cover
Contact Name
Yustya Purnama Brata
Contact Email
lppm.stikesicsada@gmail.com
Phone
+6282139192012
Journal Mail Official
lppm.stikesicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln dr Wahidin No. 68 A Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : 10.37413/jmakia
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Insan Cendekia Husada Bojonegoro. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, Kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 118 Documents
Kepatuhan Antenatal Care Di BPM Ny. Umi Lestari CW, A.Md.Keb Desa Plesungan Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro Andin Ajeng Rahmawati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilannya sesuai dengan standar pelayanan antenatal yakni 10 T. Kunjungan ANC merupakan kunjungan ibu hamil ke tenaga kesehatan untuk memeriksakan kehamilannya untuk mengoptimalkan kesehatan fisik maupun mental ibu hamil. Sehingga ibu hamil mampu menghadapi persalinann, kala nifas, persiapan pemberian ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara normal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survey. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dari 30 responden mayoritas sudah melakukan kunjungan ANC lengkap sebanyak 24 orang (88%). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ibu hamil sudah dikatakan patuh dalam melakukan kunjungan ANC sebesar 88%. Kata Kunci : Kepatuhan, Perawatan Antenatal
Konsumsi Obat Herbal Pada Pasien Hemodialisa Di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Angger Anugerah; Bayu Akbar Khayudin
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Gagal ginjal merupakan ketika ginjal tidak mampu mempertahankan keseimbangan metabolik, cairan, dan elektrolit yang menyebabkan terjadinya uremia dan azotemia. Pasien GGK memiliki permasalahan fisik yang butuh pengobatan disamping hemodialysis. Penggunaan obat herbal dianggap sesuatu yang aman karena diambil dari bahan alami. Akan tetapi, kandungan senyawa kimia aktif pada jamu juga memiliki efek samping yang dapat memperberat kerja ginjal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran konsumsi obat herbal Pada Pasien Hemodialisa di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Metode penelitian deskriptif kuantitatif. Dilakukan pada bulan mei 2019. Populasi dan sampel dalam penelitian adalah sebagian pasien yang menjalani hemodialisa berjumlah 120 orang dengan menggunakan rumus sampling dan jumlah sampel yang didapat 30 responden. Berdasarkan analisis descrptiptive kuantitatif mendapatkan hasil tentang pre dan post diagnose gagal ginjal jumlah konsumsi obat herbal sangat berbeda. Jumlah terbanyak sebelum terdiagnosa adalah 9 responden sedangkan sesudah adalah 3 responden. Kayakinan dalam penggunaan obat juga masih tinggi yaitu 25 responden. Kesimpulanya adalah bahwa sangat berbeda ketika responden mengkonsumsi obat herbal sebelum dan sesudah mengetahui penyakit gagal ginjal. Kata Kunci : Gagal ginjal, Obat herbal
Hubungan Pengetahuan Dengan Kinerja Kader Posyandu Devi Endah Saraswati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembangunan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata apabila sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti Posyandu dapat dilakukan secara efektif dan efisien dan dapat menjangkau semua sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kinerja kader posyandu. Penelitian di lakukan di wilayah kerja Puskesmas Bojonegoro pada bulan Desember 2018 – Februari 2019. Responden dalam penelitian ini adalah Kader Posyandu sebanyak 24 responden. Pengolahan data dengan menggunakan SPSS for windows versi 15.0, dengan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan kader tentang posyandu sebanyak 9 responden (37,5%), cukup sebanyak 11 responden (45,8%), dan kurang sebanyak 4 responden (16,7%), dan untuk kinerja kader baik sebanyak 7 responden (29,2%, cukup sebanyak 15 responden (62,5%) dan kurang sebanyak 2 responden (8,3%). Berdasarkan hasil uji Sprearman Rho didapatka nilai p value = 0,031 yang berarti terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kinerja kader posyandu. Pengetahuan yang baik akan mendukung terwujudnya suatu kinerja yang baik bagi kader. Kata Kunci : Pengetahuan, Kinerja, Kader, Posyandu
Mekanisme Koping Dan Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Kekambuhan Pasien Skizoferenia Di Ruang Wijaya Kusuma Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya Dya Sustrami; Nur Chabibah; Muh Zul Azhri Rustam
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keluarga terdapat berbagai permasalahan yang harus diselesaikan oleh anggota keluarga, agar tidak menimbulkan konflik dalam hubungan keluarga yang dapat meningkatkan mekanisme koping keluarga tersebut. Keluarga yang memiliki mekanisme koping negatif (mal adaptif) akan memunculkan sikap seperti marah–marah dan merasa terbebani. Dalam pemberian asuhan keperawatan, dukungan keluarga ikut berperan untuk mencegah terjadinya kekambuhan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sample penelitian ini adalah pasien yang dirawat di ruang wijaya kusuma Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya sejumlah 25 Orang dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini terdapat hubungan mekanisme koping dan dukungan keluarga terhadap tingkat kekambuhan pasien Skizofrenia. beberapa penyebab kemampuan personal kurang baik sehingga menyebabkan strategi koping maladaptif dikarenakan ketidakmampuan pasien untuk selalu fokus dalam menerima informasi. dan dukungan keluarga yang diperoleh menggambarkan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia tidak bisa maksimal dan akan mempengaruhi tingkat kekambuhan pasien dikarenakan yakni pendidikan, usia, pendapatan, dan tempat tinggal keluarga. Jauhnya tempat tinggal pasien dengan rumah sakit membuat keluarga jarang untuk datang berkunjung. Kata Kunci : Mekanisme Koping, Dukungan Keluarga, Skizofrenia
Determinan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi 0-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukakarya Kabupaten Garut Tahun 2018 Anna Maria Fujiani; Gustomo Panantro; Ayu Nurlinda
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Jumlah bayi dengan status imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Sukakarya Kab. Garut adalah 966 (95%) bayi. Dari 100 bayi, 64 (64%) bayi yang diimunisasi sesuai dengan jadwal pemberian imunisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan pemberian imunisasi pada bayi usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dua kelompok. Besar sampel sebanyak 100 ibu bayi. Teknik pemilihan sampel dengan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan pertanyaan terstruktur, analisis data bivariat menggunakan uji chi square dan analisis data multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini menunjukan faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar pada bayi usia 0-12 bulan di wilayah Kerja Puskesmas Sukakarya adalah status pekerjaan, keterjangkauan tempat pelayanan imunisasi, tingkat pengetahuan dan sikap ibu. Hasil analisis multivariat, determinan yang paling dominan adalah status pekerjaan ibu, dengan nilai p-value 0,000, nilai OR 88,170. Artinya ibu yang bekerja beresiko tidak memberikan imunisasi dasar sebesar 88 kali dibandingkan ibu yang tidak bekerja. Diharapkan kepada petugas kesehatan dan instansi kesehatan khususnya puskesmas agar memberikan pelayanan pemberian imunisasi dengan mempertimbangkan jam kerja pada ibu bayi, sehingga bagi ibu yang bekerja tetap mendapatkan kesempatan yang sama dalam memberikan imunisasi kepada bayinya sesuai dengan jadwal pemberian imunisasi. Kata kunci : Determinan, Ibu Bayi Usia 0-12 Bulan, Pemberian Imunisasi Dasar.
Hubungan Antara Tingkat Stres Dan Kadar Glukosa Darah Puasa Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kecamatan Maos Esti Oktaviani Purwasih
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus (DM) tipe 2 yaitu penyakit gangguan metabolik ditandai kenaikan gula darah karena penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau ganguan resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kadar glukosa darah puasa dengan tingkat stres pada penderita diabetes melitus (DM) tipe 2. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu tingkat stres. Sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini yaitu kadar glukosa darah puasa. Penelitian dilakukan di Puskesmas Maos dan Klinik Graha Amanah Maos bulan Maret 2017. Sampel diambil dengan total sampling, berjumlah 60 responden yang menderita DM tipe 2 minimal 1 tahun, memiliki kadar GDP > 130 mg/dl, dan tidak memiliki penyakit komplikasi seperti gagal ginjal kronis, dan kanker. Hasil analisis data menggunakan spearman rho didapatkan tidak terdapat hubungan antara kadar glukosa darah puasa dan tingkat stres (p value = 0,137). Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Glukosa Darah Puasa, Tingkat Stres.
Prevalensi Komplikasi Diabetes Melitus Berdasarkan Karakteristik Pasien Diabetes Melitus Angger Anugerah HS
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berbagai komplikasi dapat muncul pada penderita DM. Managemen DM yang kurang baik dalam jangka panjang dapat menimbulkan komplikasi baik akut maupun kronis. Komplikasi serius pada penderita DM meliputi microvascular complications dan macrovascular complications (Walker, Ralston, & Penman, 2013). Komplikasi yang paling sering dialami oleh penderita DM adalah neuropati perifer (Li, Chen, Wang, & Cai, 2015), retinopati (Ilyas, 2014), dan dermopati diabetic (Soebroto & Catherin, 2011).Beberapa karakteristik pasien diduga sebagai factor pencetus munculnya komplikasi DM. Penelitian terkait data komplikasi DM di Indonesia masih jarang dilakukan. Terlebih, masih banyak pasien yang tidak menyadari bahwa dia menderita komplikasi tertentu. Penelitian ini menggunakan desain analitik corelasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis multivariate dengan pendekatan regresi linear dilakukan untuk menganalisis hubungan karakteristik responden dengan komplikasi DM. Karakteristik responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah durasi DM dan usia responden. Mean usia pasien dalam penelitian ini adalah 58,6 tahun sedangkan durasi DM 7 tahun. Komplikasi DM pada penelitian ini adalah neuropati, retinopati, oklusi (berdasarkan ABI), dan dermopati. Hasil uji pearson correlation didapatkan hasil ρ value sig (2-tailed) 0.000 (<0,05) yang artinya H1 diterima berarti ada hubungan antara karakteristik responden dengan komplikasi DM pada Pasien Prolanis di puskesmas dander, Ngumpakdalem dan wisma Indah Bojonegoro. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, sebagian besar pasien DM yang mengikuti program prolanis memiliki komplikasi DM yang memperparah kondisi pasien. Diharapkan ada intervensi preventif untuk mencegah terjadinya komplikasi pada pasien DM. Kata Kunci : DM, Komplikasi DM, Karakteristik Pasien DM
Perbedaan Efektivitas Pemberian Origami Dan Playdough Terhadap Perkembangan Pada Anak Prasekolah Kelompok A Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Kediri Halimatus Saidah; Yunida Saptiyanty
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan atau fungsi semua sistem organ tubuh sebagai akibat bertambahnya kematangan atau maturitas fungsi sistem organ tubuh (Dewi, 2013). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan efektivitas pemberian origami dan playdough terhadap perkembangan pada anak prasekolah kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pre eksperiment dengan pendekatan pre-test and post-test Design. Populasi yang diteliti adalah seluruh anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal berjumlah 56 anak dengan teknik purposive sampling diperoleh sampel 36 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar KPSP. Hasil penelitian kemudian dianalisa dengan menggunakan wilcoxon signed rank. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa perkembangan anak sebelum pelaksanaan pemberian Origami didapatkan setengahnya perkembangan anak meragukan, setelah pelaksanaan didapatkan hampir seluruhnya perkembangan anak sesuai. Perkembangan anak sebelum pelaksanaan pemberian Playdough didapatkan sebagian besar perkembangan anak meragukan, setelah pelaksanaan didapatkan sebagian besar perkembangan anak sesuai. Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh pemberian permainan origami dan permainan Playdough terhadap perkembangan anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Tahun 2018 dengan hasil ρ-value = 0,001 < ɑ = 0,05 dari kelompok origami dan ρ-value = 0,007 < ɑ = 0,05 dari kelompok playdough, sedangkan hasil analisis perbedaan adanya perbedaan efektivitas pengaruh pemberian permainan origami dan playdough terhadap perkembangan anak pada kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Tahun 2018 dengan hasil ρ-value = 0,043 < ɑ = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh permainan origami dan playdough terhadap perkembangan anak pada kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Tahun 2018. Diharapkan kepada orang tua maupun guru untuk lebih meningkatkan frekuensi dalam memberi stimulus permainan terutama permainan origami yang diberikan kepada anak. Kata Kunci : Perkembangan , Anak Prasekolah, Origami, Playdough
Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Di Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep Zakiyah Yasin; Iva Gamar Pratiwi; Nailiy Huzaimah
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Imunisasi merupakan suatu bentuk pencegahan penyakit yang dijadikan salah satu kegiatan prioritas Kementerian Kesehatan untuk menurunkan angka kematian pada anak. Akan tetapi di beberapa wilayah Indonesia masih diperoleh cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor ibu, faktor bayi, dan faktor lain yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap di Kecamatan Manding. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang saat ini memiliki bayi usia 1 – 3 tahun (n=116) di wilayah kerja Puskesmas Manding Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep yang ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Variabel independen meliputi faktor ibu, faktor bayi, dan faktor eksternal lain, sedangkan variabel dependen meliputi pemberian IDL. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan kartu imunisasi. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan p≤0,05. Faktor ibu yang berhubungan signifikan dengan pemberian IDL adalah adalah pendidikan ibu (p=0,000), paparan edukasi tentang IDL (p=0,006), pengetahuan ibu (p=0,000), sikap ibu (p=0,000), jarak rumah ibu ke pelayanan imunisasi (p=0,006). Faktor bayi yaitu kondisi bayi saat pelaksanaan imunisasi berhubungan secara signifikan dengan pemberian IDL (p=0,000). Faktor eksternal lainnya tidak ada yang berhubungan dengan pemberian IDL. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling banyak berhubungan dengan pemberian IDL adalah faktor ibu dan kondisi bayi. Oleh karena itu, diperlukan upaya dan strategi yang lebih efektif dan efisien dari tenaga kesehatan untuk mempromosikan pentingnya IDL terutama kepada ibu. Kata Kunci : Imunisasi, Cakupan Imunisasi, Faktor Imunisasi, Kesehatan Anak
Penyuluhan Tentang Asi Eksklusif Dan Metode Amenore Laktasi Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Dina Dewi Anggraini; Maria Magdalena Yuvanti
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu kontrasepsi yang dapat digunakan pasca persalinan yaitu Metode Amenorea Laktasi (MAL) yaitu kontrasepsi yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif, artinya dengan metode ini haid tidak muncul teratur selama 6 bulan. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan, tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang ASI eksklusif dan metode amenorea laktasi terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III. Desain penelitian menggunakan pre eksperimen yang dilakukan di PBM Ny. “S” Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri pada bulan Januari 2018. Menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 30 ibu hamil trimester III. Hasil analisis data dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan ρ value = 0,00 < α = 0,05 yang artinya ada pengaruh antara penyuluhan tentang ASI eksklusif dan metode amenore laktasi terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III. Setelah mengetahui hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kebidanan khususnya memberikan motivasi serta pendampingan pada ibu hamil trimester III agar mengetahui tentang ASI Eksklusif dan Metode Amenore Laktasi. Kata kunci: ASI Eksklusif, Metode Amenore Laktasi, Pengetahuan

Page 3 of 12 | Total Record : 118