cover
Contact Name
Amin Iskandar
Contact Email
aminiskandar@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6281288567482
Journal Mail Official
jshnilha@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Ilmu Hadis Lantai 2 Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN Syekh Nurjati Cirebon Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Studi Hadis Nusantara
ISSN : 2797734X     EISSN : 2721219X     DOI : http://dx.doi.org/10.24235/jshn
Core Subject : Religion,
Jurnal Studi Hadis Nusantara (JSHN) is an open access and peer-reviewed journal published by Department of Hadith Studies, Islamic State University Syekh Nurjati Cirebon. The journal accepts submissions of manuscripts from any issues related to hadith studies, such as, Ulum al-Hadith, living Hadith, contemporary perspective on hadith, etc.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019): DESEMBER" : 5 Documents clear
METODE PEMBELAJARAN MUSHTHALAHUL HADIS DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BUNTET CIREBON Anisatun Muthi’ah
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 1, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v1i2.5749

Abstract

AbstractHadith taught in several pesantren focuses on aspects of practicing Islamic teachings related to fiqh, morals, and tasawwuf.Teaching hadith in pesantren aims to improve religious practice, not aimed at equipping santri in carrying out research in a critical and independent. Different from other pesantren in Buntet Pesantren, pesantren Darussalam Buntet teaches material on mushthalahul hadith.This study aims to determine the methods and learning objectives of mushthalahul hadith in the Pesantren Darussalam Buntet Cirebon and the understanding of the students. This study uses a qualitative method. The research was carried out by going directly into the field and exploring the existing libraries in pesantren Darusalam Buntet. The results showed that the learning of mushthalahul hadith in pesantren Darussalam Buntet exists in madrasa diniyah with the term marhalah.Marhalah ‘ula there are no mushthalahul hadith subjects. Marhalah tsaniyah uses the book Al-Quthufuddaniyah Nadzam Imam Baiquny. Marhalah tsalitsah uses the book al-Qawaid al-Asasiyyah fi ‘Ilm Mushthalahil Hadith. Marhalah Muhadzarah uses the book Taisir Mushthalahul Hadith Mahmud al-Thahhan.The three books are directly taught by KH Ahmad Rifqi Chowas with the method of bandongan, deliberation, discussion, rote learning, and assignment.The purpose of learning Mushthalahul Hadith is so that the students can understand the science of Hadith as a source of guidance in Islamic law well and not rash, not easily fooled, not easy to aweaken, appreciate the tashih performed by theologian of hadith experts, appreciate differences in the fiqh sect, learn istimbath of theologian, and appreciate sunnah Rasulullah SAW as a source of law.The students understanding can be seen from the results of the study conducted every semester (middle semester exams  and final semester exams) in the form of oral and chitabah examinations with a tiered study of books according to class. Keywords: hadith science, musthalahul hadith, pesantren darussalam. AbstrakHadis yang diajarkan dibeberapa pesantren menitikberatkan pada aspek pengamalan ajaran Islam terkait fiqh, akhlak, dan tasawwuf. Pengajaran hadis di pesantren bertujuan untuk meningkatkan pengamalan keagamaan, bukan bertujuan membekali santri dalam melakukan penelitian hadis secara kritis dan mandiri. Berbeda dari pesantren lain di lingkungan Buntet Pesantren, pesantren Darussalam Buntet mengajarkan materi ilmu mushthalahul hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan tujuan pembelajaran mushthalahul hadis di Pesantren Darussalam Buntet Kabupaten Cirebon dan pemahaman para santrinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilakukan dengan cara terjun langsung ke lapangan dan menggali pustaka yang ada di pesantren Darusalam Buntet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mushthalahul hadis di pesantren Darussalam Buntet ada pada madrasah diniyahdengan istilah marhalah.Marhalah ‘ula tidak ada mata pelajaran mushthalahul hadis. Marhalah tsaniyah menggunakan kitab al-Quthufuddaniyah Nadzam Imam Baiquny.Marhalah tsalitsah menggunakan kitab al-Qawaid al-Asasiyyah fi ‘Ilm Mushthalahil Hadis. Marhalah muhadzarah kitab Taisir Mushthalahul Hadis Mahmud al-Thahhan.  Ketiga kitab diampu langsung oleh KH Ahmad Rifqi Chowas dengan metode bandongan, musyawarah, diskusi, hafalan, dan penugasan.Tujuan pembelajaran mushthalahul hadis adalah agar para santri dapat memahami ilmu hadis sebagai sumber pedoman hukum Islam dengan baik dan tidak gegabah,tidak mudah tertipu, tidak mudah mendhaifkan,menghargai tashih yang dilakukan ulama ahli hadis, menghargai perbedaan madzhab fiqih, mempelajari istimbath ulama, dan menghargai sunnah Rasulullah SAW sebagai sumber hukum. Pemahaman santri dapat dilihat dari hasil belajar yang dilakukan setiap semester (UTS dan UAS) berupa ujian lisan dan kitabah dengan kajian kitab yang berjenjang sesuai dengan kelas. Kata Kunci: ilmu hadis, musthalahul hadis, pesantren                     darussalam.
METODOLOGI KRITIK SANAD Al-HAFIZH IBNU HAJAR Amin Iskandar
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 1, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v1i2.5751

Abstract

AbstrakSanad adalah rantai penutur atau silsilah para rawi Hadis yang dijadikan sandaran oleh pentakhrij Hadis dalam mengemukakan suatu matan Hadis. Untuk memahami bagaimana seorang perawi diterima atau ditolak periwayatannya, maka dibutuhkan Ilmu jarh wa ta’dil. Ulama jarh wa ta’dil seperti Ibnu Hatim al-Razi, al-Sakhawi, al-Dzahabi, al-Harawi dan Ibnu Hajar, masing-masing mempunyai metodologi tersendiri dalam menyimpulkan bahwa seorang perawi ditolak atau diterima periwayatannya. Tulisan ini akan membahas tentang metodologi kritik sanad Ibnu Hajar. Oleh karena itu, setidaknya ada dua hal yang perlu dilakukan, yaitu meneliti metodologinya secara umum, dalam hal ini kita akan melihat metodologi Ibnu Hajar dalam penyusunan kitab Taqrib al-Tahdzib. Kemudian kita akan melihat metodologi Ibnu Hajar dalam menyimpulkan penilaian terhadap seorang rawi, dengan mempelajari beberapa kasus. Kata kunci: Sanad, Jarh wa Ta’dil, Rawi 
ANALISIS TENTANG HADIS PEREMPUAN SEBAGAI PENGHUNI NERAKA MAYORITAS Siti Nurjanah
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 1, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v1i2.5748

Abstract

AbstrakHadis Nabi SAW adalah sumber hukum kedua setelah al-Qur’an sebagai dasar dan pokok ajaran Islam. Nabi SAW bersabda dalam sebuah hadis yang menyatakan bahwa mayoritas penghuni surga adalah perempuan. Dalam  kesempatan lain, Baginda Rasulullah juga menyatakan bahwa mayoritas penghuni neraka adalah perempuan. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kuantitas dan kualitas sanad, matan dan pandangan para ulama hadis tentang perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka. Metode yang digunakan oleh penulis adalah telaah pustaka dengan sumber data primer yaitu: al-kutub al-Tis’ah, Fathu al-Bari li Ibni Hajar al-Asqalani, Syarah Shahih Muslim li An-Nawawi dan Syarah Tuhfah al-Ahwadz Sunan at-Tirmidzi, serta kamus hadis al-Mu’jam al-Mufahras li Alfadh al-Hadis al-Nabawi. Selain itu kajian ini juga menggunakan metode deskriptif analisis yang mencoba untuk mensistematisasikan keterangan atau data yang telah terkumpul dalam sebuah penjelasan yang terperinci disertai dengan analisis yang dikemukakan oleh penulis. Kata Kunci: Hadis, Perempuan, Penghuni Neraka
Kajian Hadis Tentang Larangan Melakukan Nikah Mut’ah (Studi Analisis Sanad dan Matan Hadis) Muhamad Luthfi Habibi
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 1, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v1i2.5752

Abstract

AbstrakHadis berkedudukan sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an. Hadis merupakan bagian dari segala perbuatan, ucapan dan ketetapan Nabi. Salah satu hadis Rasulullah SAW. mengenai nikah mut’ah dibolehkan pada masa beliau.Seiring berjalannya waktu hadis ini kemudian dinasakh menjadi tidak boleh. Mut’ah adalah bentuk tunggal dari kata muta’ yang berarti kesenangan, kenikmatan dan kesedapan. Nikah mut’ah adalah bentuk pernikahan sementara yang dibatasi oleh waktu yang telah disepakati oleh kedua pasangan pernikahan. Hadis tentang adanya larangan melakukan nikah mut’ah yang terdapat dalam kitab shahih Muslim, sunahcn Ibnu Majah, sunan an-Nasa’i, sunan ad-Darimi dan musnad Ahmad bin Hanbal, kualitasnya hadisnya shahih lidzatihi. Matan hadis tersebut juga statusnya shahih, karena tidak bertentangan dengan hadis-hadis yang lain, tidak bertentangan dengan fakta sejarah, dan tidak adanya nash al-Qur’an yang menjelaskan secara khusus tentang hukum kebolehannya, sehingga tidak memiliki standar atas keberlangsungan hukumnya. Adapun hukum atas kebolehannya telah dinaskh. Sebagaimana yang pernah terjadi dalam penetapan hukum melakukan ziarah kubur yang pada awalnya Nabi melarangnya namun kemudian dihapus dengan datangnya hadis Nabi tentang hukum kebolehan melakukannya (ziarah kubur).           Kata kunci:Mut’ah, Nikah Mut’ah, Sanad Hadis, Matan Hadis.
TELA’AH KITAB RIJAL AL-HADIS TAHZIB AL-KAMAL FI ASMAI AL-RIJAL KARYA AL-MIZZI Ibnu Ahmad Saefudin; Umayah Umayah; Ahmad Faqih Hasim
Jurnal Studi Hadis Nusantara Vol 1, No 2 (2019): DESEMBER
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jshn.v1i2.5746

Abstract

ABSTRAKHadῑś al-Rijal science is the science that explains the biography of narrators. Study book Tahżῑb al-Kamāl Fῑ Asmā al-Rijāl the work of al-Mizzi, a book that explains the biography of narrators contained in kutub al-Sitta. This study examines the book by digging the information contained in it. This paper describes how al-Mizzi wrote down the names of transmitters contained in the book. The method is a qualitative method or methods that describe the data, the results will be analyzed so that it can be concluded.Keywords : Scripture and tradition rijal

Page 1 of 1 | Total Record : 5