. untuk kepentingan bisnis. Kemajuan teknologi internet dimanfaatkan sebagai media yang berfungsi untuk mempromosikan produk atau iklan serta dapat digunakan sebagai media penjualan dan pembelian produk. Pesona Sriwijaya Lubuklinggau adalah sebuah bidang usaha yang bergerak dalam bidang penjualan batik dan songket khas Sumatera Selatan dengan berbagai jenis bahan yang beroperasi di Kota Lubuklinggau. Proses kegiatan penjualan dan pemasaran produk toko Pesona Sriwijaya Lubuklinggau sebelumnya mengharuskan para pembeli datang langsung ke toko jika ingin membeli ataupun sekedar melihat produk yang tersedia di Pesona Sriwijaya Lubuklinggau, begitupun kegiatan promosi masih mengharapkan promosi dari pelanggan yang telah membeli produk di Pesona Sriwijaya Lubuklinggau. Penelitian ini bertujuan membuat sebuah sistem E-Commerce yang dapat digunakan sebagai media jual beli produk serta promosi sehingga penjual dan pembeli dapat mudah bertransaksi. Metode pengembangan sistem yang di gunakan adalah Waterfall dengan bahasa pemograman PHP, pengolahan database menggunakan MySQL serta UML sebagai alat bantu perancangan. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem E-Commerce yang berbasis Web Mobile
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA KOPERASI SMA NEGERI 1 RAMBANG KUANG DENGAN MENERAPKAN METODE PROTOTYPE Alam Syaputra; Novri Hadinata
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.345

Abstract

SMA Negeri 1 Rambang Kuang memiliki koperasi siswa untuk melayani kebutuhan harian siswa. Untuk memenuhi kegiatan operasional sehari-harinya, maka koperasi ini membutuhkan sistem yang dapat mencatatkan semua transaksi yang terjadi. Sistem informasi penjualan dibutuhkan untuk melakukan proses pelaporan transaksi baik transaksi penjualan dan pembelian barang. Permasalahan yang terjadi sulitnya pegawai koperasi membuat laporan transaksi dalam periode-periode tertentu sehingga pengiriman dan penyampaian laporan sering terlambat bukan karena kebodohan dari pegawai tersebut akan tetapi proses rekapitulasi hasil penjualan yang harus dihitung dengan manual. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode prototype dengan pengujian menggunakan metode blackbox testing. Dari penelitian yang disampaikan dapat diambil kesimpulan bahwa pengolahan data penjualan, pembelian, stok barang dan pembuatan laporan dengan cara manual sangat kurang efektif dan sangat memakan waktu, dikarenakan dengan cara tidak terintegrasi atau dengan mendata dengan cara mencatat akan menyulitkan pengelola dalam mengolah data. Dengan adanya sistem yang terintegrasi pada pengolahan data ini dapat memudahkan dalam pemberian informasi yang lebih efektif dan efisien, serta meminimalisir kendala yang dihadapi.
EVALUASI DAN PENINGKATAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5. Fandy Kurniawan; Widya Cholil
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.371

Abstract

Teknologi Informasi telah menjadi bagian yang berperan penting dalam sebuah perusahaan. Pada saat ini, infrastruktur bisnis tidak dapat dipisahkan dari TI. Infrastruktur TI memungkinkan para pelaku bisnis untuk berkomunikasi dengan baik antara penyedia layanan dan pengguna layanan. TI diharapkan dapat membantu sebuah perusahaan ataupun instansi pemerintahan dalam menemukan strategi baru dalam menghadapi persaingan dan juga meningkatkan produktivitas serta kualitas sebuah layanan operasional.“Kenyataanya masih ada beberapa kekurangan yang menimbulkan masalah yang tidak sesuai dan tidak diharapkan dalam pengelolaan sistem informasi tersebut. Sebagai contohnya pengguna yang masih susah log-in ke aplikasi Si-Abuh, serta para pengguna da’i serta admin disetiap masjid masih mengalami permasalahan jaringan pada sistem. Sesuai dengan adanya masalah tersebut serta teknologi-teknologi yang digunakan untuk menunjang sistem informasinya, maka harus ada tata kelola untuk dapat mengevaluasi dan meningkatkan tata kelola teknologi informasi ketiga sistem tersebut. Penelitian ini akan mengevaluasi dan memberikan rekomendasi untuk dapat meningkatkan layanan teknologi informasi yang diharapkan dengan menggunakan framework COBIT 5. Hasil yang diharapkan dari penelitian yang telah dilakukan ini adalah adanya evaluasi dan rekomendasi untuk dapat meningkatkan layanan teknologi informasi yang telah berjalan.”
PENGGUNAAN ALGORITMA APRIORI UNTUK PENJUALAN SPAREPART fitri purwaningtias
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.364

Abstract

Toyota Auto 2000 perusahaan bergerak di bidang service mobil merk Toyota. Selain itu juga menjual produk Saprepart yang dibutuhkan konsumen untuk perbaikan mobilnya. Kegiatan service mobil ini setiap harinya semakin banyak sehingga adanya penumpukan data transaksi penjualan sparepart yang hanya sebagai arsip laporan perperiode. Padahal jika digunakan dengan baik data tersebut bisa menjadi informasi yang berguna untuk perusahaan. Selain itu juga persediaan sparepart yang terkendala adanya penumpukan barang ataupun barang kosong yang dicari konsumen. Untuk itulah diperlukan data mining untuk bisa mencari pola dari data transaksi penjualan yang telah terjadi menggunakan metode algoritma apriori untuk menentukan hubungan asosiatif kombinasi item sparepart yang ada. Pada penelitian ini juga menggunakan tools Rapidminer 9.8 yang menghasilkan dari minimum support 20% dengan kombinasi 2 item set yaitu kebanyakan konsumen jika membeli oli maka membeli juga filter oli dengan tingkat confidence 98%. Dengan minimum support 20% dengan 2 item set terdapat 5 best rules. Sehingga pihak manajemen perusahaan bisa menyediakan sparepart dengan maksimal sesuai kebutuhan konsumen dan yang banyak dibeli secara bersamaan. Kata kunci: Data Mining, Algoritma Apriori, Rapidminer 
ANALISA KEPUASAN PENGGUNA SISTEM PEMBAYARAN PADA KANTOR X DI KOTA PALEMBANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 Cahyo Pambudi Darmo
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.365

Abstract

AbstrakKualitas suatu layanan sistem informasi juga sangat membantu suatu instansi dalam melakukan perkembangan dan menghadapi persaingan. Beberapa hal penting yang dijadikan sebagai faktor penentu agar suatu sistem berjalan dengan baik dan benar adalah penggunaan sistem dan solusi teknologi yang telah memadai. Kantor Pelayanan Pajak Palembang merupakan salah satu unit vertikal di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dan bertanggung jawab langsung kepada Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan dan Kepulauan Pasifik. Sistem informasi di XOffice Palembang adalah E-Filing. Pengukuran tingkat kepuasan dapat dilihat dengan kualitas penggunaan, kualitas informasi dan kualitas interaksi pelayanan dan keseluruhan pada sistem gedung Palembang. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode WEBQUAL 4.0.Kata kunci: Kualitas Layanan, Pengukuran Kepuasan, Webqual 4.0AbstractThe quality of an information system service is also very helpful for an agency in making developments and facing competition. Some important things that are used as a determining factor so that a system that runs properly and correctly is the use of systems and technological solutions that have been adequate. The Tax Office Palembang is one of the vertical units within the tax directorate general and is directly responsible to the tax directorate general South Sumatra and Pacific Islands. The information system in Palembang's XOffice  is E-Filing. Measurement of the level of satisfaction can be seen with the quality of use, quality of information and the quality of service interactions and overall on the Palembang building system. Measurements were made using the WEBQUAL 4.0 method. Keywords:Service quality, Satisfaction Measurement, Webqual 4.0
AUDIT SISTEM INFORMASI PELAYANAN MENGGUNAKAN SERVICE TRANSITION, SERVICE OPERATION PADA ITIL VERSION 3 DI PT. XYZ LEMI IRYANI
JURNAL INFORMANIKA Vol 8, No 02 (2022): JURNAL INFORMANIKA, VOL.8 NO.02 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v8i02.368

Abstract

PT. XYZ memiliki sistem informasi pelayanan yang berfungsi untuk membantu karyawan atau agen dalam memudahkan dan mempercepat layanan pendaftaran asuransi dan info tagihan pelanggan serta data-data lainnya. Evaluasi terhadap sistem tersebut, dilakukan untuk melihat pengendalian yang telah dilakukan apakah memadai serta dapat mengurangi resiko yang terjadi, maka dilakukanlah audit sistem informasi dengan menggunakan bantuan ITIL Version 3. Penelitian ini berfokus pada dua variabel ITIL, yaitu service operation dan service transation. Alat pengukuran mengunakan CMM Model. Sistem informasi Taiz untuk variabel service operation berada pada level 4, begitu juga dengan service transation berada pada level 4. Level 4 ini memiliki arti bahwa organisasi perlu melakukan perbaikan atau peningkatan layanan sesuai dengan standar yang digunakan. Hasil penelitian tersebut, maka peneliti memberikan rekomendasi berdasarkan ITIL version 3 untuk memanajemen layanan kedepanya agar semakin baik dan sesuai standar ITIL. Kata kunci: Audit, Sistem Informasi, ITIL, Service Operation, Service Transation, CMM Model Abstract PT. XYZ has an information service system that functions to assist employees or agents in facilitating and providing insurance registration services and customer information and other data. Evaluation of the system is carried out to determine whether the controls that have been carried out are adequate and can reduce the risks that occur, then an information system audit is carried out using the help of ITIL Version 3. This study focuses on two ITIL variables, namely service operations and service transactions. The measurement tool uses the CMM Model. The Taiz information system for service operation variables is at level 4, as well as service transactions are at level 4. Level 4 means that the organization needs to make improvements or improve services according to the standards used. The results of this study, the researchers provide recommendations based on ITIL version 3 to manage services in the future to be better and according to ITIL standards. Keywords : Audit, Information System, ITIL, Service Operation, Service Transition, CMM Model.

Page 10 of 12 | Total Record : 113