Jurnal Poster Pirata Syandana
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles
149 Documents
Search results for
, issue
"PERIODE 156 (JUNI 2023)"
:
149 Documents
clear
Apartemen Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan Konsep Co-Living (Communal Living)
Resyaifa Aurora
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dunia pendidikan menjadi salah satu tolak ukur adanya kemajuan dalam suatu bangsa. Pendidikan di Indonesia, khususnya yang terjadi pada Kota Serang semakin berkembang dan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sama halnya dengan yang terjadi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Jumlah mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa bertambah setiap tahunnya. Hingga pada tahun 2020, terdapat 4962 mahasiswa baru. Namun, tidak semua mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berasal dari Kota Serang. Sehingga, diperlukan adanya hunian untuk mahasiswa yang berasal dari luar Kota Serang. Akan tetapi, jumlah mahasiswa yang bertambah dengan cepat tidak sesuai dengan kebutuhan lahan yang ada dan semakin banyak pula kost-kost yang dibangun oleh masyarakat. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya lahan terbuka hijau di Kota Serang terutama di lingkungan sekitar kampus. Sehingga, di perlukan adanya hunian vertikal berupa apartemen yang menjadi salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Adapun lingkup pembahasan dibatasi pada permasalahan yang berkaitan dengan aspek-aspek arsitektural. Dimana penyusunan dilakukan dengan pengumpulan data yang berasal dari studi pustaka, melalui browsing internet, menjelaskan, dan menjabarkan terhadap informasi terkait perencanaan dan perancangan bangunan apartemen mahasiswa dengan konsep co-living. Sehingga dengan adanya rancangan ini dapat menjadi satu wadah yang mampu mendukung hobi dan gaya hidup mahasiswa dengan penyediaan berbagai fasilitas pendukung. Kata Kunci: Apartemen Mahasiswa, Co-Living
Perancangan Gedung Menara Diponegoro Sebagai Perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi Pada Kawasan Undip Pleburan
Vinka Annisa Arofatur Rachman
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Universitas Diponegoro adalah salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka yang berada di Kota Semarang, Ibukota Provinsi Jawa Tengah dan berdiri sejak 1957 dan telah sejak lama terus berupaya untuk menjadi universitas yang menjadi kebanggaan nasional dan diperhitungkan secara internasional. Hal ini sejalan dengan tantangan era globalisasi. Berdasarkan kondisi tersebut, mutu pendidikan di perguruan tinggi harus selalu ditingkatkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat menerapkannya untuk kesejahteraan masyarakat. Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu atmosfer, laut, dan daratan. Pemanasan global (climate change) menjadi perhatian beberapa waktu terakhir, pasalnya bencana alam banyak terjadi di beberapa negara di dunia Sehingga, langkah konkret yang mendukung terciptanya pendidikan bermutu tinggi di Universitas Diponegoro melalui perancangan fasilitas pendidikan berupa perancangan Menara Diponegoro sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Kawasan Undip Pleburan dengan pendekatan arsitektur hijau yang meliputi : efisiensi energi, efisiensi air, efisiensi material, dan sistem pengkondisian udara guna menyikapi terjadinya pemanasan global. Kata kunci : Undip; Tri Dharma Perguruan Tinggi; Hemat Energi
Perancangan Terminal Bus Kalideres Sebagai Terminal Penumpang Tipe A Berbasis Arsitektur Berkelanjutan
Nadya Tiarabumi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Terminal Bus Kalideres merupakan salah satu terminal dalam kota di DKI Jakarta yang strategi karena menghubungkan Jakarta dan Tanggerang. Terminal dengan luas 3,5 Ha ini dikategorikan sebagai terminal penumpang tipe A yang melayani Bus antar provinsi Jawa hingga Sumatra, Angkutan Kota, maupun Transjakarta. Letak terminal yang strategis dan merupakan terminal yang cukup besar dan padat sering mengakibatkan kemacetan di Jalan Daan mogot di beberapa waktu. Selain itu, ketidaksesuaian standar luasan Terminal Kalideres dengan Standar Terminal tipe A mengakibatkan kelebihan kapasitas penumpang dalam pelayanan angkutan, hingga perlu penambahan ruang tunggu outdoor ketika terjadi pelonjakan penumpang 25% pada saat hari besar atau hari liburan. Terminal bus Kalideres dirancanagn dengan sistem emplasemen sehingga beroperasi di atas tanah lapang, dan belum di atur sirkulasi secara sistem yang lebih baik dan efisien, Melihat keuntung strategis dari terminal bus Kalideres berbalik dengan permasalahan yang ada, maka konsep arsitektur berkelanjutan dapat di implementasikan pada perancangan terminal saat ini untuk jangka panjang dengan memperhatikan aturan perencanaan dan perancangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia saat ini.
Centre For Education And Disaster Mitigation Design Through Spatial Experience Narrative
Muhammad Ziyad Hibatulloh
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Judul tugas akhir yang saya bawakan mengenai Centre for Education and Disaster Mitigation Design Through Spatial Experience Narrative. Proposisi yang saya bawakan yaitu mengenai bagaimana emosi dan indra dari manusia dapat memperoleh pengalaman atmosferik. Tugas akhir yang saya bawakan berangkat dari pengetahuan mengenai bagaimana menghadirkan ruang yang mampu memaksimalkan indra manusia. Bangunan yang dihadirkan berkaitan dengan berbagai macam bencana alam yang terjadi di Indonesia sehingga perlunya kita untuk sadar akan upaya mitigasi. Kesadaran tersebut dapat diperoleh dengan bagaimana pengguna dapat merasakan sebagaimana bencana terjadi. Desain secara naratif merupakan desain berbasis teks yang berawal dari menentukan skenario akan apa yang dilakukan didalam ruang. Dari situ kemudian bagaimana menentukan skenario manusia akan bencana tertentu. Kata Kunci: Narrative Design, Text, Scenario, Experience, Emotion
Resor Pegunungan Bintang Empat dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Ungaran
Chrismond Sunlight Yusuf
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam menjalani kehidupan, manusia tidak lepas dari pekerjaan dan rutinitas sehari-hari yang bersifat terus-menerus dan berulang-ulang sehingga membuat hidup terasa monoton dan akhirnya menemukan titik jenuh. Hal ini tentu mengakibatkan stres dan berdampak pada kondisi fisik dan mental seseorang. Oleh karena itu, rekreasi merupakan salah satu bentuk solusi mengatasi hal tersebut. Indonesia merupakan salah satu negara kaya dengan keberagaman wisata, mulai dari wisata alam, religi, kebudayaan maupun kulineran. Kabupaten ungaran mengalamai peningkatan wisatawan pasca pandemik covid 19 dengaan wisata alam, kebudayann kulinernya yang khas menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah, bahkan dari manca negara. Untuk mengakomodasi hal tersebut maka dirancangkan sebuah resor pegunungan dengan konsep Neo Vernakular, dimana konsep ini memanfaatkan potensi yang ada disekitarnya, memberikan pengalaman menginap yang autentik dengan kearifan lokal yang ada. Hal ini juga bertujuan untuk menghormati kearifan dan melestarikan kebudayaan lokal. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber, seperti literatur dan internet, untuk dianalisis dan dijadikan kriteria desain dan dasar perancangan. metode dokumentatif yang melibatkan pengumpulan data melalui pengamatan dan pengambilan gambar langsung di lapangan. metode komparatif dengan melakukan studi banding terhadap bangunan resor yang sudah ada, kemudian melakukan identifikasi dan analisis untuk mendapatkan referensi. Sehingga hasilnya dapat menghadirkan sebuah desain yang atraktif dengan memanfaatkan budaya kearifan lokal. Kata Kunci: Rutinitas, Rekreasi, pariwisata, resor, Neo Vernakular, Kebudayaan lokal
Culinary Center dengan Pendekatan Biofilik Desain di Kota Batam
Musyaffa' Manzalal Bayaan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Industri pariwisata di Negara Indonesia sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat saat ini. Kota Batam adalah salah satu kota di Provinsi Kepulauan Riau yang berkembang dengan pesat. Kota Batam terletak berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, hal ini menyebabkan banyaknya wisatawan yang berdatangan ke Kota Batam. Sensus penduduk tahun 2020 mencatat jumlah penduduk kota Batam mencapai 1,2 juta jiwa dan 70% dari jumlah tersebut merupakan penduduk usia produktif. Hal ini dapat dimanfaatkan para pelaku usaha terutama dalam bidang Food & Beverage. Kota Batam dikenal dengan wisata kulinernya karena Kota Batam memiliki sebuah makanan khas yang jarang ditemui di daerah lain. Salah satu makanan khas batam yang terkenal adalah gong-gong. Salah satu pusat kuliner yang ada di Batam adalah Pusat Kuliner Welcome to Batam, sebuah objek wisata kuliner yang sering dikunjungi banyak orang baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara. Pada pusat kuliner ini masih banyak fasilitas yang kurang lengkap di pusat kuliner ini seperti tidak adanya tempat duduk yang nyaman, dan juga tidak ada toilet. Dan juga belum ada wadah khusus untuk menampung dan menaungi para pedagang UMKM maupun para pengunjung. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah desain culinary center yang dapat memenuhi standar dan dapat memenuhi kebutuhan penggunanya. Culinary center ini menggunakan pendekatan arsitektur biofilik sebagai dasar tema perancangan bangunan. Hal ini dikarenakan culinary center ini juga berfungsi sebagai tempat rekreasi, sehingga dengan memberikan nuansa alam dapat menjadi tempat bagi para pengunjung untuk sejenak pergi dari suasana hiruk pikuk perkotaan. Selain itu desain biofilik juga memberikan berbagai manfaat kepada psikologi dan kesehatan manusia.
Ambon University of Music
Muhammad Ilham Adianto
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ambon dinobatkan sebagai Kota Musik Dunia oleh Unesco. Tidak diragukan lagi memang Ambon adalah kota yang besar di Maluku, Kota yang besar untuk perkembangan musik di Indonesia dan Ambon adalah kota yang besar untuk melahirkan musisi musisi hebat. Untuk memenuhi syarat-syarat Kota Musik Dunia, Infrastruktur menjadi syarat yang tidak bisa di tawar. Sekolah Tinggi Seni Musik di Ambon akan menjadi telaga untuk perkembangan musik di Indonesia bahkan dunia. Perencanaan dan Design dari sekolah tinggi seni musik ini akan merespon budaya bermusik dan masyarakatnya. Ambon yang orangnya sudah terkenal mahir bernyanyi akan diberikan wadah yang natural untuk mereka mengembangkan ilmunya. Sekolah Tinggi Seni Musik ini juga akan menjadi media publikasi untuk Musisi-musisi di Kota Ambon untuk mencapai level yang lebih tinggi.
Perancangan hotel resort dengan pendekatan ekologi di gunung kidul.
Azkal Fajar Putra
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kabupaten Gunung Kidul merupakan salah satu daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkenal dengan wisata pantainya. Seiring dengan penurunan kasus covid di Indonesia, minat pariwisata pada Kab. Gunung Kidul pun turut meningkat, hal tersebut membuat kebutuhan akomodasi penginapan di Kab. Gunung Kidul meningkat. Namun dari banyaknya potensi wisata yang ada, hanya sedikit akomodasi penginapan yang tersedia di Kab. Gunung Kidul. Dalam kurun waktu tiga tahun dari 2018 - 2020 di Kecamatan Tanjungsari yang merupakan pusat wisata Gunung Kidul, hanya ada pertumbuhan 10 penginapan dan hanya terdapat satu hotel berbintang 4 dari keseluruhan 180 penginapan. Maka dari itu dibutuhkan sebuah akomodasi penginapan yang baik dan sesuai standar yang telah ditentukan pemerintah sehingga dapat menjamu para wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kidul. Perancangan dan perencanaan akan menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan mengumpulkan, menguraikan, mempelajari, dan menganalisa data sekunder yang telah didapatkan. Tapak perancangan berada pada Kecamatan Tanjung sari diatas lahan perkebunan seluas 22.000 yang berada diantara perbukitan dan Pantai Sepanjang. Perancangan menggunakan pendekatan arsitektur ekologi sebagai respon atas kondisi lahan yang masih tergolong asri dan hijau, sehingga perancangan hotel tidak akan berdampak buruk bagi lingkungan sekitar tapak. Penekanan konsep ekologi pada hotel terlihat dari konsep bangunan yang terbuka dan oerientasi bangunan yang mendukung pengehematan energi dengan penggunaan pencahayaan alami dan sirkulasi udara, pemilihan material alami seperti batu alam dan bambu, serta penyesuaian aspek-aspek arsitektural dengan kondisi alam sekitar yang diharapkan mampu mejaga keseimbangan dan keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan. Kata Kunci : Hotel Resort, Arsitektur Ekologi
Re-lokasi Panti Sosial Asuhan Disabilitas Perkembangan Autisme di Ungaran
Andarini Sari
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Disabilitas perkembangan autisme adalah gangguan kompleks berkelanjutan yang mengakibatkan gangguan interaksi sosial, komunikasi, perilaku, emosi, dan presepsi sensori. Autisme menyerang siapa saja tanpa memandang ras, ekonomi, kelamin, dan pendidikan. Autisme dalam jenisnya terbagi menjadi dua yaitu hypersensitive dan hyposensitive. Disabilitas perkembangan autisme hypersensitive terlalu banyak menerima rangsangan, sedangkan disabilitas perkembangan autisme hyposenstive susah menerima rangsangan. Karena perbedaan itu sebaiknya jangan mencampurkan kedua jenis disabilitas perkembangan autisme tersebut. Autisme sering kali dianggap buruk masyarakat sehingga menyebabkan penyandangnya seringkali mendapatkan diskriminasi verbal maupun fisik. Biaya perawatan penyandang disabilitas perkembangan autisme yang cukup mahal menambah faktor ditelantarkannya penyandang tersebut. Pada Provinsi Jawa Tengah, lembaga sosial mencampurkan disabilitas autisme dengan disabilitas lainnya dan menyebabkan tidak maksimalnya perkembangan penyandang disabilitas perkembangan autisme. Sehingga, dibutuhkan panti sosial asuhan khusus disabilitas perkembangan autisme yang dapat menampung hidup serta memberikan perawatan terapi dan konsultasi dokter berkala, rutin, dan terjadwal. Studi literatur, survey pada Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah Semarang dan Pusat Layanan Autisme D.IY, dan menggunakan pendekatan perancangan arsitektur perilaku untuk dapat mencapai tujuan terpenuhinya kebutuhan dari penyandang disabilitas perkembangan autisme baik hypersensitive maupun hyposensitive serta tercipta ruangan yang sesuai dengan sudut pandang hidup penyandang disabilitas perkembangan autisme hypersensitive muapun hyposensitive. Sehingga, diharapkan penyandang disabilitas perkembangan autisme dapat berkembang, berkurang gejalanya, dan dapat hidup mandiri di masa mendatang.
Redesain Pasar Kranggan Kota Yogyakarta Dengan Pendekatan Konsep Sustainable Design
Ananda Qorry Aina
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pasar tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan dan sandang manusia, melainkan juga menjadi pusat kebudayaan dan cermin kehidupan sosial yang ada di suatu wilayah tertentu (mulyadi, 2012). Pasar berperan penting dalam membentuk perilaku ataupun lifestyle bagi suatu kelompok masyarakat, namun bagaimana halnya jika budaya yang ada di pasar adalah budaya yang kurang sensitif terhadap lingkungan? Pasar identik dengan perputaran barang yang cepat yang cenderung menyukai hal praktis dan kurang sustainable. Hal ini semakin menjauhkan masyarakat dari sifat interdependensi terhadap lingkungan yang berdampak pada permasalahan energi dan perubahan iklim. Untuk itu diperlukan adanya desain dengan pendekatan sustainable yang dapat mengkatalisis adanya perilaku dan kecenderungan masyarakat untuk kembali kepada sifat interdependensi dan harapannya menjadi solusi jangka panjang dari permasalahan iklim dan lingkungan yang ada.