cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
PERANCANGAN MALL BANDARA PADA BANDARA AHMAD YANI DENGAN PENDEKATAN BIOFILIK DESAIN Lalisang, Elizabeth
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan kualitas bandara menjadi hal yang sangat penting dalam era mobilitas tinggi seperti saat ini, di mana orang -orang saat ini sengat mengutamakan kecepatan keringkasan dan juga kenyamanan. Bandara berkontribusi besar pada daya saing ekonomi suatu wilayah, peningkatan perekonomian lokal, dan juga menciptakan “first impression” /kesan positif pertama bagi pengunjung. Semua ini merupakan faktor penting dalam menjaga reputasi dan juga pertumbuhan bandara, kota maupun negara di sekitarnya.
PERANCANGAN RUSUNAWA MANDIRI PRODUKTIF DI KOTA SEMARANG Fauzan, Hanif Ahmad
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Rumah dapat memberikan rasa aman dan nyaman baik secara fisik maupun non fisik yang mempengaruhi kualitas hidup manusia. Kota Semarang sebagai salah satu kota dengan penduduk terpadat di Jawa Tengah dengan angka penduduk mencapai 1.659.975 jiwa, yang masih didominasi oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). MBR adalah masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli rumah. hal ini menyebabkan angka backlog di Kota Semarang masih terbilang tinggi. Tidak hanya itu, permasalahan yang masih sering terjadi di Kota Semarang adalah bencana banjir. Pada bulan Januari dan Februari tahun 2023, bencana banjir melanda Kota Semarang, khususnya di daerah Kelurahan Meteseh dan Rowosari yang menyebabkan ratusan kk menjadi korban dan harus mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman. Melihat aspek ketersediaan pangan, Kota Semarang mempunyai visi dan misi menerapkan konsep swasembada pangan yang nyatanya hingga saat ini masih belum direalisasikan dengan optimal. Padahal, konsep ini sangat penting bagi kesejahteraan dan masa depan masyarakat untuk membantu mengurangi perilaku konsumtif yang berlebihan dan keterbatasan pangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, salah satu solusi yang dapat memberikan dampak signifikan dalam hal ketersediaan tempat tinggal adalah dengan tersedianya hunian vertikal (rusunawa). rusunawa yang hendak dirancang berlokasi di Kota Semarang dengan konsep mandiri dan produktif yang diharapkan dapat menjadi solusi dari beberapa permasalahan di Kota Semarang tersebut.
REDESAIN SEKOLAH DASAR ISLAM KASIH IBU PALEBON SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Oryza, Daniela Destha
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang mengutamakan pendidikan tentunya akan turut dalam memfasilitasi masyarakatnya agar mendapatkan akses menuju pendidikan, salah satunya yaitu sekolah baik itu sekolah dari pendidikan dasar, menengah, menengah atas, bahkan diploma dan sarjana. Sekolah Dasar Islam Kasih Ibu Palebon sebagai salah satu sarana pendidikan sekolah dasar juga menjadi bagian dari akses masyarakat menuju pendidikan. Hanya saja sekolah ini masih belum bisa mengoptimalkan keberadaannya sebagai sekolah terlihat dari kondisi fisik maupun sarana yang memfasilitasi serta manusianya. Hal ini disebabkan SDI Kasih Ibu Palabon masih belum memenuhi kebutuhan standar yang seharusnya diperlukan dalam meningkatkan pembelajaran peserta didik. Dalam peningkatan kualitas pembelajaran peserta didik terutama sekolah dasar, diperlukan adanya aspek-aspek pendekatan terhadap perilaku sehingga maka dari itu pembahasan dititikberatkan pada arsitektur perilaku. Hal ini juga berkaitan terhadap perilaku peserta didik yang masih dalam perkembangan serta cenderung lebih aktif dan bebas dan berada di titik awal dasar pendidikan. Desain arsitektur perilaku akan terlihat pada penyusunan massa bangunan, perabot, sirkulasi, dan fasad bangunan.
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KELAS B DI KOTA SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK Irza, Febri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan mental depresi pada ibu hamil dan pasca melahirkan, bersama dengan kasus stunting yang tinggi pada balita di Kota Surakarta, menandai tantangan kesehatan yang mendesak. Kasus stunting di Kota Surakarta tinggi tahun 2023 sebanyak 1.050 Balita. Penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai untuk ibu, bayi, dan anak menjadi krusial, terutama di tengah kota Surakarta. Salah satu fasilitas kesehatan yang dapat memenuhi kebutuhan ibu dan anak yang dapat juga menjadi rujukan dari RSU (Umum), Rumah bersalin, RSIA daerah kabupaten, atau puskesmas. Oleh karena itu, dengan adanya perencanaan dan perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak di Kota Surakarta kelas B dengan menggunakan konsep arsitektur Biofilik dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan dengan tapak dan pengguna bangunan, serta memiliki fasilitas lengkap dan tenaga medis yang handal. Penggunaan pendekatan Biofilik merupakan praktik yang mengintegrasikan elemen-elemen alami seperti cahaya alami, pemandangan hijau, dan material alami ke dalam bangunan untuk mendukung kesejahteraan fisik dan mental penghuninya. Desain ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, lebih produktif, dan lebih berkelanjutan. Fasilitas Rumah sakit khusus ini memfasilitasi segala kebutuhan kesehatan ibu dan anak antara lain; mengontrol kehamilan serta persalinan ibu, memonitori keadaan kesehatan bayi mulai dari kandungan sampai lahir kemudian tumbuh kembangnya mulai umur 0-12 tahun, terapi kesehatan ibu saat masa kehamilan maupun menyusui, mengatasi penyakit-penyakit pada ibu yaitu penyakit kandungan, mengatasi penyakit yang seringkali menyerang anak-anak, serta rehabilitasi medis anak dan ibu.
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK TIPE C DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU DI KABUPATEN TEMANGGUNG Gracia Anggarawati, Maura
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah aspek yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Hingga kini masalah kesehatan masih menjadi isu nasional seperti isu stunting pada anak yang apabila dibiarkan dapat berakibat pada menurunnya kualitas SDM. Penyakit stunting yang berdampak pada kegagalan pertumbuhan dan terganggunya perkembangan kognitif ini masih jauh dari target prevalensinya yang seharusnya mencapai 14% di tingkat nasional. Menanggapi hal ini pemerintah menggencarkan berbagai upaya penurunan. Kabupaten Temanggung menargetkan penurunan prevalensi hingga 10% di tahun 2024. Masih terdapat 7.171 bayi yang terindikasi stunting dari 52.251 balita di tahun 2022 dan pada tahun yang sama terdapat 123 kasus kematian bayi akibat asfiksia, BBLR, dan kelainan kongenital. Penyakit-penyakit ini dapat dicegah apabila pemenuhan gizi dan kesehatan ibu terjamin. Oleh karena itu, perlu adanya pencegahan dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi yang baik. Pelayanan kesehatan khusus ibu dan anak dapat diperoleh melalui rumah sakit ibu dan anak (RSIA). Dengan melakukan pendekatan terhadap RSIA di kabupaten lain, maka ditentukan rumah sakit ibu dan anak jenis tipe C. Konsep arsitektur hijau diterapkan dalam desain dengan menekankan efisiensi energi dan material ramah lingkungan sebagai respon atas isu lingkungan global warming. Prinsip arsitektur hijau diterapkan pada aspek-aspek yang berpengaruh positif terhadap kesehatan ibu dan anak sehingga dapat membantu mempercepat pemulihan dan menghindari stres dengan menciptakan suasana rumah sakit yang menyenangkan, nyaman, dan aman. Kata Kunci: Anak; Arsitektur Hijau; Ibu; Rumah Sakit; Temanggung
RUMAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA PUCANG GADING KOTA SEMARANG DENGAN KONSEP HEALING ENVIRONMENT Tania, Nabila Rahma
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 157 (DESEMBER 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang umum dihadapi lansia adalah dalam hal kesehatannya. Kesehatan yang dimaksud dapat berupa kesehatan fisik dan psikis. Meninjau dari kesehatan psikisnya, mayoritas lansia mengalami penurunan kognitif sehingga rentan terkena penyakit demensia yang mana ini akan mengganggu dan dibutuhkan pendampingan khusus. Banyak keluarga yang tidak mampu merawat lansia dan lebih memilih untuk menitipkannya di panti wreda guna mendapatkan perawatan dan perhatian yang dibutuhkan para lansia tersebut. Oleh karena itu, fasilitas dan kebutuhan terapi dalam menangani lansia yang menderita sakit demensia ini menjadi hal yang perlu diperhatikan, selain menyediakan fasilitas huniannya. Perancangan ini mengambil lokasi di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading di Jl. Sarwo Edi, Pedurungan, Semarang, dengan luas lahan sekitar 6.000 m2. Kemudian dilakukan analisis dan ditambahkan program yang berkaitan dengan terapi lansia yang menderita demensia. Pengadaan berbagai fasilitas dan ruang terbuka menjadi fokus dari perancangan ini dalam mewujudkan sebuah lingkungan healing environment, yaitu lingkungan yang memberikan rasa nyaman, ketenangan, damai dan menyembuhkan bagi lansia dan penggunanya di mana lingkungan menyumbangkan peran terbesar dalam proses penyembuhan.
RUMAH SUSUN MAHASISWA UNSOED DENGAN PENEKANAN KONSEP COMMUNITY LIVING Hakim, Febbiyan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Jenderal Soedirman atau yang lebih dikenal dengan Unsoed adalah sebuah Universitas yang terletak di Purwokerto, Jawa Tengah. Sebagai satusatunya Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Purwokerto, Unsoed menjadi Perguruan Tinggi yang paling banyak diminati oleh calon mahasiswa baik lokal maupun yang berasal dari luar daerah. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah mahasiswa di Unsoed yang terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Menanggapi kenaikan jumlah mahasiswa yang terus mengalami peningkatan tiap tahun di Unsoed, maka dibutuhkan fasilitas hunian yang sekiranya terjangkau bagi para mahasiswa tersebut. Salah satu solusinya adalah dengan melakukan perancangan sebuah hunian vertikal berupa rumah susun mahasiswa dengan konsep Community Living/co-living. Pada prinsipnya, metode yang digunakan pada konsep co-living adalah berbagi fasilitas hunian dengan sesama penghuni lain. Sehingga, dengan konsep tersebut rumah susun yang dirancang akan lebih terjangkau bagi para mahasiswa yang datang dari berbagai daerah tanpa mengurangi kelengkapan fasilitas hunian rumah susun.
MUSEUM SENI KONTEMPORER DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN DI KOTA PEKANBARU Mizona, Syahnia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya mendukung perkembangan seni kontemporer di Indonesia, pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) telah memberikan fasilitas secara rutin untuk mengadakan instalasi seni di berbagai wilayah. Salah satu daerah yang memanfaatkan fasilitas tersebut adalah Kota Pekanbaru. Di Kota Pekanbaru, seni kontemporer terus berkembang dengan beragam kegiatan yang diadakan. Setiap tahun, kota ini menjadi tuan rumah berbagai festival budaya dan pameran seni kontemporer di mana seniman lokal dan nasional dapat berpartisipasi untuk memamerkan karyanya serta memperkenalkan berbagai budaya kepada masyarakat. Seiring dengan pertumbuhan ini, dibutuhkan fasilitas yang lebih besar seperti museum seni untuk mengadakan pameran seni kontemporer guna terus mengembangkan minat dan apresiasi terhadap seni. Museum Seni Kontemporer di Kota Pekanbaru bertujuan untuk menciptakan sebuah institusi yang menjadi pusat pengetahuan, apresiasi, dan pengembangan seni kontemporer di wilayah tersebut. Museum seni ini diharapkan menjadi tempat yang menginspirasi dan mendidik masyarakat tentang nilai-nilai seni kontemporer serta menjadi platform untuk para seniman lokal dan internasional memamerkan karya-karya mereka. Melalui pendekatan arsitektur yang modern dan inovatif, museum ini akan menyediakan ruang ekshibisi yang fleksibel, ruang pendidikan, auditorium, serta fasilitas pendukung lainnya. Desain bangunan akan menggabungkan elemen- elemen tradisional dan kontemporer, mencerminkan kekayaan budaya dan identitas lokal. Selain itu, Museum Seni Kontemporer di Kota Pekanbaru akan menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya, mengadakan berbagai acara seperti lokakarya seni, diskusi, dan pertunjukan untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang seni kontemporer. Dengan demikian, perancangan museum ini diharapkan dapat menjadi kontribusi positif bagi perkembangan seni dan budaya di Kota Pekanbaru serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya seni kontemporer dalam memperkaya kehidupan sosial dan intelektual masyarakat.
PERANCANGAN RUMAH SAKIT KHUSUS HEWAN DI KOTA DEPOK DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Rachmad, Axxahra
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Hewan adalah tempat usaha pelayanan jasa medik veteriner yang dijalankan oleh suatu manajemen dengan dipimpin oleh seorang dokter hewan penanggungjawab, emmiliki fasilitas untuk pelayanan gawat darurat, laboratorium diagnostik, rawat inap, unit penanganan intensif, ruang isolasi, serta dapat menerima jasa layanan medik veteriner yang bersifat rujukan. Pada perancangan rumah sakit hewan ini mengintegrasikan prinsip-prinsip arsitektur tropis dan potensi alam yang ada, serta ilmu arsitektur yang relevan pada topik yaitu medik. Lingkup substansial dari penelitian ini melibatkan perancangan rumah sakit dengan memanfaatkan potensi alam tropis yang ada dimana fokus utama pembangunan terletak pada kawasan di Kota Depok. Metode pembahasan yang digunakan melibatkan pendekatan deskriptif, komparatif, dan dokumentatif, di mana data, informasi, wawancara, dan sumber referensi relevan yang dikumpulkan oleh penulis. Perencanaan dan perancangan rumah sakit hewan dilakukan dengan mempertimbangkan beragam program ruang yang disusun serta sistem utilitas yang mendukung. Aspek visual arsitektur juga menjadi bagian integral dari perencanaan dan perancangan ini, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang estetis dan fungsional. Kata Kunci: Rumah Sakit Khusus Hewan; Kota Depok; Arsitektur Tropis.
HOTEL RESORT BINTANG 5 DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKO-HUMANIS YANG SEJALAN DENGAN BUDAYA TRI HITA KARANA DI BALI Yoga Sastra Guna, I Gusti Nyoman Agus
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali merupakan provinsi yang sangat terkenal dengan perkembangan pariwisatanya. Tak dapat dipungkiri tingkat kunjungan wisatawan ke Bali sangatlah tinggi. Tentunya tingkat kunjungan yang tinggi ini memberikan dampak positif maupun negatif bagi kondisi pariwisata di Bali. Salah satu dampak negative yang terjadi yaitu terjadinya peristiwa overtourism yang dibuktikan dengan kejadian kemacetan yang terjadi di Bali pada penghujung tahun 2023. Salah satu cara menanggulangi overtourism ini adalah dengan dilakukannya program pemerataan pariwisata di Bali. Pada tanggal 11 Januari 2023, Kemenparekrah menyebutkan salah satu upaya yang berhubungan dengan program pemerataan ini yaitu mengembangkan destinasi wisata andalah di Bali Bagian Utara, Buleleng, dan Karangasem. Selain itu dilakukan juga pengembangan pada Bali bagian barat yaitu Jembrana, dan Bali bagian timur yaitu Klungkung. Pada tahun 2023 terjadi perkembangan kunjungan wisatawan yang signifikan di Kabupaten Karangasem. Namun tidak ada perkembangan Hotel Bintang 5 sama sekali di Karangasem yang tentunya menjadi hal penting untuk diperhatikan untuk mengembangkan sector pariwisata Kabupaten Karangasem lebih jauh lagi. Maka dari itu, Hotel Resort Bintang 5 Dengan Pendekatan Arsitektur Eko-Humanis yang Sejalan Dengan Budaya Tri Hita Karana di Bali direncanakan dengan memperhatikan aspek aspek lokalitas, budaya, dan kenyamanan banyak kalangan yang nantinya diharapkan akan menjadi suatu fasilitas akomodasi pariwisata yang sustainable, private, aman, nyaman, dan dapat membantu perkembangan pariwisata di Kabupaten Karangasem.