cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
Perancangan Panti Wreda di Kota Semarang Sebagai Pusat Komunitas Lansia Berbasis Hobi dan Interaksi Sosial Gunawan Wicaksono
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah lansia di Kota Semarang setiap tahunnya memerlukan adanya pelayanan yang memadai kepada lansia, baik dari segi kesehatan maupun sosial. Salah satu bentuk pelayanan sosial bagi lansia adalah panti wreda. Akan tetapi, permasalahan utama yang sering dialami lansia di panti wreda adalah stress. Stress pada lansia salah satunya disebabkan karena munculnya rasa kesepian dan kurangnya bersosialisasi. Terdapat manajemen stress pada lansia, salah satunya melalui penyaluran hobi. Akan tetapi, panti wreda yang ada belum memberikan fasilitas pelayanan hobi yang optimal bagi lansia. Oleh karena itu, perlu adanya perancangan panti wreda di Kota Semarang sebagai pusat komunitas lansia berbasis hobi dan interaksi sosial. Perancangan panti wreda berbasis hobi dan interaksi sosial akan bersifat fleksibel, sehingga lansia dapat memilih sendiri hobi yang hendak dilakukannya dan tempat serta waktu melakukannya. Harapannya, dengan menyalurkan hobi, lansia dapat meningkatkan interaksi sosialnya dengan lansia lain dan dapat mengurangi stress.
Redesain Panti Sosial Asuhan Anak Manarul Mabrur dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku di Semarang Teja Mukti Aji
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panti Sosial Asuhan Anak pada dasarnya merupakan bangunan lembaga kesejahteraan sosial berbasis panti yang menampung anak-anak terlantar dan ibu hamil yang membutuhkan bantuan. Judul ini diajukan sebagai respon dari banyaknya permasalahan anak yatim piatu serta kehamilan yang tidak direncanakan khususnya di daerah Jawa Tengah.
Gki Karangsaru Senior Living Dengan Pendekatan Healing Environment Nicholas Tahapary
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tak dapat dipungkiri, kebutuhan akan hunian lansia meningkat pada zaman ini. Hal ini dikarenakan perubahan zaman yang menyebabkan aktivitas manusia makin sibuk sehingga keluarga kesulitan dan kewalahan dalam merawat lansia. Selain itu, pemahanan dan keterbukaan pemikiran tentang hidup di rumah lansia sudah cukup berkembang. GKI Karangsaru sebagai gereja yang berlokasi di Semarang juga turut serta dalam penyediaan wadah, komunitas dan fasilitas bagi lansia. GKI Karangsaru ingin supaya lansia tetap memiliki aktivitas di tengah usianya yang sudah tidak muda, memiliki komunitas untuk saling bersosialisasi serta memiliki hunian yang mampu menunjang rasa aman, nyaman dan kesejahteraan mereka. GKI Karangsaru Senior Living dirancang untuk dapat mengkoneksikan lansia dengan keluarga dan masyarakat sekitar serta menciptakan hunian yang baik bagi lansia. Pengadaan berbagai fasilitas dan ruang terbuka menjadi fokus dari perancangan ini dalam mewujudkan sebuah lingkungan healing environment, yaitu lingkungan yang memberikan rasa nyaman, ketenangan, damai dan menyembuhkan bagi lansia dan penggunanya.
Stadion Internasional Semarang dengan Pendekatan High Tech Architecture Zidny Zidan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga paling populer dan digemari masyarakat bukan hanya di Indonesia bahkan juga didunia. Maka dari itu, sangat penting untuk mewadahi penggemar sepakbola di Indonesia mulai dari pembangunan stadion. Perkembangan Stadion sepakbola di Indonesia sedang mengalami kenaikan yang cukup pesat mengingat ajang piala dunia u-20 2023 yang akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 20 mei 2023 hingga 11 juni 2023. Kejadian tragedy kanjuruhan juga menjadi saksi bahwa stadion di Indonesia masih kurang memperhatikan keamanan evakuasi penonton yang dimana Hal ini menjadi urgensi yang sangat penting untuk para perencana Stadion untuk memerhatikan Building Safety dari sebuah bangunan stadion dan juga efektivitas penonton saat keluar stadion jika terjadi kerumunan dan keributan, sehingga hal seperti ini tidak akan terulang kembali. Stadion Jatidiri merupakan stadion yang berada di Semarang. Namun, stadion tersebut memiliki beberapa masalah yang menyebabkan hasil renovasi stadion kurang memuaskan dan tidak dapat digunakan untuk pertandingan internasional. Maka dari itu, perlu diusulkan sebuah rancangan Stadion yang berstandar FIFA dan juga menggunakan pendekatan High Tech Architecture agar stadion ini dapat menjadi ikon baru di Indonesia dan juga menjadi contoh untuk sebuah stadion yang aman dan berstandar FIFA dengan baik. Kata Kunci: Building Safety, High Tech Architecture, Stadion Sepak Bola
Buleleng Healthy And Social Care Home For The Elderly With Organic Neo Vernacular Approach (terlambat mengumpulkan) Bernadette Saminoe
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has plunged into an aging society, and according to Indonesian statistics, Bali ranks fourth in the ranking of the largest elderly population, but in contrast, the quantity of elderly accommodation in Indonesia, especially in Bali can be considered as very low. Therefore, in this project, a redesign will be carried out for the purpose of remodeling elder society. Creating an inclusive comfortable building dedicated to the elderly by improving the residents well-being through sensory and wellness design and neo vernacular architecture
Hotel Resort di Kawasan Wisata Candi Gedong Songo dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular (terlambat mengumpulkan) Winda Veronika
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki banyak potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi salah satunya adalah Candi Gedong Songo. Seiring meningkatnya minat para wisatawan dalam berkunjung ke kawasan tersebut, maka dibutuhkan fasilitas penginapan yang memadai agar dapat memberikan kenyamanan bagi para pengunjung selama berada di sana. Resort hotel dapat menjadi solusi mengenai hal tersebut karena resort hotel menyediakan fasilitas lengkap dan terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya sehingga akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Pada penelitian kali ini, akan difokuskan pada pembangunan resort hotel di kawasan wisata Candi Gedong Songo dengan pendekatan arsitektur neo vernakular sebagai upaya untuk menciptakan desain bangunan yang sesuai dengan karakteristik lingkungan dan budaya setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah resort hotel di kawasan wisata Candi Gedong Songo dengan pendekatan arsitektur neo vernakular yang sesuai dengan karakteristik lingkungan dan budaya setempat. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur tentang konsep resort hotel dan pendekatan arsitektur neo vernakular serta survei lokasi untuk menganalisis karakteristik lingkungan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan arsitektur neo vernakular dapat diterapkan pada desain resort hotel di kawasan wisata Candi Gedong Songo. Desain hotel resort yang sesuai dengan karakteristik lingkungan dan budaya setempat akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi para pengunjung serta meningkatkan daya tarik pariwisata daerah tersebut melalui penyediaan fasilitas penginapan yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembangunan resort hotel di kawasan wisata Candi Gedong Songo dengan pendekatan arsitektur neo vernakular merupakan solusi untuk menghadirkan fasilitas akomodasi lengkap dan terintegrasi dalam lingkungan sekitar. Diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjadi referensi untuk perencanaan bangunan pada kawasan wisata agar lebih memperhatikan nilai-nilai tradisional lokal dalam merancang sebuah bangunan. Kata Kunci: Hotel Resort , Arsitektur Neo Vernakular, Candi Gedong Songo
Redesain Kawasan Pasar Pramuka (belum ada pdfnya) Mochammad Rafi Bagus Pakarti
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 156 (JUNI 2023)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redesain Kawasan Pasar Pramuka
PADEPOKAN KESENIAN TRADISIONAL PENCAK KHAKOT DI LAMPUNG Sanjaya, Yasir Stephen
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Lampung sebagai daerah yang mempunyai banyak kemajuan dibidang kesenian yang dapat memikat para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu kesenian yang ada di Lampung adalah Kesenian Tradisional Pencak Khakot, yaitu seni bela diri tradisional yang berasal dari Lampung Pesisir. Berdasarkan wawancara dengan bapak Wilson selaku pelatih Pencak khakot di kecamatan bajar Negara, Kabupaten Tanggamus sudah jarang ditemukannya latihan Pencak khakot terutama di kabupaten Tanggamus dikarenakan adanya arus globalisasi modern. Bela diri yang berasal dari daerah Lampung ini terancam akan punah dari kalangan masyarakat Lampung untuk mengatasi hal ini harus adanya aktivitas kegiatan yang rutin dan juga program pemerintah terkait dengan kesenian Tradisional terutama daerah Provinsi Lampung. Maka diperlukan sebuah Program Perencanaan dan Perancangan Padepokan Kesenian Tradisional Pencak Khakot dengan pendekatan desain Biophilic dikarenakan untuk adanya penyatuan manusia dengan alam yang membuat manusia menjadi memiliki energi yang positif dalam tubuhnya terutama kebatinan atau jiwa seseorang. sehingga mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dan professional dibidang kesenian tradisional bela diri pencak silat khakot sekaligus sebagai usaha pewarisannya kepada generasi muda. Dan padepokan ini juga nantinya memiliki bangunan penunjang berupa Tempat Pertunjukan, museum, Gedung Serbaguna, Serta perpustakaan yang dapat di sewakan dan diakses oleh publik. Kata Kunci : Biophilic Design, Padepokan, Pencak Khakot, Pelestarian.
SINEKITA: RUANG KREASI DAN APRESIASI FILM INDEPENDEN SEBAGAI PENUNJANG KUALITAS FILM INDEPENDEN LOKAL DI KOTA SEMARANG Febriani, Raissa Almira
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan minat masyarakat terhadap film-film independen telah berdampak pada beberapa wilayah di Indonesia. Kota Semarang, dengan sejarah panjangnya dalam dunia perfilman, juga mengalami dampak dari fenomena ini. Meskipun produksi film independen masih belum mencapai puncaknya karena kurangnya infrastruktur pendukung yang memadai. Salah satu hambatan utama adalah minimnya fasilitas produksi dan ruang pemutaran film lokal, yang menjadi penghalang dalam memajukan industri perfilman di kota ini. Perancangan Ruang Kreasi dan Apresiasi Film Independen bertujuan untuk mengembangkan sebuah wadah yang efektif dalam menunjang kegiatan teknis pembuatan film independen di Kota Semarang, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas produksi film independen. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah kota untuk memajukan sektor pariwisata, ekonomi, dan kreatif melalui industri perfilman. Metode pembahasan yang digunakan adalah metode deskriptif dengan mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara dengan narasumber, serta observasi terhadap kegiatan komunitas film dan tapak yang akan direncanakan. Metode komparatif juga digunakan untuk melakukan studi banding terhadap objek arsitektur lain dengan tipologi bangunan serupa. Perancangan ini akan menerapkan konsep fleksibilitas ruang dalam perancangan ruang kreasi dan apresiasi film independen di Kota Semarang. Diharapkan ruang yang dirancang dapat disesuaikan dengan beragam kebutuhan para pembuat film independen serta menjadi ruang apresiasi dunia perfilman independen. Hal ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam perkembangan industri perfilman independen di kota Semarang. Kata Kunci: Fleksibilitas Ruang ; Komunitas Film ; Pusat Komunitas
MUSEUM AKUATIK BERARSITEKTUR BIOKLIMATIK DI KOTA SEMARANG Vania Whardhany, Syahda
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman hayati di perairan Indonesia menghadapi berbagai ancaman dan tantangan dari sumber daya alami dan manusia. Saat ini, museum akuatik di Indonesia masih terbatas dan tidak efektif, bahkan belum ada di Kota Semarang. Tujuan dari perancangan Museum Akuatik Berarsitektur Bioklimatik di Kota Semarang ini adalah membuat bangunan yang ramah lingkungan yang menjadi sarana edukasi, penelitian, konservasi, dan rekreasi yang efektif dan menarik bagi masyarakat luas. MUSEUM AKUATIK adalah lembaga atau lembaga yang berfokus pada pengumpulan, pelestarian, penelitian, dan pameran artefak dan benda-benda yang terkait dengan kehidupan di perairan atau akuatik. Semarang Aquatic Museum menerapkan pendekatan Arsitektur Bioklimatik yaitu menerapkan prinsip penggunaan desain pasif surya dan bioklimatik yang hemat energi. Ini dilakukan dengan menggunakan energi alami yang berasal dari lingkungan sekitar bangunan.